1 research outputs found

    STUDI TENTANG PERSEPSI PENGGUNAAN ALAT PERAGA MOTOR STARTER DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA STANDAR KOMPETENSI MELAKUKAN PERBAIKAN SISTEM STARTER DI KELAS X TEKNIK SEPEDA MOTOR SMK PGRI 3 MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Azzaki, M. Nazzaruddin, 2013. Studi Tentang Persepsi Penggunaan Alat PeragaMotor Starter Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada StandarKompetensi Melakukan Perbaikan Sistem Starter di Kelas X TeknikSepeda Motor SMK PGRI 3 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin,Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing I: Dr. SyariefSuhartadi, M.Pd. Pembimbing II: Drs. Eddy Rudiyanto, M. Pd.   Kata kunci: Persepsi, Penggunaan Alat Peraga, Hasil Belajar. Pembelajaran tanpa menggunakan alat peraga akan sulit mencapai tujuanpembelajaran yang diharapkan atau kurang bermakna. Penjelasan dengan katakatamungkin akan menghabiskan waktu yang lama, pemahaman siswa jugaberbeda sesuai dengan pengetahuan mereka sebelumnya, bahkan bukan tidakmungkin akan menimbulkan kesalahan persepsi karena terjadi verbalismesehingga persepsi guru dengan siswa tidak sama. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memperoleh informasiada atau tidaknya peningkatan hasil belajar siswa dalam proses belajar mengajaryang lebih diarahkan pada penggunaan alat peraga motor starter. Dengan batasanmasalah mengenai kualitas dan kuantitas alat peraga, persepsi guru dan siswaterhadap penggunaan alat peraga, penggunaan alat peraga motor starter oleh guru,serta hasil belajar siswa dengan menggunakan alat peraga motor starter. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Subjekpenelitian ini adalah siswa dan guru kelas X teknik sepeda motor SMK PGRI 3Malang yang berjumlah 116 siswa dan 6 guru. Teknik pengumpulan datamenggunakan teknik angket, dokumentasi dan observasi. Analisis data yangdigunakan adalah analisis statistik deskriptif persentase. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh lima simpulan hasilpenelitian sebagai berikut. Pertama, alat peraga motor starter teknik sepeda motordi SMK PGRI 3 Malang mempunyai kualitas yang cukup. Sementara, kuantitasalat peraga motor starter masih rendah. Kedua, guru kelas X teknik sepeda motorberpersepsi tinggi terhadap penggunaan alat peraga motor starter padapembelajaran kompetensi melakukan perbaikan sistem starter. Ketiga, siswa kelasX teknik sepeda motor berpersepsi tinggi terhadap penggunaan alat peraga motorstarter pada pembelajaran kompetensi melakukan perbaikan sistem starter.Keempat, penggunaan alat peraga motor starter selama pembelajaran melakukanperbaikan sistem starter sudah dipergunakan secara optimal. Dan kelima, hasilbelajar siswa kelas X teknik sepeda motor pada kompetensi melakukan perbaikansistem starter masih tergolong rendah
    corecore