1,720,981 research outputs found

    Evolusi Organik

    No full text

    Formulasi Konsorsium Mikroba Pengurai Limbah dalam Upaya Pengolahan Limbah Cair Domestik

    Get PDF
    Tujuan penelitian adalah a) mengisolasi dan mengidentifikasi isolat bakteri heterotrofik dari limbah cair domestik Kota Malang yang memiliki potensi toleransi deterjen Linear Allcylbenzene SulphonaJe (LAS), antagonistik patogen, amilolitik, proteolitik, dan lipolitik, b) mendapatkan 4 spesies bakteri yang memiliki potensi unggul dengan parameter amilolitik, proteolitik, lipolitik, dan antibiotik dengan hubungan sinergisme, c) membuat formula konsorsiurn bakteri heterotrofik paling efektif dalam toleransi deterje~ LAS, antagonistik patogen, dan pendegradasi senyawa organik, dan d) menguji formula konsorsiurn bakteri heterotrofik paling efektif mendegradasi amilum, protei~ dan lemak, menurunkan COD, TSS, residu deterje~ dan BOD pada limbah cair domestik alami. Metode penelitian yang digunakan adalah eksploratif, deskriptif, dan eksperimental. Tahap pertama meliputi isolasi, karakterisasi, uji potensi, identifikasi, dan uji hubungan antarspesies dilakukan secara eksploratif dan eksperimental dengan pendekatan survai, metode observasi, dan metode laboratorik. Tahap kedua adalah penelitian eksperimental dengan indikator kemampuan konsorsiurn bakteri heterotrofik toleransi deterjen, LAS, antagonistik patogen, dan degradasi amiIurn, protei~ dan lemak. Tahap ketiga merupakan penelitian eksploratif dan eksperimental pada limbah cair domestik alami dengan indikator reduksi amilurn, protein, lemak, BOD5, COD, TSS, residu deterjen, pH, dan cfo. Hasil penelitian adalah sebagai berikut a) Ada 37 isolat bakteri heterotrofik dari limbah cair domestik asal Kota Malang dan 15 isolat toleran terhadap deterjen. b) Semua isolat bakteri heterotrofik toleran terhadap LAS konsentrasi 0,06%-100% c) Isolat dengan potensi antagonistik (antibiotik) terbadap Salmonella typhi paling bait adalah isolat AJ, A15, Al3, Cl3, C15, dan A4; Shigella dysenJeriae (Al3, A4, C20, C15, A15, dan AI6); Vibrio cholerae (AI5, Al3, C15, A16, A4, dan AI4), dan Escherichia coli (C20, C15, A15, C17, Al3, dan A4). d) Isolat bakteri heterotrofik dengan potensi amilolitik paling besar yakni isolat A15, C15, A4, Al3, C9, dan CIO; proteolitik (CI5, Al3, A4, A15, AJ, dan CIS), dan lipolitik (Al3, A15, C15, A4, CIO, dan CIS). e) Bacillus cereus Al3, Bacillus pumilus A15, Bacillus subtilis C15, dan Bacillus megaterium A4 adalah spesies bakteri potensi paling unggul dengan indikator toleran deterj~ LAS, amilolitik, proteolitik lipolitik, dan antagonistik dan tidak bersifat antagonis satu dengan lainnya t) Formula konsorsium ABC adalah formula konsorsium spesies bakteri heterotrofik paling efektif dengan indikator toleran deterj~ LAS, amilolitik, proteolitik, lipolitik, dan antibiotik. g) Formul

    Mikro biologi umum

    No full text

    Mikro Biologi Umum

    No full text

    Mikro biologi

    No full text

    Mikrobiologi Lingkungan

    No full text
    xix, 386 hlm.; 16 c

    Mikrobiologi Lingkungan

    No full text

    Mikrobiologi

    No full text
    corecore