12 research outputs found

    PENGEMBANGAN ONLINE MARKETING PRODUK KONEKTOR MASKER SEBAGAI SARANA PENUNJANG PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19

    No full text
    Kegiatan merajut merupakan usaha yang sudah banyak diminati dan mulai berkembangpada kondisi pandemi covid-19 yang sedang berlangsung. Usaha rajut mulai dilirik beberapa kalangan dimana keahlian merajut mudah dikenalkan dan diajarkan kepada siapapun yang ingin belajar merajut baik untuk menambah wawasan ataupun untuk memulai usaha. Salah satu hasil rajutan yang dapat dikomersilkan pada kondisi pandemi covid-19 saat ini adalah konektor masker. Penjualan konektor masker hasil rajutan memiliki daya tarik tersendiri khususnya bagi milenial, dimana hasil rajutan yang dibuat selain lebih menarik adalah memiliki ciri khas tersendiri dan nilai jual yang lebih baik daripada konektor masker yang dibuat secara massal. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produk yang dihasilkan dengan memperluas pangsa pasar dengan fasilitas berbasis online dan konten publikasi produk sehingga dapat menarik minat konsumen. Pembuatan aplikasi penjualan online berupa akun shoope berpampak pada meningkatnya penjualan yang dilakukan oleh mitra sehingga dan menaikkan keuntungan yang dihasilkan

    PENGARUH BENTUK PARTIKEL FRAKSI PENGUAT FLY ASH PADA PENINGKATAN KEKERASAN DALAM PEMBUATAN METAL MATRIK KOMPOSIT

    No full text
    Metal Matrik komposit merupakan salah satu komposit logam yang memanfaatkan paduan aluminium sebagai matrik dalam fabrikasinya. Metal Matrik komposit memiliki aplikasi yang luas dalam bidang industri, karena sifatnya yang ringan dan kekuatan tinggi. Fabrikasi Metal Matrik komposit menggunakan aluminium paduan sebagai matrik didasari karena sifat aluminium sendiri sebagai material konvensional memiliki beberapa kelemahan diantaranya dalam hal kekuatan dan kekerasan. Dalam hal ini pembuatan komposit metal perlu ditambahkan penguat dengan spesifikasi bentuk partikel yang sesuai sehingga dalam penyebaranya dapat saling mengikat dan mengisi rongga yang terbentuk dan meningkatkan sifat kekerasan. Material penguat yang digunakan dalam penelitian kali ini yaitu fly ash. Fly ash sendiri merupakan limbah hasil pembakaran batu bara dengan bentuk partikel pozolan/spherical. Dalam penelitian ini proses fabrikasi spesimen menggunakan metode metalurgi serbuk. Metalurgi serbuk sendiri merupakan teknik produksi dengan menggunakan serbuk sebagai material awal kemudian dilakukan proses pembentukan. Proses yang dilakukan yaitu dengan memadatkan sebuk logam menjadi bentuk yang dinginkan dan kemudian memanaskannya di bawah temperatur leleh. Sehingga partikel-partikel antar matrik dan penguat dapat mengikat dengan lebih baik karena mekanisme transportasi massa akibat difusi atom antar permukaan partikel. Penggunaan fly ash sebagai penguat memberikan dampak terhadap ikatan antar partikel sehingga homogenitas terbentuk antara partikel matrik dan penguat. Hasil pengujian kekerasan yang dilakukan menunjukkan kenaikkan kekerasan terhadap spesimen MMC yang ditambahkan penguat fly ash dengan variasi fraksi 9% memiliki nilai kekerasan tertinggi sebesar 66,7 HRB. Dan dalam pengujian struktur mikro (SEM) ditunjukkan partikel fly ash yang tersebar secara merata dalam matrik aluminium. Bentuk partikel fly ash berupa spherical/bulatan memudahkan partikel berdifusi dalam matrik dan meningkatkan sifat kekerasan spesimen MMC

    PENATA GUNAAN LAHAN PASCA EKSPLORASI DI PT.SUMBAWA BARAT MINERAL,KABUPATEN SUMBAWA BARAT NTB

    No full text
    Tahap eksplorasi dalam proses reklamasi memiliki peran cukup penting dalam memastikan tingkat keberhasilan panatagunaan lahan. PT Sumbawa Barat Mineral merupakan perusahaan dalam bidang pertambangan emas dan mineral ikutanya, berlokasi di desa lamunga, kecamatan taliwang sumbawa barat NTB. Penatagunaan lahan yang dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat pasca eksplorasi dilakukan guna mengetahui tingkat keberhasilan kegiatan reklamasi apakah sesuai, khususnya pada kegiatan revegetasi pada lahan bekas eksplorasi agar tidak terjadi erosi dan sendimentasi aktif pada lahan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan kegiatan penanaman guna memulihkan ekosistem. Selain itu memilih tanaman endemic lokal dapat membantu mempercepat proses restorasi ekosistem alami. Karena tanaman endemic lebih mudah beradaptasi dengan kondisi lingkungan setempat. Penatagunaan lahan terbilang berhasil karena rencana dan realisasi area luas yang ditata sama yaitu sebesar 0,67401 ha. Namun sistem pengendalian erosi dan sedimentasi masih kurang karena terdapat sedimentasi aktif di lokasi reklamasi

    Analisis Simulasi Numerik Defleksi Balok Baja ST60 dengan Variasi Pembebanan dan Tumpuan

    No full text
    This research aims to analyze the deflection that occurs through numerical simulation using Ansys Software in static structural modeling on an ST 60 steel square beam. The variables in this study are loads of 10, 15, and 20 N, as well as the types of supports, namely fixed-fixed, fixed-roller, and hinge-roller. The results show that the larger the load, the greater the deflection that occurs. The maximum deflection occurs at a load of 20 N. The fixed-fixed and hinge-roller supports show maximum deflection at a distance of 400 mm, while the fixed-roller support shows maximum deflection at a distance of 450 mm. Among the three types of supports used in this study, the simple support (hinge-roller) results in greater deflection compared to the fixed-fixed and fixed-roller supports. The hinge-roller support results in a deflection of 1.212 mm, the fixed-roller support results in a deflection of 0.541 mm, and the fixed-fixed support results in a deflection of 0.302 mm.

    Electrolysis Process of Acid Acetic and Sugar Water Solution as an Alternative Fuel

    No full text
    One alternative energy that can be developed is hydrogen. To obtain hydrogen gas by decomposing water compounds (H2O) into hydrogen hydrogen oxygen gas (HHO) through electrolysis. The solution used in this electrolysis process uses sodium chloride (NaCl) with electric current energy. In this research, a dry cell type HHO generator was used, the electrode used was a type 304 stainless steel plate with a catalyst percentage (NaCl) of 8%, 10%, 12%, 14% and 16%. The aim of this research is to determine the hydrogen content in a solution of vinegar and sugar water which can be used as an alternative fuel. This research produced the highest hydrogen volume at a percentage of 16% of 367 mL at the highest temperature of 547 ºC, the lowest 317 ºC and the lowest hydrogen volume of 198 mL. The highest flame height is 5.72 cm and flame width is 2.98 cm and the highest flame brightness level (Red Green Blue) is 16 RGB and the lowest brightness level is 2 RGB

    PEMANFAATAN LIMBAH KULIT SINGKONG MENJADI PUPUK ORGANIK UNTUK MEWUJUDKAN ZERO WASTE DI IRT SINGKONG KEJU BALEARJOSARI MALANG

    No full text
    Banyaknya limbah kulit singkong yang merupakan sisa dari pengolahan singkong keju di IRT Kelurahan Balearjosari Kota Malang merupakan salah satu penyebab permasalahan lingkungan. Akan tetapi limbah tersebut memiliki potensi yang sangat besar untuk dijadikan pupuk organik dan merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan zero waste. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pendampingan, kemudian adanya bantuan alat sealer untuk pengemasan pupuk, serta membuatkan desain label. Penyuluhan ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pengertian dan manfaat pupuk organik, kemudian pendampingan dalam pembuatan pupuk organik dari bahan baku limbah kulit singkong, yang ditambahkan dengan aktivator Effective Microorganism 4 (EM4), gula pasir, dan juga air. Setelah pupuk organik jadi, bau fermentasi hilang menjadi bau seperti tanah dan berwarna hitam. Kemudian tekstur hasil cacahan kulit singkong juga lebih lentur. Kualitas fisik kompos yang memenuhi syarat kriteria SNI 19-7030- 2004, yaitu memiliki bau seperti tanah dan warna kehitaman yang terbentuk akibat pengaruh bahan organik yang sudah stabil. Untuk pengemasan pupuk organik dan pemasaran produk, tim pengabdian masyarakat memberikan alat yang berupa sealer press

    ANALISA TEKNO-EKONOMI TEPUNG LARVA DARI MAGGOT BLACK SOLDIER FLY DENGAN MEDIA PAKAN OIL PALM INDUSTRY WASTE

    No full text
    Limbah merupakan permasalahan krusial yang dihadapi banyak negara di dunia. Salah satu limbah yang cukup banyak dihasilkan adalah limbah dari industri kelapa sawit. Indonesia merupakan negara terbesar produsen CPO, dan ini menunjukkan potensi limbah kelapa sawit yang besar juga. Metode yang cukup popular digunakan untuk mengurangi limbah kelapa sawit adalah menggunakan larva hermetia illucens sebagai agen biokonversi. Larva hermetia illucens mampu mengurangi timbulan limbah kelapa sawit hingga lebih dari 40%. Selain itu larva tersebut mampu dibuat menjadi tepung larva yang bernilai ekonomi tinggi. Penelitian ini menghasilkan anailsa ekonomi dan analisa kelayakan berupa ROI dengan nilai 41,37% dan BEP (unit) 17164,71 unit. Dengan demikian tepung larva dari limbah kelapa sawit dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi sebuah unit usaha kecil dan menengah

    Analisis Kandungan Silikon Karbida (SiC) Sebagai Filler Terhadap Peningkatan Kekerasan Pada Metal Matrik Komposit

    No full text
    Metal Matrix Composite is one of the metal composites that utilize aluminum alloy as a matrix in its fabrication. MMC has better specifications than the conventional materials it forms because it is light, ductile, with better hardness properties. The aluminum alloy as the matrix in this study has good mechanical properties but relatively low hardness values, especially type 2xxx aluminum containing Al-Cu or duralumin. By adding silicon carbide (SiC) ceramic content which acts as a filler in the manufacture of MMC it aims to increase the hardness value through a strengthening mechanism by analyzing the distribution of filler particles to the matrix. Using the sintering method with temperature variations that affect the mechanical properties of MMC. From the tests carried out the MMC specimens experienced an increase of 7.06% with the highest hardness value at 300oC sintering temperature of 71.6 HRB. With a SiC content of 14.42% Wt. Then it was observed using a Scanning Electron Microscope (SEM) that the distribution of SiC particles experienced an even distribution and bonded to the aluminum matrix thereby reducing porosity and increasing the hardness value of the MMC material.Metal Matrik Komposit merupakan salah satu komposit logam dengan memanfaatkan paduan aluminium sebagai matrik dalam fabrikasinya. MMC memiliki spesifikasi lebih baik dari material konvensional pembentuknya baik karena sifatnya yang ringan, ulet, dengan sifat kekerasan yang lebih baik. Aluminium paduan sebagai matrik dalam penelitian ini memiliki sifat mekanik yang baik tetapi dengan nilai kekerasan yang terbilang rendah, khususnya pada aluminium tipe 2xxx yang mengandung unsur Al-Cu atau lebih dikenal sebagai duralumin. Dengan menambahkan kandungan keramik silikon karbida (SiC) yang berperan sebagai filler dalam pembuatan MMC bertujuan untuk meningkatkan nilai kekerasan melalui mekanisme penguatan dengan menganalisis persebaran partikel filler terhadap matrik. Metode penelitian yaitu sintering dengan variasi temperatur sehingga mempengaruhi sifat mekanik MMC. Dari pengujian yang dilakukan spesimen MMC mengalami peningkatan 7,06 % dengan nilai kekerasan tertinggi pada temperatur sinter 300oC sebesar 71,6 HRB. Dengan kandungan SiC sebesar Wt 14,42%. Kemudian diamati menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) persebaran partikel SiC mengalami pemerataan dan saling mengikat tarhadap matrik aluminium sehingga mengurangi porositas dan meningkatkan nilai kekerasan material MMC

    PENGARUH PERENDAMAN CYROGENIC TERHADAP SIFAT KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PADA FCD-45

    No full text
    FCD-45 nodular cast iron is a type of cast iron. to improve the mechanical properties of FCD-45 iron can be done through a direct cooling process. In direct cooling of liquid nitrogen -1930C it can be seen the effect on the increase in hardness properties and changes in microstructure (ferrite, pearlite, graphite). The process of direct cooling of liquid nitrogen -1930C which was carried out included cyrogenic immersion for 72 hours and 120 hours (holding time). The results showed that the effect of direct cooling increased the hardness of the specimen and gave changes to ferrite, pearlite and graphite on the FCD-45 iron microstructure. an increase of 6.83 HRB for a holding time of 120 hours. For the FCD-45 microstructure, it underwent a change where there was addition of ferrite, pearlite and graphite and it was more evenly distributed than the As-cast specimen

    PENGARUH KECEPATAN ANGIN TERHADAP KOEFISIEN DRAG PADA MODEL DEPAN KENDARAAN BUS

    No full text
    Bus merupakan kendaraan angkut masal bagi manusia. Bentuk kendaraan ini relatif persegi panjang, sehingga nilai koefisen drag pada posisi depan menjadi tinggi. Peneltian ini bertujuan untuk mengurangi nilai koefisen drag pada model depan kendaraan bus. Pengujian secara eksperimen di lakukan pada wind tunnel menggunakan tiga model depan bus (900, 400 dan 300) dengan tiga variasi kecepatan (7.5, 8 dan 8.5 m/s). Dari hasil penelitian di peroleh model depan bus sangat mempengaruhi koefisien drag. Nilai koefisen drag tertinggi pada posisi depan menggunakan model depan bus 900 dibandingkan model depan bus 300 dan 400. Pada posisi atas dan belakang bus koefisien drag tertinggi pada model depan bus 300 dibandingkan model depan bus 400 dan 900
    corecore