97 research outputs found
NILAI-NILAI KARAKTER DALAM BUKU MA’ARIFUL AULIA KARYA MUHAMMAD KHALID TSABIT DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM
ABSTRAK
Karakter adalah jati diri yang melekat dalam diri seseorang. Banyak sekali sarana yang dapat menumbuhkan karakter salah satunya yaitu melalui sebuah buku. Buku dapat menjadi salah salah satu sarana dalam menumbuhkan karakter seseorang, salah satunya apabila buku tersebut dapat memberikan umpan balik yang baik terhadap kejadian-kejadian yang terjadi dalam kehidupan sehingga dapat menjadi pelajaran ataupun dipraktikan kembali oleh seseorang dalam kehidupan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai karakter yang terkandung dalam buku Ma‟ariful Aulia karya Muhammad Khalid Tsabit dan untuk mengetahui relevansi nilai-nilai karakter dalam buku Ma‟ariful Aulia karya Muhammad Khalid Tsabit terhadap pendidikan Islam. Manfaat penelitian ini adalah memberikan pemahaman kepada pembaca akan pentingnya pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Library Research dengan metode pengumpulan data metode dokumentasi dan teknik analisis data Content Analysis. Dalam penelitian ini obyek berupa nilai-nilai karakter yang terkandung dalam buku Ma‟ariful Aulia karya Muhammad Khalid Tsabit, dimana kegiatan peneliti ialah membaca teks buku Ma‟ariful Aulia karya Muhammad Khalid Tsabit dan peneliti membaca, mengenali, mengidentifikasi satuan-satuan tutur yang merupakan penanda dalam gagasan-gagasan dan pokok pikiran hingga menjadi sebuah keutuhan makna dan menemukan nilai-nilai karakter tersebut.
Hasil temuan dari penelitian ini ialah menjelaskan bahwasannya di dalam buku Ma‟ariful Aulia terdapat 4 nilai karakter yang menjadi bahasan fokus peneliti, yaitu Nilai karakter Religius, Nilai karakter Rendah Hati, Nilai karakter Pantang Menyerah dan Nilai karakter Rasa Ingin Tahu. Nilai karakter yang terdapat di dalam buku Ma‟ariful Aulia ialah nilai karakter Religius (Meyakini bahwa segala sesuatu sudah memiliki ketetapan), Rendah Hati (Jangan menganggap orang lain lebih rendah dan mengganggap diri lebih baik), Pantang menyerah (Jangan berputus asa walapun kegagalan sering terjadi), dan Rasa ingin tahu (Jangan terlalu cepat mengambil pemahaman terhadap
iisesuatu yang tidak diketahui). Adapun relevansinya komponen pendidikan Islam, yaitu tujuan pendidikan Islam dan pendidik. Relevansi antara keduanya dikarenakan kisah dan nasihat yang terdapat dalam buku ini dapat menjadi sarana dalam pembentukan karakter (religius, rendah hati, pantang menyerah dan rasa ingin tahu) karena peristiwa yang terdapat dalam kisah tersebut dapat memberikan pelajaran atau sikap yang baik dalam menghadapi suatu kejadian. Hal ini sesuai dengan tujuan pendidikan Islam yaitu untuk membentuk manusia yang Insan Kamil. Pembentukan tersebut dapat melalui kisah-kisah atau nasihat yang terdapat dalam buku ini. Selanjutnya bagi pendidik (khususnya guru Pendidikan Agama Islam), kisah-kisah yang terdapat dalam buku ini dapat menjadi referensi tambahan bagi materi-materi tertentu sebagai kontekstualisasi terhadap materi yang telah disampaikan.
Kata Kunci: Nilai-nilai karakter, Pendidikan Isla
Komunikasi Pembelajaran Pendidikan Islam Moderat Dalam Podcast “Log In Season 2” Oleh Habib Ja’far
This study is driven by the urgency of promoting religious moderation in Indonesia’s pluralistic society, where religious polarization remains a persistent challenge. It focuses on the digital preaching of Habib Ja’far through Podcast Log In Season 2 on YouTube, exploring how his unique communication style conveys messages of moderate Islam. The central research question is: How does Habib Ja’far’s communication of Islamic education, grounded in a religious moderation perspective, manifest in digital content, and what theoretical and practical strategies underlie its effectiveness? Employing a qualitative approach and descriptive content analysis, the study analyzes selected episodes from Podcast Log In Season 2 specifically episodes 9, 15, 17, 24, 27, and 30 based on their thematic relevance to religious moderation and high audience engagement. Primary data were collected through video documentation and in-depth interviews with informants, including Islamic communication experts, digital media observers, and selected viewers. Data validation was ensured through methodological triangulation comparing interview findings, video analysis, and related secondary sources. This study applies Islamic education communication theory alongside Peter L. Berger and Thomas Luckmann’s theory of social construction to examine how digital religious messages are constructed, contextualized, and disseminated. The findings reveal that Habib Ja’far’s communication strategies incorporate dialogical methods, humor, everyday analogies, and culturally resonant storytelling. These techniques promote values of inclusivity, tolerance, and critical engagement with religious extremism. This study contributes to the discourse on Islamic education and digital da’wah by highlighting how adaptive communication strategies can effectively promote religious moderation in online spaces. Practically, the findings offer insights for educators, preachers, and policymakers on leveraging digital media for value-based education. Future research could explore audience reception across different platforms or conduct comparative studies with other digital preachers in Southeast Asia
Persepsi Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Malang tentang zakat profesi di kalangan Dosen Pegawai Negeri Sipil (PNS)
ABSTRAK
Ruang lingkup zakat profesi adalah seluruh pendapatan yang dihasilkan seseorang yng biasanya dalam bentuk gaji, upah, honorarium dan lain-lainnya. Pendapatan yang dihasilkan dari kerja profesi tertentu (dokter, pengacara, kontraktor, Dosen, dsb) masuk dalam ruang lingkup zakat profesi, sepanjang unsure keija mempunyai peranan yang paling mendasar dalam menghasilkan pendapatan tersebut.
Perbedaan dalam masalah Nisab, Kadar dan Haul zakat profesi, bukanlah sebuah hal yang harus dipertahankan akan tetapi dicari way out nya untuk masalah tersebut. Dan paling terpenting adalah bagaimana proses pelaksanaan dan pengelolaan zakat serta pendistribusian zakat profesi di UIN Malang.
Sebagaimana yang dikeluhkan oleh BAZZLAZ, belum secara optimal dana zakat tersebut terealisasi dikalangan umat Islam. Maka dari itu sebagai rumusan masalah, Bagaimana persepsi Dosen UIN Malang tentang Zakat profesi di kalangan Dosen Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pendistribusiaruiya?
Obyek penelitian adalah Dosen PNS di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Malang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposif sampling yaitu diambil dari PNS golongan III karena dipandang cukup representaitif dan mewakili seluruh Dosen PNS di UIN Malang.
Jenis data dalam penelitian ini ada 2 macam, yaitu kualitatif dan kuantitatif yang berupa persepsi Dosen tentang zakat profesi dikalangan Dosen PNS. Data- data dalam penelitian ini diperoleh melalui Interview, dokumenter dan kuesioner (angket).
Dari hasil penelitian, dapat di simpulkan dan diketahui bahwa sebagian besar (82,67 % responden) Dosen UIN Malang sependapat/setuju dengan adanya pelaksanaan zakat profesi dikalangan Dosen PNS, dengan dua cara dipotong langsung bendahara (34,67 %) dan sebanyak 56 % responden diterima dulu. Mereka setuju dengan diadakannya Lembaga Amil Zakat (LAZ) di UIN Malang ini sebagai aplikasi sosial terhadap masyarakat UIN sendiri khususnya, umat Islam umumnya. Mahasiswa yang layak mendapatkan beasiswa adalah sebanyak 33,33 % responden, yang lain-lain sebanyak 46,67 % responden mustahiq zakat profesi adalah mereka yang benar-benar membutuhkan dan sudah tidak menjadi tanggungan orang lain, dan bisa bersifat produktif.
Berdasarkan data yang diperoleh dari responden, merekomendasikan pembentukan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di UIN Malang. Dengan manajemen modem sesum dengan planing, organizing, aplicating, controling (POAC١. Mekanisme dan pelaksanaan zakat profesi membutuhkan sebuah lembaga yang benar-benar amanah, jujur dan transparan
Modeling Apartment Purchase Intention Using The Extended Theory Of Planned Behavior In Dhaka City, Bangladesh
Understanding the factors that influence apartment purchase intention is crucial for real estate companies. This research aimed to identify these factors and their impact on buyers' intentions. To achieve this, a quantitative approach using partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) was employed. To identify the relevant factors, an exploratory factor analysis (EFA) was conducted on a sample of 236 participants in first survey. After revising the questionnaire based on the EFA results, new data were collected from 304 samples in second survey for better result in CFA. The study, rooted in the Theory of Planned Behavior (TPB), considered elements such as perceived physical quality and access to money. These factors, identified through a literature review, were incorporated to a sample size of 304 complete questionnaires. SPSS and SmartPLS 4 software facilitated data analysis. The findings indicated positive effects of independent variables (attitudes, subjective norm, perceived behavioral control, perceived physical quality, and access to money) on apartment purchase intention. The moderation analysis revealed no significant moderating effect of access to money. This study contributes valuable insights by introducing two predictors, perceived physical quality and access to money, to the TPB model in the context of apartment purchases in Dhaka City, Bangladesh's real estate industry
TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PENETAPAN HARGA JUAL RUMAH OLEH PERUSAHAAN KONTRAKTOR CV BUMI NUSA DIPA DI DESA BORO KECAMATAN KEDUNGWARU KABUPATEN TULUNGAGUNG
Muhammad Ariful Huda, 1860101221029, Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Penetapan Harga Jual Rumah Oleh Perusahaan Kontraktor CV Bumi Nusa Dipa Di Desa Boro Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung,Progam Studi Hukum Ekonomi Syariah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Dr.Dian Ferricha,S.H.,M.H.
Kata Kunci: Hukum Ekonomi Syariah, Penetapan Harga Jual Rumah, CV Bumi Nusa Dipa.
Penelitian ini berjudul “Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Penetapan Harga Jual Rumah Oleh Perusahaan Kontraktor CV Bumi Nusa Dipa Di
Desa Boro Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung”. Penelitian ini di
latar belakangi oleh adanya sistem penetapan harga jual rumah oleh perusahaan
kontraktor CV Bumi Nusa Dipa. Dalam penetapan harga jual rumah yang di
tetapkan oleh perusahaan kontraktor CV Bumi Nusa Dipa, terdapat komplain dari
konsumen adanya ketidaksesuaian antara harga jual rumah yang ditetapkan, tidak
sesuai dengan kualitas bangunannya setelah rumah selesai dibangun, dan tidak
sesuai dengan spesifikasi yang di inginkan konsumen pada awal pesan. Karena
mereka memesan rumah dengan harga yang tinggi, sementara hasil dari kualitas
bangunannya tidak sesuai dengan harga yang dibeli konsumen, dan tidak sesuai
dengan spesifikasi yang di inginkan konsumen pada awal pesan. Banyak timbul
kerusakan pada rumah setelah rumah dihuni jangka waktu dekat, sehingga timbul
komplain dari konsumen.
Fokus penelitian ini mencangkup: (1). Bagaimana Sistem Penetapan Harga
Jual Rumah Oleh Perusahaan Kontraktor CV Bumi Nusa Dipa di Desa Boro
Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung?. (2). Bagaimana Tinjauan
Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Penetapan Harga Jual Rumah Oleh Perusahaan
Kontraktor CV Bumi Nusa Dipa di Desa Boro Kecamatan Kedungwaru Kabupaten
Tulungagung?. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah: (1). Untuk
menganalisis sistem penetapan harga jual rumah oleh perusahaan kontraktor CV
Bumi Nusa Dipa di Desa Boro Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung.
(2). Untuk menganalisis tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap penetapan harga
jual rumah oleh perusahaan kontraktor CV Bumi Nusa Dipa di Desa Boro
Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan
jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara mendalam (indepth
interview) , dan dokumentasi . Sedangkan teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kondensasi data (data condensation), penyajian data (data
display), penarikan kesimpulan dan verivikasi (conclusions drawing and
verification).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1). Sistem Penetapan Harga Jual
Rumah Oleh Perusahaan Kontraktor CV Bumi Nusa Dipa di Desa Boro Kecamatan
Kedungwaru Kabupaten Tulungagung, menerapkan sistem borongan ,dalam sistem
borongan ini yaitu sistem penetapan harga jual rumah dengan menentukan biaya
pembangunan rumah secara keseluruhan sejak awal proyek dimulai, dengan
memperhitungkan beberapa komponen utama yaitu, biaya bahan bangunan, biaya
tenaga kerja, jangka waktu penyelesaian, lokasi proyek, spesifikasi dan
kompleksitas bangunan (desain bangunan), dan keuntungan. Dalam
perhitungannya CV Bumi Nusa Dipa mematok harga per meternya yaitu Rp.
3.500.000.-Rp. 5000.000. menyesuaikan tipe yang di inginkan konsumen. Dalam
hal ini perhitungan total biaya di hitung dengan Harga Per meternya (Rp/m2) x Luas
Bangunan (m2) + Biaya kebutuhan lainnya. Dalam sistem ini, perusahaan
menghitung satu total harga yang sudah mencakup seluruh kebutuhan
pembangunan. (2). Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Penetapan Harga
Jual Rumah Oleh Perusahaan Kontraktor CV Bumi Nusa Dipa di Desa Boro
Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung menunjukkan bahwa penetapan
harganya belum sesuai. Karena berdasarkan tinjauan hukum ekonomi syariah,
sistem borongan pada penetapan harga jual rumah yang di terapkan oleh perusahaan
kontraktor CV Bumi Nusa Dipa menunjukkan bahwa penetapan harganya belum
sepenuhnya sesuai. Karena kualitas bangunan yang tidak sesuai dengan harga yang
dibeli, dan tidak sesuai dengan spesifikasi yang di inginkan konsumen sejak awal
pesan, menunjukkan bahwa prinsip keadilan, dan keseimbangan manfaat belum
sepenuhnya terpenuhi. Oleh karena itu, meskipun sistem borongan yang diterapkan
dapat diperbolehkan dalam syariah, tetapi penerapannya belum sesuai dengan nilainilai hukum ekonomi syariah karena tidak menghasilkan manfaat yang sebanding
dengan harga, serta menimbulkan kerugian pada pihak konsumen. Maka dalam
sistem ini masih belum sesuai dengan prinsip hukum ekonomi syariah
Availability and morphological comparison between Native and Broiler chicken in Bangladesh
A comparative study between native and broiler chicken was conducted to determine, assess and compare the availability, live weight, sale price, morphology and meat yield in the 3 selected areas; Gazipur, Savar and Mymensingh Sadar upazilla in Bangladesh. A pretested survey schedule was used, containing both open-ended and closed ended questions in collecting data by the author himself through visit in the study area. The study was concerned about the availability, live weight, sale price, morphology and meat yield. The proportionate availability of Broiler (Br) was higher (190 times) than Naked Neck (Na) and seven times than Indigenous Full-feathered (na). However, the availability is about 28 times higher than that of Na. The bodyweight of Na and na chicken was lower in comparison to Br. The price of Na and na chicken stood almost doubled than that of Br chicken. The Br chicken is sold in specifically organized shops along with other commodities. Whereas Na and na were sold by owners or middle men in temporary places. There were huge variations among the morphological characters of Na and na considering live weight, length of shank, body, shank, wattle and comb type, color of comb, skin, beak, shank, wattle, plumage, feather, egg shell and egg weight. Among the meat yield characteristics live weight was found significantly higher in Br followed by na and Na. It was concluded that the proportion of Br population exceeded both Na and na chicken indicating the invasion of Br to Na and na chicken. These phenomena of invasion may be a serious side back in the population of valuable genomic extinction among the local germplasm
Modeling and formation of a single-walled carbon nanotube (SWCNT) based heterostructure for efficient solar energy: Performance and defect analysis by numerical simulation
This work introduces a new highly efficient heterostructure solar cell that shows the supremacy of the single-walled carbon nanotube as an absorber layer and platinum (Pt) as a back contact. This article focuses on the most important process: optimizing the thickness and acceptor concentration of the absorber layer. Another novel fact in this work is that minorities have been included as a replica of defects and the Auger hole/electron capture coefficient, and the variations in defects have been shown with some flawless contour plots. As the whole study has been carried out using a simulator, it might not be completely realistic, but it shows outcomes close to reality. In addition, the use of minorities takes this simulation work closer to the physical one. A contemporary model—Al/ZnO/TiO2/SWCNT/SnS/Pt—has been investigated in this work for efficient performance. At the end of tuning, the input parameters are set at thickness (W) = 1.5 µm, acceptor concentration (NA) = 1 × 1020 cm−3, and defects = 1 × 1015 cm−3. Under these optimum conditions, this model has shown outstanding outcomes: VOC = 1.04 V, JSC = 41.91 mA cm−2, FF = 72.12%, and η = 31.57%. Although an efficiency of 32.86% was achieved at NA = 1 × 1021 cm−3, it is difficult to keep the acceptor concentration high in reality. Hence, the optimum value of the acceptor concentration is considered at 1 × 1020 cm−3
- …
