1,720,964 research outputs found
PEMBINAAN KARAKTER PERCAYA DIRI SANTRI MELALUI MUHADHARAH DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL ASROR DESA CIMANUK KECAMATAN WAYLIMA KABUPATEN PESAWARAN
ABSTRAK
Bagi sebagian orang, berbicara didepan umum (public speaking) mungkin
sesuatu yang dihindari jika benar-benar tidak menjadi suatu keharusan. Banyak
alasan seseorang enggan untuk berbicara di depan umum dalam hal apapun.
Faktor yang paling berpengaruh adalah kepercayaan diri untuk melakukan hal
tersebut. Lebih spesifik lagi, ketidak percayaan diri untuk berbicara di depan
umum biasanya disebabkan oleh faktor pengalaman yang minim dan kurangnya
wawasan akan hal yang dibicarakan (penguasaan topik pembicaraan). Untuk itu
diperlukannya pembinaan karakter percaya diri yang merupakan suatu
pembentukan kebiasaan dan mengubah sikap kearah lebih baik agar memiliki
kepribadian yang mengandung arti keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri.
Rumusan masalah Penelitian ini adalah Bagaimana proses pembinaan
karakter percaya diri santri melalui kegiatan muhadharah di Pondok Pesantren
Miftahul Asror?
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, penelitian lapangan (field
research) bersifat deskriptif yaitu memberikan gambaran data lengkap yang
diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menentukan
sampel, menggunakan teknik Snowballsampling, yaitu diperoleh melalui proses
bergulir dari satu responden ke responden yang lainnya. Dalam pengumpulan
data, penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses Pembinaan Karakter Percaya Diri
Santri Dalam Kegiatan Muhadarah melalui dua metode, yaitu : (1) Metode
Demontrasi (2) Metode Tanya Jawab dengan memperhatikan strategi Pemilihan
Kelompok Muhadharah, Pembuatan Jadwal Muhadharah, Membuat dan
Mengoreksi Teks Pidato.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pembinaan Karakter Percaya Diri
Santri Dalam Kegiatan Muhadarah di Pondok Pesantren Miftahul Asror Desa
Cimanuk Kecamatan Waylima Kabupaten Pesawaran sangat berperan penting
dalam meningkatkan kepercayaan diri dan melatih kemampuan santriyang
dilakukan rutin satu kali satu minggu dan muhadharah akbar satu tahun satu kali
dengan tujuan muhadharah dapat melatih rasa percaya diri, keberanian, tanggung
jawab dan kemampuan berpidato santri dan mengembangkan kemampuan
berdakwah dan bermental percaya diri untuk berbicara di depan orang banyak
METODE DAKWAH DAI DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN AJARAN AGAMA TERHADAP RISMA AL�HIKMAH TEGAL SARI, GADING REJO, PRINGSEWU
ABSTRAK
Metode dakwah yang dilakukan oleh Da’i Risma Al-Hikmah
meningkatkan pemahaman ajaran agama terhadap Risma Al-Hikmah
di Desa Tegalsari, Gading Rejo, Pringsewu. Metode dakwah yang
dilakukan oleh Da’i Risma Al-Hikmah telah terbukti efektif dalam
meningkatkan pengamalan ajaran agama Risma Al-Hikmah di Desa
Tegalsari. Hal ini dapat dilihat dari akidah,syariah, dan akhlak yang
mulai diterapkan dalam Risma Al-Hikmah dengan melaksanakan
ibadah, meningkatnya pengetahuan agama, dan peningkatan rasa
kesadaran spiritual. Metode dakwah adalah suatu cara yang dilakukan
oleh Da’i dalam menyampaikan pesan, informasi, ilmu kepada diri
sendiri dan orang lain, tujuan agar anggota yang mendengarkan dapat
menerima pesan dakwah dan mampu menerapkan dengan baik dalam
kehidupan sehari-hari.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Filed
Research) dengan sifat penelitian ini deskriptif kualitatif. Sumber data
yang digunakan ialah sumber data primer yaitu Da’i Majelis Ta’lim
Al-Hikmah. Sumber data sekunder menggunakan buku, jurnal,
internet, dan dokumen yang ada. Teknik pengumpulan data melalui
observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data
menggunakan metode kualitatif dengan metode berfikir deduktif dan
induktif.
Penelitian ini menunjukan bahwa Desa Tegalsari Gading Rejo
terkait dengan metode dakwah guna meningkatkan ajaran agama di
desa tersebut dengan cara melalui dakwah di risma al-hikmah dengan
metode dan waktu yang berbeda beda. dengan demikian sub fokus
pada penelitian ini yaitu cara menerapkan metode metode dakwah,
meningkatkan ajaran agama risma al-hikmah di desa Tegalsari,
Gading Rejo, Pringsewu. Hasil penelitian untuk pengujian dalam
kegiatan penelitian ini, penulis menggunakan hasil wawancara serta
obeservasi dan dokumentasi pada penelitian dengan menggali
informasi mengenai cara menerapkan metode metode dakwah,
Meningkatkan Pemahaman Ajaran Agama Terhadap Risma Al�Hikmah Di Desa Tegalsari, Gading Rejo, Pringsewu.
Kata Kunci: Metode Dakwah, Dai, Pengamalan Ajaran Agama. ABSTRACT
The da'wah method used by Da'i Risma Al-Hikmah increases
understanding of Risma Al-Hikmah's religious teachings in Tegalsari
Village, Gading Rejo, Pringsewu. The da'wah method used by Da'i
Risma Al-Hikmah has proven effective in increasing the practice of
Risma Al-Hikmah's religious teachings in Tegalsari Village. This can
be seen from the faith, sharia, and morals that are starting to be
implemented in Risma Al-Hikmah by carrying out worship,
increasing religious knowledge, and increasing the sense of spiritual
awareness. The da'wah method is a method used by Da'i to convey
messages, information, knowledge to themselves and others, with the
aim that members who listen can receive the da'wah message and are
able to apply it well in everyday life.
This type of research is field research (Filed Research) with the nature
of this research being descriptive qualitative. The data source used is
the primary data source, namely the Da'i Majlis Ta'lim Al-Hikmah.
Secondary data sources use books, journals, the internet and existing
documents. Data collection techniques through observation,
interviews, documentation. The data analysis technique uses
qualitative methods with deductive and inductive thinking methods.
This research shows that Tegalsari Gading Rejo Village is related to
the da'wah method to improve religious teachings in the village by
means of da'wah at Risma al-hikmah with different methods and
times. Thus, the sub-focus of this research is how to apply da'wah
methods, improving the teachings of the Risma al-hikmah religion in
the villages of Tegalsari, Gading Rejo, Pringsewu. The results of the
research for testing in this research activity, the author used the results
of interviews as well as observation and documentation in research by
exploring information about how to apply da'wah methods, increasing
understanding of religious teachings towards Risma Al-Hikmah in
Tegalsari Village, Gading Rejo, Pringsewu.
Keywords: Da'wah Method, Dai, Practice of Religious Teachings
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Agar Selamat Dari Siksa Kubur : Cara Nabi SAW agar Anda selamat dari derita sakaratul maut, siksa kubur, neraka, dan meraih surga-Nya
199 p.; ill.; 21 cm
- …
