3 research outputs found
IDDAH LINTAS GENERASI
Peraturan-peraturan yang berkaitan dengan laki-laki dan perempuan seringkali menjadi perdebatan yang mengatas namakan keadilan gender. Salah satunya adalah dalam hal iddah. Iddah merupakan masa tunggu bagi perempuan pasca bercerai dari suaminya, baik cerai talak maupun cerai meninggal dunia. Hal yang satu ini bukan hanya digugat keberadaannya yang diperuntukkan bagi perempuan saja, akan tetapi juga digugat “masa tenggangnya”. Sebagian muslim ada yang beranggapan bahwa Iddah hanya bertujuan untuk memastikan kondisi rahim perempuan, sehingga kemajuan teknologi kedokteran bisa memangkas masa tenggang iddah, karena melalui alat-alat teknologi kedokteran kondisi Rahim bisa diketahui dengan seketika itu. Benarkah iddah hanya sebatas demikian? Artikel ini mengkaji konsep iddah dari sudut pandang Islam. Berdasarkan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa iddah tidak dapat gugur karena alasan kecanggihan teknologi kedokteran, bahkan iddah dapat berlaku bagi laki-laki maupun perempuan. Hal ini karena perintah iddah memiliki banyak maksud, bukan sebatas mengetahui kondisi rahim atau garis keturunan saja. Di antara tujuan lain adanya iddah adalah: menjaga kestabilan emosi pasca perceraian atau ditinggal mati pasangan, memberikan perlindungan bagi perempuan terkait masalah ekonomi, memberikan kesempatan bagi kedua belah pihak untuk melakukan rekonsiliasi, dan menghargai sisi kemanusiaan perempuan sebagai subjek, bukan sebagai objek yang bisa diperjual belikan nasibnya oleh pihak laki-laki yang menjadi walinya
STRATEGI BRANDING DI SEKOLAH DASAR ISLAM PLUS MASYITOH KROYA CILACAP
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya tuntutan sekolah (SD Islam Masyithah Kroya Cilacap) harus memberikan layanan informasi pendidikan dan informasi kegiatan yang ada di sekolah. Selain itu lembaga pendidikan juga bersaing demi mendapatkan simpati dari para orangtua. Strategi yang baik untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan cara membangun citra lembaga pendidikan. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi sekolah dalam membangun citra lembaga pendidikan Islam yang dilaksanakan oleh SD Islam Plus Masyitoh Kroya Cilacap dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deksriptif dengan mengambil sumber data: guru, karyawan, wali siswa, masyarakat dan siswa di SD Islam Masyithoh Kroya Cilacap. Untuk memperoleh data yang diperlukan dari sumber data tersebut, digunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun metode yang digunakan dalam menganalisis data adalah analisis kualitatif dengan model interaktif yang dilakukan selama dan setelah pengumpulan data dilakukan. Kegiatan analisis interaktif ini terdiri dari tiga kegiatan, yakni: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kebijakan branding yang dipilih oleh SD Islam Plus Masyitoh Kroya berdasarkan visi dan misinya adalah brand sebagai sekolah unggulan yang mampu menciptakan lulusan yang beriman, bertakwa dan berilmu atau generasi sholeh cendikia. 2) Elemen yang membentuk brand dalam strategi branding sekolah antara lain: akreditasi sekolah dengan nilai A, prestasi siswa, daya saing lulusan, akhlak atau perilaku siswa, kegiatan bakti sosial dan wisata religi. 3) Strategi Branding yang dilakukan di SD Islam Plus Masyitoh Kroya meliputi: pencapaian akreditasi nilai A dengan cara analisis SWOT dan pemenuhan 8 standar nasional pendidikan, prestasi siswa dan daya saing lulusan dengan menyelenggarakan kegiatan pembelajaran yang disiplin, aktif dan menyenangkan bagi siswa, akhlak siswa dibentuk melalui kegiatan pembiasaan dan program-program unggulan sekolah. 4) Dampak Branding di SD Islam Plus Masyitoh Kroya Cilacap adalah kualitas layanan guru dan karyawan menjadi lebih baik, perilaku siswa menjadi lebih baik, diperolehnya kepercayaan dari masyarakat, dan peningkatan minat masyarakat mendaftarkan sekolah putra-putrinya di SD Islam Plus Masyitoh Kroya.
Kata Kunci: Strategi Brandin
The Epistemology Of Contemporary Tafsir With Reference To_Risale-I Nur Bediuzzaman Said Nursi
Praise belong to God, the Effuser of Lights, Unveiler of Mysteries. Praise be to God whose praise should preface every writing and discourse. Praise be to almighty Allah for enabling me to complete this humble contribution on the path to promoting the epistemology of contemporary Qur’anic exegesis.; This book is not only the result of my own research on the subject, but also the outcome a long standing process of my study at Islamic State University Sunan Ampel Surabaya Indonesia. Therefore, I would like to thank several individuals who have instigated me to look into the gate of wide knowledge. First and foremost I owe my deepest debt and gratitude to head masters of Pondok Mdoern Gontor, Dr. KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, K.H. Hasan Abdullah Sahal, K.h. Syamsulhadi Abdan, and rector of Darussalam University Gontor Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, for his endorsement, encouragement, advice and suggestions during my study at Islamic State University Surabaya. Special thank to my mentor, Prof. Dr. Ridwan Nasir, and Prof. Dr. Zainul Arifin, who supervised me in the next stage to complete this work and has beer constant source of encouragement and support throughout the writing of this book. A special mentions must also go to Prof. Dr. Faris Kaya and Dr. Hakan Gulerce, who once I had
vi Sujiat Zubaidi
THE EPISTEMOLOGY OF CONTEMPORARY TAFSIR
identified the themes that I wished to work on, located and provided me with all of the relevant section of the Risale-i Nur here in included their help was truly invaluable that I cannot thank them enough. My gratitude is also due to Prof. Burhan Jamaluddin and Prof. Masdar Hilmy, Ph.D, for their comment, criticism and encouragement are considerably instrumental in finalizing this work. I am also indebted to Prof. Dr. Amin Abdullah, whose lecture on Islamic Research Methodology, had enlightened me on a conceptual framework within the theory of contemporary Islamic methodology. I would like to thank my heavenly father and mother for their grace, benevolence and for giving me the determination to overcome many trying moments to pursue my dreams. this dissertation is dedicated to my late father who has been my constant source of inspiration and also most grateful to my late mother for her belief in me and constant prayers. Thank all of the friends and acquaintances who during my study and completing this work, contributed in their own ways to its fruition, be it through simple words of the provision of obscure references and guidance on source material. Particular thanks must go to Dr. Hamid Fahmy, Dr. Dihyatun Masqon, Dr. Muhammad Muslih, Dr. Yusuf Rahman, and Dr. Abdel Aziz el-Idrisi (Morocco). Last but not least, I wish to record my gratitude to my beloved late wife, Titin Kushanifa, she is not wife and best friend, but also an exacting critic of my work and the effort she has expended on reading my various drafts of my chapters. And my children Fariz, Faiq, Fauda, Faza, and Fara for their patience, understanding and unfailing support. May Allah bless them all.
