1,720,955 research outputs found
STRATEGI GURU DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI MI AL HIKMAH SUMBERINGIN SANANKULON BLITAR
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Strategi Guru dalam Pembentukan Karakter Siswa
di MI Al Hikmah Sumberingin Sanankulon Blitar” ini ditulis oleh Lutfia Devi
Meyna Sari, NIM. 17205163117, pembimbing Dr. H. Mochamad Arif Faizin,
M.Ag.
Kata Kunci: Strategi Guru, Pembentukan Karakter
Penelitian ini dilatar belakangi bahwa era sekarang terjadi krisis moral.
Hal ini menjadi penting dalam suatu lembaga pendidikan selain mendidik kognitif
juga harus mendidik dan membina akhlak untuk mempersiapkan siswa hidup
dalam masyrakat ke depan yang semakin krisis moral. Karakter religius sebagai
dasar pondasi akidah dalam diri anak, karakter disiplin sebagai pendorong
tumbuhnya karakter baik lainnya, sedangkan karakter mandiri sebagai dasar
penting untuk bekal dewasa. Ketiga pokok karakter ini harus dibentuk dalam diri
siswa sejak usia dasar melalui proses dan strategi yang dilakukan oleh guru
disuatu lembaga.
Fokus penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah (1) Bagaimana strategi
guru dalam pembentukan karakter religius siswa di MI Al Hikmah Sumberingin
Sanankulon Blitar? (2) Bagaimana strategi guru dalam pembentukan karakter
disiplin siswa di MI Al Hikmah Sumberingin Sanankulon Blitar? (3) Bagaimana
strategi guru dalam pembentukan karakter mandiri siswa di MI Al Hikmah
Sumberingin Sanankulon Blitar?
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan jenis penelitiannya
studi kasus. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode
wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Data dianalisis
dengan reduksi data, sajian data, verifikasi dan simpulan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi guru dalam pembentukan
karakter religius siswa di MI Al Hikmah Sumberingin Sanankulon Blitar melalui:
pembiasaan budaya silaturrahim kepada masyarakat sekitar madrasah, pembiasaan
budaya shalat berjamaah, pembiasaan budaya mengamalkan amalan Nahdliyin,
pembiasaan budaya amal, pembiasaan pembacaan doa, pembiasaan budaya
mengaji, pembiasaan budaya 5S (sopan, santun, saliman, sapa, salam). (2) Strategi
guru dalam pembentukan karakter disiplin siswa di MI Al Hikmah Sumberingin
Sanankulon Blitar melalui: jadwal piket yang sudah ditetapkan sesuai aturan,
pembiasaan budaya apel dan upacara, pembiasaan berpakaian sopan, rapi dan
lengkap, pembiasaan penyelesaian tugas tepat waktu. (3) Strategi guru dalam
pembentukan karakter mandiri siswa di MI Al Hikmah Sumberingin Sanankulon
Blitar melalui: pembiasaan hal-hal kecil (menata sepatu, mukena, dan Al Quran ke
tempat yang disediakan setelah selesai dipakai tanpa diingatkan guru),
pembiasaan melatih siswa untuk berinisiatif dan mencari solusi, ekstrakulikuler
pramuka
PENGUATAN BUDAYA RELIGIUS DALAM MEMBENTUK AKHLAKUL KARIMAH SISWA DI ERA NEW NORMAL (Studi Multi Situs di MI Perwanida Kota Blitar dan MI Al Hikmah Kabupaten Blitar)
ABSTRAK
Tesis dengan judul “Penguatan Budaya Religius dalam Membentuk Akhlakul Karimah Siswa di Era New Normal (Studi Multi Situs di MI Perwanida Kota Blitar dan MI Al Hikmah Kabupaten Blitar” yang ditulis oleh Lutfia Devi Meyna Sari, NIM 128505203014, dibimbing oleh. Prof. Dr. H. Prim Masrokan Mutohar, M.Pd dan Prof. Dr. Hj. Binti Maunah, M.Pd.I
Kata Kunci: Budaya Religius, Akhlakul Karimah, Era New Normal
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena dimana sopan santun mulai hilang dan tingkat kesadaran peserta didik dalam berakhlak masih sangat kurang. Pemahaman yang dimiliki oleh peserta didik mengenai perilaku dan sikap masih sangat umum. Peserta didik tidak tau cara menghormati dan menghargai terhadap sesama dan belum lagi peserta didik masih sangat sering mengacuhkan perintah orang yang lebih tua. Dalam hal ini, peneliti menghubungkan masalah kurangnya kesadaran tersebut perlu adanya penanaman nilai-nilai religius secara menyeluruh, misalnya melalui penerapan penguatan budaya religius di suatu lembaga pendidikan.
Pertanyaan penelitian ini adalah : (1) Bagaimana pendekatan penguatan budaya religius dalam membentuk akhlakul karimah siswa pada era New Normal di MI Perwanida dan MI Al Hikmah? (2) Bagaimana pelaksanaan penguatan budaya religius dalam membentuk akhlakul karimah siswa pada era New Normal di MI Perwanida dan MI Al Hikmah? (3) Bagaimana pengendalian penguatan budaya religius dalam membentuk akhlakul karimah siswa pada era New Normal di MI Perwanida dan MI Al Hikmah?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penlitian studi multisitus. Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi partisipan, Wawancara Mendalam, dan Dokumentasi. Analisis data berupa analisis dalam situs dan lintas situs. Pengecekan keabsahan data meliputi credibility, transferability, dependability, confirmability.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan budaya religius yaitu (1) Pendekatan penguatan budaya religius meliputi: Penanaman nilai-nilai religius, pemahaman konsep pengetauan, pembiasaan ibadah dan hal-hal yang membangun karakter religius, serta keteladanan, sebagai uswatun hasanah memberikan contoh yang baik bagi peserta didik. (2) Pelaksanaan penguatan meliputi: kegiatan harian yang rutin dilakukan setiap hari seperti bermusyafakah dengan bapak/ibu guru, apel pagi, berdoa di dalam kelas, sholat dhuha, tahfidz, sholat dhuhur dan mengaji Al-Quran, kegiatan mingguan meliputi jumat amal, istighotsah, yasinan dan tahlilan secara bersama-sama dengan tujuan melatih peserta didik bertanggungjawab, berani, peduli terhadap sesama dan dermawan. Kegiatan tahunan yakni mengadakan pondok romadhon dan peringatan hari-hari besar Islam (PHBI) dengan tujuan menanamkan konsep pengetahuan dan keislaman. (3) Pengendalian pelaksanaan budaya religius pada kedua situs penelitian dilakukan dengan cara pengawasan, pemberian sanksi, menjalin kerjasama dengan wali murid dan evaluasi
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.</p
- …
