2 research outputs found

    INTERFERENSI TATA BAHASA INDONESIA DALAM KALIMAT BAHASA MANDARIN MENGGUNAKAN PREPOSISI zài (在) OLEH MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA MANDARIN

    No full text
    ABSTRAK     Astri, Maya Atining. 2017. “Interferensi Tata Bahasa Indonesia Dalam Kalimat Bahasa Mandarin Menggunakan Preposisi zài(在)oleh Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin” Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Herri Akhmad Bukhori, M.A., M.Hum.   Kata Kunci: Interferensi, Tata Bahasa, Kalimat, Preposisi zài (在)   Setiap bahasa mempunyai tata bahasa yang berbeda, tata bahasa Indonesia dan tata bahasa Mandarin juga berbeda. Dalam mempelajari tata bahasa Mandarin (bahasa kedua), mahasiswa sebaiknya  memahami tata bahasa Indonesia (bahasa pertama) terlebih dahulu, karena hal tersebut dapat mengurangi kesalahpahaman dalam mempelajari tata bahasa Mandarin. Jika mahasiswa tidak benar-benar memahami tata bahasa Indonesia, mahasiswa akan merasa kesulitan setelah menemukan perbedaan tata bahasa dalam bahasa yang dipelajari (bahasa Mandarin), seperti halnya dalam mempelajari preposisi zài(在). Penggunaan preposisi zài(在) dalam bahasa Indonesia dan bahasa Mandarin berbeda, karena adanya perbedaan tata bahasa ini mahasiswa masih sering melakukan kesalahan dan tanpa disadari kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa adalah kesalahan yang disebabkan oleh interferensi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk interferensi tata bahasa Indonesia dalam kalimat bahasa Mandarin menggunakan preposisi zài (在) dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab interferensi tata bahasa Indonesia dalam kalimat bahasa Mandarin menggunakan preposisi zài (在). Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif korelasional. Sumber data penelitian ini adalah hasil tes tulis dan kuesioner (angket) terbuka. Data penelitian ini adalah kalimat yang memuat kesalahan karena adanya interferensi penggunaan preposisi zài (在). Dalam penelitian ini peneliti sebagai instrumen utama. Peneliti juga menggunakan instrumen pendukung yaitu tabel dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bentuk-bentuk interferensi dalam menggunakan preposisi zài (在), yaitu 1)bentuk interferensi penggunaan preposisi zài (在) sebelum S (subjek) dan 2) bentuk interferensi penggunaan preposisi zài (在) setelah V (verba) atau VO (verba dan Objek). Faktor-faktor penyebab terjadinya interferensi dalam menggunakan preposisi zài (在), yaitu 1) kurangnya pemahaman dan pengetahuan tentang bahasa kedua (bahasa Mandarin), 2) karena bahasa pertama merupakan bahasa yang digunakan sejak kecil atau yang digunakan sehari-hari, sehingga sudah menjadi kebiasaan, 3) perbedaan antara tata bahasa dan susunan kalimat dalam bahasa Indonesia dan bahasa Mandarin dan 4) model pengajaran dosen yang dapat mempengaruhi pemahaman dan penguasaan pengetahuan   ABSTRACT   Astri, Maya Atining. 2017. “Interference Of Indonesia Grammar In Mandarin Sentence Using Preposition zài(在)by Students Of Chinese Study Program” Thesis, Chinese Study Program, German Department, Faculty of Letters, University Of Malang. Supervisor: Dr. Herri Akhmad Bukhori, M.A., M.Hum.   Keywords: Interference, Grammar, Sentence, Preposition zài(在)   Each language has a different grammar, Indonesian grammar and Chinese grammar are also different. In the study of Chinese grammar (second language), students should first understand the grammar of Indonesia (first language), because it can reduce misunderstanding in the study of Chinese grammar. If a student does not really understand the grammar of Indonesia, student would have difficulty after finding gramatical differences in the studyof second language (Chinese language), as well as in the study of preposition zài (在). The use of the preposition zài (在) in Indonesian and Mandarin language is different, because of this difference grammar, students often make mistakes and these mistakes are  caused by interference. The purpose of this research is to describe a form of interference using preposition zài (在) and to identify the interference causing factors of the Indonesia grammar in Chinese sentences using preposition zài (在). The research usesqualitativecorrelation method. Data source this study is the result of test and questionnaire. This research data are sentences that contain mistakes due to the interference of use preposition zài (在). In this research, researcher plays a role as main instrument. Researcher also uses supporting instruments, which is documentation table. The results of this research indicateforms of the interference uses preposition zài (在), namely 1) the interference form using preposition zài (在) before S (subject)and 2) the interference form using preposition zài (在) after V (verb) or VO ( verbs and objects). The cause of the  interference factors using prepositions zài (在), are 1) lack of understanding and knowledge of a second language (Chinese language), 2) the first language used since childhood or used everyday, so it has become a habit, 3) the difference between grammar and sentence order in Indonesian and Chinese languages, and 4) model of teaching lecturer can affect studentsin understanding and mastery of the knowledge about the Chinese grammar

    Analisis Kesalahan Karangan Bahasa Mandarin Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Angkatan 2015 Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK     Astri, Maya Atining. 2017. “Interferensi Tata Bahasa Indonesia Dalam Kalimat Bahasa Mandarin Menggunakan Preposisi zài(在)oleh Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin” Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Herri Akhmad Bukhori, M.A., M.Hum.   Kata Kunci: Interferensi, Tata Bahasa, Kalimat, Preposisi zài (在)   Setiap bahasa mempunyai tata bahasa yang berbeda, tata bahasa Indonesia dan tata bahasa Mandarin juga berbeda. Dalam mempelajari tata bahasa Mandarin (bahasa kedua), mahasiswa sebaiknya  memahami tata bahasa Indonesia (bahasa pertama) terlebih dahulu, karena hal tersebut dapat mengurangi kesalahpahaman dalam mempelajari tata bahasa Mandarin. Jika mahasiswa tidak benar-benar memahami tata bahasa Indonesia, mahasiswa akan merasa kesulitan setelah menemukan perbedaan tata bahasa dalam bahasa yang dipelajari (bahasa Mandarin), seperti halnya dalam mempelajari preposisi zài(在). Penggunaan preposisi zài(在) dalam bahasa Indonesia dan bahasa Mandarin berbeda, karena adanya perbedaan tata bahasa ini mahasiswa masih sering melakukan kesalahan dan tanpa disadari kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa adalah kesalahan yang disebabkan oleh interferensi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk interferensi tata bahasa Indonesia dalam kalimat bahasa Mandarin menggunakan preposisi zài (在) dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab interferensi tata bahasa Indonesia dalam kalimat bahasa Mandarin menggunakan preposisi zài (在). Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif korelasional. Sumber data penelitian ini adalah hasil tes tulis dan kuesioner (angket) terbuka. Data penelitian ini adalah kalimat yang memuat kesalahan karena adanya interferensi penggunaan preposisi zài (在). Dalam penelitian ini peneliti sebagai instrumen utama. Peneliti juga menggunakan instrumen pendukung yaitu tabel dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bentuk-bentuk interferensi dalam menggunakan preposisi zài (在), yaitu 1)bentuk interferensi penggunaan preposisi zài (在) sebelum S (subjek) dan 2) bentuk interferensi penggunaan preposisi zài (在) setelah V (verba) atau VO (verba dan Objek). Faktor-faktor penyebab terjadinya interferensi dalam menggunakan preposisi zài (在), yaitu 1) kurangnya pemahaman dan pengetahuan tentang bahasa kedua (bahasa Mandarin), 2) karena bahasa pertama merupakan bahasa yang digunakan sejak kecil atau yang digunakan sehari-hari, sehingga sudah menjadi kebiasaan, 3) perbedaan antara tata bahasa dan susunan kalimat dalam bahasa Indonesia dan bahasa Mandarin dan 4) model pengajaran dosen yang dapat mempengaruhi pemahaman dan penguasaan pengetahuan   ABSTRACT   Lestari, Rahmi Dwi. 2017. Analisis Kesalahan Karangan Bahasa Mandarin Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Angkatan 2015 Universitas Negeri Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Tiksno Widyatmoko M.A.   Kata Kunci: Analisis Kesalahan, Karangan, Surat Lamaran Kerja   Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan dalam karangan berupa surat lamaran kerja bahasa Mandarin pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Malang angkatan 2015 offering B dan mendeskripsikan penyebabnya. Untuk itu peneliti melakukan kegiatan mengidentifikasi, menjelaskan, dan mengevaluasi kesalahan dalam karangan mahasiswa berupa surat lamaran kerja bahasa Mandarin. Penelitian ini termasuk deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah karangan surat lamaran kerja bahasa Mandarin mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin angkatan 2015 offering B yang sedang menempuh matakuliah Menulis 1.Sementara itu, data dalam penelitian ini adalah kesalahan yang terdapat dalam karangan tersebut. Data ini diperoleh dari dokumentasi berupa buku tugas pada matakuliah Menulis 1. Data lainnya adalah faktor-faktor penyebab terjadinya kesalahan dalam karangan surat lamaran kerja bahasa Mandarin yang diperoleh dari lembar kuisioner yang telah diisi oleh mahasiswa. Berdasarkan analisis yang telah peneliti lakukan, kesalahan dalam karangan surat lamaran kerja bahasa Mandarin paling banyak ditemukan pada hanzi, yaitu penulisan hanzi, pemilihan kata, kesalahan goresan, dan goresan yang tidak lengkap. Disusul kesalahan tatabahasa, yaitu penggunaan pola kalimat 是。。。的,kata bantu bilangan (个), pola kalimat SKPO, penulisan tanggal, penggunaan partikel de(的、得、地), penggunaan kata 是, pola kalimat 把字句, penggunaan partikel 了、过, dan penggunaan 在. Kemudian kesalahan pada tanda baca, yaitu penggunaan tanda baca titik(。),titik dua (:), koma (,), dan titik koma (;). Kemudian kesalahan isi/konten, yaitu terkait komponen surat seperti salam penutup, kepala surat, informasi diri, nama penulis, dan tanggal. Terakhir kesalahan sistematika surat, yaitu terkait jarak antar paragraf , dan penulisan salam penutup
    corecore