5 research outputs found
PEMAHAMAN HADIS MUHAMMAD ARSYAD THALIB LUBIS
Abstrak: Penelitian ini dibuat untuk mengenalkan sebuah metodologi pemahaman Hadis yang ditawarkan oleh Muhammad Aryad Thalib Lubis. Ia adalah seorang ulama terkemuka yang lahir di bumi Sumatera Utara. Karyanya banyak dipakai oleh Siswa/i Madrasah Al Washliyah di Sumatera Utara khususnya dalam kajian Hadis yaitu buku Istilahat al-Muhadditsin. M. Arsyad memiliki metodologi yang unik dalam mengkaji Hadis, hal ini dapat dilihat dalam buku Fatwa: Beberapa Masalah yang ditulis oleh Muhammad Arsyad Thalib Lubis yang banyak memaparkan Hadis-hadis Nabi Saw., yang berkualitas dha’if namun dengan metode ta’addud al-thuruq sebuah Hadis dha’if dapat menjadi Hadis hasan li ghairih, sehingga fatwanya dapat menjadikan pemersatu umat yang berbeda pemahaman dalam mengamalkan Hadis. Metodologi yang ditawarkan Muhammad. Arsyad Thalib Lubis juga didasari oleh kesepakatan para ulama atau mujtahid terdahulu. Jadi fatwa-fatwa yang dikeluarkan oleh Muhammad Arsyad Thalib Lubis tidak diragukan untuk diamalkan. Kata Kunci: hadis, Muhammad Arsyad Thalib Lubis, Al Washliyah, Meda
Strategi Bimbingan dan Konseling Karier Bermutu pada Sekolah Menengah Kejuruan Syuhada Banjarmasin
Abstract: In order to have a clear career direction and career goals, vocational high school students have to think rationally. They need a strategy to realize the desired career dream. This study focuses on how the implementation of career guidance and counseling as well as analysis of Strength Weakness Opportunity Threat (SWOT) on the implementation of career guidance and counseling and strategies undertaken by Sekolah Menengah Kejuruan Syuhada Banjarmasin. The research method used is case study with data mining technique through observation, interview and documentation. The participants were 32 students, two school counselor, one headmaster and one deputy headmaster. The results show that: (1) the implementation of career guidance and counseling in Sekolah Menengah Kejuruan Syuhada Banjarmasin is very supportive for a quality career; (2) SWOT analysis is helpful in conducting quality career guidance and counseling services; (3) school counselor’s strategies are effective and efficient. Suggestions aimed at school counselor in order to compile and implement programs based on SWOT analysis, so they can implement a quality career guidance and counseling sevice
Abstrak: Peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan harus berpikir rasional agar memiliki kejelasan arah dan tujuan karier. Perlu suatu strategi bermutu untuk mewujudkan impian karier yang diinginkan. Penelitian ini berfokus pada bagaimana pelaksanaan bimbingan dan konseling karier serta analisis Strength Weakness Opportunity Threat (SWOT) pada pelaksanaan bimbingan dan konseling karier serta strategi yang dilakukan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Syuhada Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik penggalian data melalui observasi dan wawancara serta dokumentasi. Partisipan adalah 32 orang peserta didik, dua orang Guru Bimbingan dan Konseling, satu Kepala Sekolah dan satu Wakil Kepala Sekolah. Hasil menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan bimbingan dan konseling karier di SMK Syuhada Banjarmasin, sangat mendukung untuk karier yang bermutu; (2) analisis SWOT sangat membantu dalam menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling karier yang bermutu; (3) strategi Guru Bimbingan dan Konseling berjalan efektif dan efisien. Saran ditujukan untuk guru bimbingan dan konseling agar dalam menyusun dan melaksanakan program berdasarkan analisis SWOT agar pelaksanaan bimbingan dan konseling karier menjadi bermutu dan sustainable.
Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um001v2i32017p12
Analisis Ekologis dan Potensi Hutan Mangrove di Kelurahan Margo Mulyo Kecamatan Balikpapan Barat Kota Balikpapan
Penelitian ini memberikan gambaran dan informasi mengenai potensi ekosistem mangrove dalam pemanfaatan sumber daya yang ada sehingga dapat membantu perekonomian masyarakat pesisir, selain itu diperlukan kontribusi mangrove dalam ekosistem pesisir sebagai upaya untuk menekan gangguan terhadap keutuhan dan kelestarian fungsi wilayah pesisir dan laut agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Metode dalam penelitian ini merupakan studi sistematis mengenai prinsip dasar yang mengaci pada suatu tujuan penelitian, dengan metode pendekatan indikator ekologi dan metode deskriptif untukg mengetahui strategi pengelolaan kawasan hutan mangrove. Pengamatan objek penelitian menggunakan NDVI yaitu Normalizes Difference Vegetation Index. Penentuan Responden menggunakan metode survei, wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa didapatkan analisis NDVI dari tahun 2009 hingga 2023 menunjukkan peningkatan konsisten dalam kesehatan vegetaso, mencerminkan perbaikan dalam kepadatan dan kualitas ekosistem. Hasil pengamatan di Mangrove menunjukkan ekosistem mangrove dengan kompleksitas tinggi dalam sebaran dan kerapatan jenis terhadap penyebaran dipengaruhi oleh faktor nutrisi, salinitas air, dan gangguan manusia seperti alih fungsi hutan
The role of institutions in community health control: Case of drugs hazard management in Lawawoi village, Sidrap regency
Syekh Arsyad Albanjari: Islamic Education Concept
The background to this research is that instilling the concept of Sheikh Aryad Albanjari's thoughts into students in schools through the subject of Islamic Religious Education, there is still a personality crisis in its implementation and a lack of material on the history of Banjar ulama which is included in PAI learning in schools. Meanwhile, Islamic religious education as a subject in Indonesia has an important role in raising awareness and increasing the quality and values of the Islamic religion among students, because the subject content contains religious values, morals and ethics.This research has a problem formulation of what are the values of Islamic religious education in the thoughts of Sheikh Muhammad Arsyad al-Banjari, how are Sheikh Muhammad Arsyad al-Banjari's efforts to instill the values of Islamic religious education, and what is the relevance of the values of Islamic religious education in the thoughts of Sheikh Muhammad Arsyad al-Banjari towards Islamic religious education in Indonesia. Answering this formulation by using factual historical research on figures by using the thoughts of figures from several works and the life history of Sheikh Muhammad Arsyad al-Banjari as research objectsThis research uses a philosophical approach which aims to find out, understand and explain the values of Islamic religious education and efforts to instill these values and find their relevance to Islamic religious education in Indonesia. After conducting studies, observations, research and analysis of severalthe works of Sheikh Muhammad Arsyad al-Banjari, namely the treatise Tuḥfaturragibīn, the book SabīlalMuhtadīn, Luqthatal 'Ajlān and Parukunan as well as the life history of Sheikh Muhammad Arsyad alBanjari. That the values of Islamic religious education in Arsyad's thinking are: 1) the goal of Islamic religious education is the goal of education in the world of the hereafter and social improvement, 2) the curriculum for Islamic religious education is the Koran, Hadiṡ, Fiqh, Tauhid, Akhlak, Arabic , Date 3) educators and students in Islamic religious education are educators who have knowledge and master it well and correctly, become role models, improve society both in terms of science and life, master learning methods, and who motivate students is someone who wants to and able to accept lessons within himself, which are in the process of growth and development which require knowledge guidance. The values within the scope of Islamic religious education are: 1) the value of aqidah education which contains the pillars of faith and strengthening faith in good and bad destiny by not doing discarding grievances and fighting, 2) the value of sharia education which contains values in the implementation of the pillars of Islam, 3) the value of moral education which contains Islamic personality values. Furthermore, Arsyad instills the values of Islamic religious education in students and the community using a rational development approach, clarification of values, cognitive, social behavior, instilling values, and using internal strategies and skills development strategies. Meanwhile, the methods for instilling values are example, oral bil (advice) and bil kitab (composing and writing). In Arsyad's view, the relevance of PAI values is both relevant and irrelevant to PAI material which continues to be enriched to answer current problems. The values of Islamic religious education in the thoughts of Sheikh Muhammad Arsyad al-Banjari contributed to education in his time in introducing and teaching the values of Islamic religious education.Key words: Syekh Arsyad Albanjari ; Islamic Education Concep
