14 research outputs found
Development Clothing Information System base Android Applications of Boutique Modiste Shofi Samarinda
WEB-Based Development of Apparel Information Systems at Shofi Boutique Samarinda. using Laravel Framework. The Modiste Shofi Boutique is a boutique that sells various types of men's and women's clothing. The clothes sold at the Modiste Shofi Boutique include mukena, batik clothes, batik cloth, and so on. The promotions carried out by the Modiste Shofi Boutique are still inadequate so that there are still many people who do not know the existence of the Modiste Shofi Boutique. In addition, sales at the Modiste Shofi Boutique are only done manually such as promoting goods on Facebook and Whatsapp only, and also conventionally where consumers have to come directly to the Modiste Shofi Boutique to buy clothes, therefore this research the author did to create this application that can facilitate the promotion of clothing and can do promotions widely so that consumers are easier to transact and do not need to come to the boutique. This application also aims to make it easier for Modiste Shofi Boutique owners to record goods and be able to view detailed sales and purchase reports at Modiste Shofi Boutique Samarind
HUBUNGAN ANTARA KONSISTENSI DIRI DENGAN KEMATANGAN KARIR PADA MAHASISWA AKHIR PSIKOLOGI ISLAM DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Hubungan Antara Konsistensi Diri dengan Kematangan Karir pada Mahasiswa Akhir Psikologi Islam di Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung” ini ditulis oleh Shofi Maulida Alfina, NIM. 126308211069, dengan pembimbing/promotor Dr. Hj. Uswah Wardiana, M. Si.
Kata kunci: Konsistensi Diri, Kematangan Karir, Mahasiswa Akhir.
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya berbagai tantangan penting bagi mahasiswa akhir dalam mempersiapkan masa depan dan karirnya, terutama dalam menghadapi tuntutan dunia kerja di era Revolusi 5.0. Salah satu faktor psikologis yang diyakini berperan penting dalam kesiapan karir adalah konsistensi diri, yakni kemampuan individu untuk menunjukkan bahwa tidak semua mahasiswa itu memiliki konsistensi diri yang tinggi, yang kemudian berdampak pada rendahnya kematangan karir, yaitu kesiapan individu dalam mengambil keputusan karir yang sesuai dengan potensi dan nilai pribadinya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsistensi diri dengan kematangan karir pada mahasiswa tingkat akhir Program Studi Psikologi Islam di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Sedangkan variabel independen (X) dalam penelitian ini adalah konsistensi diri, yang didefinisikan sebagai keselarasan antara pikiran, perasan, dan tindakan secara berkelanjutan, dan variabel dependen (Y) pada penelitian ini adalah kematangan karir, yang mencerminkan kesiapan individu dalam merencanakan, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab atas pilihan karirnya. Dalam konteks ini, konsistensi diri dipandang sebagai indikator penting didalam pembentukan kematangan karir.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Dengan variabel independen berupa konsistensi diri, dan variabel dependen berupa kematangan karir. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan penyebaran kuesioner secara online melalui google form. Sedangkan jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu 84 Mahasiswa Akhir Psikologi Islam, subjek tercatat sebagai mahasiswa aktif tidak sedang cuti. Teknik pungumpulan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan korelasi parametrik yaitu berupa korelasi Pearson Product Moment dengan pengolahan data menggunakan SPSS versi 27.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara konsistensi diri dengan kematangan karir, dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 dengan koefisien korelasi sebesar 0,904. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara konsistensi diri dan kematangan karir. Artinya, semakin tinggi konsistensi diri mahasiswa, maka semakin tinggi pula tingkat kematangan karir mereka
PERSEPSI GURU KELAS DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI MIN 3 TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Persepsi Guru Kelas Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di MIN 3 Tulungagung” ini ditulis oleh Shofi Maulida, NIM. 126205211070, dengan pembimbing Diana Lutfiana Ulfa, S.Pd.I., M.Pd.
Kata Kunci: Persepsi Guru, Kurikulum Merdeka, Implementasi, Madrasah Ibtidaiyah.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, khususnya di jenjang Madrasah Ibtidaiyah. Kurikulum Merdeka hadir sebagai bentuk pembaruan sistem pendidikan yang berpusat pada peserta didik, dimana kebutuhan, minat, dan gaya belajar
peserta didik menjadi fokus utama dalam proses pembelajaran. Namun,keberhasilan implementasi kurikulum ini sangat bergantung pada pemahaman dan persepsi guru terhadap konsep Kurikulum Merdeka itu sendiri, sehingga memunculkan beragam tanggapan dari guru kelas terkait implementasinya.
Tujuan penelitian ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih
pengetahuan tentang (1) Persepsi guru kelas dalam tahap seleksi implementasi Kurikulum Merdeka di MIN 3 Tulungagung (2) Persepsi guru kelas dalam tahap organisasi implementasi Kurikulum Merdeka di MIN 3 Tulungagung (3) Persepsi guru kelas dalam tahap interpretasi implementasi Kurikulum Merdeka di MIN 3 Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang bertujuan untuk menggambarkan suatu fenomena secara rinci dengan mengumpulkan data dalam bentuk narasi dan penjabaran yang menyeluruh terhadap subjek penelitian untuk memahami bagaimana persepsi guru terhadap
implementasi Kurikulum Merdeka, termasuk dalam tahap seleksi, tahap organisasi, dan tahap interpretasi. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara dengan keenam guru kelas, dan dokumentasi. Data pada penelitian ini
dianalisis menggunakan teknik model Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Persepsi guru kelas dalam tahap seleksi implementasi Kurikulum Merdeka di MIN 3 Tulungagung memiliki persepsi positif terhadap Kurikulum Merdeka. Mereka siap menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik, menggunakan berbagai metode
pembelajaran. Guru kelas berusaha memahami elemen-elemen baru dalam kurikulum dan menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari peserta didik.
(2) Persepsi guru kelas dalam tahap organisasi implementasi Kurikulum Merdeka di MIN 3 Tulungagung memiliki persepsi positif. Guru kelas aktif menyusun modul ajar secara terstruktur dan menganalisis CP, TP, dan ATP secara kolektif. Guru kelas menggunakan metode ajar yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan terbuka untuk berdiskusi guna menciptakan pembelajaran yang inovatif. (3)
Persepsi guru kelas dalam tahap interpretasi implementasi Kurikulum Merdeka di MIN 3 Tulungagung memiliki persepsi positif. Mereka terbuka terhadap evaluasi memahami pentingnya asesmen untuk meningkatkan pembelajaran, dan berkomitmen menindaklanjuti hasil asesmen
DIGITALISASI KOLEKSI SKRIPSI MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN (SIMPUS) DI PUSAT SUMBER BELAJAR UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN YOGYAKARTA
Shofi Mumtahanatul Wahidah, 2013. D1810091. “MINOR THESIS
DIGITALIZATION COLLECTION USER LIBRARY MANAGEMENT
INFORMATION SYSTEM IN LEARNING RESOURCE CENTER OF
AHMAD DAHLAN UNIVERSITY YOGYAKARTA” Final Project. Sosial
and Politic Sciences Faculty of Sebelas Maret University Surakarta.
The aims of writing this Final Project to know the steps of preparation
minor thesis till digitalization, the way of searching information in collection
minor thesis, obstacle, and the effort to handle the obstacle in processing of
collecting minor thesis digitalization by implementation software Library
Management Information System.
The research of the Final Project was carried out in Learning Resource
Center of Ahmad Dahan Uniersity Yogyakarta by using four data collection
methods they are observation method (observation), book study method,
documentation method, and interview method.
The result of observation showed process of collecting minor thesis
digitalization by using software Library Management Information System used
some menu e-book on menu collection which is in software Library Management
Information System. Implementation software Library Management Information
System has some obstacle in processing collection minor thesis digitalization.
As for the suggestion that the author convey to improve performance in
Learning Resource Center of Ahmad Dahlan University Yogyakarta, including: 1)
Maximizing software Library Management Information System. So that software
Library Management Information System is not often used in the impaired during
activities Learning Resource Center of Ahmad Dahlan University Yogyakarta, 2)
Improving and optimizing empowering Human Resource (HR) through training,
seminars, and workshops 3) The uploaded file is uploaded as a whole not just the
particular Chapters so user can utilize this information to the fullest, 4) Provide a
password and watermark on the paper, so the paper can be protected, 5)
Maintaining the stability of the flow power outages that are not often in the
Learning Resource Center of Ahmad Dahlan University Yogyakarta by adding
generators so as not to discrupt the process of digitizing the collection thesis, 6)
Conduting recruitment of students work (Student Employment) as uploader in the
process of digitizing the collection minor thesis.
Kata Kunci : SIMPUS, Minor Thesis, Digitalization
Shofi Mumtahanatul Wahidah, 2013. D1810091. “DIGITALISASI
KOLEKSI SKRIPSI MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI
MANAJEMEN PERPUSTAKAAN (SIMPUS) DI PUSAT SUMBER
BELAJAR UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN YOGYAKARTA” Tugas
Akhir. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret
Surakarta.
Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah
pengolahan skripsi sampai pendigitalisasian, cara penelusuran informasi pada
koleksi skripsi, kendala, dan upaya menangani kendala dalam proses
pendigitalisasian koleksi skripsi dengan menerapankan software Sistem Informasi
Manajemen Perpustakaan (SIMPUS).
Penelitian Tugas Akhir ini dilakukan di Pusat Sumber Belajar Universitas
Ahmad Dahlan Yogyakarta dengan menggunakan empat metode pengumpulan
data yakni metode observasi (pengamatan), metode studi pustaka, metode
dokumentasi, dan metode wawancara.
Hasil observasi menunjukan proses digitalisasi koleksi skripsi dengan
menggunakan software SIMPUS menggunakan beberapa menu e-book pada menu
Koleksi yang terdapat di software SIMPUS. Penerapan software SIMPUS
memiliki beberapa kendala dalam proses pendigitalisasian koleksi skripsi.
Adapun saran yang penulis sampaikan untuk meningkatkan kinerja di
Pusat Sumber Belajar Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, diantaranya: 1)
Memaksimalkan software Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan (SIMPUS).
Sehingga software Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan (SIMPUS) tersebut
tidak sering mengalami gangguan selama digunakan dalam kegiatan Pusat
Sumber Belajar Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, 2) Meningkatkan dan
mengoptimalkan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan,
seminar maupun lokakarya, 3) File yang diupload tersebut diupload secara
keseluruhan tidak hanya pada Bab-Bab tertentu saja sehingga pemustaka dapat
memanfaatkan informasi tersebut secara maksimal, 4) Memberikan password dan
watermark pada skripsi, sehingga skripsi tersebut terlindungi, 5) Menjaga
kestabilan aliran listrik agar tidak sering padam di Pusat Sumber Belajar
Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta dengan menambah genset sehingga tidak
mengganggu proses digitalisasi koleksi skripsi, 6) Melakukan recruitment
mahasiswa bekerja (Student Employment) sebagai uploader dalam proses
digitalisasi koleksi skripsi.
Kata Kunci : SIMPUS, Skripsi, Digitalisas
Hydraulic simulations to evaluate and predict design and operation of the Chashma Right Bank Canal
Irrigation systems / Irrigation canals / Flow control / Velocity / Canal regulation techniques / Hydraulics / Simulation models / Design / Operations / Crop-based irrigation / Distributary canals / Water delivery / Policy / Protective irrigation / Water allocation / Water requirements / Sedimentation / Water distribution / Equity / Water conveyance / Pakistan / Chashma Right Bank Canal
Propensity score matching of the gymnastics for diabetes mellitus using logistic regression
رؤية عالم الكاتب في القصائد النثرية من وهج الرمال لبديع القشاعلة: دراسة بنيوية تكوينية عند لوسيان غولدمان
مستخلص البحث
الكاتب هو العقل المدبر لإنشاء عمل أدبي، لأن الكاتب الذي أنجب عمله، دون الكاتب العمل الأدبي لم يولد أبداً. كأن الكاتب هي أم عمل. البنيوية التكوينية هي هي تحليل العمل الأدبي بالاشتراك مع الكاتب وكذلك البيئة التي يتم نشرها فيها. وبناءً على ذلك، فإن هذه الدراسة عبارة عن تحليل لوجهات نظر الباحثين في النثر المتضمن في قصيدة نثرية من وهج الرمال بناءً على منظور لوسيان غولدمان.
تهدف هذه الدراسة إلى وصف شكل العناصر الداخلية الموجودة في القصيدة النثرية من وهج الرمال ووصف النظرة العالمية لبديع القشاعلة في القصيدة النثرية من وهج الرمال مع دراسة البنيوية التكوينية لوسيان جولدمان. تكمن مشكلة محدودية هذا البحث في العناوين الخمسة المستخدمة، حيث تستخدم هذه الدراسة المنهج الوصفي النوعي لمراجعة الأدبيات من خلال جمع البيانات من الكتب والمجلات المختلفة المتعلقة بهذا الموضوع والتي تركز فقط على فهم الكتابات والنصوص المدرجة. وفي الوقت نفسه، استخدم تحليل البيانات التي وجدها الباحثة البنيوية التكوينية من نظرية لوسيان غولدمان.
وفيما يتعلق بنتائج هذه الدراسة، فإن الشعر الموجود في قصائد النثرية من وهج الرمال، للكاتب بديع القشاعلة، له عدة العناشر الداخلية هي: الموضوع، والنغمات، والشعور، والأمانة. في حين أن نتيجة رؤية بديع القشاعلة للعالم تتعلق بالصورة العقلية الإنسانية في حياته التي لها علاقة وثيقة. من مكان الولادة، لطالما تعرضت بلاده للكوارث وأيضاً الكارثة، ونضاله من الشدائد، وكلها مأخوذة من كل شيء لاحظه وشعر به بديع القشاعلة مباشرة.
ABSTRACT
The author is the mastermind of the creation of a literary work, because the author who gave birth to his work, without a literary author, is never born. Genetic structuralism is the analysis of a literary work in relation to the author and the environment in which the work is published. In qasaidun natsriyah min wahji ar-rimal there are various kinds of themes and titles that vary, including social, violence, love for the country, friends and lovers. This research is an analysis of the views of researchers in prose contained in qasaidun natsriyah min. wahji ar-rimal based on Lucian Goldman's perspective.
This study aims to describe the form of the intrinsic elements found in qasaidun natsriyah min wahji ar-rimal and to describe the world view of Badee Al-Qusyailah in qasaidun natsriyah min wahji ar-rimal with the study of Lucian Goldmann's genetic structuralism. The problem limitation of this research lies in the 5 titles used. This study uses a qualitative descriptive method of literature review by collecting data from various books and journals related to this theme which only focuses on understanding the written and text listed. Meanwhile, the decomposition of the data found by researchers used genetic structuralism from Lucian Goldman's perspective.
Regarding the results of this study, it is revealed that the poetry contained in the qasaidun natsriyah min wahji ar-rimal by Badee Al Qusyailah has several intrinsic elements, namely theme, tone, feeling, and Amanah. The result of Badee Al-Qusyailah's world view is a very related picture of the human psyche in his life. From the place of birth, his country which is always afflicted by calamities and disasters, his struggles rose from adversity, all taken from everything that Badee Al-Qusyailah had observed and felt directly.
ABSTRAK
Pengarang adalah dalang dari penciptaan sebuah karya sastra, sebab pengarang yang melahirkan karyanya, tanpa pengarang karya sastra tidak pernah terlahir. Strukturalisme genetik adalah analisis sebuah karya sastra dalam hubungannya dengan pengarang serta lingkungan dimana karya tersebut diterbitkan. Didalam qasaidun natsriyah min wahji ar-rimal terdapat berbagai macam tema dan judul yang bermacam-macam, ada diantaranya tentang sosial, kekerasan, kecintaan pada tanah air, teman dan kekasih Penelitian ini ialah suatu analisis tentang pandangan peneliti dalam prosa yang terdapat dalam qasaidun natsriyah min wahji ar-rimal berdasarkan perspektif Lucian Goldman.
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bentuk unsur instrinsik yang terdapat pada qasaidun natsriyah min wahji ar-rimal serta memaparkan pandangan dunia Badee Al-Qusyailah dalam qasaidun natsriyah min wahji ar-rimal dengan kajian srukturalisme genetik Lucian Goldmann. Batasan masalah dari penelitian ini terletak pada 5 judul yang digunakan.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif kajian pustaka dengan pengumpulan data dari berbagai buku dan jurnal yang terkait dengan tema ini yang hanya fokus pada pemahaman tulisan dan teks yang tercantum. Sementara untuk penguraian data yang ditemukan peneliti menggunakan strukturalisme genetik perspektif Lucian Goldman.
Mengenai hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa puisi yang terdapat pada qasaidun natsriyah min wahji ar-rimal karya Badee Al Qusyailah terdapat beberapa unsur intrinsik yaitu tema, nada, perasaan, dan Amanah. Hasil dari pandangan dunia Badee Al-Qusyailah adalah tentang gambaran kejiwaan manusia dalam kehidupannya yang sangat berkaitan. Dari tempat kelahiran, negaranya yang selalu ditimpa musibah dan juga bencana, perjuangannya bangkit dari keterpurukan, seluruhnya di ambil dari segala yang diamati dan dirasakan langsung oleh Badee Al-Qusyailah
Pandangan tokoh agama terhadap putusan Judicial Review Mahkamah Konstitusi Nomor 22/PUU-XV/2017 tentang batas usia menikah bagi perempuan ditinjau dari Mashlahah Mursalah: Studi di Kota Malang
ABSTRAK
Ketentuan terbaru tentang batas usia menikah adalah putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 22/PUU-XV/2017. Dalam amarnya putusan tersebut mengatakan bahwa aturan batas usia menikah dalam pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 bertentangan dengan pasal 27 UUD 1945 dan memerintahkan kepada pembuat undang-undang untuk melakukan perubahan terutama berkenaan dengan batas usia menikah bagi perempuan dalam jangka waktu 3 tahun. Setelah sebelumnya gugatan terhadap pasal 7 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1974 ditolak dalam putusan 30-74 PUU-XV/2014 dengan alasan hukum Islam tidak mengatur secara jelas tentang batas usia menikah, hakim Mahkamah Konstitusi akhirnya menerima permohonan perubahan terhadap aturan batas usia menikah dalam UU Perkawinan. Putusan ini tentu menimbulkan pro kontra pada masyarakat sehingga fokus kajian dalam penelitian ini adalah pandangan tokoh agama tentang putusan Nomor 22/PUU-XV/2017 ditinjau dari Mashlahah Mursalah.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan metode pengumpulan subjek purposive sampling. Adapun sumber data dalam penelitian ini meliputi sumber data primer dan skunder dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Sedangkan metode pengolahan data peneliti melalui tahap pemeriksaan data, klasifikasi, analisis dan kesimpulan.
Hasil penelitian dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pandangan tokoh agama terhadap putusan nomor 22/PUU-XV/2017 terdapat 2 kategori, yaitu setuju bersyarat dan setuju. Sedangkan ditinjau dari mashlahah mursalah, pendapat tokoh agama terbagi menjadi 2 kategori yaitu, putusan Mahkamah Konstitusional Nomor 22/PU-XV/2017 mendasarkan pada mashlahah karena karena melihat kematangan fisik dan kematangan mental. Pendapat lainnya adalah putusan nomor 22/PU-XV/2017 tidak mencerminkan mashlahah, alasannya bahwa perkawinan usia 16 tahun telah menjadi adat dan perubahan akan menyebabkan permasalahan lainya seperti kasus dispensasi meningkat, kasus free sex dan pemalsuan data perkawinan meningkat. Berkaitan tentang analisis mashlahah mursalah, mayoritas tokoh berpendapat bahwa putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 22/PUU-XV/2017 berada pada tingkatan mashlahah hajjiyat.
ABSTRACT
The latest provision on the age limit for marriage is the decision of the Constitutional Court Number 22 / PUU-XV / 2017. In its ruling the ruling says that the age limit for marriage in article 7 paragraph 1 of Law Number 1 of 1974 is contrary to article 27 of the 1945 Constitution and instructs lawmakers to make changes especially with respect to the age limit of marriage for women within a period of 3 year. After the lawsuit against article 7 paragraph 1 of Law Number 1 of 1974 was rejected in the decision 30-74 PUU-XV / 2014 on the grounds that Islamic law did not clearly regulate the age limit of marriage, the Constitutional Court judge finally accepted the request for amendment to the rule of marriage age limit in the Act Marriage. This decision certainly raises the pros and cons of the community so the focus of the study in this study is the views of religious leaders about the decision No. 22/PUU-XV/2017 in terms of Mashlahah Mursalah.
This research uses an empirical juridical research type with a descriptivequalitative approach with a purposive sampling subject collection method. The data sources in this study include primary and primary data sources using data collection methods through interviews and documentation. While the author on processing methods use the method of editing, classification, analysis and conclusions.
The results of this study indicate that the opinions of religious leaders towards decision number 22/PUU-XV/2017 are of 2 categories, they are agree dan agree with terms . Whereas in terms of mashlahah mursalah, the opinion of religious leaders is divided into 2 categories they are, the decision of the Constitutional Court Number 22 / PU-XV / 2017 based on mashlahah because the physical and mental conditions of women today change, so that the physical and mental maturity of women changes and needs to be changed married age. Another opinion is that decision number 22/PU-XV/2017 does not reflect mashlahah, the reason is that 16-year-old marriages have become customary and changes will cause other problems such as cases of increased dispensation, cases of free sex and falsification of marital data. Based on mashlahah mursalah' analysis, majority of religious leaders of Malang argue that the decision number 22/PUU-XV/2017 has reflected the mashlahah but in the level of mashlahah hajjiyat
‘Ajaibu An-Naml fi As-Surati An-Naml ‘inda Zaghlul An-Najjar (عجائب النمل في السورة النمل عند زغلول النجار)
Ants are animals of small types of insects that live in almost all parts of the earth except in the polar regions. They live in large numbers of colonies whose numbers can match the number of human populations in this hemisphere, and can amount to 6,000 in each type. And for most people it is assumed that ants are animals that are useless, troublesome and have no advantages at all, but make no mistake, ants in essence have many advantages that are not unexpected by most humans. But Zaghlul An-Najjar in his Book seeks to reveal that ants have extraordinary advantages and privileges as written in An-Naml\u27s letter. Departing from the background above, the writer therefore tries to uncover and examine about a barrier that is in the quran. The author uses a literature study that uses the Zaghlul Annajar book as a primary source and books written by other people as secondary sources. The author also uses a science approach to be able to uncover verses related to science. The results achieved by the research using the method discussed then Allah has let down ants in the Qur\u27an because ants have a colony that has good discipline and regulations and is run by all its members under a single command, then rather than that they have been able to have the ideal royal markaz. To realize all this, we need a communication and something that can be used to connect between one another, namely with the special language that is owned by this animal. From this it is proven that ants have a level of intelligence, knowledge, and also their instincts.Keyword: Ant; Surah An-Naml; Zaghlul Annajar; Al-quran AbstrakSemut merupakan hewan dari jenis serangga kecil yang tinggal hampir di seluruh belahan bumi kecuali pada daerah kutub. Mereka hidup dalam jumlah koloni yang besar yang jumlahnya mampu menandingi jumlah populasi manusia di belahan bumi ini, dan bisa berjumlah 6.000 macam di setiap jenisnya. Dan bagi sebagian besar orang beranggapan bahwasannya semut adalah hewan yang tidak berguna, menyusahkan dan tidak memiliki kelebihan sama sekali, tetapi jangan salah, semut pada hakikatnya memiliki banyak kelebihan yang tidak disangka oleh sebagian besar manusia. Namun Zaghlul An-Najjar dalam Kitabnya berusaha mengungkap bahwasannya semut memiliki kelebihan dan keistimewaan yang luar biasa seperti yang terulis pada surat An-Naml. Penulis menggunakan studi lliteratur yaitu menggunakan buku Zaghlul Annajar sebagai sumber primer dan buku-buku karangan orang lain sebagai sumber sekunder. Penulis juga menggunakan pendekatan sains untuk bisa mengungkap ayat al-qur’an yang berhubungan dengan sains. Hasil yang dicapai oleh penelitian dengan menggunakan metode yang telah dibahas maka Allah mengistewakan semut di dalam Al-Qur’an karena semut memiliki sebuah koloni yang memiliki disipilin dan peraturan yang baik dan dijalankan oleh semua anggotanya dibawah satu komando, lalu daripada itu telah menjadikan mereka mampu memiliki markaz kerajaan yang ideal. Untuk mewujudkan ini semua maka dibutuhkan sebuah komunikasi dan sesuatu yang bisa digunakan untuk menyambungkan antar satu dengan yang lainnya yaitu dengan adanya bahasa khusus yang dimiliki oleh hewan ini. Dari sinilah terbukti bahwasannya semut memiliki kadar kecerdasan, penegtahuan, dan juga insting yang dimilikinya.Kata Kunci: Semut; Surat An-Naml; Zaghlul Annajar; Al-quran المخلصإن النمل هو اسم جنس لحشرات صغيرة التي تسكن في شقوق من الأرض إلا في دائرة القطب. وهم يعيشون في مستعمرة كبيرة حتى قادر على ضاهى من عدد مستعمرة البشر، وكان مستعمرته أكثر من 6000 نوع في كل أنواعه. ويعرف بعض البشر بأن النمل هو الحيوان الذي لا منفعة له. في الواقع، منذ بداية إنشاء النمل، كان النمل لديه مجموعة متنوعة من الخصائص في نفسه. فلذلك قد بذل زغلول جهده في كتابه لكشف عن عجائب النمل وخصائصه الذي كتب في سورة النمل. ومن خلفية البحث أعلاه ، يحاول الكاتب بالتالي الكشف عن حاجز في القرآن وفحصه. يستخدم المؤلف دراسة مكتبية تستخدم كتاب زغلول النجار كمصدر رئيسي والكتب والمؤلفات والمجلات كمصادر ثانوية. تستخدم الباحثة أيضا منهجا علميا ليتمكن من كشف الآيات المتعلقة بالعلوم الكونية. النتائج التي توصل إليها البحث باستخدام الطريقة التي تمت مناقشتها لقد خذل الله النمل في القرآن لأن النمل لديه له مجتمع منظم وملزوم على جميع أعضاء المجتمع تحت قيادة واحدة،، بالإضافة إلى ذلك أن النمل لديهم مركز القيادة النموذجية. ولتكوين هذه كله كان النمل لديهم لغة خاصة لأجل المعاملة بينهم. ومن هذه كله معروف بأن النمل لديه القدرة على الذكاء والإدراك والوعي كذلك الشعور.الكلمات الرئيسيه: النمل، سورة النمل، زغلول النجار، القرآ
