5 research outputs found

    PERBANDINGAN RESIKO, RETURN INVESTASI DAN KINERJA SAHAM SERTA ANALISIS VOLATILITAS HARGA SAHAM MODEL GARCH PERUSAHAAN BERBASIS SYARIAH DAN KONVENSIONAL

    No full text
    Ketika berinvestasi khususnya di pasar modal, terdapat beberapa factor yang harus dianalisis terlebih dahulu diantaranya yaitu Return,Resiko serta Kinerja saham. Selain itu, factor Volatilitas harga saham juga sangat penting untuk dianalisir agar dapat memaksimalkan keuntungan yang diharapkan dan meminimalisisr resiko dikemudian hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan return, resiko dan kinerja antara perusahaan saham syariah dan konvensional serta melihat analisis volatilitas harga saham syariah dan konvensional model GARCH. Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif, bersifat cross section karena berupa harga penutupan saham bulanan perusahaan yang terdaftar di JII dan LQ 45 periode 2016-2018. Metode uji beda independent T-Test sedangkan untuk melihat volatilitas harga saham perusahaan syariah dan konvensional dikembangkan model estimasi GARCH Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan uji beda Mann Whitney resiko perusahaan syariah dan konvensional didapatkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara resiko perusahaan syariah dan konvensional. Untuk hasil return dan kinerja perusahaan syariah dan konvensional didapatkan bahwa tidak ada perbedaan antara return dan kinerja perusahaan syariah dan konvensional. Hasil uji volatilitas model GARCH menghasilkan MAPE perusahaan syariah lebih kecil dari MAPE konvensional yaitu senilai 2.019305 dan MAPE konvensional sebesar 2.522283 dari hasil ini peneliti dapat menyimpulkan bahwa volatilitas harga saham perusahaan syariah dan konvensional yang di uji dengan model GARCH di pastikan bahwa volatilitas harga saham perusahaan syariah lebih rendah dibandingkan konvensional

    Aktualisasai Pemberdayaan Zakat Produktif Pada Peningkatan Ekonomi Umat

    No full text
    Abstrak Islam secara sempurna mengatur tata kehidupan, tidak hanya masalah beribadah kepada Tuhan, tetapi juga masalah muamalah, seperti hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan hewan, dan hubungan manusia dengan alam, termasuk sosial budaya, pertanian, teknologi, dan ekonomi.Metode penelitian kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini menghasilkan data tertulis yang bersifat deskriptif dan menyertakan informasi dari instansi terkait dalam subjek penelitian. Penelitian ini terutama mengandalkan penelitian kepustakaan.Cara zakat diberikan dan bagaimana mustahik membelanjakan dana zakat menentukan distribusi zakat produktif secara umum. Kemudian, masing-masing kebutuhan konsumsi dan produksi ini dibagi menjadi dua kategori: konsumsi tradisional dan konsumsi kreatif. Di sisi lain, kebutuhan produksi dipecah menjadi kategori produktif konvensional dan produktif kreatif

    Risiko, Return Investasi dan Kinerja Saham (Studi Perbandingan Volatilitas Harga Saham Syariah dan Konvensional Dengan Menggunakan Model Garch)

    No full text
    The purpose of this study was to see the differences in return, risk and stock performance in a conventional and Islamic stock company. In addition, it will also compare the volatility of Islamic and conventional stock prices using the GARCH model. Meanwhile, this study uses a quantitative method which is a cross section which is taken from the closing stock price of a company listed on JII and LQ in the 48 period 2016-2018. The method for analyzing using the Mann Whitney test. To find out the volatility in the company's stock price using the GARCH estimation model. The results of this study are that the MAPE of Islamic companies is smaller than the MAPE of conventional companies, namely 2.019305 and 2.522283. So it can be concluded that Islamic stock companies are lower than conventional stock companiesTujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perbedan yang terdapat pada Return, Resiko dan kinerja saham pada sebuah perusahaan saham syariah dan konvensional. Selain itu juga akan membandingkan antara volatilitas harga saham syariah dan konvensional dengan menggunakan model GARCH. Sedangkan metodologi pada penelitian ini menggunkan metode kuantitatif yang sifatnya cross section yang diambil dari penutupan harga saham sebuah peruasahaan yang terdapat pada JII dan LQ pada 48 periode 2016-2018. Metode untuk menganalisis menggunakan uji Mann Whitney. Untuk mengetahui Volatilitas pada harga saham perusahaan menggunakan model estimasi GARCH. Hasil dari penelitian ini adalah MAPE perusahaan syariah lebih kecil dari pada MAPE perusahaan konvensional yakni pada angka 2.019305dan 2.522283. sehingga dapat dipulkan bahwa perusahaan saham syariah lebih rendah dari pada perusahaan saham konvensional

    Position of the Fatwa of the National Sharia Council in the Fiqh Development of Sharia Financial Institutions

    No full text
    The purpose of the study was to further see the fatwa position of the National Sharia’ah Council in the development of Islamic economic and business fiqh in Indonesia as well as the implementation of duties and functions of the National Sharia’ah Council. Under the applicable statutory regulations, particularly Act No. 21 Year 2008 on Sharia Banking, there is a duty for regulators in this case the Bank of Indonesia to have the charge material contained in the Fatwa MUI absorbable and transformed in formulating Sharia’ah principles in the economic and financial fields of Shariaa into payload material of the Legislation Regulations which have legal and binding powers in general. Fatwa with classical definitions undergoes development and strengthening of positions in institutionalized and collective contemporary fatwa in Indonesia. Both issued by the MUI Fatwa Commission on religious and societal matters in general, as well as those issued by the DSN-MUI or fatwa on Sharia economic issues, particularly the Sharia Economic Institution. The fatwa issued by the MUI Fatwa Commission became a generally applicable referral as well as binding to the ummah of Islam in Indonesia, particularly morally. The DSN fatwa is becoming a binding reference to the existing Shariaa’ah financial institutions (LKS) in the homeland, as well as binding to communities interacting with the LKS

    Aktualisasi Operasional BMT UGT Sidogiri Jember Dalam Memajukan Perekonomian Masyarakat

    No full text
    The Indonesian economy is currently growing and developing. This can be seen from the number of financial institutions that continue to maintain their viability in the face of competition. Indonesian financial institutions are usually traditional financial institutions, but currently there are many sharia-based financial institutions. One institution or business entity that is suitable to overcome this problem is the integrated independent business center or better known as Baitul Maal Wat Tamwil (BMT). This research uses quantitative methods to conduct descriptive and qualitative research. Moleong explained, by using descriptive and qualitative methods, the data collected was in the form of text, images, not digital data. This data can be obtained from interviews, field notes, videos, photos and personal documents. The results of this research are that Baitul Maal wa Tamwil (BMT) is a microfinance institution organized by a sharia microfinance institution which is run with the concept of profit sharing, developing sharia microenterprises which aim to raise the status and dignity and defend the interests of the community. poor and destitute people. disadvantaged community groups. BMT has quite a big opportunity based on the concept of justice and is in line with sharia law
    corecore