1,720,957 research outputs found

    Analisis Pola Sebaran Gas Pencemar SO2 dan NO2 Menggunakan Aermod View di Sekitar PT. Semen Kupang

    Get PDF
    Beberapa Gas buang yang berbahaya adalah sulfur dioksida (SO2) dan Nitrogen dioksida (NO2). Emisi SO2 dan NO2dihasilkan oleh semen industri dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kualitas udara lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi emisi SO2 dan NO2 dari cerobong industri semen dan penyebarannya serta memprediksi pola penyebaran SO2 dan NO2 gas berdasarkan model Aermod View. Sampel diambil dari enam lokasi dan dilakukan analisis konsentrasi lingkungan Gas SO2 ditentukan menggunakan Metode Pararosanilin dan gas NO2 ditentukan menggunakan Griez Saltzman. Pola emisi dianalisis menggunakan Continuous Emission Data Sistem Pemantauan (CEMS). Pola sebaran dan luas sebaran dianalisis menggunakan model Aermod View. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi SO2sebesar 1,51 mg/Nm3 dan NO2 sebesar 63,23 mg/Nm3 dan hasil tersebut masih dibawah standar baku mutu menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 13/1995. Hasil analisis udara ambien menunjukkan konsentrasi maksimum ambien pada jarak 350 meter dari sumber emisi untuk parameter SO2 sebesar 726,769 μg/Nm3 dan parameter NO2 sebesar 152,420 μg/Nm3. Konsentrasi tersebut melebihi baku mutu udara ambien nasional sesuai PP nomor 22 tahun 2021 tentang Penataan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (lampiran VII). Hasil pemodelan menggunakan model Aermod View menunjukkan arah sebaran polutan berada di barat dan tenggara. Hal ini sesuai dengan hasil analisis windrose bahwa angin dominan bertiup dari timur ke barat dan dari barat laut ke tenggara. Pola sebarannya adalah semakin jauh letak polutan dari cerobong asap maka konsentrasi polutan semakin kecil dan penyebarannya semakin merata

    Simulasi dan Analisis Kuantitatif Status Mutu Air Menggunakan Metode Pollution Index pada DAS Dendeng dan Liliba

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Dendeng dan Liliba dengan menerapkan metode Pollution Index (PI) sebagai pendekatan kuantitatif untuk pemodelan status mutu air. Metode PI memanfaatkan formula matematis berbasis rasio konsentrasi parameter pencemar seperti BOD, COD, dan DO terhadap nilai baku mutu sesuai Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021. Nilai indeks dihitung melalui kombinasi nilai rerata dan maksimum dari rasio konsentrasi terhadap baku mutu, dan kemudian diklasifikasikan dalam skala pencemaran. Pengolahan data dilakukan untuk setiap titik pengambilan sampel menggunakan rumus PIj. Hasil simulasi menunjukkan bahwa DAS Dendeng dan Liliba termasuk dalam kategori tercemar ringan, dengan nilai PIj berkisar antara 1,02 hingga 2,5. Penelitian ini memperlihatkan bagaimana model matematis berbasis indeks pencemaran dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan dalam pengelolaan kualitas air secara kuantitatif dan obyektif

    Penerapan Metode Hauled Container System dan Stationary Container System untuk Optimalisasi Pengangkutan Sampah di Kota Kupang

    Get PDF
    Pengangkutan sampah di Kota Kupang masih belum optimal akibat keterbatasan armada, jumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS), dan sistem jaringan transportasi yang belum memadai. Padahal, pengangkutan sampah merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pengelolaan sampah, yang dapat menyumbang 40–60% dari total biaya operasional serta berdampak pada efisiensi waktu dan usia pakai kendaraan. Penelitian ini menerapkan dua metode sistem pengangkutan, yaitu Hauled Container System (HCS) dan Stationary Container System (SCS), untuk mengoptimalkan proses pengangkutan sampah di Kota Kupang. HCS dan SCS merupakan sistem pengumpulan sampah tidak langsung dengan pendekatan kontainer individual. Berdasarkan proyeksi, jumlah penduduk Kota Kupang pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 511.103 jiwa, dengan timbulan sampah sebesar 358 m³/hari. Volume sampah yang tinggi ini berdampak pada peningkatan kebutuhan armada, frekuensi ritasi, dan jalur pengangkutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan metode HCS dengan armada arm roll truck berkapasitas 6 m³ mampu melakukan 4,46 ritasi/hari per unit, dengan waktu tempuh rata-rata 1,433 jam/ritasi untuk dua kali ritasi. Sementara itu, metode SCS menggunakan armada dump truck berkapasitas 8 m³ hanya mampu melakukan 1 ritasi/hari per unit, dengan waktu tempuh 1,183 jam/ritasi. Masing-masing armada direncanakan melayani satu kelurahan dengan durasi kerja operasional selama 8 jam per hari. Hasil ini menjadi dasar pertimbangan dalam perencanaan sistem pengangkutan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan di Kota Kupang

    Distribusi Spasial Kualitas Air Sumur di Kelurahan Batakte Kecamatan Kupang Barat

    Get PDF
    Penurunan kualitas sumur dapat diketahui dengan menganalisis parameter fisika, kimia, dan biologi air tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi parameter fisika, kimia, dan biologi air, diantaranya pH, TDS, Nitrat, dan Total Coliform. Penelitian dilakukan pada 3 sumur di RT 09 RW 04 Kelurahan Batakte pada bulan September 2022. Metode analisis yang dilakukan analisis ex situ dan membandingkan hasil analisis fisika, kimia, dan biologi dengan baku mutu air yang berlaku sesuai dengan peruntukannya. Serta melakukan analisis pola distribusi parameter. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan analisis fisika, kimia, dan biologi, parameter TDS dan Total Coliform pada 3 sumur tidak memenuhi standar baku mutu untuk keperluan higienis dan sanitasi. Adapun tingkat penyebaran kontaminasi dari bahan organik dan bakteri dalam air tanah dipengaruhi oleh jenis tanah, kemiringan, dan arah aliran air tanah. Semakin rendah suatu daerah maka semakin tinggi potensi pencemaran air tanah. Pola distribusi parameter sesuai dengan arah aliran air tanah

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore