258 research outputs found
Analysis of Maximum Rainfall Intensity on Urban Drainage Planning in Medan City (Case Study)
75 HalamanMasalah genangan air yang melanda perkotaan khususnya Kota Medan menunjukkan bahwa volume air yang masuk kedalam saluran melebihi kapasitas normal dari drainase dan ada faktor lain yang menyebabkan berkurangnya kapasitas dari saluran air itu sendiri. Salah satu hal yang menyebabkan kenaikan debit aliran air permukaan adalah intensitas curah hujan. Perhitungan debit menggunakan metode rasional menggunakan 3 faktor utama yaitu intensitas curah hujan maksimum, luas daerah, dan koefisien pengaliran. Intensitas maksimum dari dari data curah hujan harian dihitung dengan menggunakan metode Log Pearson - Tipe III. Untuk memperkirakan besarnya hujan rencana digunakan metode Log Pearson - Tipe UI, yang bertujuan untuk mendapatkan harga debit banjir puncak dengan periode ulang (QtO). Hasil penelitian dan perhitungan
diketahui bahwa besaran debit drainase eksisting (Q eks) daerah sekitar kawasan Kecamatan Medan Tembung lebih kecil dari pada besaran debit banjir puncak (Q rene). Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem drainase eksisting yang ada tidak mampu menampung debit banjir puncak, maka dimensi saluran yang ada perlu dikaji ulang kembali, terlebih untuk perbaikan dimasa yang akan datang. Dengan demikian, debit aliran saluran eksisting (Q eks) daerah kawasan Kecamatan Medan Tembung 64,16237 m3/detik, sedangkan besaran aliran puncak (Q rene) daerah kawasan Kecamatan Medan Tembung 573,20790 m3/detik untuk mengatasi masalah genangan air/ banjir di sekitar kawasan Kecamatan Medan
Tembung, dalam beberapa upaya mengatasinya yaitu: Melakukan Norrnalisasi, perbaikan saluran sekunder, tersier dan memperbesar dimensi saluran yang ada. Problems of water pond which occurred over the urban in Medan indicate that the water volume which come into drainage exeed the normal capacities from drainage and there are other factors causing to decrease the capacities of drainage. One of matter causing increase charge the surface current is precipitation intensity. Calculation of discharge with the rasional method use 3 primary factors, they are maximum rainfall intensity, wide of area, and run off coefficient. Maximum Intensity from daily precipitation data calculated by using
Log Pearson _ Type III method, used plan method Log Pearson - Type III distribution, that aims to get the price of peak flood discharge with a certain return period (Q10). The results and calculations is known that the amount of existing drainage discharge (Q exJ. the area around Kecamatan Medan Tembung edge magnitude smaller than the flood peak discharge (Q pfarJ. Thus it can be deduced that the existing drainage system is unable to accommodate peak flood discharge. Thus, surface current drainage exeed existing (Q exJ the area around Kecamatan Medan Tembung 64,16237 m3/second, where as smaller than thejlood peak discharge (Q pimJ the area around Kecamatan Medan Tembung 573,20790 m3 /second to overcome the problem of stagnant water/ flood in the vicinity of around Kecamatan Medan Tembung, through some effort in to overcome that : Normalize the channel and levee repairs in the main channel and enlarging the existing dimension of the channel
Evaluation of the Drinking Water Discharge Calculation of PDAM Tirtanadi Sunggal Branch (Case Study of the Grand Gading Mutiara Complex)
66 HalamanAir merupakan kebutuhan dasar bagi mansuia, bahkan tubuh manusia sendiri 70% nya terdiri air. Hal ini dapat menjadi acuan bahwa manusia tidak dapat lepas dari air. Pertambahan penduduk setiap tahun yang selalu meningkat juga mengkaibatkan kepada kebutuhan akan air bersih. Kebutuhan air bersih yang dikelola oleh
perusahaan daerah khususnya di Komplek Grand Gading Mutiara dikekola oleh Instalasi PDAM Tirtanadi Sunggal. Pertumbuhan penduduk yang tidak dapat dikontrol mengakibatkan semakin banyaknya konsumsia air bersih. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif kuantitatif berupa wawancara
secara langsung kepada responden yaitu masyarakat komplek tersebut. Adapun tujuan penelitian ini guna mengevaluasi kebutuhan air apakah tercukup atau tidak. Hasil yang didapat pada penelitian ini antara lain total kebutuhan air bersih untuk masyarakat pada komplek Grand Gading Mutiara adalah 246,672 m3
/hari. Akan tetapi debit air yang dialirkan dari PDAM sebesar 350,000 m3/hari. Dari nilai tersbut dapat disimpulkan bahwa laju air sudah baik dan sudah mencukup kebutuhan air masyarakat dalam 24 jam setiap harinya. Water is a basic need for humans, even he human body itself is 70% water. This can be a reference that humans cannot be separated from water. The increase in population every year which always increases also results in the need for clean water. The need for clean water managed by regional companies, especially in the Grand Gading Mutiara Complex, is managed by the Tirtanadi Sunggal PDAM Installation. Population growth that cannot be controlled results in more and more clean water consumption. The method used in this research is quantitative descriptive in the form of interviews directly to respondents, namely the complex
community. The purpose of this research is to evaluate the need for water whether it is sufficient or not. The results obtained in this study include the total clean water demand for the community in the Grand Gading Mutiara complex is 246.672 m3 / day. However, the water discharge flowed from the PDAM is 350,000 m3 / day. From that value it can be concluded that the water rate is good and has sufficient water needs for the community in 24 hours every day
Job Training Report on the 017 Environmental Sipirok Road Improvement Project Using HRS
51 HalamanCampuran aspal pada dasarnya terdiri dari bahan agregat kasa, agregat halus dan aspal. Bagian itu harus diteliti, diperhatikan ukuran, gradiasi dan dicampur dengan suatu perbandingan yang baik agra hasil akhri nanti memnuhi persyaratan spesifikasi ini. Dalam beberapa keadaan tambahan bahan pengisi akan diperlukan untuk menjamin sifat campuran aspal tersebut memnuhi ketentuan yang telah di syaratkan tetapi pada umumnya penggunaan bahan tambahan sebagai penisi seminimal mungkin
Analisa Kelayakan Harga Jual Rumah Type 100 Pada Perumahan Taman Asoka Asri
Seiring dengan dinamika pertumbuhan penduduk di suatu daerah maka akan berdampak pula terhadap ketersediaan akan perumahan atau tempat tinggal.Tingkat pertumbuhan penyedia jasa perumahan di Medan, Sumatera Utara sampai dengan saat ini mengalami perningkatan, dengan banyaknya pengembangpengembang yang ada diwilayah Medan tepatnya di perumahan Taman Asoka Asri. Perencanaan yang dilakukan meliputi survei lapangan dan survei harga bahan bangunan dan menghitung kelayakan harga jual rumah pada type 100. Penelitian ini dilakukan di Perumahan Taman Asoka Asri, Simpang Pemda, Medan Selayang, Medan, Sumatera Utara. Penelitian yang dilakukan adalah Analisa Kelayakan Harga Jual Rumah type 100 berdasarkan desain, lay out, dan total anggaran biaya proyek perumahan. Berdasarkan hasil penelitian harga yang di analisa dibandingkan dengan harga yang ada pada brosur perumahan mendapatkan selisih harga. Hasil analisa harga jual sebesar Rp. 745.743.000.- sedangkan yang tertera pada broser sebesar Rp. 840.000.000,- Harga tersebut jauh perbedaannya antara perhitungan sendiri dibandingkan dengan harga yang ada pada brosur. Selisih harga tersebut mencapai sebesar Rp. 94.257.000.- setiap unitnya.Along with the dynamics of population growth in an area it will also have an impact on the availability of housing or residence. The growth rate of housing service providers in Medan, North Sumatra to date has experienced an increase, with the number of developers in the area of Medan in Taman Asoka Asri. The planning includes field surveys and building material price surveys and calculates the feasibility of selling prices for houses in type 100. This research was conducted at Taman Asoka Asri Housing, Simpang Pemda,Medan Selayang, Medan, North Sumatra. The research carried out is the Feasibility Analysis of type 100 House Selling Prices based on the design, layout,and total budget of the housing project. Based on the results of the price analysis analyzed compared to the prices in the housing brochure get the price difference.The results of the selling price analysis are Rp. 745.743.000.- while the one listed on the brooch is Rp. 840,000,000, - The price is far the difference between the calculation itself compared to the price in the brochure. The price difference reaches Rp. 94,257,000.- each unit
Evaluasi Perbaikan Tanah Menggunakan Geotekstil untuk Meningkatkan Stabilitas Tanah Lapisan Subgrade Pekerjaan Jalan
Pada tahap suatu pekerjaan konstruksi salah satu permasalahan utama pada tanah
lunak adalah penurunan tanah yang besar. Penurunan yang besar tersebut
disebabkan oleh penurunan pada tanah. Kondisi tanah dasar yang jelek berupa
tanah lempung, perlu dilakukan upaya perbaikan tanah dasar agar mampu
mendukung beban konstruksi. Salah satu metode yang digunakan sebagai
perbaikan tanah adalah dengan geotekstil. Jenis geotekstil yang dipakai pada
pekerjaan proyek konstruksi jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi,
Parbarakan-Lubuk Pakam Sta.42+750-Sta.47+600 adalah geotekstil PP woven
polypropylene.Tipe geotekstil dilapangan menggunakan geotekstil Non woven,
sedangkan dikajian ini geotekstil polypropylene woven, Kekuatan tarik Non
woven 20 kN/m diperlukan 1 lapis geotekstil sedangkan kekuatan tarik
Polypropylene woven 30 kN/m diperlukan 2 lapis geotekstil. Dari perhitungan
tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan geotekstil dapat dijadikan sebagai
salah satu perbaikan dan perkuatan tanah.At the stage of a construction work one of the main problems in soft soil is the
large land decline. The large decrease is due to the decrease in soil. The
condition of poor base soil in the form of clay soil needs to be done to improve the
basic soil to be able to support the construction load. One method used as land
improvement is by geotextiles. The type of geotextile used in the construction of
the Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi toll road project, Parbarakan-Lubuk
Pakam Sta.42 + 750-Sta.47 + 600 is a geotextile PP woven polypropylene. The
geotextile type uses non woven geotextile while the study is geotextile
polypropylene woven, Non woven tensile strength 20 kN / m required 1 layer of
geotextile while tensile strength Polypropylene woven 30 kN / m required 2 layers
of geotextile. From these calculations can be concluded that the use of geotextiles
can be used as one of the repair and retrofitting
Perencanaan Infrastruktur Peningkatan Jalan Arsam-Singkam-Pandan Kecamatan Sianjur Mula-Mula Kabupaten Samosir
Proyek peningkatan jalan Arsam-singkam-Pandan Kecamatan Sianjur Mulamula
Kabupaten Samosir yang dibangun dengan dana APBD Tahun Anggaran 2008
mempunyai panjang 1050 meter dan lebar 2.70 meter (sta 0+00 Vd sta t(50).
Proyek yang bernilai Rp.125.000.000 tersebut direncanakan oleh CV. Dimensi
Consultant. Suatu perencanaan dari segi analisis perhitungan peningkatan jalarl perlu diperhatikan demi kelancaran pelaksanaan pekerjaan peningkatan jalan. Jalan Arsam- Singkam-Pandan adalah jalan dengan klasifikasi jalan lokal I jalur 2 aruh. Umur rencana dari jalan ini adalah 10 tahun (dari pihak konsultan), hal ini didukung dengan volume lalu lintas yang kecil.
l-aporan tugas akhir ini diharapkan bermanfrat bagi mahasiswa yang
membahas hal yang sama terutama bagl penulis sendiri, sebab pada analisis
perhitungan dapat dijadikan bahan masukan dan bahan perbandingan bila nanti terjun ke lapangan.
Dalam melaksanakan penelitian ini penulis mempelajari Dokumen t,elang
RKS yang meliputi rencana kerja dan syarat-syarat, gambar rencana dan volume
pekerjaan. Meninjau secara langsung kegiatan di lapangan adalah hal terpenting didalam penulisan t aporan Tugas Akhir ini.
Peningkatan jalan Arsam-Singkam-Pandan adalah peningkatan dari jenis
rehab total (ialan yang benar-benar rusak), tebal dari perkerasan penetrasi ini adalah 5
cm. Peningkatan jalan ini juga meliputi pekerjaan galiar; timbunan, bongkaran batu,
pembersihan badan jalan, drainase dan dinding penahan tanah. Khusus untuk
pekerjaan bongkaran batu, dilakulen karena lebarjalan tidak sesuai dengan lebar awal
jalan. Bahan yang digunakan adalah pasir urug, agregat 15/20 untuk lapis pondasi
bawah (telford), agregat 5/7 untuk lapis pondasi atas dan aspal yang digunakan adalah
jenis lapen (lapis penetrasi). Peralatan yang digunakan adalah Dump Truck, Asphah
Sprayer danThree Whell Roller
The Effect of Service on the Safety and Comfort of Rail Transportation Users in Medan
110 HalamanKebutuhan manusia terhadap transportasi angkutan umum semakin meningkat
ditandai dengan meningkatnya jumlah pelajar, mahasiswa dan pekerja di setiap
daerah yang menuntut ilmu ataupun mencari nafkah di kota Medan setiap
tahunnya. Maka diperlukannya transportasi yang memadai untuk menunjang
kelancaran mobilitas antar daerah tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui Pengaruh pelayanan fasilitas, keamanan dan kenyamanan terhadap
kepuasan Konsumen transportasi kereta api di stasiun kereta api di Medan dengan
rute Medan-Binjai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kuesioner yaitu teknik pengumpulan data berisi pertanyaan-pertanyaan untuk
mengetahui jawaban atas rumusan masalah penelitian dan dilakukan analisis
untuk mendapatkan solusi permasalahan. Berdasarkan hasil analisa data yang
diperoleh, dapat diketahui bahwa fasilitas, keamanan dan kenyamanan sangat
berpengaruh terhadap kepuasan konsumen. Berdasarkan kuesioner butir
pernyataan mengenai fasilitas kelayakan toilet di Stasiun baik memiliki skor yang
paling tinggi 4,46. Sedangkan mengenai area parkir di stasiun aman dan luas
memiliki skor 2,78 yang paling rendah dibandingkan pernyataan mengenai
variabel yang lain. Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan untuk area
parkir Stasiun sebaiknya perusahaan lebih meningkatkan area parkir yang aman
dan luas sehingga konsumen merasa aman dan dapat meningkatkan jumlah
penumpang. The human need for public transport is increasing in the number of student,
scholarship, and workers in each region that makes a living in the Medan each
year. Therefore, adequate transportation is needed to promote smooth mobility
between spesific areas. The study aims to determine the effect of service facilities,
safety and comfort on consumer satisfaction of train transportation at train
stations in Medan with the Medan-Binjai route. The method used in this study is
the questionnaire’s method of data collection, which contains question for answer
to research problems and analysis for solutions. Based on data analysis obtained,
it is known the facilities, security and comfort have a high impact on consumer
satisfaction. Based on the questionnaire’s fact regarding the toilet-worthiness
facility at both stations has a high score of 4,46. Whereas regarding the parking
area at the station safe and spacious has a score of 2,78 at the lowest compared
with the testimony regarding the other variabel. Based on calculations, the
company should recommend that the parking lot of the station should increase its
safe and spacious parking area so that consumers feel safe and can increase the
number of passengers
Analisis Kelayakan Harga Jual Rumah Type 100 pada Perumahan Taman Asoka Asri
Seiring dengan dinamika pertumbuhan penduduk di suatu daerah maka akan
berdampak pula terhadap ketersediaan akan perumahan atau tempat tinggal.
Tingkat pertumbuhan penyedia jasa perumahan di Medan, Sumatera Utara sampai
dengan saat ini mengalami perningkatan, dengan banyaknya pengembangpengembang
yang ada diwilayah Medan tepatnya di perumahan Taman Asoka
Asri. Perencanaan yang dilakukan meliputi survei lapangan dan survei harga
bahan bangunan dan menghitung kelayakan harga jual rumah pada type 100.
Penelitian ini dilakukan di Perumahan Taman Asoka Asri, Simpang Pemda,
Medan Selayang, Medan, Sumatera Utara. Penelitian yang dilakukan adalah
Analisa Kelayakan Harga Jual Rumah type 100 berdasarkan desain, lay out, dan
total anggaran biaya proyek perumahan. Berdasarkan hasil penelitian harga yang
di analisa dibandingkan dengan harga yang ada pada brosur perumahan
mendapatkan selisih harga. Hasil analisa harga jual sebesar Rp. 745.743.000.-
sedangkan yang tertera pada broser sebesar Rp. 840.000.000,- Harga tersebut
jauh perbedaannya antara perhitungan sendiri dibandingkan dengan harga yang
ada pada brosur. Selisih harga tersebut mencapai sebesar Rp. 94.257.000.- setiap
unitnya.Along with the dynamics of population growth in an area it will also have an
impact on the availability of housing or residence. The growth rate of housing
service providers in Medan, North Sumatra to date has experienced an increase,
with the number of developers in the area of Medan in Taman Asoka Asri. The
planning includes field surveys and building material price surveys and calculates
the feasibility of selling prices for houses in type 100.
This research was conducted at Taman Asoka Asri Housing, Simpang Pemda,
Medan Selayang, Medan, North Sumatra. The research carried out is the
Feasibility Analysis of type 100 House Selling Prices based on the design, layout,
and total budget of the housing project. Based on the results of the price analysis
analyzed compared to the prices in the housing brochure get the price difference.
The results of the selling price analysis are Rp. 745.743.000.- while the one listed
on the brooch is Rp. 840,000,000, - The price is far the difference between the
calculation itself compared to the price in the brochure. The price difference
reaches Rp. 94,257,000.- each unit
Job Training Report on the Plant 6 Construction Project of PT. Wijaya Karya Beton Tbk. Field
55 HalamanPembangunan infrastruktur terutama jalan rel kereta api saat ini tengah gencar gencarnya dilakukan pemerintah. Setelah mengikuti kerja praktek pada proyek pembangunan plant 6 pabrik proiduk beton sumut ini, serta keterangan yang diperoleh dari pelaksanaan maupun dari pengawas lapangan, sehingga kami dapat membuat beberapa kesimpulan yaitu : pelaksanaan proyek maupun sistem organisasi lapangan yang diterapkan pada pembangunan proyek ini sudah cukup bagus, walaupun kadang sering terjadi selisih paham antara personil lapangan tentang metode pelaksanaan yang dilakukan
Evaluation of Channel Dimension Calculation for the Snake River Dam Irrigation Project, Deli Serdang Regency (Case Study)
72 HalamanPenentuan kebutuhan air persawahan pada proyek irigasi adalah merupakan suatu
perencana akhir dari rencana irigasi. Indonesia merupakan daerab yang terletak hujan yang cukup tinggi merupakan salah satu sumber daya alam yang petensial untuk di kembangkan, oleh sebab itu Negara Indonesia sering disebut juga sebagai Negara agraris dimana kehidupan rakyat Indonesia merupakan kebutuhan pertanian. Seiring hal tersebut Indonesia juga mempunyai hutan tropis subur yang banyak ditumbuhin oleh jenis tanaman yang dapat dikembangkan. Proyek irigasi Bendung Sungai Ular yang terletak di Kabupaten daerah Deli Serdang, merupakan salah satu proyek raksasa di Sumatera Utara, dimna irigasi ini dapat mengairi persawahan yang mempunyai luas ± 62,52 ha. Penulis mencoba untuk mengevaluasi dimensi jaringan irigasi yang ada pada jaringan irigasi apakah saluran tersebut masih mampu untuk mengalirkan air sesuai dengan debit air yang dibutuhkan.Selanjutnya untuk menghitung evapotranspirasi menggunakan metode Penma modifikasi, perhitungan kebutuhan air selama penyiapan lahan dengan memakai metode yang dikembangkan dengan penggunaan koefesien /engkung legal, kebutuhan air normal persawahan diperoleh (a) = 1,71 Udet/Ha. Dengan mengetahui besamya debit andalan yang tersedia pada sumber pengambilan air maka kebutuhan air akan dapat ditentukan dengan analisa perhitungan ukuran dimensi saluran akan diperoleh.Dari analisa yang dilakukan bahwa dimensi saluran mampu untuk dapat mengalirkan air ke persawahan sesuai dengan kebutuhan air yang dibutuhkan.
Determining the water needs of rice fields in irrigation projects is an
final planner of the irrigation plan. Indonesia is an area where high rainfall is one of the natural resources that has the potential to be developed, therefore Indonesia is often referred to as an agricultural country where the livelihood of the Indonesian people is based on agricultural needs. Along with this, Indonesia also has fertile tropical forests which grow many types of plants that can be developed. The Ular River Dam irrigation project, which is located in the Deli Serdang Regency, is one of the giant projects in North Sumatra, where this irrigation can irrigate rice fields that have an area of ± 62.52 ha. The author tries to evaluate the dimensions of the irrigation network in the irrigation network, whether the channel is still able to drain water according to the required water discharge. Furthermore, to calculate evapotranspiration using the modified Penma method, calculating water requirements during land preparation using a method developed using coefficients. / legal height, the normal water requirement for rice fields is obtained (a) = 1.71 Udet/Ha. By knowing the amount of reliable discharge available at the water intake source, water requirements can be determined by calculating the dimensions of the channel. From the analysis carried out, the dimensions of the channel are capable of channeling water to the rice fields in accordance with the required water requirements
- …
