1,721,020 research outputs found

    Technical efficiency chemical industry in Indonesia: Stochastic Frontier Analysis (SFA) approach

    No full text
    This study aims to analyse the technical efficiency of Chemical Industry in Indonesia using Stochastic Frontier Analysis (SFA) approach. A survey explanatory method is adopted with panel type data at 4240 inputs and output level of companies during six years of observation (2010-2015). Determinant technical efficiency is estimated by using multiple regression. Both technical efficiency calculations and regression determinants are done using the TE effect approach in Frontier 4.1 software. The result of research indicates that market share variable significantly and negatively affects technical efficiency. Other variables, such as company age, business ownership, ratio concentration, and capacity utilisation affect the technical efficiency are not significant. This finding implies that to improve the efficiency of the chemical industry, market share needs to be increased through various activities such as promotion

    Pola Komunikasi Redaktur dan Wartawan di Harian Suara Merdeka

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan dengan latar belakang, bahwa saat ini persaingan dalam industri media massa begitu ketat. Di tengah industri koran itu sendiri,realitas kompetisi menuntut koran yang satu dengan yang lain harus bisa lebih kreatif dalam menyajikan berita untuk pembaca. Agar bisa bertahan menghadapi persaingan industri media, maka diperlukan strategi dalam penyusunan berita. Penelitian ini dilakukan di Harian Suara Merdeka sebagai koran tertua dan menguasai pasar di Jawa Tengah. Dalam penelitian ini ingin diketahui bagaimana model pola komunikasi yang diterapkan Suara Merdeka dalam menyusun perencanaan berita setiap hari. Maka dalam penelitian ini terdapat tiga bagian penting dalam penyusunan berita, yaitu rapat perencanaan, penugasan liputan kepada wartawan dan rapat distribusi berita (budgetting). Masing-masing bagian akan dijelaskan bagaimana pola komunikasi yang diterapkan di Harian Suara Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif eksplanatif. Data penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam rapat perencanaan memperlihatkan jaringan model roda. Dalam penugasan liputan kepada wartawan pola komunikasi yang terlihat adalah model lingkaran. Dalam rapat distribusi berita (budgetting) pola komunikasinya merupakan kombinasi jaringan model roda dan model bebas atau semua saluran.‬Jaringan komunikasi itu merupakan cara untuk mengawal agar penyajian berita sesuai dengan perencanaan.This research was conducted with the background, that the current competition in the media industry so tight. In the middle of the newspaper industry itself, the reality of the newspaper demanding competition with each other have to be more creative in presenting the news to readers. In order to withstand the competition of the media industry, strategy is needed in the preparation of news. This research was conducted in Suara Merdeka as the oldest newspaper and the one that Central Java market leader newspaper. In this study we want to know how the model communication patterns applied by Suara Merdeka in planning the news every day. So in this study, there are three important parts in the preparation of news, namely the planning meetings, the assignment of reporting to journalists and the news distribution meeting (budgeting). Each section will explain how communication patterns are applied in the Harian Suara Merdeka. This study used a qualitative approach with descriptive explanative research. The research data was obtained from the observation, interviews and documentation. The results showed that the communication in planning meetings shows the network model of the wheel. In the assignment of reporting to journalists, the communication patternthat is seen is circular model. In a meeting of news distribution (budgeting), the communication pattern is a combination of network-wheel models and free models or all channels. The communication network is a way to guard so that the presentation of news is accordance with the plan

    Dampak perkembangan teknologi komunikasi massa di era disrupsi digital terhadap eksistensi media cetak di kalangan anak muda

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi media cetak di era disrupsi digital di kalangan anak muda dengan menggunakan analisis Teori Uses and Gratification. Analisis menggunakan prinsip dari Teori Uses & Gratification yaitu kebutuhan kognitif, afektif, integrasi personal, integrasi sosial. Subjek penelitian adalah beberapa anak muda yang aktif dalam membaca berita baik online maupun melalui media cetak Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara pada tiga narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan media informasi didorong oleh kebutuhan kognitif, afektif, integrasi personal dan integrasi sosial. Dalam penelitian ditemukan bahwa penggunaan media cetak di kalangan anak muda sudah menurun dengan signifikan dengan hadirnya media digital yang dianggap lebih praktis dan efisien dalam mengakses informasi. Ditemukan juga bahwa ketertarikan anak muda untuk membaca sudah berkurang karena kecenderungan anak muda untuk membaca berita dilihat dari poin beritanya saja, didukung dengan karakteristik media digital yang dinilai lebih menarik dari segi visualisasi baik gambar, video dan desain yang menarik bagi anak muda. Hal-hal inilah yang mempengaruhi tingkat kepuasan anak muda dalam membaca berita melalui media digital lebih tinggi dibanding media cetak.This research aims to determine the existence of print media in the era of digital disruption among young people using Uses and Gratification Theory analysis. The analysis uses principles from the Uses & Gratification Theory, namely cognitive, affective, personal integration and social integration needs. The research subjects were several young people who were active in reading news both online and through print media. The research method used descriptive qualitative methods with data collection techniques through observation and interviews with three sources. The research results show that the choice of information media is driven by cognitive, affective, personal integration and social integration needs. Research found that the use of print media among young people has decreased significantly with the presence of digital media which is considered more practical and efficient in accessing information. It was also found that young people's interest in reading has decreased because the tendency of young people to read the news is based on the point of the news, supported by the characteristics of digital media which are considered more attractive in terms of visuality, including images, videos and designs that are attractive to young people. These things influence the level of satisfaction of young people in reading news via digital media which is higher than print media

    Produksi Majalah Digital "GITJ: Buah Manis Penginjilan di Lereng Muria"

    Full text link
    Majalah Digital; GITJ: Buah Manis Penginjilan di Lereng Muria. Majalah digital ini memuat sejarah perjalanan penginjilan yang dilakukan oleh seorang misionaris asal Belanda bernama Pieter Jansz di Indonesia. Majalah digital ini mengajak para pembaca untuk mengetahui tentang cerita pengabdian Pieter Jansz dalam menyebarkan Injil di tengah masyarakat yang belum mengenal Kristus serta pengaruhnya hingga saat ini. Metode yang digunakan dalam majalah digital ini meliputi wawancara dari tokoh GITJ, sejarawan, serta mencari informasi melalui buku-buku sejarah terkait. Majalah digital GITJ: Buah Manis Penginjilan di Lereng Muria bertujuan untuk memberikan gambaran dan dokumentasi yang dapat ditemukan tentang perjalanan penginjilan Pieter Jansz di Kabupaten Jepara

    -

    Full text link
    Video berita feature merupakan salah satu bagian dari hasil karya jurnalistik yang berisikan gabungan dari sebuah berita dan opini dengan penggunaan gaya bahasa story telling. Video berita feature “Tunas Baru Klub Atletik Dragon” mengangkat kisah perjuangan Klub Atletik Dragon. Sempat mengalami masa kejayaan di bawah kepemimpinan pendirinya, alm. Yon Daryono, klub ini mengalami kemunduran akibat sakit yang diderita alm. Yon Daryono dan masalah finansial. Kini, di bawah kepemimpinan putrinya, Lusia Cahyasari, Klub Dragon berjuang kembali untuk bangkit dengan memperbarui manajemen dan pola latihan. Pembuatan video berita feature ini bertujuan untuk memberitahukan kepada masyarakat tentang perjuangan Klub Dragon dalam mempertahankan prestasi dan eksistensinya di dunia atletik nasional. Dengan adanya video berita feature diharapkan dapat membantu membangkitkan kembali nama Klub Dragon yang mulai redup di kalangan masyarakat dan juga memberikan masukan kepada pemerintah bahwa Klub Dragon sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah Kota Salatiga. Tidak hanya sekedar membahas sejarah Klub Dragon tetapi membahas bagaimana Klub Dragon berjuang untuk tetap berdiri kokoh di masa sekarang

    Strategi Komunikasi Majalah Sunday dalam Meningkatkan Pembaca Majalah Digital di Kalangan Pelajar Sekolah Menengah Atas

    Full text link
    Majalah Sunday merupakan majalah digital untuk pelajar SMA yang menyajikan informasi dengan mengangkat kreativitas, topik-topik cerdas dan pengemasan bergaya ringan. Beralihnya Majalah Sunday ke digital tidak menjamin bahwa setiap tema akan dibaca pelajar SMA, hanya tema-tema tertentu yang mendapat atensi lebih dari pembaca SMA. Ditambah penurunan pembaca yang dirasakan pasca renovasi website dan dimulainya pembelajaran tatap muka di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi Majalah Sunday dalam meningkatkan pembaca majalah digital di kalangan pelajar Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Pengumpulan data primer dilaksanakan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik sampling digunakan purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian ini mengonfirmasi bahwa Majalah Sunday menerapkan strategi komunikasi dengan mengenal khalayak, menulis pesan yang menarik perhatian, menggunakan metode redundancy, canalizing, informatif, edukatif dan persuasif; pemilihan media yang selektif, dan evaluasi internal. Majalah Sunday juga memiliki konsep kolaborasi sebagai strategi komunikasi untuk bekerja sama dengan pihak diluar Majalah Sunday

    Doa sebagai Pengikat Ritual Masyarakat Ngrawan dalam Tradisi Rajaban di Prasasti Ngrawan

    Full text link
    This research examines the role of prayer as a binding element in the ritual practices of the Ngrawan community within the Rajaban tradition at Ngrawan Inscription. The study explores how prayer functions not only as a religious act but also as a component that strengthens identity and social solidarity within the community. The research methodology employed is qualitative descriptive with a communication ethnography approach, involving data collection through participant observation and in-depth interviews with key figures and members of the Ngrawan community. The findings reveal that prayer plays a crucial role as a ritual communication in the Rajaban tradition at Ngrawan Inscription. Prayer is not merely a set of words but serves as a medium connecting the Ngrawan community with their spiritual and cultural dimensions. Through prayer, they express hopes, requests, and gratitude to the spiritual entities they believe in, binding them in a ritual that reinforces community identity and cohesion. This tradition must continue as a way to preserve the cultural heritage of Ngrawan Village, ensuring its continuity. Prayer holds a central role in connecting the community with the Rajaban tradition, preserving cultural values, and strengthening social relationships within it. The implications of this research underscore the importance of understanding and preserving prayer practices as integral parts of traditional community life to safeguard cultural sustainability and local wisdom. Keywords: Cultural Heritage, Ritual Communication, Ngrawan InscriptionPenelitian ini mengkaji peran doa sebagai pengikat ritual masyarakat Ngrawan dalam tradisi Rajaban yang terdapat di Prasasti Ngrawan. Studi ini mengeksplorasi bagaimana praktik doa tidak hanya sebagai aksi religius, tetapi juga sebagai elemen yang memperkuat identitas dan solidaritas sosial dalam komunitas tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh Masyarakat dari Desa Ngrawan dan observasi partisipatif di desa Ngrawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa doa memegang peran yang sangat penting sebagai komunikasi ritual dalam tradisi Rajaban di Prasasti Ngrawan. Doa bukan hanya sekadar serangkaian kata-kata, tetapi merupakan medium yang menghubungkan masyarakat Ngrawan dengan dimensi spiritual dan budaya mereka. Melalui doa, mereka menyampaikan harapan, permohonan, dan rasa syukur kepada entitas spiritual yang mereka percayai. Doa menjadi pengikat dalam sebuah ritual yang memperkuat identitas dan kebersamaan komunitas. Lebih jauh, doa memiliki peran sentral dalam menghubungkan masyarakat dengan tradisi Rajaban, mempertahankan nilai-nilai budaya, serta memperkuat hubungan sosial didalamnya. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya memahami dan melestarikan praktik doa sebagai bagian integral dari kehidupan masyarakat tradisional untuk menjaga keberlanjutan budaya dan kearifan lokal. Kata Kunci: Cagar Budaya, Komunikasi Ritual, Prasasti Ngrawa

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
    corecore