3 research outputs found

    PELAKSANAAN BONGKAR MUAT PETI KEMAS DAN WAKTU PENYELESAIAN (TURN ROUND TIME)

    No full text
    The purpose of this research was to observe the effect of the implementation of loading and unloading activities on the round time turn. Delays in loading and unloading can cause ship's departure not in accordance to schedule.  Observations were made during loading and unloading process of KM Dorolanda. The research method used was quantitative methods with regression analysis and correlation coefficients. Statistical results show the influence of containers’ loading and unloading implementation on turn round time, with a simple linear line equation Y = 18.81 + 0.541X, correlation coefficient (r) of 0.630. The relationship between the implementation of container loading and unloading (X) with turn round (Y) is strong and positive. The contribution of variable X to the rise and fall of variable Y is 39.69% (determinant coefficient). The influence of variable X on the Y variable is significant (t-count> t-table is 3.893> 1.714)

    Analisis Akad Ijarah Muntahiah Bi At Tamlik Dalam Praktik Perbankan Syariah

    No full text
    IMBT is a form of multi-contract product. At the beginning of the contract agreement used by both parties is an ijarah agreement so that there is a transfer of the right to use the benefits from the lessor (Mu'jir/muajir) to the lessee (Musta'jir) accompanied by the transfer of property rights from mu'jir to muajir on the basis of promise. The ijrah contract with ownership at the end is a contract that has been recognized by the Indonesian Ulema Council through the DSN. In Islamic banking, the application of ijarah and IMBT products, the bank works as an investor/provider of funds and promises. This paper aims to find out how IMBT is in Islamic Banking. This study uses a type of library research (library research). Data collection techniques were carried out by means of documentation studies and triangulation. The data analysis technique was carried out by content analysis using a qualitative study with a conceptual realm. The results of the study show that if there is a dispute between the parties, the settlement guideline is an "Unnamed" agreement whose form and submission is based on the agreement of the parties based on article 1338 (1) of the Civil Code; All agreements legally made apply as law to those made

    PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUTUSAN PEMBERIAN PEMBIAYAAN IJARAHTERHADAP KEPUASAN ANGGOTA PADA BMT PETA TULUNGAGUNG

    No full text
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Keputusan Pemberian Pembiayaan Ijarah Terhadap Kepuasan Anggota pada BMT PETA Tulungagung” ini ditulis oleh Isna A’yunin Nadhiroh , NIM 2823133072, Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung dibimbing oleh Ibu Binti Nur Asiyah, M.Si. Baitul Maal Wat Tamwil sebagai lembaga keuangan yang bertugas menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan dengan mekanisme tertentu. Penghimpunan dana dilakukan melalui wadi’ah dan deposito. Penyaluran dana dilakukan dengan pembiayaan mudharabah, musyarakah, murabahah, qardh, dan ijarah. Dewasa ini keanekaragaman latar belakang anggota merupakan salah satu kendala tersendiri secara personal, layaknya setiap individu mempunyai keinginan yang berbeda-beda. Demikian pula pihak BMT perlu membuat sebuah strategi untuk dapat mengoptimalkan kualitas pelayanan supaya setiap anggota pembiayaan ijarah terpenuhi kebutuhan serta kepuasannya. Pembiayaan ijarah merupakan orientasi fungsi Baitul Maal Wat Tamwil sebagai lembaga sosial. Ijarah adalah pembiayaan dengan sistem jual beli yang pembayarannya dilakukan secara angsuran. Kewajiban dalam sistem pembayaran jasa sebesar jumlah harga barang dan keuntungan yang telah disepakati. Dalam pembiayaan ijarah ini terdapat rukun dan syarat yang dipenuhi, yaitu pelaku akad terdiri dari musta’jir (penyewa), mu’jir/muajir (pemilik), lalu objek akad terdiri dari ma’jur (aset yang disewakan) dan ujrah (harga sewa) dan shighah (ijab dan qabul). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan anggota pada BMT PETA Tulungagung, (2) keputusan pemberian pembiayaan ijarah berpengaruh signifikan terhadap kepuasan anggota pada BMT PETA Tulungagung, (3) kualitas pelayanan dan keputusan pemberian pembiayaan ijarah berpengaruh signifikan terhadap kepuasan anggota pada BMT PETA Tulungagung?. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif dan dengan data primer sebagai sumber data yang diperoleh dari hasil angket. Metode analisis dalam penelitian ini adalah analisis uji regresi linier berganda, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, multikolinieritas, dan uji heterokedastisitas, dan uji hipotesis serta uji koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) variabel kualitas pelayanan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kepuasan anggota, (2) variabel keputusan pemberian pembiayaan ijarah berpengaruh positif dan signifikan, (3) variabel kualitas pelayanan dan variabel keputusan pemberian pembiayaan ijarah secara bersama-sama berpengaruh dan signifikan terhadap kepuasan anggota. Dimana dengan kualitas pelayanan yang diberikan dan keputusan pemberian pembiayaan ijarah yang diterapkan oleh lembaga dapat memberikan peningkatan terhadap kepuasan anggota yang bertransaksi khususnya pembiayaan ijarah di BMT PETA Tulungagung. Kata kunci : kualitas pelayanan, keputusan pemberian pembiayaan ijarah, kepuasan anggota, Baitul Maal Wat Tamwil
    corecore