51 research outputs found

    EVALUASI SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN PADA BANGUNAN GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG

    No full text
    Kebakaran merupakan suatu permasalahan yang tidak bisa lepas dari manusia. Bahaya kebakaran menimbulkan dampak negatif baik dar isegi lingkungan, kawasan pemukiman hingga tak jarang menimbulkan korban jiwa. Sehingga sebuah bangunan harus memperhitungkan risiko terjadinya kebakaran agar pengguna gedung dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman. Bebera papenyebab kebakaran antara lain, rendahnya pemahaman masyarakat untuk menghadapi dan menanggulangi bahaya kebakaran, sistem penanganan kebakaran yang belum sepenuhnya terwujud serta rendahnya sarana dan prasarana sistem proteksi kebakaran bangunan yang memadai. Tujuan Laporan ini adalah untuk mengetahui pemenuhan dan persentase persyaratan teknis keamanan terhadap kebakaran pada bangunan gedung Perpustakaan UNP. Pengambilan data pada evaluasi sistem proteksi kebakaran ini menggunakan metode deskriptif dengan melakukan observasi menggunakan tabel instrumen dan akan didapatkan data yang sesuai atau tidak dengan persyaratan sarana penyelamatan, proteksi aktif dan proteksi pasif. Dari hasil analisis pemeriksaan sistem proteksi kebakaran pada bangunan gedung Perpustkaan UNP, lantai 1 mendapatkan skor penilaian paling rendah yaitu 18,9%, persentase untuk lantai 2 dan lantai 3 sama yaitu 44,1%, lantai 4 dan 5 memiliki angka persentase hampir sama yaitu 45,9% dan 45,6% memenuhi persyaratan. Hasil data yang diperoleh pada setiap lantai kurang dari 50% yang memenuhi persyaratan teknis keamanan terhadap kebakaran. Kata Kunci: Proteksi kebakaran, proteksi aktif, proteksi pasi

    Analisis Operasional Bisnis Franchise Minuman Coklat Studi Kasus Passion of Chocolate

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi operasional bisnis pada Franchise minuman coklat dengan menekankan pada identifikasi aspek-aspek operasional yang memerlukan peningkatan. Jenis penelitian yang diterapkan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, sumber data yang dimanfaatkan dalam penelitian ini bersifat sekunder, yaitu data yang diperoleh dari sumber seperti buku, jurnal ilmiah, atau pencarian online melalui internet. Metode penelitian melibatkan analisis studi kasus pada beberapa outlet Franchise minuman coklat yang mencakup proses produksi, manajemen stok, pelayanan pelanggan, dan strategi pemasaran. Hasil dari analisis tersebut menyoroti keberhasilan sekaligus kegagalan dalam operasional bisnis tersebut. Beberapa kegagalan mencakup kurangnya efisiensi dalam rantai pasok, ketidakmampuan dalam manajemen stok yang optimal, serta kesalahan dalam strategi pemasaran yang tidak menghasilkan dampak positif. Faktor-faktor ini memberikan dampak negatif terhadap kinerja operasional dan pertumbuhan bisnis secara keseluruhan. Dengan pemahaman mendalam terhadap kegagalan tersebut, penelitian ini memberikan dasar untuk memberikan rekomendasi perbaikan yang diperlukan. Rekomendasi tersebut mencakup perbaikan proses, peningkatan manajemen stok, pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif, dan penerapan inovasi teknologi. Harapannya, melalui implementasi perbaikan ini, Franchise minuman coklat dapat mengatasi kegagalan operasional, meningkatkan efisiensi, dan mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan

    Manajemen Edupreneurship Dalam Pembentukan Karakter Kewirausahaan Siswa SMK

    No full text
    Edupreneurship adalah kegiatan yang menekankan pada upaya kreatif dan inovatif sekolah untuk memperoleh prestasi sekolah dan meningkatkan pendapatan. Penerapannya bisa melalui pusat bisnis atau teaching factory. Di Sekolah Menengah Kejuruan pelaksanaan pembelajaran di sekolah dipadukan dengan pelaksanaan praktek kerja industri di lembaga kerja mitra yang bertujuan untuk mengarahkan peserta didik pada penguasaan keterampilan kerja tertentu, sehingga menjadi lulusan dengan kemampuan yang relevan dengan dunia kerja dan sesuai dengan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam manajemen dan program pendidikan dalam pembentukan karakter kewirausahaan siswa di SMK. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan filosofis. Teknik pengumpulan data adalah teknik dokumentasi yaitu pengumpulan bahan data berupa sumber  dari artikel, buku dan lain-lain yang berkaitan dengan objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama,  pengelolaan edupreneurship dilaksanakan berdasarkan Pedoman Pembinaan Edupreneurship SMK dari Kementerian Pendidikan Nasional, melalui lima tahap yaitu mempersiapkan struktur organisasi, penjaminan mutu produk, penjaminan mutu pelayanan, pemasaran dan strategi pemasaran program edupreneurship. Kedua, program edupreneurship dalam membentuk karakter kewirausahaan siswa di SMK dilaskanakan melalui teaching factory dan business center. Program teaching factory dilaksanakan dengan model 6M. Program  ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri, berorientasi pada tugas dan hasil, berani mengambil risiko, dan kepemimpinan

    Evaluasi Program Kewirausahaan Pengembangan Produk Kreatif pada Mata Pelajaran Kewirausahaan di SMK Negeri 1 Kecamatan Luak

    No full text
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program pengembangan produk kreatif dalam mata pelajaran Kewirausahaan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN) 1 Kecamatan Luak. Pendekatan evaluasi yang digunakan mencakup empat dimensi utama, yakni Evaluasi Konteks (Context Evaluation), Evaluasi Masukan (Input Evaluation), Evaluasi Proses (Process Evaluation), dan Evaluasi Hasil (Product Evaluation). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Dengan menggabungkan informasi dari keempat dimensi evaluasi tersebut, penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman menyeluruh mengenai efektivitas program kewirausahaan di SMKN 1 Kecamatan Luak. Hasil evaluasi diharapkan dapat menjadi panduan konkret bagi pihak sekolah dan pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan mutu program serta memberikan dampak positif terhadap perkembangan kewirausahaan di tingkat lokal

    Upaya Menumbuhkan Jiwa Enterpreneur Siswa Jurusan Desain Komunikasi Visual melalui Program Teaching Factory

    No full text
    Sekolah kejuruan didirikan dengan tujuan untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap kerja dan daya saing tinggi. Melalui pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diharapkan dapat berkontribusi dalam pengayaan pekerja yang berkualitas dan kompeten di bidangnya masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi menumbuhkan jiwa Enterpreneur siswa jurusan desain komunikasi visual melalui penerapan program teaching factory di SMK Negeri 2 Kecamatan Guguak sehingga menghasilkan lulusan yang siap kompeten dan siap kerja. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulkan data dilakukan melalui observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan, selain untuk melatih siswa kerja nyata di dunia usaha/dunia industri, kehadiran Teaching Factory juga dapat dijadikan sarana untuk meningkatkan keterampilan siswa yang menjadi peserta program link and match

    Implementasi Pembelajaran Teaching Factory Lahirkan Wirausaha Tata Busana SMK Negeri 6 Padang

    No full text
    Penerapan metode pembelajaran Teaching Factory pada program studi tata busana SMK Negeri 6 Padang bertujuan untuk mencetak wirausahawan di bidang tata busana. Teaching Factory merupakan model pembelajaran yang mengintegrasikan teori dan praktik secara langsung, menciptakan lingkungan belajar serupa dengan industri nyata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas penerapan Teaching Factory dalam meningkatkan keterampilan praktis siswa dan mendorong munculnya kewirausahaan di bidang fashion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi pembelajaran Teaching Factory secara signifikan meningkatkan keterampilan praktis siswa, memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang proses produksi di industri tata busana, dan meningkatkan minat dan keinginan mereka untuk menjadi wirausaha. Hasil penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan pendekatan inovatif dalam pembelajaran di bidang tata busana, sekaligus meningkatkan pemahaman tentang bagaimana metode ini dapat membantu menumbuhkan kewirausahaan di industri. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi referensi bagi Sekolah Menengah Kejuruan, guru, dan pemangku kepentingan industri untuk meningkatkan pelatihan profesional dan mempersiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia industri fashion

    Implementasi Projek Kreatif Kewirausahaan (PKK) Lahirkan Wirausahawan Muda di Jurusan APHP SMK Negeri 1 Suliki

    No full text
    Sekolah Kejuruan bertujuan untuk menyiapkan tenaga kerja yang terampil, berdaya saing, dan berkompeten sejak dini agar peserta didik lulusan SMK siap bekerja di dunia industri dan dunia kerja, bekerja mandiri/menjadi wirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Proyek Kreatif dan Wirausaha (PKK), dimana siswa dilatih menjadi wirausaha dengan memberikan materi kewirausahaan. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan studi pustaka penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa hal terpenting dalam kegiatan PKK adalah komitmen berwirausaha yang dibuktikan dengan keberlangsungan usaha dan kesepakatan pihak sekolah untuk menjadi wirausaha setelah menyelesaikan pendidikan di SMKN 1 Suliki

    Membangun Jiwa Entrepreneurship pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi dan pendekatan yang efektif untuk mengembangkan kewirausahaan di kalangan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK). Dengan semakin pentingnya kewirausahaan dalam menghadapi tantangan ekonomi global, pendidikan kewirausahaan di tingkat sekolah menjadi semakin penting. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya kewirausahaan, antara lain kurikulum sekolah, lingkungan belajar, dan metode pengajaran yang digunakan. Hasil penelitian menekankan pentingnya pendekatan komprehensif yang mencakup kombinasi pembelajaran teoritis dan praktis, pelatihan keterampilan bisnis dan pengembangan sikap mental yang mendukung kreativitas, ketekunan dan ketahanan risiko. Hasil penelitian ini dapat memberikan panduan berharga bagi para pendidik dan pengambil kebijakan untuk meningkatkan pendidikan kewirausahaan di sekolah kejuruan guna membantu mempersiapkan siswa menjadi pemimpin kepemimpinan bisnis masa depan
    corecore