401 research outputs found

    Bisnis Jasa Keuangan Sistem Elektronik PT. Pos Indonesia (Persero) Probolinggo

    No full text
    PT . Pos Indonesia (Persero) adalah BUMN yang mempunyai produk berupa barang (Goods) dan jasa (services). Dalam hal ini yang dimaksud dengan jasa adalah bisnis jasa keuangan yang merupakan salah satu produk penting dalam perusahaan. Bisnis jasa keuangan tersebut yaitu “weselpos". Arti dari weselpos itu sendiri adalah "sarana pengiriman uang melalui pos, yang hanya dilayani dan dibayarkan di Kantorpos". Adapun macam—macam produk pengembangan weselpos diantaranya yaitu: wesel domestik International Money Order (IMO), International Money Transfer (IMT), dan wesel kemitraan. Bisnis Jasa Keuangan ini mempunyai peran penting baik untuk perusahaan maupun konsumen. Ini disebabkan karena weselpos mempunyai kualitas yang lebih baik dan banyak diminati oleh para konsumen, selain itu keamanannya juga terjamin. Sehingga produk bisnis jasa keuangan ini menjadi pilihan masyarakat luas. Meningkatnya jumlah pengiriman wesel PT. Pos Indonesia memberikan kebijakan dengan menawarkan keefisienan harga yaitu adanya potongan harga kirim wesel yang disesuaikan dengan jumlah uang yang akan dikirim dan proses pengiriman wesel yang cepat. PT. Pos Indonesia telah menentukan tarif harga (persentase) pengiriman wesel, khusus wesel IMT (western union), tarif harga ditentukan oleh PT. Pos Indonesia Pusa

    PELAKSANAAN PEMBAGIAN WARISAN MENURUT ADAT SUKU MALIND DI KABUPATEN MERAUKE PAPUA

    Get PDF
    2015MOCHAMMAD ILHAM SARDI SUFRI (B111 11 015) ???Pelaksanaan \ud Pembagian Warisan Menurut Adat Suku Malind Di Kabupaten Merauke\ud Papua??? dibimbing oleh Ibu A. Suryaman Mustari Pide selaku Pembimbing I\ud dan Bapak Ramli Rahim selaku Pembimbing II. \ud Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembagian\ud warisan pada menurut adat suku Malind di Kabupaten Merauke dan untuk\ud mengetahui hubungan obyek warisan dengan sistem kewarisan pada\ud masyarakat adat Malind di Kabapaten Merauke. \ud Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Merauke, tepatnya di distrik\ud Merauke sebagai tempat bermukimnya penduduk asli masyarakat adat\ud Malind, dengan teknik pengumpulan data dengan dua cara, yakni metode\ud penelitian kepustakaan dan lapangan yang terdiri dari wawancara dan\ud obeservasi dilapangan. Data yang dipergunakan adalah data primer yaitu\ud data yang diperoleh langsung dari lapangan dengan menggunakan teknik\ud wawancara, serta data sekunder yang berupa studi kepustakaan. Anilisis\ud data yang digunakan yaitu anilisis kualitatif dengan penarikan kesimpulan\ud secara deskriptif. \ud Hasil penelitian yang diperoleh adalah sistem kekerabatan masyarakat\ud Malind menganut sistem keturunan Patrilinial, yaitu dimana garis\ud keturunan yang diambil dari pihak ayah. Sistem keturunan ini sangat\ud berpengaruh pada sistem pembagian warisan nantinya. Pelaksanaan\ud pembagian warisan di kawasan adat Malind Kabupaten Merauke, Papua\ud menggunakan sistem adat istiadat secara turun temurun dilaksanakan\ud oleh masyarakat adat setempat. Menurut adat tersebut harta warisan\ud hanyalah berupa tanah dan seluruh kekayaan alam yang berada\ud diatasnya. Hal ini sudah menjadi ketentuan adat bahwa yang dapat\ud diwariskan hanyalah tanah dan kekayaan alam yang berada diatas tanah.\ud Karena menurut ketentuan adat ada tiga hal yang tidak dapat dipisahkan\ud dan harus dimiliki oleh setiap orang Malind, yaitu: manusia, marga dan\ud tanah. Ketiga hal tersebut yang harus dimiliki oleh setiap orang Malind\ud (Malind Anim). Dalam pewarisan dimana harta pewarisan adalah tanah\ud warisan, jatuh seluruhnya ke tangan pihak laki-laki. Anak perempuan tidak\ud mendapatkan harta warisan karena apabila perempuan tersebut menikah,\ud maka ia akan keluar dari keluarganya dan masuk ke keluarga barunya\ud mengikuti marga suaminy

    Dramatisasi Komposisi Gambar Untuk Membangun Dimensi Psikologi Dalam Film Megatruh

    No full text
    Film merupakan hasil pemikiran kreatif yang mengangkat berbagai latar belakang dalam kehidupan manusia. Kejadian mistis atau kenyataan tidak menjadi halangan pengkarya dalam mengemas ide kreatif sehingga dapat menjadi karya film yang dapat diterima penonton. Film Megatruh menceritakan bagaimana keadaan seorang anak kecil yang ditinggal Ibunya. Secara spesifik cerita dilatarbelakangi mitos tentang 40 hari setelah kematian. Mitos tersebut menceritakan bahwa seorang yang telah meninggal arwahnya akan tetap berada di tempat tinggalnya sebelum habis masa 40 harinya. Film Megatruh menceritakan keadaan psikologis seorang anak kecil sebagai tokoh utama. Pengkarya dalam tugas akhir ini mengambil mayor sebagai director of photography. Tahap penciptaan karya yaitu proses praproduksi, produksi, dan pascaproduksi. Pada tahap praproduksi pengkarya melakukan breakdown naskah untuk menerjemahkankan naskah menjadi bentuk gambar. Penerapan konsep sinematografi dilakukan pada proses produksi. Selanjutnya tahap pascaproduksi pengkarya mendampingi editor untuk menentukan warna pada proses color grading. Secara spesifik pengkarya menggunakan teori komposisi gambar sebagai teori utama dalam pembuatan tugas akhir tersebut. Komposisi tersebut digunakan untuk menggambarkan psikologi seorang tokoh anak kecil dalam film Megatruh. Hasil penerapan teori yang pengkarya gunakan yaitu dramatisasi pada komposisi gambar. Dramatisasi pada komposisi gambar dicapai dengan menggunakan teknik komposisi dinamis. Komposisi dinamis yang digunakan dapat menggambarkan psikologis seseorang yang sedang mengalami gangguan psikis. Pola dynamic symmetry sebagai teori pendukung dapat mewujudkan dramatisasi pada komposisi gambar

    Aplikasi Metode STIFIn dan ILHAM terhadap Hasil Hafalan Al-QUr`an (Eksperimen terhadap Mahasantri Institut Ilmu Al-Qur`an Jakarta)

    Get PDF
    IIQ Jakarta as an institution that is engaged in tahfizh al-Qur `an need to maintain its existence in the midst of tahfizh institutions that offer fast and qualified memorizing methods. IIQ Jakarta offers not only tahfizh but also academic programs. However, graduate samples in 2016 showed a decrease in the quantity of female memorization. The author conducts experimental research on two modern tahfizh methods that take the theoretical basis of Educational Psychology. The method chosen by the author is STIFIn and ILHAM Method as experimental group and Talaqqi method used in IIQ Jakarta as control group. The authors chose both methods of experiment because it is considered ideal in terms of the duration of memorization time because the two methods do not offer the memorization of too fast and too long. The research method used in this research is experimental method with two manipulated methods and one control method. Tahfizh test results that include quality and quantity are calculated by One Way Anova formula to find out which method is most effective for Pesantren Takhasus IIQ Jakarta. The method was experimented at Pesantren Takhasus IIQ Jakarta by applying the implementation stage of the method and adapted to the situation in Pesantren Takhasus IIQ Jakarta. This study yields the conclusion that out of three methods, ILHAM method is the most effective method applied in PesantrenTakhasus IIQ Jakarta

    ANALISIS PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 23 DENGAN SISTEM E- SPTPADA PT ILHAM JAYA LESTARI

    Get PDF
    Analysis Withholding of Tax Income Article 23 With E- SPT System at PT Ilham Jaya Lestari. Imaniar, 2015 (xiii + 133 Pages) [email protected] The final report is written to fulfil requirement of diploma education accounting department of State Polytechnic of Sriwijaya graduation in Palembang. This final report is written to know comparative withholding of tax income article 23 with e-SPT system. The final report entitled “Analysis Withholding of Tax Income Article 23 With E- SPT System at PT Ilham Jaya Lestari”. The authors obtained data from the company by using several research methods such as interviews, analysis and study of literature. Results of the analysis that author have done to comparative withholding of tax income article 23 with e- spt system in the company showed that if we using system such as e-spt system the calculations of withholding of tax income article 23 in the company views from degree of accuracy that more organized and accurate. Beside of that withholding of tax income article 23 in the company views from degree of efficiency that more efficient in tax payment and submission of tax owed to the state treasury

    Strategi Pengembangan Daya Tarik Wisata Mangrove Wonorejo Di Masa Pandemi COVID-19

    Get PDF
    Sejak awal Maret 2020 Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) telah menyebar dan menjadi pandemi di Kota Surabaya, yang membatasi kegiatan masyarkat. Masyarakat mengalami stress karena risiko COVID-19 dan dibatasinya ruang geraknya, untuk mengatasi kondisi stress masyarakat yang semakin parah, diperlukan fasilitas pariwisata. Salah satunya dengan pariwisata bertipe alam di tengah hiruk pikuk kota sebesar Kota Surabaya, Ekowisata Mangrove Wonorejo diharapkan bisa menjadi fasilitas pariwisata masyarakat kota surabaya dengan protokol kesehatan (protokol CHSE) yang ketat dan kontrolling jumlah wisatawan dalam setiap kegiatan pariwisatanya. Dalam Mewujudkanya diawali dengan menentukan faktor peningkat daya tarik wista dalam Mangrove Wonorejo di masa pandemi lalu mengidentifikasi karakteristik peningkat daya tarik wisata Mangrove Wonorejo di masa pandemi, dan terkahir merumuskan strategi peningkat daya tarik wisata ke Mangrove Wonorejo di masa pandemi. Untuk menjalankan tujuan dan sasaran tersebut, penelitian ini dilakukan 3 tahap analisis yaitu tahap pertama, menentukan faktor peningkat daya tarik wisata dalam Mangrove Wonorejo di masa pandemi dengan metode analisis delphi. Tahap kedua, yaitu mengidentifikasi karakteristik faktor peningkat daya tarik wisata Mangrove Wonorejo di masa pandemi dengan analisis deskriptif, dan tahap ketiga yaitu merumuskan strategi peningkat daya tarik wisata ke Mangrove Wonorejo di masa pandemi menggunakan analisis SWOT. Hasil dari penelitian ini menghasilkan 9 indikator yang berpengaruh yaitu daya tarik wisata, sarana, prasarana, aksesibilitas, kelembagaan, partisipasi masyarakat, promosi, edukasi dan lingkungan dengan 23 variabel yang menerapkan protokol CHSE didalamnya membuat 63 strategi pengembangan daya tarik wisata Mangrove Wonorejo di masa pandemi COVID-19. =============================================================================================== Since beginning of March 2020 Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) have been spread and made pandemic in Surabaya City, that restricted people activities. Peoples have been threatened because of COVID-19 risks and some restrictions of their activities. To overcome the worse conditions of peoples due to the stress, it is needed to activate tourism facility. One of them is nature tourism during the bustle of a city as big as the city of Surabaya, Ecotourism Mangrove Wonorejo is expected to be a tourism facility for the people of Surabaya with strict health protocols (CHSE protocol) and controlling the number of tourists participating in each tourism activity. It all started with identifying the factors that increase tourist attraction in the Wonorejo Mangrove during the pandemic, then identifying the characteristics of increasing tourist attraction in the Wonorejo Mangrove during the pandemic, and finally formulating a strategy to increase tourist attraction to the Wonorejo Mangrove during the pandemic. For execute those goals and objective, this research was conducted with 3 analysis steps. First step was selecting factors of improving tourism attract in Mangrove Wonorejo in pandemic era with Delphi analysis method. Second, was identifying characteristics factors of improving tourism attract in Mangrove Wonorejo in pandemic era with descriptive analysis. The last step was formulating strategy for tourism attract to Mangrove Wonorejo in pandemic era with SWOT analysis. Results of this research shows there are 9 indicators influences, that are tourism attract, tools, infrastructure, accessibility, institutional, people that participated, promotion, education, and environment with 23 variable that implemented CHSE protocol include. and produced of 63 development strategies of tourism attract in Mangrove Wonorejo in COVID-19 pandemic situations

    Seleksi model linier dinamis pada model inflasi di Indonesia

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk melakukan seleksi model linier pada model inflasi di Indonesia. Adapun variabel variabel pengamatan meliputi jumlah uang beredar, tingkat perputaran uang, nilai tukar, suku bunga SBI

    Data Logger pada Sel Surya dengan Manajemen Daya Independen Terintegrasi IoT (Internet of Things)

    No full text
    RINGKASANMaulana, Mochammad Rizal. 2019. Data Logger pada Sel Surya dengan Manajemen Daya Independen Terintegrasi IoT (Internet of Things). Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.Eng Mokh. Sholihul Hadi, S.T., M.Eng., (II) Ilham Ari Elbaith Zaeni, S.T., M.T., Ph.D.Kata Kunci: Internet Of Things, Data logger, ESP32, Monitoring, Android, Application Programming Interface.Kinerja panel surya sangat diperlukan untuk diketahui secara langsung, untuk mengetahui parameter daya pada sel surya dibutuhkan perangkat yang dapat mengukur tegangan dan arus dari sel surya. Maka dari itu, dikembangkanlah suatu data logger yang dapat melakukan pengukuran parameter tegangan, arus, dan daya pada sel surya serta kondisi cuaca sekitar pembangkit listrik tenaga surya. Secara umum data logger atau perekam data terdiri dari mikrokontroler, sensor, dan media penyimpanan. Salah satu permasalahan dari data logger yang sudah ada saat ini yaitu perangkat akan tetap aktif meskipun pada kondisi malam hari. Prinsip dasar sel surya adalah memanfaatkan efek fotovoltaik, yaitu suatu efek yang dapat mengubah langsung cahaya matahari menjadi energi listrik. Hal ini menyebabkan pada malam hari, sel surya tidak dapat menghasilkan energi listrik. Sehingga penggunaan data logger pada malam hari menjadi tidak efektif karena tidak ada energi listrik yang perlu dicatat.Penelitian ini bertujuan untuk merancang data logger yang dapat membantu memantau parameter-parameter dari sel surya secara Real Time dan meningkatkan efisiensi penggunaan daya dari data logger. Parameter yang dipantau yaitu tegangan, arus, daya pada sel surya, suhu dan kelembapan udara pada lingkungan sekitar perangkat, dan tegangan baterai pada perangkat yang dapat dipantau melalui smartphone Android. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perangkat dapat memonitor parameter tegangan sel surya, arus, daya, suhu dan kelembapan udara serta tegangan baterai secara Real Time. Hasil perbandingan pembacaan sensor dan alat ukur yaitu memiliki besar eror pengukuran tegangan baterai, tegangan, arus, daya sel surya dibawah 4.04%, sementara untuk eror pengukuran suhu dan kelembapan udara sebesar antara 9.76%-13.09%. Kemudian untuk pengujian penggunaan daya dari perangkat data logger didapatkan angka penghematan sebesar 65.56% pada pengaturan interval pengiriman datanya setiap 1 menit dan semakin lama interval pengiriman datanya maka penghematan yang didapatkan akan semakin tinggi

    TRADISI PERHITUNGAN WETON SEBAGAI SYARAT PERNIKAHAN PERSPEKTIF ‘URF (Studi kasus di Desa Karangtalok Kecamatan Banglarangan Kabupaten Pemalang Jawa Tengah Tentang Weton)

    No full text
    Regarding marriage, of course there are requirements that must be met, both requirements from the KUA and traditions in various regions. As with the calculation of weton in Karangtalok Village, Ampelgading District, Pemalang Regency, the author intends to examine weton from an 'urf perspective so that it is clear whether it can be used or not. What is the tradition of calculating weton in Karangtalok Village and analyzing the calculation of weton as a condition for marriage from an 'urf perspective. Regarding this research, it is field research, because this research was carried out directly to determine the calculation of weton in Karangtalok Village, Ampelgading District, Pemalang Regency from the 'urf perspective. The data analysis carried out by this research was qualitative descriptive analysis and the data collection method used unstructured interviews. The primary data for this research is in the form of direct interviews and is supported by secondary data in the form of journals, articles and books. The aim of this research is to provide an understanding to the public about how to respond to the concept of weton as a calculation for determining a soul mate and the fate of a partner according to the 'urf perspective. From this research it can be concluded that the tradition of calculating weton is a condition for marriage from the 'urf perspective in Karangtalok Village, Ampelgading District, Pemalang Regency. Based on the practice of calculating weton in Karangtalok village, the market day of each prospective bride and groom must be known in advance, after calculating the amount, this can be adjusted to Javanese standards. From this standard, shops and the public use it as a reference for Weton's conclusions. Second, Weton can be classified as al-'urf al-fasid bad custom/tradition if weton is believed to be an antidote to bad luck and a way to avoid bad luck. Weton can be studied but not trusted

    Steinbeck's the Grades of Wrath' as the Reflection of Social Condition of the Okies Migrant Workers in California in the Thirties

    No full text
    In General, Literary works are usually related to imagination, thoughts and feeling. Of course the development of those aspects. History or factual evidence is part of these external aspects that often inspires an author, including novelist, playwright, or poct to create their works. Nevertheles, the history is only a reference for the literary works because the author will not write the pure history. He only writes history based on his interpretation and understanding since he is not a historian
    corecore