19 research outputs found
Pelaksanaan Hak Pilih Bagi Narapidana Dalam Pemilihan Umum Legislatif di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Padang Pada Pemilihan Umum Tahun 2009
Indonesia merupakan negara hukum yang menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM), dinyatakan sepenuhnya dalam pembukaan UUD 1945 bahwa negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Didalam negara Indonesia sendiri pengakuan dan pengukuhan terhadap Hak Asasi Manusia telah di atur di dalam Konstitusi Negara Republik Indonesia. Pengaturan tersebut dituangkan pada pasal 28A sampai dengan 28J UUD 1945. Salah satu ruang lingkup Hak Asasi Manusia tersebut yang menjadi perhatian pokok adalah partisipasi warga negara dalam pemilihan umum dalam bentuk hak pilih, baik itu hak pilih yang diberikan oleh masyarakat unun atau narapidana. Narapidana mempunyai hak yang pada hakikatnya adalah warga binaan pemasyarakatan sebagai insan dan sumber daya manusia yang harus diberlakukan dengan baik dan manusiawi dalam suatu sistem pembinaan, yang sepenuhnya diatur berdasarkan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan. Narapidana mempunyai hak mengeluarkan pendapat serta fikirannya untuk menentukan siapa calon pemimpin yang ia pilih kelak untuk memimpin pemerintahan dalam 5 tahun mendatang. Permasalahan yang diangkat dalam skripsi ini adalah: pertama, mengenai pengaturan dan pelaksanaan hak pilih bagi Narapidana dalam pemilihan umum legislatif di lembaga pemasyarakatan kelas II A Kota Padang Tahun 2009 dan kedua, apa saja bentuk kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pemilihan umum legislatif di lembaga pemasyarakatan kelas II A Kota Padang Tahun 2009. Metode pendekatan yang digunakan adalah dengan menggunakan metode analisa yuridis sosiologis. kemudian data-data tersebut diolah sesuai dengan kebutuhan penelitian. Dalam pelaksanaanya, tahapan pemilu yang diterapkan di LP Helas II A Kota Padang berjalan dengan lancar dan aman sesuai amanah Undang-Undang No.10 Tahun 2008. Kendala yang ditemui dalam pelaksanaan hak pilih bagi narapidana yaitu dalam Menentukan daftar pemilih tetap (DPT), dan penggunaan surat suara cadangan yang tidak maksimal. Oleh karena itu diharapkan akan adanya peraturan yang tegas dan kerja sama antara lembaga penegak hukum serta pihak lembaga pemasyarakatan dengan Komisi Pemilihan Umum dalam memberikan data yang akurat, secara substansial ketentuan dan tahapan pemilu tidak boleh merenggut hak pilih warga negara
Bamborough Castle, Northumberland, England
W. Westau del., Stahlstich von C. DaumerlangAnsicht des seit dem 5. Jh. urkundlich erwähnten Bamburgh Castle in Northumberland - rechts oben Plattennr. XXV
Elaboration d'un argumentaire chiffré en vue des négociations agricoles à l'Organisation mondiale du commerce : étude pour le Ministère de l'agriculture. Rapport d'étape, octobre 2001
Le modèle décrit dans ce rapport d'étape de l'étude commandée par le Ministère de l'agriculture permet de disposer d'un instrument de prévision capable d'analyser les conséquences possibles de différents scénarios, dans le cadre des négociations du prochain cycle de l'OMC. Le rapport décrit : le cadre général de l'analyse dans lequel le modèle est utilisé, la description de ce modèle et de ses sources de données, les modifications qui lui ont été apportées pour se conformer aux exigences du Ministère de l'agriculture, ainsi que des résultats de simulation obtenus à partir du modèle. Enfin, le rapport propose des simulations de politiques pouvant être réalisées dans une seconde phas
Krüppel-Like Factor 4 Inhibits Pancreatic Cancer Epithelial-to-Mesenchymal Transition and Metastasis by Down-Regulating Caveolin-1 Expression
Background/Aims: Krüppel-like factor 4 (KLF4), a member of the KLF family of zinc finger transcription factors, has been identified as a tumor suppressor gene in a variety of tumors. However, the molecular mechanisms by which KLF4 inhibits epithelial-to-mesenchymal transition (EMT) and metastasis in pancreatic cancer remain unclear. Methods: KLF4 expression in pancreatic cancer was analyzed using public datasets (Oncomine and The Cancer Genome Atlas). The expression of KLF4, caveolin-1 (Cav-1), E-cadherin, and vimentin, and their correlations with clinicopathological characteristics were evaluated by immunohistochemistry in pancreatic cancer tissues. The biological functions and underlying mechanisms of KLF4 expression on EMT and metastasis were also investigated in vitro and in vivo. Results: Public datasets showed that KLF4 expression was significantly decreased in pancreatic cancer and correlated with the depth of invasion and disease stage. The expression of KLF4, Cav-1, E-cadherin, and vimentin protein in pancreatic cancer tissues was closely associated with pathological grade, disease stage, and metastasis. KLF4 expression was also positively correlated with E-cadherin expression and negatively correlated with vimentin expression, whereas Cav-1 expression was negatively associated with E-cadherin expression and positively correlated with vimentin expression. Knockdown of KLF4 expression promoted EMT and facilitated pancreatic cancer cell growth and metastasis in vitro and in vivo. In addition, immunohistochemistry (IHC) results indicated that KLF4 expression was negatively correlated with Cav-1 expression. Furthermore, down-regulating KLF4 expression increased Cav-1 and vimentin expression and decreased E-cadherin expression. Mechanistically, KLF4 could transcriptionally inhibit Cav-1 expression by binding directly to the promoter domain of Cav-1. Conclusions: KLF4 inhibits pancreatic cancer EMT and metastasis by down-regulating Cav-1 expression, suggesting that the KLF4/Cav-1 signaling pathway may be a novel diagnostic and therapeutic target
Supplemental Material - Postauricular Incision Versus Modified Blair Incision in Parotidectomy: A Systematic Review and Meta-Analysis
Supplemental Material for Postauricular Incision Versus Modified Blair Incision in Parotidectomy: A Systematic Review and Meta-Analysis by Yu-Ning Tsao, Che-Fang Ho, Li-Jen Hsin, Shih-Wei Yang, Yao-Te Tsai, Ming-Shao Tsai, and Yi-Chan Lee in Surgical Innovation</p
Additional file 1 of Endoscope-assisted versus conventional neck dissection in patients with oral cancer: a systematic review and meta-analysis
Additional file 1: eTable 1. Literature Searches and Keywords. eTable 2. Newcastle-Ottawa Scale Quality Assessment of Included Non-randomized Studies. eTable 3. Risk of Bias Assessment of Included Randomized Studies. eTable 4. Funnel plots. eFigure 1. Funnel plots of temporary marginal mandibular nerve injury
Immunohistochemical stainings of EBV LMP-1 in the NPC tumor tissues from 3 representative cases (scale bar = 200 µm).
<p>The LMP-1 immunohistological scores were 220, 200 and 100 for specimen No. 109, 145 and 205, respectively.</p
Elevated serum levels of CXCL9 and EBV DNA in NPC Patients.
<p>Serum levels of CXCL9 were measured in 205 pre-treated NPC patients (NPC) and 231 healthy controls (Ctrl).</p
Cox proportional hazard models on disease-free survival of NPC patients.
†<p>statistically significant;</p>a<p>HR: Hazard Ratio; CI: Confidence Interval; also adjusted with sex and gender;</p>b<p>median age (year);</p>c<p>Cut-off value: 307 copy/mL and 290 pg/mL, respectively (median values).</p
