219 research outputs found

    Pengujian dan Analisis Desain Evaporator Dilengkapi dengan Phase Change Material (PCM) Berbahan Etilen Glikol.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penghematan energi dari mini chiller dengan menggunakan evaporator dilengkapi etilen glikol sebagai cool thermal energy storage. Etilen glikol bekerja dengan prinsip penyimpanan kalor sensibel yaitu memanfaatkan kapasitas termal dan perubahan suhu selama proses dan penyimpanan kalor. Pengujian etilen glikol dilakukan dengan cara mematikan kompresor ketika suhu air dalam sistem pendingin konstan dan dinyalakan kembali ketika suhu air berubah dengan delta suhu sekitar 2 oC. Pengujian performasi evaporator dengan etilen glikol pada mini chiller dilakukan dengan variasi tekanan dan laju aliran air. Variasi tekanan setelah needle valve diatur dari 1.4 bar, 1.8 bar dan 2.4 bar serta variasi laju aliran air dingin diatur dari 1 l/menit, 2 l/menit dan 3 l/menit. Persentase penghematan energi oleh evaporator dengan etilen glikol pada semua variasi tekanan relatif sama berkisar antara 16 % sampai dengan 28 %. Persentase penghematan terbesar pada tekanan setelah needle valve 1.4 bar, 1.8 bar, dan 2.4 bar ditunjukan pada laju aliran air sebesar 1 l/menit yaitu sebesar 17.86 %, 19.25 % dan 28.81 %. Pada variasi tekanan setelah needle valve 1.4 bar COP rata-rata yang dihasilkan sebesar 2.30 sampai 2.40. Pada variasi tekanan setelah needle valve 1.8 bar COP rata-rata yang dihasilkan sebesar 2.26 sampai 2.62. Pada variasi tekanan setelah needle valve 2.4 bar COP rata-rata yang dihasilkan sebesar 2.46 sampai 3.07

    Simulasi Potensi Energi Termal pada Penggunaan Tempurung Kelapa sebagai Sumber Energi Model Organic Rankine Cycle

    No full text
    Pemilihan fluida kerja dalam sistem pembangkit Organic Rankine Cylce (ORC) akan mempengaruhi kinerja dari ORC dan efisiensi termal kerja sistem. Tujuan dari penelitian ini adalah simulasi untuk mencari fluida kerja yang optimal pada sistem ORC berbahan bakar tempurung kelapa dan kondisi kerjanya, serta rekomendasi penggunaan software general dalam proses simulasi seperti EES. Fluida kerja yang disimulasikan adalah R-134a dan R-414B pada tekanan kerja 10 bar, fluida kerja R-404A dan R-407C pada tekanan kerja 15 bar, dan fluida kerja R-410A pada tekanan kerja 21 bar. Simulasi dilakukan dengan dua software, yaitu software Cycle Tempo dan EES dengan logika pemrograman interpolasi, dan properti fluida kerja didapat dari software REFPROP. Variasi kondisi simulasi adalah suhu masuk turbin, perbedaan suhu turbin, suhu kondensasi, dan laju aliran air pemanas. Hasil simulasi baik dengan software Cycle Tempo dan EES didapat bahwa efisiensi tertinggi dan daya tertinggi dicapai oleh fluida kerja R-404A yaitu efisiensi termal diatas 7 %. Kondisi ini dicapai pada suhu masuk turbin 60 ˚C, perbedaan suhu turbin 15 ˚C, suhu kondensasi 25 ˚C, serta laju aliran air pemanas 3 lpm. Nilai rata-rata koefesien koherensi pada kedua simulasi yang dilakukan adalah 0.9465 atau tingkat kesetaraan hasilnya adalah 94.65 %

    Analisa Termal pada Rancang Bangun Reaktor Pirolisis untuk Memproduksi Bahan Bakar Minyak dari Limbah Plastik

    No full text
    The increasing amounts of plastic wastes generate enormous environmental problems. The pyrolysis can potentially be used to convert plastics into valuable chemicals and fuels. Almost all of the pyrolysis experiments conducted in laboratory condition, and the heat transfer is not investigated. The objectives of this study were to design temperature profile model using Computational Fluid Dynamics (CFD) and analyze its temperature distribution. Reactor was designed as an experimental set-up. For performance test, temperature was maintained in 5 difference level with 3 hours of production process. The result showed that the highest fuel yield produced from 450 pyrolysis temperature with 21.32 g of fuel yield. Each level of temperature degrees have almost similar temperature distribution pattern with temperature decreased vertically to the top of reactor. The result showed that validation using CFD simulation was approaching the value of temperature measurement on reactor

    Desain dan Uji Kinerja Heat Exchanger tipe Shell and Tube dengan Panas dari Tungku Berbahan Bakar Tempurung Kelapa.

    No full text
    Komponen utama pada boiler adalah tungku dan alat penguap (evaporator). Alat penguap (evaporator) menggunakan heat exchanger tipe shell and tube untuk memindahkan panas energi pembakaran ke fluida kerja (air). Tujuan penelitian ini adalah merancang dan menguji kinerja heat exchanger tipe shell and tube dengan panas dari tungku berbahan bakar tempurung kelapa. Pengujian dilakukan sebanyak 9 kali untuk pengujian heat exchanger dengan dan tanpa sirip. Variasi perlakuan pengujian adalah laju aliran massa air yaitu 1, 2, dan 3 liter/menit dan laju bahan bakar masuk 5, 7.5, dan 10 kg/jam. Analisis data parameter uji kinerja dilakukan dengan metode NTU (number of heat transfer units). Berdasarkan hasil pengujian, nilai efisiensi termal rata-rata 71.47 % pada tube tanpa sirip dan 60.26 % pada tube menggunakan sirip dengan efisiensi maksimumnya adalah 78.3 % dan 72.7% yaitu pada pengujian bahan bakar 10 kg/jam dengan laju air 1 liter/menit. Hasil pengujian keefektifan heat exchanger yaitu rata-rata 0.93 pada tube tanpa sirip dan 0.96 pada pengujian tube menggunakan sirip

    Rancangan dan Uji Kinerja Evaporator Tipe Spherical Tube pada Sistem Water Chiller Tanaman Hidroponik.

    No full text
    Peningkatan kebutuhan pangan terjadi akibat meningkatnya jumlah populasi manusia serta ketersediaan lahan pertanian yang semakin menyempit menyebabkan perlu dilakukan berbagai inovasi dan upaya untuk meningkatkan produktivitas komoditas tanaman pertanian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan cara penanaman melalui sistem hidroponik. Hidroponik merupakan teknik budidaya tanaman dengan menggunakan media tanam selain tanah dan memanfaatkan air untuk menyalurkan unsur hara yang dibutuhkan ke setiap tanaman. Salah satu teknik hidroponik yang cocok untuk tanaman hortikultura ialah dengan Nutrient Film Technique (NFT). Sistem NFT memiliki peredaran larutan nutrisi yang konstan, sehingga tidak diperlukan timer dalam memompa air. Salah satu metode yang digunakan untuk mendinginkan larutan nutrisi yaitu dengan menggunakan sistem pendingin kompresi uap. Mesin refrigerasi ini memiliki fleksibelitas dalam penggunaannya dengan ukuran yang cukup kompak, sehingga tidak memerlukan ruang yang besar. Sistem pendingin kompresi uap memiliki komponen-komponen antara lain kompresor, kondensor, katup ekspansi, dan evaporator. Evaporator akan dibentuk menjadi tipe spherical tube agar dapat diletakkan di dalam reservoir. Permasalahan yang sering dijumpai pada sistem refrigerasi kompresi uap ialah konsumsi energi yang tinggi sehingga perlu dilakukan penelitian agar dapat menghemat konsumsi energi pada sistem pendingin. Perubahan laju aliran massa refrigeran pada kondensor mempengaruhi koefisien prestasi mesin refrigerasi. Dengan menganalisis pengaruh perubahan laju aliran massa air pendinginan, kita dapat mengetahui konsumsi energi yang optimal dan efisien untuk mendinginkan larutan nutrisi untuk tanaman hidroponik

    Politik hukum revisi undang-undang KPK yang melemahkan pemberantasan korupsi

    Get PDF
    This writing discusses the substance of the revision of law number 30/2002 about commission for the eradication of corruption (KPK). The problem that occurs is that the revision of the law actually weakens the KPK and sides with criminal acts of corruption. This paper aims to understand and understand about how the provisions of the revision of the KPK law are actually out of their noble objectives as a political political choice that will strengthen the eradication of corruption in Indonesia. The author uses the normative legal research method with the analysis approach to the legislation and the ruling of the constitutional court. This paper produces research that the KPK should be strengthened by presenting revisions to the law in favor of improving performance and not on things that actually appear to weaken the KPK. How to cite item: Yulianto, Y. (2020). Politik hukum revisi undang-undang KPK yang melemahkan pemberantasan korupsi. Jurnal Cakrawala Hukum, 11(1), 111-124. doi:https://doi.org/10.26905/idjch.v11i1.404

    Prediksi Curah Hujan Bulanan di Kabupaten Boyolali Menggunakan Metode ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) untuk Perencanaan Pola Tanam Padi dan Palawija

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi curah hujan bulanan dan prediksi pola tanam padi dan palawija di Kabupaten Boyolali pada tahun 2013. Penelitian ini dibagi menjadi 3 tahapan yaitu : pertama pengumpulan data curah hujan bulanan, kedua pengolahan data, ketiga desain arsitektural simulasi. Data curah hujan bulanan diperoleh dari BPS (Badan Pusat Statistik) Boyolali. Prediksi dan pengolahan data menggunakan metode ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average), dengan tool R menggunakan package timeseries, forecast, fradiff, timedate, foreign, tsseries, zoo. Awal tanam padi di Kabupaten Boyolali, dapat dilaksanakan bulan Januari, sehingga ada ketersediaan air sampai masa panen pada bulan April. Pola tanam kedua di Kabupaten Boyolali adalah palawija, awal tanam dimulai padi bulan Mei dan dapat dipanen pada bulan Agustus. Pola tanam ketiga adalah palawija dapat dilaksanakanThis study aims to predict the monthly rainfall and cropping pattern of rice and crops in Boyolali in 2013. This study is divide into 3 stages, that is: The first is the monthly rainfall data collection, the second is data processing, and the third is the architectural design of the simulation. Monthly rainfall data is obtained from the BPS (Central Bureau of Statistics) Boyolali. The Predictions and data processing using ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average), using R tool with timeseries, forecast, fradiff, timedate, foreign, tsseries, zoo package. The early planting rice in Boyolali, can be implemented in January, so that there is the availability of water until the harvest time in April. After the rice harvest time, can be done the first of planting crops in May and can be harvested in August. Furthermore, the second planting of crops, can be done in September in order to be harvested in December

    PELAKSANAAN NEED AND RISK ASSESSMENT SEBAGAI STRATEGI PENERAPAN TUJUAN SISTEM PEMASYARAKATAN

    Get PDF
    This article discusses the importance of need and risk assessment to determine the pattern of guidance for Correctional Inmates. The guidance given to Prisoners (WBP) should be individualized, no longer mass, but correctional institutions are still shrouded in the phenomenon of over capacity which affects all lines. These problems can be overcome by conducting a proper need and risk assessment. through this assessment, correctional officers can assess the needs and risk factors of each inmate. Then the right coaching pattern can be formulated for the WBP. This study uses a qualitative method and uses a descriptive approach, then in collecting data, the author uses a literature study. The results of the study indicate that the existence of a need and risk assessment is needed to implement the goals of the correctional system. Need and risk assessment is an assessment that must be done to improve the quality of coaching in correctional institutions, especially in Correctional Institutions that do have cores in the field of WBP development. The quality of the officers who provide assessment must also be considered, they as actors must be able to optimize standardized cores.Keywords: Prisoners; Need and Risk Assessment; Recidivism. ABSTRAKArtikel ini membahas mengenai pentingnya need and risk assessment untuk menentukan pola pembinaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan. Pembinaan yang diberikan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sudah seharusnya bersifat individualisasi, tidak lagi massal, namun institusi pemasyarakatan masih diselimuti fenomena over capacity yang berdampak pada segala lini. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan melakukan need and risk assessment dengan benar. melalui penilaian tersebut petugas pemasyarakatan dapat menilai faktor kebutuhan dan risiko yang dimiliki setiap WBP. Kemudian dapat dirumuskan pola pembinaan yang tepat bagi WBP. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan pendekatan deskriptif, kemudian dalam mengumpulkan data, penulis menggunakan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi need and risk assessment sangat dibutuhkan untuk menerapkan tujuan sistem pemasyarakatan. Need and risk assessment merupakan penilaian yang harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas dari pembinaan di institusi pemasyarakatan, utamanya pada Lembaga Pemasyarakatan yang memang memiliki core di bidang pembinaan WBP. Kualitas dari petugas yang memberikan assessment juga harus diperhatikan, mereka sebagai aktor harus dapat mengoptimalkan core yang terstandarisasi

    ANALISA TERJADINYA OVERFLOW SAAT PEMUATAN PALM OIL METHYL ESTER (POME) DI MT. TIRTASARI

    Get PDF
    Arif Putro Yulianto, 2017, NIT 49124438 N, “Analysis of Cargo Overflow During Load Palm Oil Methyl Ester”, Diploma IV, Nautical, Semarang Merchant Marine Polytechnic, Supervisor: (I) Hadi Supriyono, MM, M.Mar (II) Fitri Kensiwi. Cargo overflow is an event where cargoes are spilled out from the cargo tanks. Based on the argument, problems that can be concluded are about factors of the cargo overflow is happened and actions to overcome the event when loading Palm Oil Methyl Ester on MT. Tirtasari. In this research the author is using a descriptive-qualitative method. Decriptive method is a method used in a research towards problems as the facts. Data that be used is qualitative, accentuate to comprehension about problems on board based on the real condition. In the research that author did, cargo oveflow happened when the Second officer on duty at 00.00-04.00 in cargotank 4S but the display of floating gauge is still not reach the topping order yet. This matter indicate that something is error to the display of floating gauge and making the cargo level that displayed by floating gauge is lower than the real level inside the cargotank. This error is not monitored by duty officer. Actions to overcome overflow that conducted is not appropiate to emergency response procedure and also there is no report the terminal, port authority, and other related parties. Eventhough the action is not appropiate and there is no report about the event, this action to overcome overflow was conducted as soon and fast without any pollution to marine environment. In the last, the author conclude that the factor of cargo overflow is happened because of the floating gauge is error during loading and making the level of the cargo is not monitored as well. Then eventhough the action to overcome cargo overflow that conducted is not following emergency response procedure, but the cargo that spilled out can be finished without any dangerous of marine pollution. Sugestions from this research are preferably using UTI even there is floating gauge setted by and properly notice Master in emergency. Keywords: Cargo Overflow during load Palm Oil Methyl Ester, descriptive qualitativ
    corecore