22 research outputs found

    Penerjemahan Adaptasi Lagu Arab SarahFarah : Merentang Batas Musik Dan Bahasa

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menerjemahkan Lagu Arab Sarah Farahdengan menggunakan metode adaptasi dalam rangka menghasilkanterjemahan yang mudah dipahami dibantu dengan beberapa strategipenerjemahan. Penelitian pada skripsi ini menggunakan metode penelitiankualitatif deskriptif dengan menggunakan 4 strategi penerjemahan. Dalampenelitian ini diterjemahkan 5 lagu dan ditemukan bahwa strategi hadzfadalah stategi yang paling dominan digunakan. Ada 84 kata serapan daribahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia, seperti: hikayah menjadi hi.ka.yat,qishah menjadi ki.sah, abu menjadi abi, haqiqah menjadi hakikat dan asyiqmenjadi asik. Hal ini menunjukkan bahwa penerjemahan metode adaptasipada lagu cukup tepat digunakan karena mengalami pengadaptasian denganunsur budaya bahasa sumber (BSu) dan bahasa sasaran (BSa) dalammenghasilkan terjemahan adaptif yang mempertahankan keindahan sastra

    Penerjemahan Adaptasi Lagu Arab SarahFarah : Merentang Batas Musik Dan Bahasa

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menerjemahkan Lagu Arab Sarah Farahdengan menggunakan metode adaptasi dalam rangka menghasilkanterjemahan yang mudah dipahami dibantu dengan beberapa strategipenerjemahan. Penelitian pada skripsi ini menggunakan metode penelitiankualitatif deskriptif dengan menggunakan 4 strategi penerjemahan. Dalampenelitian ini diterjemahkan 5 lagu dan ditemukan bahwa strategi hadzfadalah stategi yang paling dominan digunakan. Ada 84 kata serapan daribahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia, seperti: hikayah menjadi hi.ka.yat,qishah menjadi ki.sah, abu menjadi abi, haqiqah menjadi hakikat dan asyiqmenjadi asik. Hal ini menunjukkan bahwa penerjemahan metode adaptasipada lagu cukup tepat digunakan karena mengalami pengadaptasian denganunsur budaya bahasa sumber (BSu) dan bahasa sasaran (BSa) dalammenghasilkan terjemahan adaptif yang mempertahankan keindahan sastra

    Penerjemahan leksikal istilah PraSejarah dari bahasa Indonesia ke Bahasa Arab

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana teknik-teknik penerjemahan yang digunakan dalam menerjemahkan sebuah istilah, terutama istilah prasejarah dan menjelaskan proses pemadanan istilah yang merujuk pada beberapa kamus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini ditemukan sebanyak 206 data istilah zaman prasejarah yang terdapat dalam buku Atlas Prasejarah Indonesia sumber data lainnya. Teknik yang digunakan untuk menggumpulkan data adalah teknik simak dan baca. Penerjemahan istilah menggunakan beberapa teknik penerjemahan antara lain: teknik penerjemahan kalke memiliki 59 data, teknik penerjemahan deskripsi memiliki 33 data, teknik penerjemahan amplifikasi memiliki 16 data, teknik penerjemahan reduksi memiliki 1 data, teknik penerjemahan borrowing memiliki 71 data, dan teknik padanan lazim memiliki 26 data. Kemudian istilah-istilah tersebut disusun menjadi daftar istilah zaman prasejarah dalam dwibahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Arab. Selanjutnya istilah tersebut dianalisis proses pemadanannya dan dikelompokkan berdasarkan proses pemadanannya masing-masing, dan ditemukan sebanyak 128 data yang menggunakan proses penerjemahan, dan 48 data dengan penyerapan, lalu 30 data dengan gabungan penerjemahan dan penyerapan. Temuan ini menunjukan bahwa sebuah istilah dapat diterjemahkan dari suatu bahasa ke bahasa lain dan dapat dianalisis menggunakan beberapa teknik penerjemahan, dan proses pemadanan istilah yang diterjemahkan tersebut.xvi, 90 hl

    Penerjemahan leksikal istilah PraSejarah dari bahasa Indonesia ke Bahasa Arab

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana teknik-teknik penerjemahan yang digunakan dalam menerjemahkan sebuah istilah, terutama istilah prasejarah dan menjelaskan proses pemadanan istilah yang merujuk pada beberapa kamus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini ditemukan sebanyak 206 data istilah zaman prasejarah yang terdapat dalam buku Atlas Prasejarah Indonesia sumber data lainnya. Teknik yang digunakan untuk menggumpulkan data adalah teknik simak dan baca. Penerjemahan istilah menggunakan beberapa teknik penerjemahan antara lain: teknik penerjemahan kalke memiliki 59 data, teknik penerjemahan deskripsi memiliki 33 data, teknik penerjemahan amplifikasi memiliki 16 data, teknik penerjemahan reduksi memiliki 1 data, teknik penerjemahan borrowing memiliki 71 data, dan teknik padanan lazim memiliki 26 data. Kemudian istilah-istilah tersebut disusun menjadi daftar istilah zaman prasejarah dalam dwibahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Arab. Selanjutnya istilah tersebut dianalisis proses pemadanannya dan dikelompokkan berdasarkan proses pemadanannya masing-masing, dan ditemukan sebanyak 128 data yang menggunakan proses penerjemahan, dan 48 data dengan penyerapan, lalu 30 data dengan gabungan penerjemahan dan penyerapan. Temuan ini menunjukan bahwa sebuah istilah dapat diterjemahkan dari suatu bahasa ke bahasa lain dan dapat dianalisis menggunakan beberapa teknik penerjemahan, dan proses pemadanan istilah yang diterjemahkan tersebut.xvi, 90 hl

    Teknik dan kualitas terjemahan pada Takarir Film Kartun Ibnu Sina dalam Kanal YouTube Sukardi Hasanudin

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik terjemahan yang digunakan dan kualitas terjemahan dalam terjemahan film kartun Ibnu Sina pada kanal YouTube Sukardi Hasanudin. Jenis metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini terdapat dua temuan, pertama terdapat 8 teknik terjemahan menurut Molina & Albir diantaranya, teknik padanan lazim (16,39%), teknik reduksi (19,21%), teknik amplifikasi (16,39%), teknik kalke (6,21%), teknik peminjaman (8,48%), teknik kreasi diskursif (3,95%), teknik terjemahan harfiah (25,98%), dan teknik partikularisasi (3,39%). Kedua, berdasarkan teori Nababan kualitas terjemahan ini merupakan terjemahan kualitas tinggi yaitu berkualitas tinggi yang dikategorikan berdasarkan aspek keakuratan terdapat kategori akurat (82,30%), kategori kurang akurat (17,70%), dan kategori tidak akurat (0,00%). Berdasarkan aspek keberterimaan terdapat kategori keberterimaan tinggi (77,59%), kategori keberterimaan sedang (16,38%), dan kategori keberterimaan kurang (6,03%). Berdasarkan aspek keterbacaan terdapat kategori keterbacaan tinggi (86,25%), kategori keterbacaan sedang (13,75%), dan kategori keterbacaan rendah (0,00%). Penerjemahan ini memiliki peran signifikan terhadap terjemahan pada film kartun Ibnu Sina dalam kanal YouTube Sukardi Hasanudin dalam meningkatkan pesan yang terkandung agar pesan yang ingin disampaikan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran mampu diterima dan mudah dipahami oleh penonton dalam bahasa sasaran.ix, 86 hl

    Teknik dan kualitas terjemahan pada Takarir Film Kartun Ibnu Sina dalam Kanal YouTube Sukardi Hasanudin

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik terjemahan yang digunakan dan kualitas terjemahan dalam terjemahan film kartun Ibnu Sina pada kanal YouTube Sukardi Hasanudin. Jenis metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini terdapat dua temuan, pertama terdapat 8 teknik terjemahan menurut Molina & Albir diantaranya, teknik padanan lazim (16,39%), teknik reduksi (19,21%), teknik amplifikasi (16,39%), teknik kalke (6,21%), teknik peminjaman (8,48%), teknik kreasi diskursif (3,95%), teknik terjemahan harfiah (25,98%), dan teknik partikularisasi (3,39%). Kedua, berdasarkan teori Nababan kualitas terjemahan ini merupakan terjemahan kualitas tinggi yaitu berkualitas tinggi yang dikategorikan berdasarkan aspek keakuratan terdapat kategori akurat (82,30%), kategori kurang akurat (17,70%), dan kategori tidak akurat (0,00%). Berdasarkan aspek keberterimaan terdapat kategori keberterimaan tinggi (77,59%), kategori keberterimaan sedang (16,38%), dan kategori keberterimaan kurang (6,03%). Berdasarkan aspek keterbacaan terdapat kategori keterbacaan tinggi (86,25%), kategori keterbacaan sedang (13,75%), dan kategori keterbacaan rendah (0,00%). Penerjemahan ini memiliki peran signifikan terhadap terjemahan pada film kartun Ibnu Sina dalam kanal YouTube Sukardi Hasanudin dalam meningkatkan pesan yang terkandung agar pesan yang ingin disampaikan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran mampu diterima dan mudah dipahami oleh penonton dalam bahasa sasaran.ix, 86 hl

    Padanan Kosakata Indonesia ke Arab Dalam Bidang Sejarah

    Get PDF
    The purpose of this study is to explain how translation techniques are used to translate terms, especially prehistoric terms, and to explain the process of mapping terms referring to several dictionaries. The method used in this research is descriptive qualitative research. This research found 206 data of prehistoric terms from the book Atlas of Indonesian Prehistory and other data sources. The techniques is used for data collection, namely  listening and reading. Several translation techniques are used to translate the terms: Kalke translation method totaling 59 data, description translation method totaling 33 data, amplification translation method totaling 16 data, reduction translation method totaling 1 data, borrowing translation technique totaling 71 data, and general equivalent technique totaling 26 data. Furthermore, several terms were analyzed using the word matching process and grouped based on their respective matching processes. 128 data were obtained using the translation process, 48 data using the absorption process, and 30 data using a combination of translation and absorption. The results show that the terms can be translated from one language to another and analyzed using various translation techniques and the process of matching the translated terms.Tujuan studi ini untuk mengungkap teknik penerjemahan istilah prasejarah, dan menjelaskan proses pemadanan istilah tersebut dari beberapa kamus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menemukan sebanyak 206 data istilah  prasejarah dari buku Atlas Prasejarah Indonesia dan sumber data lainnya. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah teknik simak dan baca. Beberapa teknik penerjemahan digunakan untuk menerjemahkan istilah: Metode penerjemahan kalke berjumlah 59 data, metode penerjemahan deskripsi berjumlah 33 data, metode penerjemahan amplifikasi berjumlah 16 data, metode penerjemahan reduksi berjumlah 1 data, teknik penerjemahan peminjaman berjumlah 71 data, dan teknik padanan umum berjumlah 26 data. Kemudian istilah-istilah tersebut dianalisis menggunakan proses pemadanan kata dan dikelompokkan berdasarkan proses pemadanannya masing-masing. Didapatkan 128 data  menggunakan proses penerjemahan, 48 data menggunakan proses penyerapan, dan 30 data menggunakan kombinasi penerjemahan dan penyerapan. Hasilnya menunjukkan bahwa istilah-istilah dapat diterjemahkan dari satu bahasa ke bahasa lain dan  dianalisis menggunakan berbagai teknik penerjemahan dan proses pemadanan  istilah-istilah yang diterjemahkan
    corecore