5 research outputs found
ANALISIS KOMBINASI PRODUKSI UNTUK MENCAPAI LABA MAKSIMUM DENGAN MENGGUNAKAN LINEAR PROGRAMMING METODE SIMPLEK PADA CV RESKA WODERN FASHION PALEMBANG
CV Reska Wodern Fashion Palembang is one of the convection company
in Palembang. Located at Jalan Perindustrian 1 No. 08 Rt. 32/11 Sukarame
Km. 9 Palembang. CV Reska Wodern Fashion Palembang produces 2
types of products, they are jackets and shirts. Author analyzed the
combination of production to generate maximum profits by using the
Simplex Method of Linear Programming. Data collection methods used
were field research (interviews and observations), documentation and
library research. Theory of the Simplex Method of Linear Programming
used was based on the theory of Yamit (2009) and Herjanto (2008).
Based on the analysis and the data were performed using the Simplex
Method of Linear Programming, the Maximum profit is Rp 4.183.505,01
in a month. With the combination produced total 407,60005 pieces of
jackets and 0 pieces of shirts. So in a year the maximum profit that can
achieved is Rp 4.183.505,01 x 12 = Rp 50.202.060,1 and the conclusion is
CV Reska Wodern Fashion Palembang should only produce jackets in
order to achieve the maximum profit.
Key words: combination of production, maximum profits, linear
programming simplex metho
FUNGSI SOSIAL DAN KEAGAMAAN DALAM TRADISI KAYIK’ AN (TURUN MANDI) PADA MASYARAKAT SEMENDE DI MEKAKAU ILIR KABUPATEN OKU SELATAN
ABSTRAK
Fungsi sosial adalah suatu proses kemasyarakatan atau interaksi
dengan lingkungan sosial yang di arahkan kepada memenuhi
kebutuhan dan bertujuan untuk mencapai kesejahteraan atau
membentuk ketertiban pranata kehidupan sosial, seperti fungsi
ekonomi, politik, keagamaan, bahkan budaya. Keagamaan memiliki
arti segala sesuatu atau tindakan yang berkaitan dengan agama.
Agama berarti kepercayaan kepada tuhan dengan ajaran kebhaktian
dan kewajiban-kewajiban yang bertalian dengan kepercayaan itu.
Sedangkan keagamaan adalah sifat-sifat yang terdapat dalam agama.
Tradisi memiliki peran penting dalam keagamaan karena tradisi dapat
menciptakan kerangka sosial dan moral yang mengatur hubungan
antaranggota masyarakat. Melalui tradisi, nilai-nilai agama dapat
diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi pedoman dalam
berperilaku. Fungsi sosial dan keagamaan tersebut juga terdapat dalam
tradisi Kyi’an (turun mandi) atau yang lebih di kenal yaitu khitanan
anak prempuan yang salah satunya terdapat pada suku semende di
Mekkau Ilir Kabupaten OKU Selatan. Berdasarkan permasalahan
tersebut, untuk itu penulis memaparkan beberapa rumusan masalah,
yang pertama adalah, bagaimana prosesi tradisi kayik’an (turun
mandi) pada masyarakat Semende di Mekakau Ilir Desa Tanjung
Besar?, yang kedua bagaimana fungsi sosial dan keagamaan tradisi
Kayik’an (turun mandi) bagi masyarakat Semende di Mekakau Ilir
Desa Tanjung Besar?
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field
research) dengan menggunakan metode kualitatif. Sumber data
yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari data primer dan data
sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan pada
penelitian ini berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Metode analisis data pada penelitian ini yakni dengan cara reduksi
data, penyajian data dan verifikasi data. Informan dalam penelitian
ini terdiri dari informan kunci berjumlah satu orang yakni ketua
adat,informan utama berjumlah tiga orang yakni tokoh agama,
nining rebiah (dukun bayi), dan kepala desa Tanjung Besar.
Informan tambahan berjumlah enam orang yakni warga yang tinggal di Tanjung Besar.
Hasil menunjukan bahwa tradisi kayian merupakan sebuah
tradisi yang dilakukan untuk mengislamkan atau mensucikan anak
Perempuan suku semande sehingga ibadahnya menjadi sempurna.
Tradisi kayian dilalui melalui dua tahap proses yakni persiapan dan
pelaksanaan upacara, yang mana dalam tradisi kayi’an terdapat
symbol-simbol yang digunakan yang bermakna harapan-harapan
untuk kebaikan sang anak. Selain itu tradisi kayi’an memiliki
fungus dari segi sosial tradisi kayi’an berfungsi sebagai ajang
silaturahmi antar masyarakat karena selama proses tradisi
melibatkan orang banyak yang rela berkorban baik dari segi waktu,
tenaga bahkan materi, sehingga terjalin kerjasama yang baik pada
setiap warga masyarakat. Dari segi fungsi agama, tradisi kayi’an
berfungsi sebagai pengendali diri pada anak Perempuan supaya
tidak liar dan ketika dewasa dapat membentengi diri dari perbuatan
tercela.
Kata Kunci : Fungsi Sosial Dan Keagamaan, Tradisi, Kayi’an. ABSTRACT
Social function is a social process or interaction with the social
environment that is directed to meet needs and aims to achieve
welfare or form order in social life institutions, such as economic,
political, religious, and even cultural functions. Religion means
everything or actions related to religion. Religion means belief in God
with teachings of devotion and obligations related to that belief. While
religiousness is the characteristics contained in religion. Tradition
has an important role in religion because tradition can create a social
and moral framework that regulates relations between members of
society. Through tradition, religious values can be applied in
everyday life and become guidelines for behavior. These social and
religious functions are also found in the Kyi'an tradition.(going down
to take a bath) or better known as circumcision of female children,
one of which is found in the Semende tribe in Mekkau Ilir, South OKU
Regency. Based on these problems, the author presents several
problem formulations, the first of which is,How is the kayik'an (going
down to bathe) tradition carried out by the Semende community in
Mekakau Ilir, Tanjung Besar Village? Secondly, what are the social
and religious functions of the Kayik'an (going down to bathe)
tradition for the Semende community in Mekakau Ilir, Tanjung Besar
Village?
This research is a field research using qualitative methods.
The data sources used in this study consist of primary data and
secondary data. The data collection methods used in this study are
observation, interviews, and documentation. The data analysis method
in this study is by means of data reduction, data presentation and data
verification. The informants in this study consisted of one key
informant, namely the traditional leader, three main informants,
namely religious figures, nining rebiah (midwife), and the village
head of Tanjung Besar. Additional informants numbered six people,
namely residents living in Tanjung Besar.
The results show that the kayian tradition is a tradition
carried out to convert or purify the Semande tribe girls so that their
worship is perfect. The kayian tradition is carried out through two stages of the process, namely preparation and implementation of the
ceremony, where in the kayi'an tradition there are symbols used that
mean hopes for the good of the child. In addition, the kayi'an tradition
has a social function, the kayi'an tradition functions as a means of
friendship between communities because during the tradition process
many people are involved who are willing to sacrifice both in terms of
time, energy and even material, so that good cooperation is
established in every community member. In terms of religious
function, the kayi'an tradition functions as a self-control for girls so
that they are not wild and when they are adults they can fortify
themselves from despicable acts.
Keywords: Social and Religious Functions, Tradition, Kayi'an
PELATIHAN FOTO PRODUK UNTUK UMKM BINAANSEKOLAHWIRAUSAHA ‘AISYIYAH BUKITTINGGI
Pada saat pandemi COVID-19 dimulai sejak kwartal awal tahun 2020 di Indonesia telah menyebabkan banyaknya problematika, yang tidak hanya mengenai masalah kesehatan namun COVID-19 ini juga berdampak pada kehidupan sosial masyarakat, mulai dari pendidikan, sosial dan lingkup ekonomi. Kondisi pandemi selama satu tahun terakhir ini menuntut banyak terjadinya perubahan pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Perubahan ini dikenal sebagai new normal atau kebiasaan baru. Dampak ekonomi juga tentunya dirasakan oleh sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang menyebabkan terjadinya penurunan daya beli, komsumsi masyarakat dan juga kinerja produksi serta eksistensi dari UMKM sendiri. UMKM yang memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia mengalami penurunan dan kendala, terutama dalam hal aspek pembiayaan, penurunan penjualan, masalah mendapatkan baham baku mentah dan masalah dalam hal distribusi barang. Hal ini kemudian ditambah dengan kebijakan pemerintah terkait protokol di new normal, dimana terdapat batasan dalam hal jumlah pengunjung dan waktu kunjungan
Gerund and its Czech Equivalents in Texts of European Union Law.
Abstract The graduation theses named "Gerund and its Czech Equivalents in Texts of European Union Law" examine the ways of gerund application in Spanish expert language focusing particularly on the gerund structures interpretation. The theses are composed of two main parts: the theoretical part and the practical part. In its theoretical part, the author targets first the use of gerund in general. Above all, she specifies an overview of gerund´s main roles in Spanish sentences there, and recites various possibilities how to translate this verbal form to the Czech language. The second and important chapter of the theoretical part is called "Use of gerund in Spanish legal language". It studies gerunds found out in texts from the sphere of the expert (administrative-legal) language only. As the main source of information used for the practical studies was considered the internet portal EUR-Lex where we found out expressions containing Spanish gerunds together with their Czech equivalents used there. They were then classified based on the way of their interpretation. We examined two areas of legal experts text marked "All treaties" and "Judgements of Court of Justice". The theses are concluded by comparison of equivalents taken from two above mention ranges of texts as well as comparing results of EUR-Lex survey with the theoretical part of theses where we used the classification of gerund translation according authors Veselá Jana, Reska Jaroslav and Jašek David (2004)
