1,721,081 research outputs found

    Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Financial Distress pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh faktor: kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, jumlah dewan direksi, dewan komisaris independen, dan jumlah komite audit terhadap financial distress pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pemilihan sample menggunakan metode Purposive Sampling. Dari hasil pengolahan Regresi Logistik, diperoleh hasil bahwa kepemilikan institusional dan jumlah dewan direksi berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Sedangkan kepemilikan manajerial, dewan komisaris independen, dan jumlah komite audit tidak berpegaruh signifikan. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan informasi tambahan bagi para investor dalam pengambilan keputusan yang tepat untuk melakukan investasi, sekaligus dapat menjadi tambahan informasi mengenai kondisi suatu perusahaan sehingga mereka dapat berhati-hati sebelum melakukan investasi

    Determinant Pertumbuhan Laba Bank Pembangunan Daerah

    No full text
    Penelitian ini mengetahui dan menganalisis pengaruh Non Performing Loan (NPL), Loan Deposit Ratio (LDR), Return on Equity (ROE), Net Interest Margin (NIM), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap pertumbuhan laba yang diperoleh Bank Pembangunan Daerah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan BPD di wilayah Indonesia pada tahun 2012 – 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah Bank Pembangunan Daerah (BPD) pada periode 2012 – 2016. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Non Performing Loan (NPL) dan Loan Deposit Ratio (LDR) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba yang diperoleh Bank Pembangunan Daerah. Net Interest Margin (NIM) berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba yang diperoleh Bank Pembangunan Daerah. Return on Equity (ROE) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba yang diperoleh Bank Pembangunan Daerah

    PELAKSANAAN PROSEDUR PENYUSUNAN DAN PELAKSANAAN ANGGARAN DI BIDANG KEBERSIHAN DAN PENERANGAN JALAN UMUM PADA DINAS P.U CIPTA KARYA DAN TATA RUANG JEMBER

    No full text
    Prosedur dalam Penyusunan dan Pelaksanaan Anggaran di Bidang Kebersihan dan Penerangan Jalan Umum di Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang Jember yaitu : Bidang Kebersihan dan Penerangan Jalan Umum membuat Daftar Usulan Rencana Kegiatan yang akan diperiksa oleh Kepala Bidang, kemudian dikirimkan kepada bagian perencanaan untuk dibukukan menjadi Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang diperiksa dan diotorisasi oleh Kepala Dinas dan diserahkan kepada Pemerintah (Bupati) yang selanjutnya dibuatkan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) kemudian menyerahkan kepada DPRD Komisi A untuk disidangkan dan dibahas dalam sidang Paripurna DPR yang kemudian dibuatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Perda APBD kemudian diserahkan kembali ke bagian perencanaan Dinas P.U Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Jember untuk dibuatkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)

    PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN ETIKA KERJA TERHADAP KEPERCAYAAN PELANGGAN PADA PT.BPR KARUNIA PAKTO KENCONG KABUPATEN JEMBER

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepercayaan masyarakat untuk memutuskan menjadi nasabah di PT. BPR Karunia Pakto Kencong Kabupaten Jember dan menganalisis dan mengetahi pengaruh etika kerja terhadap kepercayaan masyarakat untuk memutuskan menjadi nasabah di PT. BPR Karunia Pakto Kencong Kabupaten Jember. Lokai penelitian yaitu, PT. BPR Karunia Pakto Kencong Kabupaten Jember. Populasinya adalah para nasabah yang melakukan transaksi atau kegiatan di PT BPR Karunia Pakto Kencong Kabupaten Jember selama satu minggu pada bulan agustus 2014 Penyebaran kuisioner dilakukan secara langsung dengan mendatangi 50 responden yang menjadi nasabah aktif di PT. BPR Karunia Pakto Kencong. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Setelah dilakukan analisis data, dapat diambil beberapa kesimpulan yaitu: a).Hasil penelitian menyatakan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan nasabah PT. BPR Karunia Pakto Kencong Kabupaten Jember. b).Hasil penelitian menyatakan bahwa etika kerja berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan nasabah PT. BPR Karunia Pakto Kencong Kabupaten Jember

    Prosedur Audit Atas Aset Tetap Pada Tahun Pengauditan Buntaran & Lisawati

    No full text
    Selama menempuh Praktek Kerja Nyata (PKN) penulis ingin mengetahui bagaimana cara mengaudit secara langsung dan menerapkan ilmu selama perkuliahan pada saat praktek kerja nyata dan berfokus kepada aset tetap dan penulis seringkali menangani proses pengauditan aset tetap serta ingin menjabarkan prosedur audit aset tetap berdasarkan hasil Praktek Kerja Nyata (PKN) dalam proses pengauditan terkadang dapat ditemukan kesalahan pada pihak klien dan kesalahan yang paling sering ditemukan pada saat proses audit adalah pencatatan yang dapat memberikan dampak yang besar. Pada suatu pencatatan dapat dilihat apakah perusahaan itu sudah berkembang atau bahkan tidak mencukupi target keuntungan yang diinginkan. Dalam Akuntansi, Pencatatan ada dua kali, yaitu pencatatan dari dokumen transaksi ke buku harian atau buku jurnal, kemudian pencatatan dari buku jurnal ke buku besar. Pencatatan pertama disebut dengan journal entry dan catatan yang kedua disebut dengan Posting (Mursyidi,2010:67). Pencatatan biasanya dilakukan secara manual (diatas kertas) atau berupa softcopy pada sistem yang telah disiapkan oleh perusahaan. Suatu hal yang perlu dicatat oleh perusahaan seperti modal, kewajiban dan asset-aset yang dimiliki oleh perusahaan, salah satunya pencatatan aset. Aset itu sendiri pada perusahaan terbagi beberapa jenis yaitu: Aset Lancar, Aset Tidak Lancar, Investasi Jangka Panjang, Aset Tidak berwujud, dan Aset Tetap. Pada salah satu contoh aktiva yang cukup kompleks adalah Aset Tetap, dimana ada beberapa bentuk yang termasuk didalamnya seperti tanah, bangunan, mesin, kendaraan, dan peralatan. Aset Tetap dicatat sesuai dengan klarifikasinya serta penilaiannya harus tepat. Masalah utama dalam akuntansi untuk aset tetap yang sering ditemukan adalah pengakuan aset tersebut, penentuan jumlah tercatat, pembebanan penyusutan, dan rugi penurunan nilainya (Ikatan Akuntan Indonesia,2012:16.1)

    PENGARUH PENGUNGKAPAN AKUTANSI LINGKUNGAN TERHADAP RESPON PASAR PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BELI

    No full text
    The rapid of corporate developmenthas a negatife and positive impact

    PROSEDUR PEMBAYARAN DAN PENGEMBALIAN BARANG (RETURN) OLEH HOLDSALER PADA PT. PANAMAS DISTRIBUTOR JEMBER

    No full text
    Kegiatan usaha perekonomian dalam perkembangannya memerlukan dana yang disebut sebagai proses produksi yang sejajar dengan faktor-faktor lainnya. sedangkan apabila ditinjau dari segi perbankan lainnya yang menyediakan dana dalam bentuk perkreditan maka kredit mempunyai pereanan yang sangat penting terutama pada kondisi negara berkembang

    Pelaksanaan prosedur penjualan tiket pada PT. Kereta Api (Persero) Daerah Operasi IX Jember

    No full text
    Pada umumnya setiap perusahaan swasta yang bergerak di bidang industri maunya jasa didalam menjalankan kegiatan usahanya mempunyai tujua

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
    corecore