1,720,992 research outputs found
PENGEMBANGAN PROGRAM PELATIHAN "ANTI FRAUD" DI. PT. BANK DKI
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan program pelatihan “Anti Fraud” di PT. Bank DKI. Berdasarkan metodenya penelitian ini termasuk dalam metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Model yang digunakan yaitu Model Pengembangan Instruksional (MPI) oleh M. Atwi Suparman. Prosedur pengembangan dilakukan melalui delapan langkah yang ada dalam Model Pengembangan Instruksional (MPI). Hasil penelitian berupa rancangan program pelatihan dan contoh bahan ajar instruksional berupa slide presentasi. Responden yang terlibat untuk mengevaluasi produk diantaranya, ahli desain pembelajaran dan ahli materi pembelajaran. Nilai yang didapat pada evaluasi formatif oleh ahli untuk materi pembelajaran sebesar 3 (baik) dan desain pembelajaran 3,58 (sangat baik). Hasil penilaian digunakan untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.
Kata Kunci: Pengembangan, Program Pelatihan, Fraud, Anti Fraud, Model MPI
The research development aim to develop a “Anti Fraud” training program at PT. Bank DKI. Based on the method of this research included in the research and development method. The model used is the Instructional Development Model (MPI) by M. Atwi Suparman. The development procedure is carried out through the eight steps in the Instructional Development Model (MPI). Research results in the form of training program planning and examples of instructional teaching materials in the form of presentation slides. Respondents involved in evaluating products included learning design experts and learning material experts. The score obtained at the formative evaluation stage by experts for learning material is 3 (good) and learning design is 3.58 (very good). The assessment results are used to improve the quality of the product produced.
Keywords: Development, Training Program, Fraud, Anti Fraud, MPI Mode
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES PENEMPATAN BERBANTU KOMPUTER UNTUK ANAK USIA 6-12 TAHUN DI LEMBAGA KURSUS BAHASA INGGRIS
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen tes
penempatan berbantu komputer untuk anak usia 6-12 tahun di lembaga
kursus bahasa Inggris. Penelitian pengembangan ini dilakukan di lembaga
kursus Cambridge School of English cabang Jatiwarna, Bekasi. Penelitian
pengembangan ini dilakukan karena adanya masalah keberagaman tingkat
kemampuan bahasa Inggris siswa dalam satu level pembelajaran khususnya
level untuk anak usia 6-12 tahun. Hal ini disebabkan karena siswa tidak dites
kemampuannya secara khusus melainkan hanya dilakukan observasi oleh
guru (trial) sehingga proses pembelajaran mengalami kendala. Penelitian
mengacu pada kombinasi model pengembangan Borg dan Gall dan model
pengembangan instrumen M. Atwi Suparman. Tahapannya yaitu penelitian
dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan bentuk awal
produk, uji lapangan awal, revisi produk utama, uji lapangan utama, revisi
produk operasional, uji lapangan operasional, dan revisi produk akhir. Pada
tahap pengembangan bentuk awal produk digunakan tahapan model
pengembangan instrumen M. Atwi Suparman yang meliputi tahap membuat
tabel spesifikasi, menulis butir tes, merakit tes, menulis petunjuk, dan menulis
kunci jawaban, sehingga tahapannya lebih spesifik pada produk yang
dikembangkan. Instrumen tes penempatan ini telah melalui tahap evaluasi
expert review yang dilakukan oleh dua orang ahli materi, dua orang ahli
evaluasi, dan satu orang ahli desain visual. Tahap evaluasi small group yang
dilakukan oleh responden yaitu calon siswa usia 6-12 tahun yang akan
belajar di lembaga kursus. Tahap evaluasi field test yang dilakukan oleh
responden sejenis. Instrumen tersebut telah melalui prosedur pengembangan
yang sistematis dan memenuhi persyaratan evaluasi sehingga dapat
digunakan untuk menempatkan calon siswa usia 6-12 tahun di lembaga
kursus bahasa Inggris.
This research and development purposes to produce a computer-assisted
placement test instrument for 6-12 year children in an English course. It’s
conducted at Cambridge School of English course branches Jatiwarna,
Bekasi. It’s conducted because there’s a problem of diversity of students’
English proficiency in the same level specially in the levels for 6-12 year
children. It’s because the students are not specifically tested for their english
proficiency but simply observed by the teacher (trial) so that the learning
process constrained. This research and development refers to the
combination of Borg and Gall development model and M. Atwi Suparman
instrument development model. The stages are research and information
collecting, planning, develop preliminary form of product, preliminary field
testing, main product revision, main field testing, operational product revision,
operational field testing, and final product revision. In the develop preliminary
form of product stage used the M. Atwi. Suparman instrument development
model stages which includes the stages of creating a table of spesification,
writing test items, assambling the test, writing test instructions, and writing
answer key, so it’s more specific to the product. This placement test
instrument has been evaluated in expert review stage by two material
experts, two evaluation experts, and a visual design expert. In small group
stage by the respondents who are the students that will be studying at the
English course. In field test stage by the similar respondents. The instrument
has been through a systematic development procedure and met the
requirements of evaluation so it can be used to place the 6-12 year students
in English course
Mengajar di Perguan Tinggi : garis-garis besar program pengajaran dan satuan acara pengajaran : GBPP SAP
31 p. ; 21 cm
Desain instruksional modern : panduan para pengajar dan inovator pendidikan
Dalam buku ini diuraikan suatu proses sistematik dalam membangun sistem pembelajaran yang efektif dan efisien.xiii, 337.: ilus.; 25 cm
- …
