1,720,956 research outputs found

    Pendidikan Agama Kristen Gereja dalam Menghadapi Kondisi Psikologi Jemaat Akibat Pandemi Covid-19

    Full text link
    In this article, the author doing a study about the role of christian  education in the church in dealing with the psychological conditions of the congregation due to the Covid-19 pandemic. The background for writing this article departs from the information data of printed media, online media which suggests psychological conditions such as stress, excessive pressure and anxiety that arise due to the Covid-19 pandemic outbreak in humans. This article examines the Christian faith in Christian education in the church forum, which plays an important role in dealing with the psychological conditions experienced by the congregation. This article analyzes Christian faith in Christian education in the church forum, analyzes the psychological conditions caused by Covid-19. The purpose of this paper is to provide an understanding of Christian faith which is useful for strengthening the human soul when the person experiences pressure, stress, anxiety, and so on. The method that I use in this article is a qualitative research method. The analytical process used by the author is by analyzing the Bible as the main source and various actual and reliable sources of literature related to the title in this article in order to produce an accountable study.Dalam artikel ini, penulis melakukan kajian tentang bagaimana peran pendidikan agama Kristen Gereja dalam menghadapi kondisi psikologi jemaat akibat pandemi covid-19. Latar belakang penulisan artikel ini beranjak dari data-data informasi media cetak, media online yang mengemukakan tentang adanya kondisi psikologis seperti stres, tekanan dan kecemasan yang berlebihan yang timbul akibat wabah pandemi covid-19 pada manusia. Artikel ini mengkaji tentang iman Kristen dalam wadah pendidikan agama Kristen Gereja yang sangat berperan penting dalam menghadapi kondisi psikologis yang dialami oleh jemaat. Artikel ini menganalisis iman Kristen dalam wadah pendidikan agama Kristen Gereja, menganalisis kondisi psikologis akibat covid-19.Tujuan dari penulisan ini, untuk memberikan pemahaman tentang iman Kristen yang bermanfaat untuk menguatkan jiwa manusia ketika manusia tersebut mengalami tekanan, stres, cemas, dan sebagainya. Metode yang penulis gunakan dalam artikel ini adalah metode penelitian kualitatif. Proses analisis yang digunakan penulis yaitu dengan menganalisis Alkitab sebagai sumber utama dan berbagai sumber kepustakaan yang aktual dan terpercaya yang berhubungan dengan judul dalam artikel ini agar menghasilkan kajian yang dapat dipertanggungjawabkan

    Kepemimpinan Yesus Sebagai Model Bagi Pemimpin Kristen Di Sekolah Tinggi Teologi

    Full text link
    Dalam sekolah tinggi teologi terdapat seorang pemimpin yang akan memimpin jalannya system Pendidikan sekolah tersebut. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa masih banyak para pemimpin Kristen yang masih menggunakan kepemimpinan otoriter yang tidak mengacu pada kepemimpinan yang Alkitabiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang model kepemimpinan Yesus dan implikasinya bagai pemimpin Kristen di sekolah teologi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dimana peneliti mengkaji tentang bagaimana kepemimpinan Yesus, pemimpin Kristen, kepemimpinan Yesus dapat menjadi model bagi pemimpin Kristen khususnya di sekolah teologi. Adapun hasil penelitian yaitu pemimpin Kristen di sekolah teologi layaknya menerapkan model kepemimpinan Yesus untuk rekan-rekan sekerjanya guna tercipta hubungan yang harmonis dan dapat bersama memajukan institusi. Adapun kepemimpinan Yesus meliputi: kepemimpinan sebagai pelayanan, kepemimpinan berlandaskan kasih. Artinya bahwa kepemimpinan bukanlah ajalah kesombongan, mencari nama atau ke-akuan, namun kepemimpinan Kristen adalah sebuah pelayanan untuk Dia, oleh Dia dan Bagi Dia yang diimplementasikan dalam sebuah organisasi, institusi, gereja

    RELASI SUAMI ISTRI DALAM MEMBANGUN KEUTUHAN KELUARGA MENURUT KOLOSE 3:18-19

    Full text link
    Krisis terbesar pada abad ini bukanlah bom atom atau bom nuklir tetapi hilangnya cinta sejati di tengah-tengah keluarga. Peledakan bom atom dan nuklir hanya dapat membinasakan sebagian orang saja, tetapi hilangnya kasih sejati di tengah-tengah keluarga dapat mengakibatkan hancurnya seluruh dunia. Tidak hanya itu, bahkan tayangan layar televisi, media sosial, artikel-artikel, berita-berita banyak menyuguhkan tentang perselingkuhan, kekerasan dalam rumah tangga, sampai pembunuhan anggota keluarga sendiri. Menurut data statistik Tahun 2021, kasus tentang perceraian di Indonesia meningkat sampai 53% atau mencapai angka 447.743 kasus yang mayoritas diawali dari sebuah pertengkaran suami istri, dibandingkan tahun 2020 yang mencapai 291.677 kasus. Fenomena yang terjadi ini menandakan bahwa krisis kasih dalam keluarga adalah masalah yang sangat serius dan tidak dapat dianggap sepeleh. Penelitian ini menggunakan penelitian studi kepustakaan. Dalam melakukan penelitian ini penulis mengumpulkan informasi dan data dengan bantuan berbagai macam material yang ada di perpustakaan seperti dokumen, buku, majalah, kisah-kisah sejarah, dan sebagainya. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa untuk membangun keutuhan rumah tangga yang benar keluarga harus berpusatkan pada Kristus, berdasarkan kasih Allah, dan mempunyai komunikasi yang baik dalam menjalankan perannya sebagai suami dan istri

    Tipe Kepemimpinan Demokratis dan Relevansinya pada Proses Pembelajaran Pendidikan Kristen

    Full text link
    Tipe kepemimpinan demokratis merupakan tipe yang tepat untuk dipraktekkan ke dalam proses pembelajaran di dalam kelas khususnya belajar Pendidikan Kristen. Kepemimpinan demokratis merupakan tipe kepemimpinan yang selalu berusaha mengutamakan kerjasama dan kerja tim dalam usaha mencapai tujuan. Pemimpin dalam hal ini pendidik juga dapat menerima saran, pendapat bahkan kritik dari peserta didiknya. Peserta didik dilibatkan secara aktif dalam proses belajar mengajar. Dalam penelitian ini penulis menggunakan kajian terhadap berbagai sumber Pustaka. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber literatur yang berkenaan dengan teori-teori yang relevan dengan masalah yang diteliti. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur tentang kepemimpinan, Pendidikan Kristen dan berbagai sumber relevan lainnya yang terkait dengan topik kajian. Hasil penelitian ini adalah tipe kepemimpinan demokratis dalam proses pembelajaran pendidikan Kristen dapat membantu jalannya proses pembelajaran menjadi lebih baik. Timbal balik dari peserta didik kepada pendidik akan membuat kelas pembelajaran menjadi tidak kaku, hidup dan bersahaja. Kelas pembelajaran yang hidup dan bersahaja akan membuat pembelajaran menarik dan peserta didik tidak malu dan ragu dalam mengemukakan pendapat

    Orangtua Dan Gereja Dalam Menjaga Kesehatan Mental Anak Remaja

    Full text link
    Orang tua dan gereja harus berperan dalam menjaga kesehatan mental anak remaja sangat penting untuk diperhatikan. Hal ini didasarkan pada informasi langsung yang disampaikan oleh anak remaja tentang kesehatan mental yang mereka alami dan informasi dari berbagai media baik cetak maupun online. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dalam penelitian ini. Dengan metode ini Penulis menganalisis menggunakan Akitab dan sumber-sumber kepustakaan lain yang aktual dan dapat dipercaya. Tujuan dari penulisan ini untuk memberi pemahaman tentang bagaimana orang tua dan gereja berperan dalam menjaga kesehatan mental anak remaja. Hasil pembahasan dari penelitian ini menemukan bahwa orang tua dan gereja memiliki peranan yang penting sebagai pendidik dan pembimbing anak remaja. Orang tua harus dapat menjadi teladan dan memberi kasih sayang, memberikan waktu khusus, bertanggungjawab, dan selalu memberikan motivasi dan dukungan baik dalam bentuk  materi maupun dukungan moral. Dengan demikian, anak remaja tidak akan merasakan tekanan yang bisa menyebabkan mereka terjerumus dalam gangguan kesehatan mental. Begitu juga gereja bukan saja memberikan pengajaran doktrin atau sekedar memerintahkan warga gereja untuk melakukan penginjilan, tetapi gereja juga harus memperhatikan pengajaran yang berkaitan dengan pentingnya memiliki kesehatan mental dalam diri. Sebagai pembimbing, di mana gereja harus menjadi teladan yang baik bagi warga gerejanya, peka terhadap keadaan warga gerejanya, dan membantu mencari solusi dalam setiap permasalahan yang dihadapi sehingga warga gereja terkhususnya anak remaja tidak terjebak dalam situasi gangguan mental yang menjurus pada depresi dan kecemasan yang berlebihan

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore