3 research outputs found
KAJIAN DOSIS KOMPOS AZOLLA DAN PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa)
Selada (Lactuca sativa) merupakan tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan petani secara intensif. Tanaman tersebut adalah tanaman semusim yang dapat dikembangkan di daerah lembab, daerah bersuhu tinggi maupun rendah. Penelitian ini merupakan percobaan Faktorial dengan 2 faktor yang disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama adalah dosis Kompos Azolla (K) yang terdiri atas 4 taraf dosis dan faktor kedua adalah dosis pupuk urea (U) yang terdiri atas 4 taraf dosis. Perlakuan kombinasi dari dua perlakuan dihasilkan 16 kombinasi perlakuan yang masing-masing diulang 3 kali, sehingga terdapat 48 satuan percobaan, dimana masing-masing satuan percobaan diamati 3 tanaman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunya jumlah produksi tanaman selada setiap tahunya. Penurunan nilai produksi selada dikaitkan dengan buruknya teknik budidaya yang dilakukan. Kompos Azolla dan pupuk urea menjadi solusi terbaik untuk meningkatkan jumlah prosuktifitas tanaman selada serta meminimalisir peggunaan pupuk kimia yang berlebihan
KAJIAN DOSIS KOMPOS AZOLLA DAN PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa)
Selada (Lactuca sativa) merupakan tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan petani secara intensif. Tanaman tersebut merupakan tanaman semusim yang dapat di budidayakan di daerah lembab, dingin, dataran rendah maupun dataran tinggi. Penelitian ini merupakan percobaan Faktorial dengan 2 faktor yang disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama adalah dosis Kompos Azolla (K) yang terdiri atas 4 taraf dosis dan faktor kedua adalah dosis pupuk urea (U) yang terdiri atas 4 taraf dosis. Perlakuan kombinasi dari dua perlakuan dihasilkan 16 kombinasi perlakuan yang masing-masing diulang 3 kali, sehingga terdapat 48 satuan percobaan, dimana masing-masing satuan percobaan diamati 3 tanaman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunya jumlah produksi tanaman selada setiap tahunya. Penurunan nilai produksi selada dikaitkan dengan buruknya teknik budidaya yang dilakukan. Kompos Azolla dan pupuk urea menjadi solusi terbaik untuk meningkatkan jumlah prosuktifitas tanaman selada serta meminimalisir peggunaan pupuk kimia yang berlebihan
Kajian Dosis Kompos Azolla Dan Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca Sativa)
Selada (Lactuca sativa) merupakan tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan petani secara intensif. Tanaman tersebut merupakan tanaman semusim yang dapat di budidayakan di daerah lembab, dingin, dataran rendah maupun dataran tinggi. Penelitian ini merupakan percobaan Faktorial dengan 2 faktor yang disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama adalah dosis Kompos Azolla (K) yang terdiri atas 4 taraf dosis dan faktor kedua adalah dosis pupuk urea (U) yang terdiri atas 4 taraf dosis. Perlakuan kombinasi dari dua perlakuan dihasilkan 16 kombinasi perlakuan yang masing-masing diulang 3 kali, sehingga terdapat 48 satuan percobaan, dimana masing-masing satuan percobaan diamati 3 tanaman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunya jumlah produksi tanaman selada setiap tahunya. Penurunan nilai produksi selada dikaitkan dengan buruknya teknik budidaya yang dilakukan. Kompos Azolla dan pupuk urea menjadi solusi terbaik untuk meningkatkan produktifitas tanaman selada serta meminimalisir peggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan tidak terdapat interaksi nyata terhadap luas daun dan bobot basah batang dan daun selada. Namun faktor tunggal berpengaruh sangat nyata terhadap luas daun dan bobot basah batang dan daun selada. Berdasarkan persamaan garis regresi kuadratik pengaruh dosis kompos Azolla dan pupuk urea terhadap bobot basah batang dan daun selada tertinggi diperlihatkan oleh dosis kompos Azolla sebesar 96,61 g/tanaman dan dosis pupuk urea sebesar 128 g/tanaman
