1 research outputs found
Peningkatan Keterampilan Tolak Peluru Gaya Menyamping Menggunakan Metode Bermain Untuk Siswa Kelas VII SMP Negeri 9 Malang
ABSTRAK Tolak peluru adalah suatu bentuk gerakan menolak atau mendorong suatu alat bundar (peluru) dengan berat tertentu yang terbuat dari logam, yang dilakukan dari bahu dengan satu tangan untuk mencapai jarak sejauh–jauhnya.Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti, bahwa keterampilan teknik dasar tolak peluru gaya menyamping di kelas VII A SMP Negeri 9 Malang kesalahan yang paling banyak dilakukan adalah pada saat melakukan gerakan menolak dengan 25 siswa (78,1%), di mana siswa melakukan gerakan melempar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan tolak peluru gaya menyamping di kelas VII A SMP Negeri 9 Malang menggunakan metode bermain. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan melalui dua siklus dimana tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Subyek dalam penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 9 Malang dengan jumlah 32 siswa, yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Hasil penelitian melalui metode bermain ini menunjukkan bahwa keterampilan teknik dasar tolak peluru gaya menyamping di kelas VII A SMP N 9 Malang mengalami peningkatan setelah diberikan tindakan dari siklus 1 dan siklus 2. Tingkat keberhasilan siswa kelas VII A pada siklus 1 dengan persentase ketuntasan teknik posisi saat memegang peluru observer 1 sebanyak 90,6%, observer 2 sebanyak 87,5%. Posisi sikap badan saat akan menolak observer 1 sebanyak 87,5%, observer 2 sebanyak 81,3%.Posisi saat menolak observer 1 sebanyak 56,2%, observer 2 sebanyak 59,4%.Posisi setelah menolak observer 1 sebanyak 93,7%,observer 2 sebanyak 90,6%. Sedangkan pada siklus 2 dengan persentase ketuntasan teknikposisi saat memegang peluru observer 1 sebanyak 93,7%, observer 2 sebanyak 90,6%.Posisi sikap badan saat akan menolak observer 1 sebanyak 90,6%, observer 2 sebanyak 84,4%.Posisi saat menolakobserver 1 sebanyak 90,6%, observer 2 sebanyak 81,3%. Posisi setelah menolakobserver 1 sebanyak 96,9%, observer 2 sebanyak 93,7%. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini bahwa penerapan metode bermain dapat meningkatkan keterampilan teknik dasartolak peluru gaya menyamping kelas VII SMP Negeri 9 malang khususnya pada teknik saat menolak dengan peningkatan ketuntasan masuk pada kategori baik sekali
