1,721,012 research outputs found
Pembinaan Keagamaan di Kalangan Siswa SMAN 1 Kintap Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut
Meriyanti, 2017. Pembinaan Keagamaan di Kalangan Siswa SMAN 1 Kintap
Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut. Skripsi. Jurusan Pendidikan
Agama Islam. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pembimbing Surawardi,
M.Ag.
Penelitian ini mengemukakan tentang Pembinaan Keagamaan di Kalangan
Siswa SMAN 1 Kintap Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut. Masalah yang
menjadi bahasan adalah bagaimana penerapan pembinaan keagamaan di Kalangan
Siswa SMAN 1 Kintap Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut dan apa saja
faktor-faktor yang mempengaruhi diadakannya pembinaan keagamaan di kalangan
siswa SMAN 1 Kintap Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana kegiatan pembinaan
keagamaan yang diadakan di SMAN 1 Kintap dan faktor-faktor yang mempengaruhi
diadakannya pembinaan keagamaan di kalangan siswa SMAN 1 Kintap Kecamatan
Kintap Kabupaten Tanah Laut.
Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif, subjek utama penelitian
adalah kepala sekolah, guru PAI, dan siswa. Objek penelitian ini adalah tentang
pembinaan keagamaan di kalangan siswa SMAN 1 Kintap Kecamatan Kintap
Kabupaten Tanah Laut. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan data menggunakan teknik reduksi data
(data reduction), penyajian data (data display), dan vertifikasi (conclusion drawing).
Seluruh data yang terkumpul akan disajikan dalam bentuk deskriptif yakni dengan
mengemukakan data yang diperoleh ke dalam bentuk penjelasan melalui uraian kata
sehingga menjadi kalimat yang padu serta mudah dipahami.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka penelitian ini
menunjukkan bahwa: (1) pembinaan keagamaan yang dilakukan sekolah dalam
membina perilaku keagamaan siswa di SMA Negeri 1 Kintap meliputi penerapan
kegiatan keagamaan ekstrakurikuler yang bersifat wajib ataupun tidak wajib diikuti
siswa, (2) hasil dari upaya pembinaan keagamaan cukup berhasil meskipun masih ada
sebagian siswa yang belum tertib dan menunjukkan perilaku yang baik, patuh, dan
hormat kepada orang tua, guru, dan menghargai teman-teman sebayanya. (3) faktor
pendukung pembinaan keagamaan ektrakurikuler meliputi dukungan penuh dari
pihak sekolah dan kerjasama antara guru PAI dengan guru-guru mata pelajaran lain.
Faktor yang kurang mendukung pembinaan keagamaan yaitu pengaruh media
elektronik seperti HP dan televisi, sehingga pengawasan yang dilakukan oleh para
guru dan orang tua sedikit terganggu
Pengaruh kerja sama anatar orang tua dan guru dalam meningkatkan prestasi belajar pendidikan agama islam siswa Sd negeri 01 Panaragan Jaya Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun Pelajaran 2015/2016
Meriyanti, Pengaruh Kerja Sama Antara Orang Tua Dan Guru Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa SD Negeri 01 Panaragan Jaya Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun Ajaran 2015/2016
Orang tua sebagai lingkungan pertama yang dikenal oleh anak, maka orang tualah yang bertanggung jawab penuh dalam pelaksanaan pendidikan anak. Dengan kata lain orang tua harus mempersiapkan anak-anak agar mampu melaksanakan tugas hidup dengan sebaik-baiknya, dan mampu mengemban tugas sebagai kholifah di bumi adalah tugas dan kewajiban orang tua. Untuk mencegah anak-anak dari kekeliruan perbuatan, maka yang pertama memberikan pendidikan adalah keluarga, dan akan terus berlanjut sampai pendidikan formal, atau meski anak telah berada dalam pendidikan formal, maka pendidikan keluarga tetap di jalankan.
Rumuskan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut : Bagaimanakah kerja sama orang tua dan guru SD Negeri 01 Panaragan Jaya dalam meningkatkan prestasi belajar siswa
Hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :Ada pengaruh antara kerja sama orang tua dan guru dalam meningkatkan pretasi belajar Pendidikan Agama Islam SD Negeri 01 Panaragan Jaya
Adapun tujuan penelitian ini adalah : Untuk mengetahui kerja sama antara orang tua dan guru dalam meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa SD Negeri 01 Panaragan Jaya, Untuk mengatahui prestasi belajar siswa SD Negeri 01 Panaragan Jaya, Pengaruh kerja sama orang tua dan guru dalam meningkatkan pretasi belajar Pendidikan Agama Islam SD Negeri 01 Panaragan Jaya
Kegunaan Penelitian; Untuk memberikan sumbangsih pemikiran penulis tentang pengaruh kerja sama antara orang tua dan guru dalam meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam dan untuk menambah keilmuan atau wawasan penulis tantang kerja sama antara orang tua dan guru.
Pengumpulan data mengadakan obeservasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menelaah seluruh data, mengurangi, mendisplay, dan kemudian menyimpulkan dengan data yang diperoleh. Dalam penarikan kesimpulan, penulis menggunakan analisi data induktif karena ditekankan untuk meneliti kasus-kasus yang diperoleh menjadi teori baru. Proses berfikirnya dilakukan dengan cara menarik kesmipulan diakhir peristiwa dan fakta-fakta.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar siswa SD Negeri 01 Panaragan Jaya adalah siswa terbiasa untuk menerapkan ilmu agama dan belajar aktif di sekolah. (2) Peran guru PAI dan orang tua dalam Meningkatkan prestasi siswa SD Negeri 01 Panaragan Jaya adalah guru PAI menjadi sosok sebagai pembimbing bagi anak didiknya, sosok keteladanan bagi anak didiknya dan sosok pengawas bagi anak didiknya, sehingga siswa terdidik dan dapat diperhatikan dalam kehidupan sehari-harinya
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.</p
- …
