1,721,100 research outputs found
PENGARUH FAKTOR MAKROEKONOMI TERHADAP HARGA SAHAM DI NEGARA EMERGING MARKET
ABSTRAK
Endang Mahpudin. 2019. " Pengaruh Faktor Makroekonomi Terhadap Harga Saham di Negara Emerging Market " Program Studi Doktor Ilmu Manajemen. Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia. Promotor Prof. Dr. H. Disman, M.Si, Co-Promotor Prof. Dr. Nugraha, SE., M.Si., Ak., CA, Anggota Dr. Mayasari., SE., MM
Penelitian ini fokus untuk mengidentifikasi pengaruh 4 (empat) faktor makro ekonomi (suku bunga, nilai tukar, inflasi dan jumlah uang beredar) terhadap harga saham di negara emerging market (China, Korea Selatan, Taiwan, India, Brazil dan Indonesia). Untuk periode Tahun 2004 sampai dengan Tahun 2018. Pengaruh tersebut diidentifikasi menggunakan model Vector Error Correction Model (VECM).
Uji data stationer menggunakan metode Augmented Dickey Fuller (ADF) menunjukkan bahwa seluruh variabel (suku bunga, nilai tukar, inflasi dan jumlah uang beredar) lag optimalnya terletak pada lag 2 dan 3, sedangkan uji kausalitas Granger menunjukkan bahwa pola arah hubungan dari Inflasi, Suku Bunga, dan Nilai Tukar satu arah kepada Harga Saham. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa Harga Saham dipengaruhi inflasi, nilai tukar dan suku bunga namun jumlah uang beredar tidak memiliki pengaruh jangka panjang maupun jangka pendek terhadap harga saham, hal ini menujnjukan Teori Arbitrase Pricing Theory (APT), relevan dengan hasil penelitian
Kata Kunci: Makroekonomi, VECM, Emerging Market.
ABSTRAC
Endang Mahpudin. 2019. " Effect of Macroeconomic Factors on Stock Prices in Emerging Market Countries" Doctor of Management Science Study Program, Postgraduate School, Universitas Pendidikan. Promoters Prof. Dr. H. Disman, M.Sc., Co-Promoter Prof. Dr. Nugraha, SE., M.Sc., Ak., CA., Member Dr. Mayasari., SE., M.M.
This study focuses on identifying the influence of 4 (four) macroeconomic factors (interest rates, exchange rates, inflation and money supply) on Stock Prices in emerging market countries (China, South Korea, Taiwan, India, Brazil and Indonesia) within the period of 2004 until 2018. The influence was identified using the Vector Error Correction Model (VECM).
Stationary data test using the Augmented Dickey Fuller (ADF) method shows that all variables (interest rates, exchange rates, inflation and money supply) optimal lag lie on lag 2 and 3, while the Granger causality test reveals that the pattern of the relationship direction of Inflation, Rates Interest, and Exchange Rates is one-way to Stock Prices. The results also prove that stock prices are influenced by inflation, exchange rates, and interest rates. Money supply, however, has no long-term nor short-term influences on stock prices. This exhibits that the Arbitration Pricing Theory (APT) Theory is relevant to the results of research.
Keywords: Macroeconomics, VECM, Emerging Market
PENGGUNAAN RASCH MODEL DESAIN DIDAKTIS PEMBELAJARAN ETNOMATEMATIKA SUNDA MELALUI PERMAINAN ENGKLEK PADA MATERI PECAHAN TERHADAP KEMAMPUAN PEMODELAN MATEMATIK SISWA KELAS IV SD
EMPUD MAHPUDIN (2020) “Penggunaan Rasch Model Desain Didaktis Pembelajaran Etnomatematika Sunda Melalui Permainan Engklek Pada Materi Pecahan Terhadap Kemampuan Pemodelan Matematik Siswa Kelas IV SD” Universitas Pendidikan Indonesia, Kampus Serang, 2020.
Hambatan belajar atau learning obstacle yang dialami oleh siswa akan terus berlangsung apabila tidak adanya upaya untuk mengatasinya. Berdasarkan learning obstacle sehingga diperlukannya suatu desain pembelajaran yang sesuai untuk mengatasi hambatan belajar yang dialami siswa, untuk mendesain suatu pembelajaran tentunya diperlukan suatu inovasi dalam proses pembelajaran. Salah satu inovasi yang bisa diterapkan yaitu pembelajaran etnomatematika Sunda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil olah data menggunakan rasch model dari data sekunder berupa hasil tes pengukuran kemampuan pemodelan matematik siswa sekolah dasar pada desain didaktis pembelajaran etnomatematika Sunda melalui permainan engklek yang didapatkan oleh peneliti sebelumnya. Yaitu berupa instrumen tes learning obstacle yang berjumlah 15 data , 24 data desain didaktis awal dan 7 data revisi desain didaktis. Dalam penelitian yang dilakukan menggunakan sebuah pendekatan yang di kenal dengan pendekatan kuantitatif, dengan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis data sekunder yang diperoleh menggunakan rasch model dengan bantuan perangkat lunak winsteps. Hasil dari penelitian ini masih terdapat butir soal yang tidak cocok untuk digunakan, dari tingkat kesulitannya butir soal dapat dikelompokkan menjadi beberapa kategori yaitu soal sangat mudah, mudah,sedang, sulit dan soal sukar. Untuk tingkat kemampuan siswa dalam penelitian ini terbagi menjadi tiga, yaitu tinggi, sedang dan rendah. Berdasarkan hasil penelitian ini. Alangkah baiknya soal yang disajikan benar benar sudah memenuhi syarat teori respon butir. Agar hasil yang didapatkan bisa lebih akurat
Tinjauan terhadap bank syariah kaitannya dengan masalah pembiayaan dan penyelesaiannya (studi kasus pada Bank Muamalat di Jakarta) / oleh Empud Mahpudin
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
KONSEP KEPEMIMPINAN DALAM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 (ANALISIS TERHADAP PEMIKIRAN POLITIK IBNU TAIMIYAH)
Mahpudin Pradana, NIM. 1808206071: KONSEP KEPEMIMPINAN
DALAM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 (ANALISIS
TERHADAP PEMIKIRAN POLITIK IBNU TAIMIYAH)
Skripsi ini membahas mengenai konsep kepemimpinan yang didasari dari
konsep Islam dan Undang-Undang Dasar, yang dianalisis terhadap pemikiran
politik Ibnu Taimiyah. Terkait kepemimpinan penulis mengkaji bahwasanya
permasalahan pemimpin selalu menjadi sorotan dalam suatu negara, selalu menjadi
berita yang hangat untuk diperbincangkan, terutama mengenai bagaimana kinerja
dari pemimpin tersebut. Karena pada faktanya mayoritas masyarakat saat ini minim
kepercayaan terhadap pemimpin, disebabkan maraknya pemimpin yang tidak
kompeten dalam mengelola negara, terutama dalam hal kasus yang tiada henti dan
terus menerus menjadi kebiasaan dalam dinamika pemerintahan yaitu kasus
korupsi.
Beranjak dari permasalahan diatas, peneliti memperoleh rumusan
pembahasan. Dalam hal ini peneliti akan membahas beberapa poin, pertama
mengenai konsep kepemimpinan menurut pemikiran politik Ibnu Taimiyah, kedua
bagaimana konsep kepemimpinan dalam perspektif Undang-Undang Dasar 1945,
ketiga perbandingan konsep kepemimpinan dalam pemikiran politik Ibnu Taimiyah
dan Undang-Undang Dasar 1945.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan dalam
menggali data menggunakan penelitian kepustakaan (library research). Data yang
diperoleh akan dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif yang kemudian
dijadikan acuan sebagai hasil dari penelitian.
Hasil dari penelitian ini mengenai konsep kepemimpinan dalam Islam dan
Undang-Undang Dasar 1945, analisis terhadap pemikiran politik Ibnu Taimiyah
bahwa pemimpin dalam suatu negara harus menjunjung nilai-nilai keislaman,
menurut Ibnu Taimiyah pemimpin adalah seorang yang akan membawa arah suatu
kaum kejalan yang benar, oleh karena itu agama tanpa kekuasaan dan kekuasaan
tanpa agama akan senantiasa binasa. Ibnu Taimiyah menyebutkan syarat menjadi
pemimpin, yaitu: kejujuran, kekuatan dan amanat. Dengan prinsip dasar yaitu:
keimanan kepada tuhan, musyawarah (syura), keadilan, keteladanan dan amanah
untuk membawa kaumnya menuju kesejahteraan dan kemaslahatan umat.
Kemuadian sistem yang diterapkan negara Indonesia yaitu Trias Politika yang telah
memisahkan kekuasaan ke dalam tiga poros kekuasaan, yaitu: Pertama, kekuasaan
legislatif, yaitu kekuasaan membuat Undang-Undang. Kedua, kekuasaan eksekutif,
yaitu kekuasaan melaksanakan Undang-Undang. Ketiga, kekuasaan yudikatif, yaitu
kekuasaan peradilan atau kehakiman.
Kata Kunci: Ibnu Taimiyah, Konsep Kepemimpinan, Islam, Undang-Undang
Dasa
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
