66 research outputs found

    APLIKASI PEMETAAN PENYEBARAN INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DI PEKANBARU BERBASIS ANDROID

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang sistem informasi Industri Kecil Menengah (IKM) berbasis android. IKM merupakan sektor yang memiliki berbagai peran penting dalam perekonomian yang pendirinya berdasarkan inisiatif seseorang. Kota Pekanbaru tentu banyak dikunjungi oleh masyarakat setempat maupun yang dari luar, baik untuk mengurus berbagai hal maupun untuk berwisata. Dengan demikian, banyak masyarakat yang mendirikan usaha kecil maupun menengah untuk menjadi mata pencariannya, apalagi mengingat Kota Pekanbaru banyak di kunjungi oleh wisatawan asing. Informasi mengenai penyebaran IKM di Kota Pekanbaru yang beredar masih sangat sedikit dan tidak lengkap. Selain itu, masyarakat IKM juga mengalami kesulitan dalam melihat perkembangan usaha mereka. Di kota Pekanbaru terdapat sebanyak 352 unit IKM pada tahun 2013 hingga tahun 2015 yang tersebar di 12 kecamatan seperti kerajinan, logam dan elektronik, kimia dan bahan bangunan, pangan, dan sandang. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Object Oriented Analysis and Design (OOAD) sebagai pendekatan pengembangan sistem. Model yang digunakan adalah empat buah diagram Unified Modeling Language (UML), yaitu: (1) usecase diagram; (2) activity diagram; (3) sequence diagram; dan (4) class diagram. Aplikasi penyebaran ini dibangun menggunakan JQuery Mobile serta memanfaatkan android studio yang merupakan sebuah tool untuk membuat aplikasi android sehingga dapat diakses dengan menggunakan smartphone, tablet, maupun desktop. Penggunaan android memberikan solusi bagi para pengguna untuk melakukan pelaporan perkembangan dan melihat persebaran IKM di Kota Pekanbaru secara online. Hasil dari penelitian ini dapat memberikan informasi tentang berbagai macam IKM beserta data lokasi persebaran IKM di Kota Pekanbaru secara cepat, detil, dan mudah serta memberi kemudahan pemilik IKM untuk melaporkan setiap perkembangan IKM berdasarkan omzet yang diperoleh. Kata Kunci: Android, Android Studio, Disperdagtri, Google Maps API, IKM

    Analisis Penerapan E-learning Menggunakan Thechnology Acceptance Model (TAM)

    No full text
    Sekolah Menengah Atas di wilayah Pekanbaru sudah memanfaatkan fasilitas pemebelajaran E-learning pada masa pandemic Covid-19. Salah satu macam pembelajaran E-learning yang digunakan berbasis Edmodo. Faktor yang menghambat penerapan E-learning bebasis Edmodo adalah siswa kurang memahami penggunaan E-learning berbasis Edmodo, belum semua guru yang menggunakan E-learning bebasis Edmodo di sekolah, dan tidak semua siswa berada atau tinggal ditempat yang memiliki jaringan yang bagus atau stabil sehingga belum ada penelitian yang menuju atau mengarah kepada aspek kemudahan, manfaat dan penerimaan E-learning bebasis Edmodo. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh dari kegunaan atau manfaat dan persepsi kemudahan penggunaan terhadap penerimaan E-learning berbasis Edmodo di SMA N 12 Pekanbaru menggunakan metode TAM. Ada tiga variabel yang digunakan didalam penelitian ini yaitu Persepsi Kemudahan dan Persepsi Manfaat terhadap Persepsi Penerimaan Penggunaan Sampel yang digunakan ialah sebanyak 76 responden. Dari Hasil penilaian dan pengujian dapat disimpulkan bahwa tiga hipotesis yang diajukan diterima. Variabel Kemudahan berpengaruh terhadap Penerimaan Elearning Edmodo, variabel Manfaat berpengaruh terhadap Penerimaan Elearning Edmodo dan variabel kemudahan dan manfaat secara bersama berpengaruh terhadap Penerimaan Elearning Edmodo. Semakin meningkatkan kemudahan dan kegunaan atau manfaat E-learning Edmodo, maka semakin meningkat penerimaan E-learning Edmodo. Kata kunci: Covid-19, Edmundo, Siswa, Technology Acceptance Model (TAM), E-learnin
    corecore