130 research outputs found
PERANCANGAN SISTEM PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN MODEL VIEW CONTROLLER (MVC) DENGAN METODE OBJECT MODELLING TECHNIQUE (OMT) PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 44 PALEMBANG
RETRACTION TO: Wiharto, Y. (2017). Perancangan Sistem Perpustakaan Menggunakan Model View Controller (MVC) Dengan Metode Object Modelling Technique (OMT) pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 44 Palembang. Jurnal Teknik Informatika, 10(2), 147-158. doi: 10.15408/jti.v10i2.6993We wish to retract this article due to double publication with article which published in Jurnal Teknologi Informasi Vol 12, No 1 (2016), titled” PERANCANGAN SISTEM PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN MODEL VIEW CONTROLLER (MVC) DENGAN METODE OBJECT MODELLING TECHNIQUE (OMT) PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 44 PALEMBANG” with the same author who is Yudi Wiharto.We deeply regret any inconvenience this publication has caused for others. </jats:p
ANALISIS VEGETASI TUMBUHAN DI RESORT PATTUNUANG-KARAENTA TAMAN NASIONAL BANTIMURUNG BULUSARAUNG
Kepulauan Sulawesi, secara fitogeografi termasuk ke dalam Provinsi Eastern Malesianbersama dengan Moluccas and Papua Nugini. Kepulauan Sulawesi kaya dengan flora dan fauna, memiliki 5000 spesies tumbuhan berbunga yang tercatat, dan 15% diantaranya adalah endemik. Ciri khas fauna Sulawesi adalah ketergantungannya yang kuat terhadap.Sulawesi Selatan yang merupakan bagian dari Kepulauan Sulawesi memiliki kawasan hutan lindung yang luas. Salah satunya adalah Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Luas Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung adalah ± 43.750 ha dan merupakan kawasan hutan lindung yang memiliki potensi sumber daya alam hayati dengan keanekaragaman yang tinggi.Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, taman nasional adalah kawasan pelestarian alam yang dikelola dengan sistem zonasi. Dengan demikian, penataan zonasi menjadi sangat penting peranannya dalam pengelolaan taman nasional. Zonasi merupakan prakondisi yang harus diprioritaskan dalam kegiatan pemantapan kawasan, sebelum kawasan taman nasional tersebut dapat dikembangkan, dimanfaatkan, dan dikelola secara efektif. Belum terselesaikannya sistem zonasi pada suatu kawasan taman nasional menjadi kendala dalam pengembangan dan pemanfaatan kawasan lebih
Analisis Vegetasi Tumbuhan Di Kawasan Resort Bantimurung, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Camba, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan
Kepulauan Sulawesi kaya dengan flora dan fauna, memiliki 5000 spesies tumbuhan berbunga yang tercatat, dan 15% diantaranya adalah endemik. Ciri khas fauna Sulawesi adalah ketergantungannya yang kuat terhadap. Sulawesi Selatan yang merupakan bagian dari Kepulauan Sulawesi memiliki kawasan hutan lindung yang luas. Salah satunya adalah Taman
Nasional Bantimurung Bulusaraung. Luas Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung adalah ± 43.750 ha dan merupakan kawasan hutan lindung yang memiliki potensi sumber daya alam hayati dengan keanekaragaman yang
tinggi.
Tanaman Nasional Bantimurung Bulusaraung meliputi areal kawasan hutan seluas 43,750 Ha yang terletak di Kabupaten Maros dan Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan. Kawasan ini ditunjuk berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : SK.398/Menhut-II/2004 tanggal 18 oktober 2004. Sebelum berubah fungsi menjadi Taman Nasional, kawasan ini
berfungsi sebagai cagar alam seluas 10.282,65 Ha, taman wisata alam seluas 1.624,25 Ha, hutan lindung seluas 21.343,10 Ha, hutan produksi tetap seluas 10.355 Ha, serta hutan produksi terbatas seluas 145 Ha. Alih
fungsi kawasan ini menjadi taman nasional didasarkan atas pertimbangan bahwa : kawasan tersebut merupakan ekosistem karst yang memiliki keanekarangaman hayati yang tinggi dengan jenis- jenis flora dan fauna endemik, unik dan langka. Keunikan fenomena alam yang khas dan indah
serta ditujukan untuk perlindungan sistem tata air
KONTRIBUSI VEGETASI TUMBUHAN POHON DI KAWASAN RESORT SPTN WILAYAH II CAMBA TAMAN NASIONAL BANTIMURUNG BULUSARAUNG DALAM MITIGASI GAS RUMAH KACA MELALUI PENYERAPAN KARBON
Prospek Agroforestri dan Hunian Monokultur di lndonesia dalam Mitigasi GRK (Gas Rumah Kaca) Atmosfer
Persyaratan Tambahan Khusus Guru Besar GB/Profesor UNM
Persyaratan Tambahan Khusus Guru Besar GB/Profesor UN
- …
