9 research outputs found
Perancangan Algoritma Pemotongan Gaji Untuk Pajak Penghasilan
Pemotongan pajak karyawan oleh sebuah perusahaan swasta merupakan kewajiban daripemerintah berdasarkan UU Pajak Penghasilan. Pemotongan pajak atas gaji karyawan dengantepat bukan hal mudah. Hal yang membuat kesulitan penghitungan pajak karena gaji yangdibayarkan dapat terdiri lebih dari satu jenis dan perhitungan gaji serta pajaknya tidak terintegrasi.Oleh karena itu kemungkinan terjadinya kesalahan pemotongan pajak untuk gaji karyawan sangatbesar. Dua kejadian yang mungkin terjadi adalah kelebihan pembayaran pajak dan kekuranganpembayaran pajak.Pada penelitian ini akan dirancang sebuah algoritma untuk mengatasi permasalahan kesalahanperhitungan jumlah pajak yang harus dibayar oleh karyawan. Perancangan algoritma disusundengan mengacu pada UU No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan
Analg front-end design design for biomedical signal acquisition systems.
This manuscript contains a brief overview
of the work being carried out by the author under the
aegis of Visvesvaraya Young Faculty Research Fellow-
ship awarded to him by the Ministry of Electronics and
Information Technology (MeitY), India.ye
PERANCANGAN TAMPILAN WEBSITE HOTEL DENGAN MENGGUNAKAN EYE TRACKER USABILITY TESTING
Semakin banyaknya masyarakat yang terbiasa menggunakan berbagai teknologi informasi mendorong perubahan proses bisnis dari perusahaan. Salah satu dari aktivitas perusahaan yang banyak memanfaatkan sarana teknologi informasi adalah aktivitas promosi. Saat ini telah banyak perusahaan yang memasarkan produk mereka melalui webite dan berbagai media sosial seperti facebook, twitter dan berbagai media lainnya. Bisnis perhotelan merupakan salah satu jenis bisnis yang banyak memanfaatkan sarana website sebagai media promosi, informasi, dan juga interaksi dengan calon konsumen. Namun berdasarkan survei, didapatkan bahwa website hotel yang ada sekarang ini kebanyakan tidak memberikan informasi yang dibutuhkan konsumen, dan seringkali tidak memperhatikan faktor kemampupakaian dari website tersebut. Hal-hal tersebut akan menyebabkan website menjadi tidak efektif.Usability adalah keadaan dimana sebuah produk atau jasa dapat digunakan sesuai keinginan pengguna tanpa kebingungan (Rubin & Chisnell, 2008). Beberapa atribut usability antara lain usefulness, efficiency, effectiveness, learnability, satisfaction, dan accessability. Dengan memenuhi seluruh atribut tersebut, rancangan website diharapkan dapat digunakan dengan mudah tanpa perlu pembelajaran khusus terlebih dahulu. Dalam penelitian ini, akan digunakan juga teknologi eye-tracker untuk membantu mengidentifikasi pergerakan mata dari user. Dengan berdasarkan informasi tersebut, akan dapat diidentifikasikan peletakkan informasi dan layout website yang memudahkan user dalam menggunakan website tersebut.
Evaluasi Peraturan Pembelian Energi Terbarukan Pada Desa Peternak Sapi untuk Meningkatkan Keamanan Energi di Ciater, Subang
Seiring dengan munculnya sumber-sumber energi terbarukan, antara lain biogas dan biomassa menyebabkan melimpahnya sumber penghasil tenaga listrik, sehingga PT PLN sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No. 4 Tahun 2012 perlu membeli lebih banyak kelebihan tenaga istrik. Kewajiban PT PLN (Persero) untuk membeli kelebihan tenaga listrik dari berbagai sumber mengakibatkan perlunya suatu evaluasi untuk menilai apakah kebijakan tersebut dapat diterapkan secara efektif. Desa Peternak Sapi Ciater sebagai salah satu sumber penghasil biogas harus mampu menghasilkan energi terbarukan untuk pemanfaatan bagi kebutuhan sehari-hari seperti memasak dan penerangan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi efektivitas regulasi untuk Desa Peternak Sapi Ciater. Kegiatan yang dilakukan difokuskan pada bagaimana regulasi dapat diimplementasikan secara teknis di desa dan seberapa efektif peraturan tersebut dapat diterapkan di masyarakat melalui dukungan pemerintah daerah. Beberapa peternak sapi di Desa Ciater, Subang telah memasang reaktor biogas (atau biodigester) dengan memanfaatkan kotoran sapi untuk sumber bahan bakar memasak. Para peternak juga telah menggunakan energi (dalam aplikasi terbatas) untuk sumber penerangan. Dari hasil survey, diketahui terdapat 194 orang peternak sapi perah. Namun, dari 194 orang peternak, hanya sekitar 95 orang yang menggunakan biodigester sebagai pengolah kotoran ternak. Banyaknya peternak yang belum mengaplikasikan teknologi biogas dikarenakan banyak faktor, antara lain biaya pembelian biodigester yang mahal dan kurangnya pemahaman mengenai biogas. Pengadaan instalasi biogas ini membutuhkan dana yang cukup besar. Para peternak harus menyediakan dana sekitar Rp 4.600.000,- hingga Rp 7.000.000,- untuk membangun 1 unit instalasi biogas dengan ukuran 4m3 – 6 m3. Kurangnya pemahaman para peternak disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan serta minimnya dukungan dari pihak pemerintah. Karakteristik peternak yang cocok untuk diberikan penyuluhan mengenai penggunaan biogas adalah peternak yang memiliki karakteristik jumlah anggota keluarga > 5 orang, jumlah sapi > 3 ekor, dan lama keanggotan KPSBU ≥ 5 tahun. Selain karakteristik peternak yang cocok untuk mengikuti program biogas ini, dilihat juga kelayakan pemasangan instalasi biogas dari aspek financial. Berdasarkan aspek finansial, program instalasi biogas in dianggap layak karena mampu mengurangi konsumsi atau pembelian sumber energi gas LPG untuk memasak dan sumber energi listrik PLN untuk penerangan. Selain pengurangan konsumsi sumber energi dari LPG dan PLN, instalasi biogas juga diharapkan mampu memberikan penghasilan tambahan bagi para peternak dengan penjualan pupuk kandang hasil pengolahan instalasi biogas.
The Effectiveness of the United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) in Overcoming the Venezuelan Refugees Crisis 2020-2023
This article discusses the effectiveness of the United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) in addressing the refugee crisis in Venezuela. The study examines how effective the UNHCR, as a regime dealing with refugees, has been in managing the refugee crisis that occurred in Venezuela from 2022 to 2023. According to Underdal, a regime can be considered effective if it is able to perform certain functions in line with the purpose for which it was established. Therefore, Underdal's Regime Effectiveness framework guides the analysis of this research, focusing on how the rules and recommendations of the UNHCR have addressed the refugee crisis that has persisted since Venezuela experienced a prolonged crisis, viewed through dependent, independent, and intervening variables. The economic crisis prompted many Venezuelans to leave their country in 2023. This phenomenon is supported by data released by the Center for Strategic & International Studies (CSIS), which indicates that nearly 7.7 million migrants and refugees had left Venezuela as of August 2023. This figure makes the Venezuelan refugee crisis the largest in the world, surpassing the number of people displaced from Syria and Ukraine. The large number of refugees seeking asylum has inevitably led to various new problems on a regional scale. This is because the countries receiving the refugees have begun to face the difficulties and become overwhelmed in accommodating them. The challenges include limited access to food, healthcare, education, and the emergence of Xenophobia among the refugee population. Furthermore, there has been an increase in cases of gender-based violence in some host countries. The Venezuelan refugee crisis has also received limited support from the international community, making it one of the most underfunded refugee crises in the world, with even less funding than the Rohingya or South Sudan crises. The UNHCR, as the primary agency responsible for safeguarding the welfare of refugees, is the key actor in this crisis. Through data collection methods such as literature reviews, which include books, journals, newspapers, and internet sources. This research aims to analyze whether the UNHCR has been effective in addressing the Venezuelan refugee crisis based on Underdal's regime effectiveness theory. Additionally, the author will examine the relationship between aspects of human security and the refugee crisis at han
Implementation of Environmental Care Character Education in Children Aged 5-6 Years
Providing education is a process of acculturating and empowering students that lasts throughout life. In this process, the role of educators is needed who is able and willing to be a role model, build abilities, and develop students\u27 potential and creativity. The type of research used is a descriptive method with a qualitative approach. This research aims to provide an overview of the Implementation of Character Development. Based on the results of research on the implementation of environmentally caring character education at Bakti IV Bubutan Islamic Kindergarten, Surabaya, the process of implementing environmentally caring character education was carried out by integrating environmentally caring character education into learning activities. This is indicated by the curriculum content used at the Bakti IV Bubutan Islamic Kindergarten, Surabaya, which refers to candy. And the scientific approach in the Merdeka 2020 PAUD Curriculum learning tools for character education already contains character values, starting from CP (learning outcomes), TP (learning objectives) in addition to the semester program and weekly activity plans which already contain character values. Based on the results of the analysis and discussion, the author can draw conclusions regarding the process of developing environmentally caring character in children through the habituation method used by teachers at the Bakti IV Bubutan Islamic Kindergarten, Surabaya
Optical nonlinearity and charge transfer analysis of 4-[(E)-2-(2,4,6-Trinitrophenyl) ethylidene] benzonitrile adsorbed on silver nanoparticles : Computational and experimental investigations
The search for a potential nonlinear optical (NLO) material has led to the investigation of an organic compound 4-[(E)-2-(2,4,6-Trinitrophenyl)ethylidene]benzonitrile (TEB), which has a possibility of enhancing the NLO properties by the charge transfer mechanism if metal atoms are adsorbed on it. The experimental characterization of TEB is done using Fourier Transform Infrared (FT-IR), Fr-Raman, Ultraviolet-visible (UV-Visible), Photoluminescence (PL), Thermogravimetric/Differential Thermal Analysis (TG/DTA) and Z-scan techniques. The third order NLO properties evaluated using Z-scan technique proves that the material can be used as a good optical limiter. TEB is attached with silver atoms and the theoretical studies including geometry optimization, NBO analysis and hyperpolarizability calculations are carried out. The TEB molecule with silver atoms adsorbed is found to have increased hyperpolarizability values. The charge transfer from the metal atom to the nitrile group of the molecule is evident from the Surface Enhanced Raman Scattering (SERS) spectra using the silver nanoparticles. (C) 2018 Elsevier Ltd. All rights reserved.Peer reviewe
