1,721,057 research outputs found

    TUNTUTAN PENGUASAAN BAHASA INGGRIS SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI BAGI PRAMUWISATA DI PT. KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATA JAYA

    No full text
    PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya adalah suatu bentuk perusahaan yang bergerak pada bidang holtikultura, khususnya pembudidayaan buah apel. Karena apel merupakan salah satu buah yang sangat berpotensi untuk dikembangkan di wilayah Indonesia. Sebab apel Indonesia memiliki rasa dan aroma yang khas serta kerenyahanya yang khas pula. Oleh karena itu PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya mencoba memanfaatkan keanekaragaman jenis pertanian, budidaya, serta cara-cara pengolahanya diubah dalam bentuk lain atau produk lain. Untuk memasarkan produk-produk tersebut PT.Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya selaku perusahaan Agrowisata mengoptimalkan segenap sumber daya yang ada, Khususnya peran Pramuwisata sebagai seorang komunikator yang dituntut profesionalismenya dalam penguasaan Bahasa Inggris sebagai suatu fasilitator untuk memperkenalkan produk kepada wisatawan asing. PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya berusaha untuk memberikan keuntungan baik bagi pengunjung maupun bagi pihak PT Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya sendiri. Keberhasilan PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya saat ini supaya dapat selalu dinikmati oleh para wisatawan, yang tidak terlepas dan promosi serta sistim pemasaran objek maupun produk yang baik dan berkualitas

    Perlakuan akuntansi atas aset biologis tanaman apel pada PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya

    Get PDF
    Perusahaan agrobisnis yang membudidayakan aset biologis perlu memiliki standar khusus yang dapat digunakan sebagai dasar untuk perlakuan aset biologis secara tepat dan wajar dalam laporan keuangan. Belum adanya standar menyebabkan laporan keuangan perusahaan agrobisnis menjadi tidak dapat dijadikan informasi yang wajar bagi para penggunanya. Salah satu perusahaan agrobisnis tersebut adalah PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya. International Accounting Standards 41 tentang agriculture dapat dijadikan landasan bagi PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya dalam mengelola laporan keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlakuan akuntansi yang sesuai dengan International Accounting Standards 41 terhadap aset biologis tanaman apel yang dimiliki oleh PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya. Penelitian berupa studi kasus pada PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya dengan metode pengumpulan data melalui survei, wawancara dan dokumentasi yang didapat dari internal perusahaan. Teknik analisis data yang dilakukan meliputi pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan atas aset biologis tanaman apel. Perusahaan telah mengakui aset biologis yang dimilikinya dalam neraca ketika biaya aset dapat diukur dengan handal, dikendalikan oleh perusahaan serta adanya manfaat ekonomis yang akan mengalir di masa yang akan datang. Sedangkan pengukuran terhadap nilai aset yang dilakukan perusahaan adalah berdasarkan harga perolehan. Dalam hal penyajian di neraca, perusahaan telah membedakan antara tanaman belum menghasilkan dan tanaman menghasilkan. Sedangkan dalam hal pengungkapan, perusahaan tidak melakukan pengungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan mengenai deskripsi aset biologis yang dimiliki, penjelasan mengapa tidak menggunakan fair value dalam penilaian aset dan metode penyusutan serta umur ekonomis yang digunakan

    Pengaruh Dimensi Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan pengunjung Pada PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya.

    No full text
    Latar belakang penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dimensi kualitas pelayanan yang terdiri dari lima dimensi, yaitu ; bukti fisik ( tangible ), keandalan ( reliability ), daya tanggap ( responsiveness ), jaminan ( assurance ), dan empati ( empaty ) terhadap kepuasan Pengunjung pada PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel terikat (kualitas pelayanan) terhadap variabel bebas (kepuasan pengunjung) digunakan analisis regresi dengan metode analisa uji t dan uji F. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian Causal-Comparative Research , digunakan untuk menguji ada tidaknya hubungan sebab akibat dari kualitas pelayanan yang diberikan oleh PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya terhadap kepuasan pengunjung. Sampel yang diambil sebanyak 100 responden sedangkan pengambilan sampel menggunakan teknik sampling insidental , yaitu pengambilan sampel dengan menyebarkan kuesioner kepada pengunjung PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti. Dari hasil regresi dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel bebas (kualitas pelayanan) yaitu variabel bukti fisik (X 1 ), variabel keandalan (X 2 ), variabel daya tanggap (X 3 ), variabel jaminan (X 4 ), dan variabel empati (X 5 ) secara bersama-sama atau simultan terhadap variabel terikat yaitu kepuasan pengunjung (Y), hal ini dapat dibuktikan dengan nilai F hitung > F tabel (49,595 > 2,311) dengan signifikansi < α (0,000 < 0,05) , dari hasil analisis uji t secara parsial dapat disimpulkan bahwa masing-masing variabel bukti fisik (X 1 ), variabel keandalan (X 2 ), variabel daya tanggap (X 3 ), variabel jaminan (X 4 ), variabel empati (X 5 ) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengunjung dan juga dapat diketahui bahwa variabel daya tanggap (X 3 ) mempunyai pengaruh yang dominan terhadap kepuasan pengunjung (Y), hal ini dapat dibuktikan dari besarnya nilai koefisien regresi variabel bebas yang mempunyai koefisien regresi paling besar (0,221) adalah variabel daya tanggap (X 3 ). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kelima variabel bebas yang terdiri dari bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, empati secara simultan dan parsial mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pengunjung PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya. Variabel daya tanggap (X 3 ) merupakan variabel yang mempunyai pengaruh yang dominan terhadap kepuasan pengunjung PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya

    PENTINGNYA PENGGUNAAN BAHASA INGGRIS BAGI PEMANDU WISATA DI AGROWISATA PT. KUSUMA SATRIA DINASASRI WISATA JAYA

    No full text
    Bagi wisatawan mancanegara bahasa Inggris merupakan salah satu sarana komunikasi dalam penyampaian informasi di obyek wisata tasebut. Hal ini disebabkan karena bahasa Inggris adalah bahasa Internasional yang mutlak dikuasai dalam era perdagangan bebas saat ini. Selain ini bahasa Inggris juga merupakan alat komunikasi dalam segala aspek kehidupan antar negara, kegiatan ekspor impor dan kegiatan pariwisata. Agrowisata PT Kusuma Satria Dinassasri Wisata Jaya adalah salah satu industri yang bergerak di bidang pariwisata. Agrowisata ini menawarkan wisata alam yang berbentuk kebm yaitu kebun apel. kebun jauk. kebun strawberry dan kebun sayur. PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya juga mempunyai hotel sebagai sarana penuniang rekreasi wisata kebun tersebut. Dalam pelayanannya agrowisata PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata juga berusaha memberikan yang terbaik bagi wisatawannya. Ketidakpuasan pelayanan dapat menyebabkan turunnya jumlah wisatawan yang berkunjung. baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik. Salah satu bentuk pelayanan tersebut adalah menyediakan pemandu wisata yang mermliki kemampuan berbahasa asing.khususnya Bahasa Inggris dan dapat bersikap profesional dalam memberikan penjelasan dan petunjuk kepada wisatawan selama berkunjung di agrowisata tersebut

    Pemilihan Saluran Distribusi Dalam Rangka Meraih Pasar Sasaran (Suatu Kajian pada PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya, Divisi Agrowisata, Batu)

    No full text
    Saluran distribusi memegang peranan penting dalam fungsi penyebaran dan ketersediaan produk di pasar. Ketepatan perusahaan dalam memilih saluran distribusi yang digunakan, berdampak dalam pencapaian pasar sasarannya sehingga berujung pada tercapainya penjualan. Pemahaman tentang kebutuhan dan keinginan pembeli yang bervariasi menjadi pedoman bagi rancangan pemilihan saluran distribusi. Hal ini sesuai dengan rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana pelaksanaan pemilihan saluran distribusi yang telah dilakukan oleh PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya pada divisi Agrowisata dalam rangka meraih pasar sasarannya?”. Dalam penelitian ini, tujuan yang ingin dicapai adalah: Untuk mengetahui gambaran sccara menyeluruh mengenai pelaksanaan pemilihan saluran distribusi yang telah dilakukan PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya pada divisi Agrowisata dalam rangka meraih pasar sasarannya. Penelitian ini dilakukan pada Divisi Agrowisata yang merupakan anak perusahaan dari PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Variabel yang diteliti dalam saluran distribusi adalah pemilihan saluran distribusi (tipe saluran distribusi, jumlah perantara pengecer saluran distribusi dan bentuk saluran distribusi) dan fungsi-fungsi saluran distribusi yang dilakukan. Pasar sasaran terdiri dari segmentasi pasar, penargetan pasar dan penentuan posisi produk. Data yang disajikan adalah data empat tahun terakhir yang diperoleh dari dokumen perusahaan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kebijakan pemilihan saluran distribusi PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya adalah dengan memilih tipe saluran distribusi multi saluran (multichannel marketing) dimana perusahaan menggunakan tiga bentuk saluran distribusi yang berbeda pada daerah-daerah pemasarannya. Jumlah perantara pengecer saluran distribusi yang digunakan adalah strategi distribusi selektif merupakan strategi yang dipilih PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya dalam memilih jumlah pengecer pada setiap daerah pemasarannya, Pemilihan bentuk saluran distribusi yang digunakan yaitu Produsen- Konsumen dipilih untuk daerah pemasaran Batu, Produsen- Pengecer- Konsumen dipilih pada daerah pemasaran Malang, Surabaya, Sidoarjo serta Kediri dan Produsen- Pedagang Besar- Pengecer- Konsumen dipilih untuk daerah pemasaran Solo dan Samarinda. Fungsi-fungsi saluran distribusi yang dilakukan dalam memasarkan sayuran dan buah Kusuma Agro Saluran distribusi memegang peranan penting dalam fungsi penyebaran dan ketersediaan produk di pasar. Ketepatan perusahaan dalam memilih saluran distribusi yang digunakan, berdampak dalam pencapaian pasar sasarannya sehingga berujung pada tercapainya penjualan. Pemahaman tentang kebutuhan dan keinginan pembeli yang bervariasi menjadi pedoman bagi rancangan pemilihan saluran distribusi. Hal ini sesuai dengan rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana pelaksanaan pemilihan saluran distribusi yang telah dilakukan oleh PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya pada divisi Agrowisata dalam rangka meraih pasar sasarannya?”. Dalam penelitian ini, tujuan yang ingin dicapai adalah: Untuk mengetahui gambaran sccara menyeluruh mengenai pelaksanaan pemilihan saluran distribusi yang telah dilakukan PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya pada divisi Agrowisata dalam rangka meraih pasar sasarannya. Penelitian ini dilakukan pada Divisi Agrowisata yang merupakan anak perusahaan dari PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Variabel yang diteliti dalam saluran distribusi adalah pemilihan saluran distribusi (tipe saluran distribusi, jumlah perantara pengecer saluran distribusi dan bentuk saluran distribusi) dan fungsi-fungsi saluran distribusi yang dilakukan. Pasar sasaran terdiri dari segmentasi pasar, penargetan pasar dan penentuan posisi produk. Data yang disajikan adalah data empat tahun terakhir yang diperoleh dari dokumen perusahaan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kebijakan pemilihan saluran distribusi PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya adalah dengan memilih tipe saluran distribusi multi saluran (multichannel marketing) dimana perusahaan menggunakan tiga bentuk saluran distribusi yang berbeda pada daerah-daerah pemasarannya. Jumlah perantara pengecer saluran distribusi yang digunakan adalah strategi distribusi selektif merupakan strategi yang dipilih PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya dalam memilih jumlah pengecer pada setiap daerah pemasarannya, Pemilihan bentuk saluran distribusi yang digunakan yaitu Produsen- Konsumen dipilih untuk daerah pemasaran Batu, Produsen- Pengecer- Konsumen dipilih pada daerah pemasaran Malang, Surabaya, Sidoarjo serta Kediri dan Produsen- Pedagang Besar- Pengecer- Konsumen dipilih untuk daerah pemasaran Solo dan Samarinda. Fungsi-fungsi saluran distribusi yang dilakukan dalam memasarkan sayuran dan buah Kusuma Agr adalah fungsi informasi, promosi, negosiasi, transportasi, kegiatan membeli dan menjual, pengambilan resiko dan hak milik. Segmentasi pasar yang ditetapkan PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya dalam memasarkan produk sayuran dan buah Kusuma Agro adalah segmen kelas menengah bagian bawah (B), menengah bagian atas (B+), atas bagian bawah (A) dan atas bagian atas (A+). Penargetan pasar yang dilakukan perusahaan, menggunakan pemasaran dibedakan, karena perusahaan melayani beberapa kebutuhan sesuai dengan segmen pasar dan mendisain penawaran berbeda dalam masing-masing segmen. Perusahaan menawarkan produk yang beragam yaitu Hidroponik NFT, Hidroponik Substrat, Hidroponik Tanah dan Organik. Penentuan posisi produk yang dilakukan adalah berdasarkan pembedaaan produk, manfaat produk dan masalah. Kebijakan pemilihan saluran distribusi dalam mencapai pasar sasaran yang dilakukan perusahaan sudah tepat, oleh karena itu penulis menyarankan agar perusahaan mempertahankan kebijakan pemilihan saluran distribusi yang telah dilakukan, karena kebijakan ini dapat meraih pasar sasaran yang diinginkan perusahaan dalam memasarkan produk sayuran dan buah Kusuma Agro sehingga penjualan selalu mengalami peningkatan pada tahun 2002 sampai tahun 2005, mempertahankan kebijakan pasar sasaran yang telah dilakukan selama ini serta meningkatkan produktifitas sehingga dapat memperluas daerah pemasaran yang potensial dan lebih meningkatkan promosi agar lebih dikenal masyarakat lua

    Analisis Perlakuan Akuntansi Aktivitas Agrikultur Dan Penyajian Di Laporan Keuangan PT. Kusuma Satria Dinasasri Kusumajaya

    Get PDF
    Perusahaan yang bergerak di bidang agrikultur memiliki keunikan di dalam memperlakukan aset biologis. Aset biologis mengalami transformasi biologis yang dapat menyebabkan perubahan secara kualitatif dan kuantitatif. Manajemen transformasi biologis dan panen aset biologis oleh entitas untuk dijual atau dikonversi menjadi produk agrikultur disebut aktivitas agrikultur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan akuntansi aktivitas agrikultur di PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya. Perlakuan akuntansi meliputi pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan aktivitas agrikultur di laporan keuangan perusahaan. Biaya yang dikeluarkan dalam aktivitas agrikultur meliputi biaya pemakaian bibit, penanaman bibit, sampai tanaman menghasilkan buah dan buahnya menjadi persediaan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil analisis antara perlakuan akuntansi di perusahaan dengan pedoman dan standar akuntansi yang ada menunjukan bahwa secara umum perlakuan biaya yang berkaitan dengan aktivitas agrikultur di PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya sudah sesuai dengan pedoman dan standar yang berlaku di Indonesia. Ada dua transaksi yang belum sesuai dengan pedoman dan standar yang ada yaitu perlakuan tanaman jambu yang mati dan depresiasi tanaman menghasilkan. Tanaman jambu yang mati tidak dicatat oleh perusahaan. Seharusnya perusahaan mengakui tanaman jambu yang mati sebagai kerugian dan mengurangi nilai aset biologis. Depresiasi tanaman menghasilkan seharusnya menambah nilai perolehan persediaan, tetapi perusahaan hanya memperlakukan sebagai beban depresiasi

    Hubungan antara Profesionalitas Guide dengan kepuasan Konsumen: Studi Korelasi pada Konsumen PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya pada Divisi Agrowisata

    Get PDF
    ABSTRAK Profesionalitas guide adalah keahlian dan mutu kerja seorang yang bertugas memberikan bimbingan, penerangan, dan petunjuk tentang obyek wisata serta membantu segala sesuatu yang diperlukan wisatawan di PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya Pada Divisi Agrowisata. Sedangkan kepuasan konsumen adalah suatu perasaan atau penilaian emosional dari konsumen atas jasa dimana harapan dan kebutuhan mereka terpenuhi selama berwisata di PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisata Jaya Pada Divisi Agrowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan profesionalitas guide dengan kepuasan konsumen. Hipotesis yang diajukan adalah bahwa terdapat hubungan yang positif antara profesionalitas guide dengan kepuasan konsumen. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, antara lain variabel bebas yaitu profesionalitas guide sedangkan variabel terikatnya adalah kepuasan konsumen. Sampel dalam penelitian ini adalah 150 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket yang terdiri dari atas angket profesionalitas guide dan kepuasan konsumen. Untuk pengujian kualitas alat ukur digunakan Product Moment yang kemudian dikorelasikan dengan Part Whole untuk menguji validitasnya dan Alpha Cronbarch untuk menguji reliabilitas aitem angket. Dengan menggunakan rumus korelasi Product Moment dari Pearson, didapatkan hasil rhitung = 0,258, rtabel = 0,159, p = 0,001 yang berarti hipotesis dalam penelitan ini diterima, bahwa terdapat hubungan yang positif antara profesionalitas guide dengan kepuasan konsumen di Agrowisata Batu Malang. Artinya bahwa semakin tinggi tingkat profesionalitas guide maka semakin tinggi pula kepuasan konsumen. ABSTRACT Professional expertise and guide the quality of the work of a duty to give guidance, information, and instructions on tourism destinations and help all the necessary tourists in PT. Kusuma Satria Jaya In Dinasasri Tourism Agro Tourism Division. While consumer satisfaction is a feeling or an emotional assessment of the service where the consumer expectations and their needs are met during a tour in PT. Kusuma Satria Jaya In Dinasasri Tourism Agro Tourism Division. This study aims to determine the professional relationship with customer satisfaction guide. Hypothesis is that there is a positive relationship between professional guide with customer satisfaction. In this study there are two variables, among others, the professionalism of the independent variable while the variable bound guide is customer satisfaction. The sample in this study was 150 respondents. The sampling technique used was purposive sampling. Instruments used were questionnaires consisting of the questionnaire guide professionalism and customer satisfaction. To test the quality measure used Product Moment later correlated with the Part Whole to test its validity and to test Cronbarch Alpha reliability aitem questionnaire. By using the correlation formula of Pearson Product Moment, obtained results = 0.258, = 0.159, p = 0.001 which means that the research hypothesis is accepted, that there is a positive relationship between professional guide with customer satisfaction in the Agro Batu Malang. This means that the higher the level of professionalism guide the higher the customer satisfaction

    Strategi membangun citra perusahaan melalui pendekatan corporate social responsibility (CSR): Studi pada PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya Kota Batu

    No full text
    INDONESIA: Dalam dunia kompetitif diharuskan bagi setiap perusahaan untuk mampu bersaing dan bertahan melalui strategi yang dijalankan oleh setiap perusahaan. Strategi yang sedang banyak diperbincangkan di kalangan publik saat ini adalah strategi melalui kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) dikarenakan kegiatan CSR yang dilakukan dapat menciptakan Brand Differentiation. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi perusahaan melalui pendekatan CSR dalam membangun citra perusahaan serta untuk mengetahui dampak Implikasi pelaksanaan program CSR guna membangun citra perusahaan . Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data wawancara, dokumentasi dan observasi serta menggunakan uji keabsahan data Triangulasi data. Dari hasil analisis diketahui bahwa strategi CSR yang digunakan oleh PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya guna membangun citra perusahaan melalui program kegiatan CSR diantaranya: (Corporate Philanthropy, Community Volunteering, Socially responsible Business Practice (Community Development)) yang mana program kegiatan CSR yang dilakukan telah sampai pada tahap adopsi CSR ketiga, dengan menggunakan motif CSR profit dan people serta menggunakan model kegiatan CSR keterlibatan langsung dan bermitra dengan pihak lain. Selain itu berdasarkan hasil wawancara dengan informan diketahui bahwa implikasi pelaksanaan kegiatan CSR berdampak positif dalam membangun citra perusahaan PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya. ENGLISH: In competitive the world to be necessitated for one each company for can compete and last via strategy that carried on by one each company. strategy that be there are many is talked among current public is strategy through CSR'S activity. because of activity CSR who is done gets to create Brand differentiation. This research intent for work through business strategy that carried on by corporate via CSR'S approaching in build corporate image and to know performing Implication CSR programs. This research is done by use of analisis descriptive kualitatif by use of interview data collecting method, documentation and observation and utilizes authenticity Triangulation data. The analisis's result that CSR'S strategy that utilized by Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya Firm in build corporate image its one of pass through CSR'S activity programs amongst those: (Corporate Philanthropy, Community Volunteering, Socially responsible Business Practice (Community Development)) which CSR'S activity programs that is done came up CSR'S adoption phase third, by use of motif CSR profit and people and utilizes activity model CSR'S direct involvement and gets partner with side other. Besides bases interview result that acknowledged CSR activity performing that implication have impacted positive in build corporate image Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya Firm

    Perlakuan Akuntansi aset Biologis berdasarkan PSAK No. 69 pada PT Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya (Kusuma Agrowisata) Kota Batu

    Get PDF
    ABSTRAK Perlakuan akuntansi aset biologis di Indonesia sudah diatur dengan standart PSAK 69 hasil adopsi dari IAS 41. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlakuan akuntansi aset biologis di PT Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya kota Batu, apakah sudah sesuai dengan PSAK 69. Dengan demikian judul dari penelitian ini adalah “Perlakuan Akuntasi Aset Biologis Berdasarkan PSAK No.69 pada PT Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya (Kusuma Agrowisata) Kota Batu” Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini ialah PT Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya (Kusuma Agrowisata) Kota Batu, dan objek dari penelitian ini berupa tanaman apel. Data yang dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data melalui tiga tahap : pengumpulan data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan akuntansi aset biologis dengan PT Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya (Kusuma Agrowisata) Kota Batu secara garis besar sudah sesuai dengan PSAK 69, baik pengakuan, pengukuran, maupun penyajiannya. sehingga laporan keuangan yang disajikan andal dan relevan. ABSTRACT Biological assets accounting treatment in Indonesia is set up with standard PSAK 69 results of the adoption of IAS 41. The purpose of this research is to know how a biological asset accounting treatment of PT Satria Kusuma Dinasasri Wisatajaya Batu town, whether it is in compliance with PSAK NO. 69. Thus the title of this research is the "Biological Asset Accounting Treatment based on PSAK No. 69 at PT Satria Kusuma Dinasasri Wisatajaya (Kusuma agro tourism) Batu town". This study uses descriptive qualitative research methods with the case study approach. The subject of this research is the PT Satria Kusuma Dinasasri Wisatajaya (Kusuma agro tourism) Batu town, and the object of this research in the form of a crop of apples. The data collected by means of observation, interviews, and documentation. Data analysis through three phases: data collection, data analysis, conclusion and withdrawal. The results of this research show that the accounting treatment of assets with the biological PT Satria Kusuma Dinasasri Wisatajaya (Kusuma agro tourism) Batu town generally is in compliance with PSAK NO. 69, both the recognition, measurement, and serving. So that the financial statements presented reliable and relevant

    Strategi positioning produk dalam rangka membangun citra merek pada Wisata Petik Buah PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya Kota Batu

    No full text
    INDONESIA: Positioning adalah salah strategi yang dilakukan oleh marketer untuk membangun citra atau identitas di benak konsumen untuk produk, merek atau lembaga tertentu. Philip Kotler dalam Hermawan Kartajaya (2010) mendefinisikan positioning sebagai tindakan mendesain penawaran dan citra perusahaan sehingga perusahaan dapat berada di posisi kompetititf yang bermakna dan berbeda di benak pelanggan. Begitu juga pada wisata petik buah PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya Kota Batu. Tujuan yang ingin di dapat dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi positioning produk wisata petik buah PT. Kusuma Satria Dinansasri Wisatajaya kota Batu dalam rangka membengun citra merek. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang tidak memerlukan angka angka, melainkan informasi, baik dari wawancara, observasi ataupunpun dokumentasi. Informan dari penelitian tersebut yaitu Assistent Marketing, Assistent Adventure, Customer Kusuma Agrowisata. Cara memperoleh data dalam penelitian ini yaitu dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Dari hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa strategi positioning produk yang digunakan PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya dalam memposisikan wisata petik buah untuk membangun citra merek di benak para konsumennya dengan menonjolkan atribut atau manfaaat, melalui penggunaan, haraga dan kualitas, dan melalui penonjolan keunggulan dibanding pesaing. ENGLISH: Positioning is one of the strategies undertaken by marketers to build an image or identity in the minds of consumers for the product, a brand or a particular institution. Philip Kotler, Hermawan Kartajaya in (2010) defines positioning as an act of designing the company's offer and image so that the company can be in a position kompetititf meaningful and distinct in the minds of customers. So also in the fruit picking tour PT. Satria Kusuma Dinasasri Wisatajaya batu Town. Objectives to be obtained from this research was to determine the product positioning strategy of picking fruit PT. Kusuma Satria Dinansasri Wisatajaya Batu in order membengun brand image. This study is a qualitative study, the research that does not require numerical values, but the information, either from interviews, observation ataupunpun documentation. Informants of the study is ASSISTENT Marketing, ASSISTENT Adventure, Customer Kusuma Agro. How to obtain the data in this study is by interview, observation and documentation. Then the data analysis methods used in this research is descriptive qualitative method. From the research, it is found that the product positioning strategy used by PT. Satria Kusuma Dinasasri Wisatajaya picking fruit in the travel position to build a brand image in the minds of consumers by highlighting the attributes or the benefit, through the use, price and quality, and through the protrusion of advantages over its competitors
    corecore