1,721,056 research outputs found

    Dinamika dan pergeseran perspektif masyarakat tentang madrasah

    No full text
    Buku Manajemen yang berjudul Buku Manajemen Madrasah: Mengembalikan Eksistensi Madrasah Melalui Pengelolaan Berkualitas merupakan karya Marno, dkk. Keberadaan madrasah sebagai salah satu bentuk kelembagaan pendidikan Islam memiliki sejarah yang sangat panjang dan sampai saat ini masih dikesankan oleh sebagian masyarakat sebagai sekolah “kelas dua” dan “marginal. Ihwal fenomena marginalitas madrasah tersebut pada waktu bersamaan juga ditemukan fenomena munculnya lembaga-lembaga pendidikan Islam termasuk madrasah yang menjadi pilihan utama dan pertama (sekolah favorit) bagi masyarakat dikalangan menengah ke atas. Madrasah kini menghadapi tantangan krusial: pergeseran persepsi dan kepercayaan masyarakat, terutama dari kalangan menengah atas. Apakah madrasah masih mampu menjadi pilihan utama dan mencetak generasi berkualitas? Buku ini hadir sebagai panduan komprehensif yang menjawab persoalan mendasar ini. Pembaca akan diajak menelusuri akar problematika, memahami dinamika posisi madrasah, hingga merumuskan strategi pengelolaan berkualitas. Dari perencanaan dan pengorganisasian berbasis manajemen pendidikan Islam, pengembangan SDM unggul, pengelolaan kurikulum, sarana prasarana, hingga strategi pemasaran dan optimalisasi supervisi, buku ini membekali Anda dengan solusi konkret. Temukan langkah-langkah transformasional untuk meningkatkan mutu, daya saing, dan membangun kembali citra positif madrasah di mata masyarakat. Buku Manajemen Madrasah: Mengembalikan Eksistensi Madrasah Melalui Pengelolaan Berkualitas sangat cocok bagi para peneliti, mahasiswa, dan praktisi di bidang pendidikan agama islam yang ingin mendalami manajemen pengelolaan madrasah

    Pengaruh Kualitas Pelayanan Bagian Penanganan Keluhan terhadap Kepuasan Pelanggan: Di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Jombang

    Full text link
    Abstrak Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pemikiran bahwa Dewasa ini pelayanan dan kepuasan pelanggan merupakan aspek vital dalam rangka bertahan dalam bisnis dan memenangkan persaingan. Tetapi usaha untuk mewujudkan kepuasan pelanggan tidak mudah, apalagi pelanggan yang dihadapi saat ini berbeda dengan pelanggan beberapa tahun lalu, kondisi tersebut tentunya mengharuskan perusahaan untuk dapat menerapkan strategi keunggulan bersaing. Salah satunya dapat diwujudkan dengan menyelesaikan pengaduan yang diajukan pelanggan dengan cepat dan tepat. Untuk itu perusahaan harus memperhatikan dan melihat empat dimensi penanganan keluhan yang terdiri dari empati, kecepatan, kewajaran, dan kemudahan. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif yang berusaha untuk mengetahui bagaimana pengaruh pelayanan bagian penanganan pengaduan terhadap kepuasan pelanggan (PDAM) Kabupaten Jombang, untuk mengetahui hal tersebut maka digunakan analisis regresi linier berganda dengan uji F dan t, Penelitian ini dilakukan pada pelanggan PDAM dengan jumlah sampel 58 orang responden, penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara, dokumentasi, dan menggunakan penyebaran kuesioner yang harus diisi oleh pelanggan PDAM dengan jumlah 58 orang responden. Sedangkan untuk pengujian instrumen menggunakan uji Validitas, Reliabilitas, dan Uji Asumsi Klasik. Hasil penelitian dari uji F, uji t dan regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel empati (X1), kecepatan (X2), kewajaran (X3), dan kemudahan (X4), secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan (Y). Dari perhitungan uji F diperoleh Fhitung 7,100 >Ftabel 2,52 dengan nilai p sebesar 0,000 ttabel 1,671,kecepatan memiliki t hitung 1,058 ttabel 1,671 dan kemudahan dengan thitung 0,584 < ttabel 1,671. Variabel yang paling dominan pengaruhnya adalah variabel kewajaran

    EVALUASI KEMAMPUAN MENGHASILKAN LABA STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN TEGEL “MITRA” DI MOJOLABAN SUKOHARJO

    Full text link
    Di dalam proses pengambilan suatu keputusan diperlukan informasi untuk menambah pengetahuan. Informasi merupakan komoditi yang sangat berharga. Adapun informasi terdiri dari suatu fakta, data, observasi, persepsi atau suatu lainnya yang menambah pengetahuan. Maka dengan adanya informasi akan menempatkan suatu perusahaan lebih fleksibel dalam menghadapi perkembangan ekonomi yang semakin kompleks. Informasi akuntansi dapat ditetapkan untuk melakukan pengukuran prestasi ekonomi perusahaan, karena di dalam informasi akuntansi mencantumkan seluruh pendapatan, biaya, dan aktiva. Di dalam menghasilkan laba perusahaan selama tahun 2009 kurang optimal, terbukti penilaian prestasi perusahaan dengan menggunakan informasi akuntansi menunjukkan nilai besaran ROI sebesar 11 %.Sehingga terjadi penyimpangan 9 %dari yang ditargetkan sebesar 20%. Ini merupakan penyimpangan yang kurang menguntungkan bagi perusahaan. Di dalam hasil analisis dapat diketahui bahwa prestasi perusahaan menunjukkan probabilitas penyimpangan biaya out of control sebesar 0.02 lebih besar dari probabilitas biaya investigasi dan manfaat sebesar 0.003. Ini menunjukkan bahwa prestasi ekonomi yang di capai perusahaan kurang sesuai dengan yang diharapkan. Kesimpulan :Apabila perusahaan tidak mengadakan penyelidikan mengenai penyimpangan tersebut akan menimbulkan kerugian, karena probabilitas biaya investigasi dan manfaat yang di peroleh lebih kecil dibanding dengan probabilitas biaya out of controlnya. Maka akan menimbulkan kerugian

    Optimalisasi Media Pembelajaran Melalui Teknik Problem Based Instruction Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Kompetensi Dasar Sistem Sirkulasi KelasXI-MIPA9 SMA Negeri 1 Surakarta Tahun 2018

    Full text link
    Tujuan penelitian untuk  mengetahui sejauh mana upaya meningkatkan motivasi dan hasil belajar biologi, dan apakah melalui teknik Problem Based Instruction dapat berpengaruh positif memusatkan konsentrasi belajar siswa.Jenis Penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Pelaksanaan penelitian dengan tiga siklus, terdiri 4 kegiatan utama, yaitu perencanaan (planing), pelaksanaan tindakan (action), pengamatan (observation), dan refleksi (reflection).Subyek penelitian siswa kelas XI-MIPA9 SMA Negeri 1 Surakarta tahun 2018/ 2019, jumlah siswa 36 orang siswa terdiri 22 orang perempuan dan 14 orang laki-laki. Sumber data dari hasil angket, observasi aktivitas pembelajaran dan tes akhir setiap siklus. Teknik pengumpulan data adalah dengan angket, observasi, wawancara dan tes pemahaman konsep (tes kognitif). Validasi data dan anlisis data menggunakan  teknik triangulasi dan analisis data dengan deskriptif kualitatif.Hasil observasi pembelajaran secara umum dan berangsur-angsur tejadi peningkatan konsentasi siswa telah terfokus pada materi berdasarkan hasil observasi yaitu siklus I, II dan III berturut-turut  3,5, 3,4 dan 3,5. Hasil pemahaman konsep (tes kognitif)  yaitu untuk masing-masing siklus secara berurutan  adalah 81,38, 90,26 dan 94,44.Hasil efektivitas pemanfatan media terjadi peningkatan setiap siklus secara berurutan adalah 37,3%. 51,0%  dan 54,4%. efektivitas pemanfaatan media terjadi peningkatan persentase untuk setiap siklusnya, sehingga pembelajaran berlangsung kondusif, semakin membaik, efektif dan secara positif meningkatkan motivasi, hasil belajar siswa melalui  optimalisasi media dengan teknik  Problem Based Instruction, khususnya pada materi sistem sirkulasi.  Kata Kunci : Media Pembelajaran, Problem Based Intruction, Pembelajaran, motivasi, Hasil Belajar

    Perilaku organisasi dan nilai-nilai spiritual Pada Lembaga Pendidikan Islam efektif di Malang: Studi Multi Kasus Perilaku Spiritual Para Aktor Pendidikan di MA Almaarif Singosari dan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Malang

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya beberapa sekolah Islam yang memiliki mutu dan prestasi yang bagus di tengah menurunnya sebagian besar sekolah-sekolah Islam. Keunggulan sekolah tersebut tidak lepas dari nilai- nilai, norma perilaku, keyakinan maupun budaya. Apalagi sekolah-sekolah yang diselenggarakan oleh yayasan atau organisasi yang bernuansa agama tentu saja tidak sekedar dipandang sebagai persoalan duniawi, namun juga amalan ukhrowi, maka telaahnya tentu tidak dapat dilepaskan dari nilai-nilai ajaran agama (Nilai Spiritual), yakni bagaimana nilai-nilai spiritual tersebut menjadi dasar dan acuan dalam perilaku organisasi dalam mewujudkan sekolah yang unggul dan efektif. Penelitian ini menfokuskan pada perilaku organisasi, yakni kepala sekolah, guru dan siswa dalam mengimplementasikan nilai-nilai spiritual pada sekolah Islam. Penelitian ini dilakukan di MA Almaarif Singosari dan SMK Muhammadiyah I Kepanjen, Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan multikasus. Penelitian ini dimaksudkan untuk memahami perilaku manusia sebagai aktor yang memerankan peran-peran dalam lembaga pendidikan, sebab itu penelitian ini menggunakan teori fanomenologi dan dramaturgi. Tehnik penggalian data lebih melalui observasi partisipan, wawancara secara mendalam, dan dokumentasi, sementara analisis dilakukan secara per kasus kemudian lintas kasus sampai didapatkan proposisi-proposisi dan temuan penelitian. Penelitian ini menemukan konsep tentang efektivitas organisasi pendidikan melalui perilaku the Spiritual worker yang diperankan oleh spiritual principal (kepala sekolah), spiritual teacher para guru, dan spiritual learner para siswa. Perilaku spiritual dilandasi oleh nilai-nilai spiritual sebagai core values dan core believe (nilai-nilai dasar dan keyakinan dasar) yang mendorongnya berperilaku dan mendedikasikan seluruh hidupnya demi tegaknya nilai-nilai itu. Perilaku spiritual didasarkan atas taqwa dengan semangat jihad dan termanifestasikan secara totalitas. Hati (heart), kepala (head) dan tangan (hand)nya digunakan untuk berkhidmat dan memberikan pelayanan dalam menyelenggarakan pendidikan secara efektif dalam rangka mencapai ridlo Allah. Perilaku spiritual kepala sekolah akan menciptakan organisasi efektif, perilaku spiritual guru akan menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan perilaku spiritual siswa akan menciptakan belajar yang efektif. Temuan penelitian ini menawarkan paradigm baru (new paradigm) tentang sekolah efektif yaitu spiritualitas sebagai paradigma dalam perilaku organisasi, temuan ini mengembangkan teori tentang sekolah efektif terdahulu yang belum banyak menempatkan nilai-nilai spiritualitas dalam melihat efektivitas sekolah seperti yang dikemukakan oleh Margaret preedy. Temuan penelitian ini juga mempertegas teori-teori sebelumnya tentang spiritualitas, yaitu Zohar dan Marshal tentang kecerdasan spiritual sebagai the ultimate intelligence; Ari Ginanjar tentang meta kecerdasan; dan Stephent Covey tentang paradigm pribadi utuh. Penelitian ini mempertegas pentingnya pengembangan spiritualitas untuk meningkatkan kualitas SDM dalam organisasi agar tercipta the spiritual workers dalam perilaku organisasi sehingga dapat menjalankan organisasi secara efektif ABSTRACT Background of this research is the existence of some outstanding quality schools amid the most schools quality declining. The outstanding quality of schools is achieve because of values, behavior norms, believes and cultures. Moreover, schools that are managed by private parties are based on the religious values. They are not only considered in a worldly point of view, but also in the ukhrawi point of view. As a result, analyze must not be separated from the religious values. It means that religious values as a fundament of organizational behavior to develop the excellent and effective schools. This research focuses on organizational behavior, the principal, teachers and students to implement spiritual values in effective Islamic schools. The research was conducted in MA (Madarasah Aliyah) Almaarif Singosari and SMK (Vocational High School) Muhammadiyah I Kepanjen, Malang. This study used a qualitative approach to the design multicases. This study aimed to understand human behavior as an actor who played roles in the educational institutions, therefore this research used theory fanomenologi and dramaturgy. More emphasis on data mining techniques through participant observation, interviews, and documentation, while the analysis is done on a per case and then across cases to obtain the propositions and research findings. The study found the concept of the effectiveness of educational organizations through the behavior of Spiritual worker played by spiritual principals, teacher of spiritual teachers and spiritual learner students. Spiritual behavior is based on spiritual values as the core values and core believe (the basic values and core beliefs) are encouraged to behave and dedicated his whole life for the sake of those values. Spiritual behavior is based on piety and jihad in the spirit manifested in totality. The heart, head and hand are used to submissive and provide services in education effectively in order to achieve God bless. Behavior spiritual principals to create an effective organization, spiritual teacher behaviorwill create an effective learning and spiritual behaviors students will create effective learning. The findings of this study offer a new paradigm on effective schools that spirituality as a paradigm in organizational behavior, these findings to develop theories about effective school that has not been put spiritual values in view of the effectiveness of the organization as a theory developed by Margaret preedy. This research results also emphasize the previous spiritual theories, which are argues by Zohar and Marshall concerning spiritual as the ultimate intelligence, Ari Ginanjar, concerning meta-intelligence and Stephen Covey in respect of perfect person paradigm. This research also confirm the importance of spirituality development in order to increase the human resources quality in the organization. And finally, it is encourage to shape the spiritual workers in organizational behavior that lead to the effective organization
    corecore