1,721,437 research outputs found
Selubung Misteri Manusia Mencari Solusi
Sejak pertama kali mendelikkan matanya di dunia, manusia telahmemiliki kemampuan dan rasa ingin tahu yang kuat untuk menyelesaianpersoalan-persoalan yang dihadapinya. Itulah sebabnya pada gilirannya manusia mampu melahirkan sains-sains besar, seperti fisika, etika,matematika, epistemologi, ontologi, teologi, dan metafisika yang menjadifondasi terkuat kebudayaan umat manusia saat ini. Dengan ide brilian, jernih, dan menawan manusia berhasil menemukan jalan menuju kebaikan, kebahagiaan, dan kebenaran
Optimasi Penempatan Bank Capacitor Pada Penyulang H5 Menggunakan Metode Genetic Algorithm (GA)
Penyaluran daya listrik pada sistem tenaga listrik merupakan hal yang perlu diperhatikan, agar tegangan di sepanjang saluran tetap terjaga dalam batas-batas yang diizinkan. Pada penelitian ini pemasangan bank capacitor pada penyulang H5 dimaksudkan untuk mengkompensasi drop tegangan dan rugi-rugi daya yang terjadi di sepanjang penyulang H5 tersebut. Untuk mendapatkan hasil kompensasi yang optimal, maka dilakukan optimasi lokasi penempatan dan kapasitas bank capacitor dengan menggunakan metode Genetic Algorithm (GA). Untuk mengetahui besar kompensasi drop tegangan dan rugi-rugi daya yang terjadi pada penyulang H5 tersebut, maka selanjutnya dilakukan analisis aliran daya (load flow) dengan menggunakan metode Newton-Raphson. Dari hasil optimasi lokasi penempatan dan kapasitas bank capacitor maka diperoleh lokasi penempatan bank capacitor pada bus 38 dengan kapasitas 1.6 MVAR. Kemudian dari hasil analisis aliran daya (load flow) diperoleh kompensasi drop tegangan dari 11% turun menjadi 4%. Sedangkan kompensasi rugi-rugi daya aktif 0.336 MW turun menjadi 0.191 MW dan rugi-rugi daya reaktif dari 0.730 MVAR turun menjadi 0.518 MVAR
Comparison of Stock Price Risk Measurement of BUMN Banks
Currently, most people around the world suffered and has changing the ways of their lives. This resulted in a slowdown in global economic growth in 2020. This also affected stock markets in Indonesia in almost all sectors. In addition, the stock market performance of the financial industry was also significantly affected, including state-owned banks. This study aims to analyze the potential loss from investing in the stock market of the state bank for the next 15 days by reviewing the risk value as a tool to measure the maximum loss. The findings show that Autoregressive AR(1)-GARCH(1) is suitable for determining the models mean and variance, which are used to calculate the Value at risk (VaR) of each bank. The VaR measurement for all banks shows a negative sign indicating the investor\u27s maximum loss from holding one of the shares of that bank for the projected period of time. Measurement of risk will be one of the things that investors will consider when investing in financial markets
MANAJEMEN PENANGANAN PENGADUAN PADA KANTOR OMBUDSMAN RI PERWAKILAN SULAWESI SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis fungsi-fungsi manajemen yang diterapkan dalam organisasi Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Selatan dalam konteks manajemen pengaduan pelayanan publik. Penelitian ini dilaksanakan pada Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Selatan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deksriptif kuantitatif dengan metode analisis triangulasi. Hasil Penelitian ini menemukan dan menunjukkan bahwa perencanaan program dan anggaran masih bersifat top down karena Kantor Perwakilan belum ditetapkan menjadi satuan kerja (satker).. Pengorganisasian dilakukan Kepala Perwakilan dan secara teknis dilakukan oleh Kepala Keasistenan Bidang Pemeriksaan Laporan pada Kantor Perwakilan Ombudsman Sulsel. Ada beberapa tahapan yang dilakukan oleh Bidang Pemeriksaan Laporan meliputi pemeriksaan dokumen, pemeriksaan Terlapor, pemeriksaan lapangan, hingga membuat Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP). Tahapan pemeriksaan tersebut untuk bisa membuktikan pelanggaran mal administrasi atau tidak oleh Terlapor. Pengarahan/penggerakan sesuai dengan rentang kendali dalam struktur organisasi. Sesuai dengan struktur organisasi, Kepala Perwakilan membawahi para Kepala Keasistenan Bidang Penerimaan dan Verifikasi laporan, Kepala Keasistenan Bidang Pemeriksaan Laporan dan Kepala Keasistenan Bidang Pencegahan. Selain itu, Kepala Perwakilan juga dapat langsung memberikan pengarahan tentang kebijakan organisasi langsung kepada Asisten Ombudsman dan tenaga supporting (pendukung) para ASN yang menjalankan administrasi dan keuangan. Pengendalian berada pada tim QA (Quality Assurance).
Kata Kunci : Penanganan Pengaduan, Manajemen Organisasi Publi
EFEKTIVITAS KELEMBAGAAN PENDIDIKAN NONFORMAL (Studi pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat di Kabupaten Majene)
ABSTRAK
Muslimin. Efektivitas Kelembagaan Pendidikan Nonformal (Studi pada Pusat
Kegiatan Belajar Masyarakat di Kabupaten Majene) (dibimbing oleh
Muhammad Basri, Gufran D. Dirawan dan Abdullah Sinring)
Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis dan mendeskripsikan eksistensi
kelembagaan PKBM, efektivitas kelembagaan PKBM, faktor-faktor determinan
terhadap efektivitas kelembagaan PKBM dan rumusan model tentative yang efektif
kelembagaan pendidikan non formal pada PKBM di Kabupaten Majene. Penelitian
ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data penelitian
diperoleh dari informan sebanyak 6 orang. Pengumpulan data melalui wawancara
mendalam, observasi, dan dokumentasi. Tingkat kesahihan dan keandalan data melalui
pengabsahan data dengan memeriksa tingkat kredibilitas, transferabilitas,
kebergantungan dan konfirmabilitas. Data di analisis menggunakan teknik analisis
data kualitatif melalui proses data collection, data display dan conclusion/verification.
Hasil penelitian, menunjukkan bahwa (1) Eksistensi kelembagan PKBM
ditentukan oleh kemampuan mempertahankan dan menjaga kualitas pengelolaan
SDM, menciptakan budaya kerja dan kedisiplinan, meningkatkan pemahaman
terhadap deskripsi kerja, menjalankan strategi peningkatan kualifikasi SDM,
pemenuhan sarana dan prasarana, penyediaan anggaran, mendorong minat calon
warga belajar, menggali potensi lokal, menetapkan desain lembaga dan restruktur
organisasi serta memenuhi standar pengelolaan pendidikan formal, (2) Peningkatan
kualitas program dan kegiatan pada PKBM di kabupaten Majene dapat diwujudkan
melalui pelaksanaan pengembangan Sarana fisik dan non fisik, melaksanakan kegiatan
Bidang layanan pendidikan dan menjalankan strategi peningkatan profesionalisem
tutor melalui: pelatihan tutor dan workshop PKBM, (3) Faktor determinan terhadap
evektivitas kelembagaan pendidikan nonformal dalam meningkatkan kualitas program
dan kegiatan pada PKBM adalah Dukungan SDM yang memadai, sikap pelaksana
cukup positif dalam merealisasikan program PKBM, mengakomodasi budaya lokal,
penyiapan Infrasturktur transportasi dan komunikasi serta dukungan dan akseptasi dari
pemerintah, tokoh masyarakat, orang tua dan tokoh pendidikan, dan (4) Model
kelembagaan yang efektif adalah Model Kemitraan berbasis Program dalam
mendorong sinergitas, kemandirian dan keberlanjutan kelembagaan PKBM di
Kabupaten Majene untuk mempercepat progres menjadi lembaga yang mandiri.
Kata Kunci: PKBM, Eksistensi, Efektivitas, Model Tentati
Pengaruh penggunaan gadjet terhadap remaja didesa rengas bandung kecamatan jaluko kabupaten muaro jambi
Penelitian ini dilatar belakangi oleh dampak penggunaan gadget pada remaja
terhadap interaksi sosial remaja di desa rengas bandung kecamatan jaluko muaro jambi.
Kemajuan teknologi dalam bentuk gadget sudah merebak ke masyarakat luas mulai dari
masyarakat kota hingga pelosok desa. Berbagai bentuk serta kelengkapan menjadikan gadget
pilihan utama dalam berkomunikasi, dikarenakan mudah dibawa serta tidak membutuhkan
dukungan alat lainnya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat
penggunaan gadget pada remaja saat ini menganalisi faktor- faktor yang mempengaruhi
tingkat penggunaan gadget pada remaja. Serta menganalisipenngaruh penggunaan gadget
pada interaksi sosial remaja. Penelitian ini menitikberatkan pada tiga kajian studi yaitu media
teknologi komunikasi, gadget, interaksi sosial dan mengenai remaja itu sendiri.Penelitian ini
dilakukan pada masyarakat dan remaja di Desa Rengas Bandung kecamatan Jaluko
kabupaten Muaro Jambi
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Deskriptif, dan
lokasi penelitian ini dilakukan di desa rengas bandung kecamatan jaluko kabupaten muaro
jambi, metode yang di gunakan dalam pengumpulan data nya menggunakan tehnik
observasi, tehnik wawancara, dokumentasi, dan sumber data yang di ambil dari penjabat
setempat, masyarakat dan remaja setempat. Data-data telah di kumpulkan menggunakan
mekanisme dalam sebuah interaksi sosial penggunagadget di kalangan remaja bertempatnya
di desa rengas bandung.
Hasil penelitian yang berjudul dampak penggunaan gadget pada remaja terhadap
interaksi sosial remaja di desa rengas bandung kecamatan jaluko muaro jambi. Mengenal
bagaimnana menggunakan gadget dengan baik bagi kalangan remajaataupun masrakat desa
setempat agar bernilai postif dalam menggunakannya di kala lingkungan sekitar ataupun
lingkungan umumnya.
Kata kunci : Gadget, Remaja, Interaksi Sosial
MENGENAL DASAR SPIRITUALITAS UMAT BUDDHA
Banyak cara ditempuh manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, namun pada puncaknya manusia berada pada titik jenuh sehingga ia membutuhkan tuntunan untuk menjalani kehidupannya ditengah-tengah perkembangan moderenisasi yang cenderung mengabaikan nilai-nilai moralitas, etika dan spiritual, maka pembinaan umat beragama merupakan kebutuhan yang tidak dapat dielakkan bagi para tokoh agama dan lembaga-lembaga keagamaan dan tentunya pembinaan tersebut tidak lepas dari pengkajian terhadap sumber ajaran agama, dan petunjuk tersebut dalam masing-masing agama mengalami sebuah proses interpretasi yang tidak dapat dielakkan terutama sekali ketika agama tersebut memasuki wilayah baru jauh dari tempat asal agama tersebut diturunkan melalui utasannya masing-masing. tulisan ini akan mengungkap salah satu ajaran agama yang akan menghantarkan umatnya pada puncak spiritualitas
EVALUASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA KELAS VIII DI SMP NEGERI 16 SINJAI
SYEKH RAHMATULLAH DAN KRITIK AJARAN KRISTEN
Pada tahun 1855 M India berada dibawah kendali penjajahan Inggris yang telah mengusai sepenuhnya wilayah ini baik dari sisi pemerintahan, maupun perekonomian dan kehidupan beragama, hal ini tentunya berkaitan erat dengan misi dari kolonialisme yaitu penyebaran ajaran Kristen diseluruh wilayah jajahan bangsa Eropa. Kondisi ini pun menerpa umat Islam di India yang tidak lepas dari upaya para misionaris Kristen yang dengan genjarnya membujuk umat Islam keluar dari keislamannya. Menghadapi perkembangan kehidupan beragama umat Islam yang terancam oleh misi kristenisasi, muncul ulama India Syekh Rahmatullah yang berusaha membela dan mempertahankan ajaran-ajaran Islam. pola pembelaan dan perlawannya menarik untuk dikaji, dimana ulama ini menantang secara terbuka para Pendeta Kristen yang dipimpin oleh Dr. Fender untuk melakukan Debat terbuka dihadapan penganut agama Islam dan Kristen di Indi
Kecenderungan Perilaku Aktif dalam Kerja dan Prokrastinasi Kerja Ditinjau dari Jenis Kelamin, Jenis Pekerjaan, Usia, Tingkat Pendidikan Formal dan Masa Kerja
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan kecenderungan perilaku yang aktif dalam pekerjaan dan penundaan pekerjaan dalam hal jenis kelamin, jenis pekerjaan, usia, tingkat pendidikan formal dan masa kerja. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan Kantor Kabupaten Bontang yang berusia 85 tahun. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji-t dan ANOVA. Hasil analisis data dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa tidak ada perbedaan kecenderungan perilaku dalam hal gender, jenis pekerjaan, usia dan tahun layanan berdasarkan laboratorium (p> 0.05). Dapat disimpulkan bahwa hanya variasi tingkat pendidikan formal yang dapat menjelaskan perbedaan kecenderungan perilaku aktif dalam persalinan pada subjek penelitian dengan nilai F = 3,065, R2a = 0,069 dan p = 0,033 (p 0:05). Dapat disimpulkan bahwa satu-satunya variasi dari tahun layanan yang dapat diterapkan perbedaan dalam pekerjaan penundaan pada subjek penelitian dengan nilai F = 2,730, R2A = 0,110 dan p = 0,018 (p> 0.05)
- …
