4 research outputs found

    PENAFSIRAN KIAI BANYUWANGI TERHADAP SURAH AL-FATIHAH (Studi Kenaskahan atas Manuskrip Tafsir Al-Qur’an Al-Karim Berbahasa Indonesia Karya KH. Suhaimi Rofiuddin)

    No full text
    The article philologically analyses the text in the interpretation of Surah Al Fatihah by KH. Suhaimin Rofiudin (1919-1982) entitled Tafsir Al-Qur’an Al Karim Berbahasa Indonesia. It reveals how the biography reconstruction of Suhaimi Rofi’uddin who was the author of Surah al-Fatihah interpretation manuscript. This study is about how to provide a philological reconstruction of Suhaimi’s manuscript history. Third, this research discusses how the text of the manuscript was influenced by some factors. By using the philological approach in the step of searching for supporting data, also using ‘ulum al-Qur’an as an analysis of the method used by the scriptwriter to understand Surah Al-Fatihah, in addition, to use the discourse of Foucault also serves as an auxiliary tool to examine the history of the rules of interpretation used by the author. From Suhaimi’s understanding, the interpretation of Surah al-Fatihah doesn’t same with the earlier interpretation which discusses about the spiritual tradition of Qurisy tribe, but Suhaimi’s manuscript is about West hegemony. This textual image is caused by the factor of Suhaimis’s contextual background about Holland colonialitation and the Six-Day war between Arab and Israel

    Tafsir surah al-fatihah dalam manuskrip nusantara: kajian filologi atas tafsir al-qur'an al-karim berbahasa indonesia karya K.H.Suhaimi Rofiuddin (1919-1982M)

    No full text
    Philology as a scientific dicipline, in practice it will be very functional to the various findings of the existing manuscripts, it is a second step to take the search efforts, and before the manuscript reads from the point of view of the scholars. This thesis reveals how to the history of the text in interpratation of surah Al Fatihah by K.H. Suhaimin Rofifudin (1919-1970) entitled Tafsir Al-Qur’an Al Karim in Indonesian, and how the rationale stated by author in manuscript.From this study and research, it is expected to provide comprehensive explanation of how the philological reconstruction of the text in the interpretation of surah al-Fatihah in the text tafsir al-qur’an Karim In indoesian, which is influenced by many factors that include the author of the manuscript tafsir. By using the philological approach in step of searching for supporting data, also using ‘ulu>m al-Qur’a>n as an analysis of the method used by the sciptwriter to understand Surah Al-Fatihah, in addition to use the discourse of Foucault also serves as auxiliary tool to examine the history of the rules of interpretation used by the author. The results showed that, the disclaimer of Surah al-Fatihah conduted by K.H. Suhaimin Rofifudin gave birth to a grid of specifications that are certain language themes resulting from the influence of the environment and the rules used, which are used as a reflection of phenomena faced by scriptwriters. Thus, this interpretation produces certain discussion as spiritial healing, linguistic phenomena, and social response

    Kerusakan lingkungan dalam al-rum ayat 41: komparasi tafsir Mafatih al-Ghayb, tafsir al-Jawahir fi tafsir al-Quran, dan tafsir al-Misbah

    No full text
    Seiring berjalannya waktu, masyarakat akan terus berkembang, begitu juga masalah masalah umat sudah tidak lagi sama seperti sebelumnya. Kerusakan lingkungan misalnya, permasalahan ini baru muncul pada masyarakat modern, masyarakat yang hidup sebelum era ini, tidak ada satu pun dari mereka yang menyangka betapa hebatnya dampak dari aktivitas manusia terhadap lingkungan hidup. Kerusakan lingkungan seperti ini menjadi masalah yang meresahkan bagi umat manusia, padahal umat manusia sendirilah yang memulainya. Fenomena tersebut tidak hanya menjadi bencana bagi masyarakat secar lokal, namun lebih parah lagi, secara global memgancam keberadaan umat manusia, tak terkecuali bagi umat Islam. Dalam permasalahan ini, umat Islam yang senantiasa merujuk pada Alquran sebagai landasan berperilaku mereka, pasti akan sanagat membutuhkan kitab suci tersebut sebagai petunjuk untuk menyelesaikan permasalahan kerusakan lingkungan. Mereka, tidak dapat lagi menggunakan pemahaman pemahaman masyarakat terdahulu dalam memahami Alquran. Karena, pendahulu mereka tidak pernah menghadapi apa yang sedang mereka hadapi. Merekapun mencoba mencari jawaban dan mengkomunikasikan masalah yang mereka hadapi dengan kitab suci mereka tersebut. Dari situlah terjadi perbedaan penafsiran Alquran dari satu kondisi kepada kondisi lain yang berbeda. Ketiga mufasir yang akan dibahas di dalam penelitian ini yaitu Fakhru al-Di>n ar-Ra>zy, T}ant}a>wy Jawhary dan Quraish Shihab memiliki pemaknaan kerusakan lingkungan yang berbeda pada surat al-Ru>m ayat 41 sesuai dengan kapasitas keilmuwan, permasalahan yang ada, dan kondisi yang ada di masanya

    PELATIHAN MEMBANGUN VPN SERVER BERBASIS MIKROTIK DI SMK MEDIA INFORMATIKA JAKARTA SELATAN

    No full text
    Abstrak Di massa sekarang kemajuan teknologi sangat pesat terutama kemajuan teknologi di bidang komputer selain itu tidak bisa dipungkiri juga bahwa teknologi sudah menjadi bagian hidup dalam masyarakat, karena itu penting untuk mengenalkan teknologi layanan jaringan kepada siswa siswi sekolah menengah kejuruan. Oleh sebab itu pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di SMK Media Informatika yang berlokasi di Jalan Lestari 2, RT.004/02, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Petukangan Sel., Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12270 bertujuan untuk melakukan sharing pengetahuan tentang “Membangun VPN Server Berbasis Mikrotik di SMK Media Informatika Jakarta Selatan†, khususnya pada bidang kejuruan teknik komputer dan jaringan, apa saja fitur – fitur yang ada pada perangkat Mikrotik, apa saja fungsi dari masing-masing fitur yang ada pada router Mikrotik serta bagaimana cara mengkonfigurasi perangkat tersebut. Agar kedepannya anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa dapat beradaptasi dengan baik mengenai perkembangan teknologi khususnya pada teknologi layanan jaringan yang menjadi aspek penting dalam berbagai bidang contohnya dalam bidang informasi, ekonomi, bisnis, dan pendidikan. Virtual Private Network (VPN) digunakan untuk menciptakan ruang lingkup pribadi komunikasi komputer atau memberikan perpanjangan yang aman dari jaringan pribadi melalui jaringan yang tidak aman seperti Internet. VPN banyak digunakan dalam keamanan jaringan. VPN dapat dibangun di atas IPSec atau Secure Socket Layer (SSL). Kata kunci—VPN, Mikrotik, Teknologi
    corecore