1,721,153 research outputs found

    Makalah Penataan SDM Pada Reformasi Birokrasi

    No full text
    Penataan SDM Pada Reformasi Birokrasi Kelompok 5 ( Melinia

    Makalah Penataan SDM Pada Reformasi Birokrasi

    No full text
    Penataan SDM Pada Reformasi Birokrasi Kelompok 5 ( Melinia

    RISKA MELINIA TRIANDINI's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    HUBUNGAN ANTARA KEHARMONISAN KELUARGA DAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN KENAKALAN REMAJA

    Get PDF
    ABSTRAK HUBUNGAN ANTARA KEHARMONISAN KELUARGA DAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN KENAKALAN REMAJA Oleh Natasya Putri Melinia kenakalan remaja adalah sebuah tindakan atau perilaku yang dilakukan oleh remaja, dimana tindakan tersebut melanggar aturan atau norma baik norma agama, norma hukum, maupun norma lainnya yang ada di masyarakat sehingga dapat mengakibatkan kerugian terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara keharmonisan keluarga dan kecerdasan spiritual dengan kenakalan remaja. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi SMAN 13 Bandar Lampung dengan jumlah 121 subjek yang didapat melalui teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data diperoleh menggunakan skala keharmonisan keluarga, skala kecerdasan spiritual, dan skala kenakalan remaja. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Regresi berganda menggunakan program dari komputer yaitu software SPSS 22.0 for windows. Berdasarkan hasil penelitian : Pertama, didapatkan hasil nilai R sebesar 0.407 dan nilai F sebesar 11.694 dengan signifikasi p < 0,01. Dapat dikatakan bahwa ada hubungan antara keharmonisan keluarga dan kecerdasan spiritual dengan kenakalan remaja. Kedua, didapatkan hasil nilai koefesien korelasi sebesar -0.369 dengan nilai signifikansi p < 0,01. Hal ini menunjukkan bahwa bahwa ada hubungan negatif signifikan antara keharmonisan keluarga dengan kenakalan remaja. keharmonisan keluarga memberikan sumbangan efektif sebesar 10.2%. Ketiga, didapatkan hasil nilai koefesien korelasi sebesar -0.325 dengan nilai signifikansi p < 0,01. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan negatif signifikan antara kecerdasan spiritual dengan kenakalan remaja. kecerdasan spiritual memberikan sumbangan efektif sebesar 6.3%. Kata Kunci : Kenakalan Remaja, Keharmonisan Keluarga, Kecerdasan Spiritua

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Analisis Hubungan Kadar Sisa Klor Terhadap Bakteri Escherichia coli Pada Air Kolam Renang di Kota Palembang

    No full text
    ANALISA HUBUNGAN KADAR SISA KLOR TERHADAP KEBERADAAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI PADA AIR KOLAM RENANG DI KOTA PALEMBANG Melinia Sahni Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah ABSTRAK Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mengetahui distribusi frekuensi pada sisa klor di air kolam renang yang ada di kota Palembang, untuk mengetahui distribusi frekuensi angka bakteri Escherichia coli di air kolam renang yang ada di kota Palembang, untuk mengetahui hubungan antara sisa klor dan bakteri Escherichia coli. Sisa klor yang didapatkan dari 4 kolam renang yang ada di kota Palembang memenuhi syarat yang ditentukan oleh Permenkes tahun 2017 dan 3 kolam renang belum memenuhi syarat standar sisa klor menurut Permenkes RI No. 32 Tahun 2017 dikarenakan pihak air kolam renang memiliki alasan tersendiri untuk meningkatkan kadar klornya ditengah pandemi virus Covid-19 dan klor dijadikan sebagai pengganti disinfektan. Dari 7 titik sampling dengan 3 kali pengulangan pada masing-masing air kolam renang di kota Palembang semuanya memenuhi persyaratan sesuai dengan baku mutu PERMENKES NO. 416 Tahun 1990 dengan total maksimal koloni yaitu 200 koloni/1 ml air kolam renang. Jika ada air kolam renang yang mencapai total maksimal koloni hingga >200 koloni dianggap kontaminan. Sedangkan jika air kolam renang <30 dianggap steril, dan ada 1 data air kolam renang ke-7 dengan total koloni 35 koloni dianggap tidak steril karena lebih dari ambang batas steril yaitu <30dan dianggap tidak kontaminan dikarenakan <200 total koloni. Pada penelitian ini hasilnya tidak signifikan, maka artinya adalah data yang dikumpulkan tidak berhasil membuktikan keterkaitan antara X dan Y, dan bukan berarti X tidak berpengaruh terhadap Y, melainkan data sampel tidak berhasil membuktikan hubungan tersebut. Kata Kunci: Air Kolam Renang Umum, Bakteri Escherichia coli, Sisa Klo

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore