1,720,972 research outputs found
IDENTIFIKASI LAMBATNYA RESPON GERAK TILLER HIDROLIK STEERING GEAR DI KAPAL MV. KT 05
INTISARI
Pangestu, Muhamad Sholeh, 2021, NIT: 541711206418 T : “Identifikasi
lambatnya respon gerak tiller hidrolik steering gear di kapal MV. KT 05”,
Skripsi Program Teknika, Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran
Semarang, Pembimbing: (I) Abdi Seno, M.Si., M.Mar.E. (II) Vega Fonsula.
A, S.ST, S.Pd, M.Hum
Steering gear merupakan salah satu mesin bantu, fungsinya untuk mengubah
dan menentukan arah daun kemudi ke kiri (portside) atau ke kanan (starboard side)
dengan batas maksimum 35 derajat sesuai permintaan dari anjungan sehingga kapal
dapat dikemudikan dengan aman. Perangkat kemudi harus mampu mengemudikan
kapal dari port 35 derajat ke kanan 35 derajat dan sebaliknya dengan kapal
meluncur ke depan dengan kecepatan head-on yang stabil untuk rpm poros terukur
kontinu maksimum dalam jangka waktu maksimum 28 detik.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan
dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka. Penelitian ini menggunakan
teknik analisis SWOT serta SHEL dengan uji keabsahan data dilakukan triangulasi
metode untuk mengetahui faktor yang menyebabkan, bagaimana upaya yang
dilakukan untuk mengatasi lambatnya respon gerak tiller hidrolik steering gear di
kapal MV. KT 05.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan lambatnya respon gerak tiller
disebabkan oleh dua faktor utama yaitu luka goresan pada spool directional control
valve dan ROB oli hidrolik steering gear di kapal habis yang berdampak pada
lambatnya respon gerak tiller. Adapun upaya yang dilakukan adalah melakukan
penggantian spool directional control valve dengan yang baru dengan merek
PILOT DHI-0713P dan mengirimkan emergency repair request kepada kantor
untuk mengganti oli hidrolik steering gear yang viskositasnya turun karena
tercampur oli hidrolik lain
HUBUNGAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN AGAMA DALAM KELUARGA DAN SEKOLAH DENGAN PEMBENTUKAN PERILAKU SISWA DI SMK NEGERI 1 KRANGKENG KABUPATEN INDRAMAYU
Muhamad Sholeh, “Hubungan Pelaksanaan Pendidikan Agama dalam Keluarga
dan Sekolah dengan Pembentukan Perilaku Siswa di SMK
Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu”.
Pendidikan agama di lingkungan keluarga merupakan kunci keberhasilan
pembentukan perilaku siswa di sekolah, karena tanpa peran dari orang tua di
rumah maka pendidikan agama di sekolah tidak bisa memeberikan peran yang
berarti. Adapun sekolah adalah lembaga pendidikan formal yang yang membantu
keluarga dalam mendidik anak-anak. Namun kenyataannya, banyak remaja dalam
hal ini pelajar yang sedang belajar di SMK Negeri 1 Krangkeng Kabupaten
Indramayu sebagai generasi penerus di masa yang akan datang dan sebagai caloncalon
pemimpin. Ada sebagian siswa yang kurang menyadari tugasnya sebagai
pelajar dengan perilaku yang tidak baik dengan melanggar tata tertib sekolah atau
bertindak indisipliner, misalnya terlambat ke sekolah, tidak memakai atribut
sekolah, judi, premanisme, membolos dan pelanggaran tata tertib yang lainnya.
Padahal, di samping memperoleh bimbingan dari sekolah, mereka juga
memperoleh bekal bimbingan dari orang tua mereka di rumah. Dengan demikian,
apakah perilaku siswa SMK Negeri 1 Krangkeng yang kurang baik itu, ada
hubungan dengan pelaksanaan pendidikan agama di lingkungan keluarga dan
sekolah ?.
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan seberapa besar hubungan
pelaksanaan pendidikan agama di lingkungan keluarga dan sekolah dengan
pembentukan perilaku siswa SMK Negeri 1 Krangkeng.
Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Krangkeng, dengan sampel yang
diambil sebanyak 75 siswa, dan metode penelitian yang digunakan adalah
metode kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Teknik yang digunakan dalam
pengumpulan data pada penelitian ini adalah melalui observasi, penyebaran
angket, wawancara, dan studi pustaka. Sedangkan dalam menganalisis data,
penulis menggunakan penyajian data berupa angka-angka yaitu melalui distribusi
frekuensi data.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan kesimpulan
bahwa model pendidikan agama yang dialami oleh siswa SMK Negeri 1
Krangkeng di lingkungan keluarga rata-rata (32,56%) adalah otoriter. Respon
siswa terhadap pengalaman pendidikan agama di SMK Negeri 1 Krangkeng
kurang respek rata-rata (35%). Hal ini membuktikan bahwa perilaku siswa SMK
Negeri 1 Krangkeng yang kurang baik itu terkait secara signifikan (0,491) dengan
pelaksanaan pendidikan agama di lingkungan keluarga dan sekolah
STRATEGI KEBUDAYAAN QUR’ANI TELAAH PEMIKIRAN KH. HASYIM ASY’ARI DALAM BUKU KHASANAH ASWAJA
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Strategi Kebudayaan Qur’ani: Telaah pemikiran KH.
Hasyim Asy’ari dalam Buku Khasanah Aswaja” ini ditulis oleh Muhamad Sholeh,
NIM. 1731143032, pembimbing Hibbi Farihin M.S.I.
Kata Kunci: Al-Qur’an, Strategi Kebudayaan, NU,
Menjadi bijaksana dan mempunyai Aqidah yang kuat merupakan hal
terpenting dalam menjalani kehidupan. Khususnya warga masyarakat Indonesia di
wilayah NU. Semua itu dapat diwujudkan jika seseorang memahami dan
berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah Nabi. Maka dari itu penerapan
strategi kebudayaan ini kiranya penting dimengerti dan dipahami dalam wilayah
amaliah dan ubudiyah supaya dalam menjalankan peribadatan dan hubungan kita
kepada sesama manusia dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan modernitas
bangsa Indonesia.
Fokus penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Bagaimana Strategi
Kebudayaan Qur’ani ala K.H. Hasyim Asy’ari dalam meningkatkan aqidah warga
NU (2) Bagaimana strategi kebudayaan tersebut diterapkan dalam kehidupan
beragama di Indonesi di wilayah NU.
Tujuan penelitian: untuk mengetahui (1) Mengetahui dan menjelaskan
langkah-langkah strategi kebudayaan Qur’ani ala K.H. Hasyim Asy’ari dalam
meningkatkan aqidah warga NU (2) Mengetahui bagaimana penerapan Strategi
Kebudayaan tersebut dalam kehidupan Indonesia di wilayah NU.
Metode penelitian, penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dan studi
buku Khasanah Aswaja, sumber datanya adalah peristiwa, dokumen, data primer
dan sekunder, tehnik pengumpulan datanya dengan melihat literature baik yang
ada di media cetak atau bahkan dimedia elektronik yang masih up to date.
Analisis datanya dengan menggunakan pendekatan strategi kebudayaan Van
Peursen.
Hasil penelitian: (1) Strategi Kebudayaan Qur’ani adalah salah satu langkah
jitu yang digunakan oleh Hadratus Syah KH. Hasyim Asy’ary untuk menanamkan
nilai-nilai aqidah kepada warga NU. Supaya aqidah itu nanti membawanya
kedalam kebaikan dan jalan kebenaran dalam bermasyarakat dan ber-Tuhan. (2)
strategi kebudayaan Qur’ani ini memang menjadi barang wajib yang harus
dipelajari, karena didalamnya terkandung unsur-unsur bertauhid, beraqlak, dan
bermasyarakat
BELA NEGARA: PERSPEKTIF TAFSIR AL-AZHAR DAN AL-MISHBAH
Tesis dengan judul ―Bela Negara: Perspektif Tafsir Al-Azhar dan Al-Mishbah ini ditulis oleh Muhamad Sholeh dengan pembimbing Dr. H. Ahmad Zainal Abidin, M.A. dan Dr. Hj. Salamah Noorhidayati, M.Ag.
Kata Kunci: Bela Negara, Al-Qur’an, Al-Azhar, Al-Mishbah,
Di dunia yang serba moderen masih saja ada sebagian dari kita memiliki pandangan yang terbelakang. Hal tersebut dapat dilihat dari kasus-kasus besar yang melibatkan nama negara. Kasus tersebut seperti disintegrasi, deglobalisasi yang terus terjadi sampai sekarang, serta kasus lain yang menimbulkan duka bagi semua orang. Hal ini juga berakibat bagi kestabilan dunia. Kesenjangan sosisal, kebutuhan pokok meningkat, kejahatan semakin banyak serta dampak-dampak lain yang merugikan banyak orang. Hal tersebut tentunya harus diatasi. Dengan pendekatan Teologi diharuskan mampu merubah maindset seseorang agar punya rasa cinta kepada bangsa dan negara. Hal ini menarik perdiskusian banyak kalangan akan konsep Bela Negara untuk memajukan dunia. Diambil dari karya Tafsir Al-Azhar dan Al-Mishbah. Dan pembahasan ini penting untuk dilakukan serta dipahami secara bersama-sama.
Penelitian ini ingin menjawab dua masalah, pertama, bagaimana konsep bela negara menurut pandangan Tafsir Al-Azhar dan Al-Mishbah. Kedua, bagaimana Relevansi serta implementasi ayat-ayat Bela Negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini dikarenakan pandangan menurut kedua tokoh berbeda. Sehingga hal tersebut disinyalir memiliki pemaknaan yang berbeda.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan kajian literatur, penulis menggunakan metode kualitatif yaitu mengumpulkan data yang berasal buku, artikel, jurnal dan sebagainya serta sumber primer yakni tafsir. Kemudian data-data tersebut dianalisa dengan seksama.
Dengan teori tersebut penelitian menyimpulkan dan menemukan beberapa hal, pertama, dari pemahaman Tafsir Al-Azhar Pemerintah memiliki andil yang sangat besar dalam upaya Bela Negara dan menjadi sebuah keharusan pemimpin memiliki prinsip amanah, adil, kuat, mementingkan kepentingan bangsa dan negara. Sementara itu dari pandangan Al-Mishbah Bela Negara sebagai bentuk keniscayaan yang diberikan Tuhan. Masyarakat juga memiliki peran yang sama atas konsep bela negara. Yang kedua, dalam implementasi ayat-ayat tersebut seseorang harusnya senantiasa memandang sesuatu demi kepentingan bersama dalam bela negara, serta mengedepankan unsur negoisasi demi mendapatkan jalan yang baik bagi kedua belah pihak
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
