2 research outputs found

    The MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS ISLAM TERPADU NURUL ILMI JAMBI

    No full text
    The quality of education is influenced not only by the competence of educators but also by the availability and effective management of adequate facilities and infrastructure. This study aims to examine the management of facilities and infrastructure in improving the quality of education at Nurul Ilmi Integrated Islamic Junior High School, Jambi City. Using a qualitative descriptive method, data were collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed through data reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that facilities and infrastructure management is carried out optimally through systematic planning, stakeholder involvement, alignment with school needs, and compliance with regulations such as the Ministry of Education’s guidelines and BOS funding provisions. Procurement is conducted in stages based on real needs and coordinated with the relevant teams to ensure efficiency and accountability. Available facilities including comfortable classrooms, laboratories, a digital library, a school mosque, and sports areas significantly contribute to effective learning and the formation of students’ Islamic character. This study concludes that well-planned and coordinated facilities management serves as a key strategy to enhance educational quality in integrated Islamic schools

    DESAIN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN DI SULAWESI - SELATAN

    No full text
    Dinamika kehidupan yang dialami oleh masyarakat nelayan khusunya di Sulawesi\ud Selatan yang mempunyai polarisasi kehidupan yang selama ini terkesan kurang mendapatkan\ud perhatian dari pemerintah. Penelitian ini memuat gambaran tentang\ud upaya yang dil\ud akukan\ud nelayan kecil dalam mengatasi persoalan yang dihadapi\ud rnenyangkut kegiatan melaut dan untuk\ud memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga nelayan miskin\ud , melihat\ud faktor\ud -\ud faktor\ud yang\ud me\ud mpengaruhi pilihan strategi pem\ud anfaatan sumberdaya dan aksesabilitas nelay\ud an miskin secara\ud mandiri dalam mengatasi kebutuhan pokok\ud , pendekatan evaluasi\ud program intervensi\ud pemberdayaan nelayan kecil yang dilakukan pemerintah\ud maupun L\ud SM\ud ,\ud dampak kebijakan\ud pembangunan perikanan terhadap perbaikan kesejahte\ud raan rumahtangga nelayan miskin,\ud berbagai\ud alternatif kebijakan yang dapat digunakan pemerintah (pro\ud v\ud insi dan daerah)\ud dalam\ud upaya\ud mengembangkan kesejahteraan masyarakat nelayan miskin dan pengelolaan sumberdaya\ud perikanan secara berkelanjutan, mandiri tanpa\ud mengalami eksploitasi pihak lain\ud serta m\ud enyusun\ud model pemberdayaan masyarakat nelayan miskin yang memasukkan peubah internal maupun\ud eksternal\ud .\ud K\ud erentanan rumah tangga nelayan kecil,\ud institusi ekonomi komunitas nelayan kecil\ud , peran\ud domestik\ud keluarga nelayan\ud kecil\ud ,\ud intervensi eksternal, (program\ud dan\ud kebijakan pemberdayaan\ud nelayan) dan sarana prasarana sosial dasar masyarakat pesisir\ud adalah fokus utama dalam\ud penelitian ini dengan mengidentifikasi keterwakilan daerah dari tiga daerah yang mempunyai\ud karakteristi\ud k komunitas berbeda yaitu\ud Kabupaten\ud Pangkep, Kabupaten Sinjai dan\ud Kabupaten\ud Jenepont
    corecore