1,798,557 research outputs found

    Letter from M.H. de Young Memorial Museum to John Sloan, Ocotber 1, 1942

    No full text
    2 leaves (single sided)Letter from M.H. de Young Memorial Museum to John Sloan, Ocotber 1, 194

    Letter from M.H. de Young Memorial Museum to John Sloan, Ocotber 1, 1942

    No full text
    2 leaves (single sided)Letter from M.H. de Young Memorial Museum to John Sloan, Ocotber 1, 194

    Correspondence | Letter from M.H. Zellner to John Henry Caldwell, April 1874

    Full text link
    (1) Letter from M.H. Zellner at Ashville, Alabama to John Henry Caldwell at Washington, DC, regarding previously sent petition to Post Master General to remove local Post Master, April 4, 1874 [“Congress” embossed top left corner; mentions an accompanying petition that is not included] (2) Envelope addressed to Hon. John H. Caldwell, M.C., Washington D.C.https://digitalcommons.jsu.edu/lib_ac_caldwell/1067/thumbnail.jp

    M.H. Wolf

    No full text
    Photograph of M.H. Wolf

    Perancangan Promosi Museum M.H. Thamrin

    Full text link
    Mohammad Hoesni Thamrin merupakan Pahlawan Nasional dan Bapak Betawi. M.H. Thamrin mempunyai sebuah museum yang terletak di Jakarta Pusat, tepatnya di Jl. Kenari 2 no.15. Gedung M.H. Thamrin mempunyai sejarah dan pada akhirnya dijadikan sebuah museum. Museum M.H. Thamrin belum banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia karena letaknya yang terpencil dan kurangnya media promosi yang dilakukan pihak museum, sehingga museum tidak terdengar kepada masyarakat. Jumlah pengunjung Museum M.H. Thamrin cukup kecil jika dibandingkan museum sejarah lainnya. Museum ini juga berisikan tentang peninggalan M.H. Thamrin, alat musik betawi, sejarah lengkap tentang perjuangan M.H. Thamrin, dan masih banyak lainnya. Hal ini penting diangkat, sehingga masyarakat Indonesia tidak melupakan perjuangan dan jasa-jasa para pahlawan. Perancangan ini penting untuk dilakukan agar masyarakat lebih mengenal bahwa adanya Museum M.H. Thamrin. Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara kepada narasumber, observasi lapangan, studi eksisting, dan menyebarkan kuesioner. Metode perancangan melalui 6 tahapan yaitu: overview, strategi, ide, desain, produksi, dan implementasi

    M.H. Tichenor

    No full text
    corecore