1,720,971 research outputs found
Pemberdayaan Perempuan Penambang Emas dalam Ekonomi Rumahtangga di Minangkabau
This study aims to reveal the gold mines woman in Minangkabau.These women were seen as someone who works for establishment of food security in household economy at rural areas. Women gold miners have a big influence on food security in households economy at rural area, especially at Nagari IV Sawahlunto regenc.It has been known for ages that male became the dominant role,but in Minangkabau woman regarded as dominant role due its matrilineal system of social life. This research was qualitative research which is naturalistic or natural, it is also done on a particular natural background and case.The results of the study can be concluded that women gold miners occurred because of economic factors of the nuclear family and extended family. Besides that- social and cultural factors also became the reason for the alignment of Minangkabau tribes meaning who viewed that women have the same right to go into the public sector, especially to withstand the economic pressure. The involvement of women in the village market in terms of both economic and social culture has led to the transfer of knowledge and transfers of values not only in the nuclear family but also in the extended family.</jats:p
Culinary Tourism “Nasi Sex” on Gandoriah Beach, Pariaman City: Mother Ina’s Pondok Salero (1987-2020)
This study discusses the History and Impact of Covid-19 on Culinary Tourism Nasi Sek at Gandoriah Beach, Pariaman City: Pondok Salero Ibu Ina (1987-2020). The problems of this research are: how was the early history of selling Nasi Sek Pondok Salero Ibu Ina as a culinary tour at Gandoriah Beach, Pariaman City (1987-2020), and how did the Covid-19 outbreak affect Nasi Sek Pondok Salero Ibu Ina. The purpose of this study is to determine the early history of selling Nasi Sek Pondok Salero Ibu Ina as a culinary tour at Gandoriah Beach, Pariaman City (1987-2020), and to determine the effect of the Covid-19 outbreak on Nasi Sek Pondok Salero Ibu Ina. The research method used in this study is the Historical Research Method, this method is divided into four stages: 1) Heuristics, 2) Source Criticism, 3) Interpretation, 4) Historiography. Based on the results of the study, it can be concluded that: 1) the early history of starting to sell and the development of Nasi Sek Pondok Salero Ibu Ina as a culinary tour at Gandoriah Beach, Pariaman City (1987-2020). Because Nasi Sek Pondok Salero Ibu Ina is often visited by visitors from various regions outside Pariaman City and this Nasi Sek is also a typical culinary of Pariaman City to be tasted. 2) The Impact of the Covid-19 Outbreak on Nasi Sek Pondok Salero Ibu Ina. Because the impact of the Covid-19 outbreak has been felt by various groups in society which has caused economic life to decline
Pengembangan E-Modul Materi Kerajaan-Kerajaan Islam dalam Pembelajaran Sejarah Kelas X
This research is based on the lack of learning tools for students in the history learning process. At the time of learning, only some students get a learning book so that the teacher who explains the material is not optimal in explaining the material to the students. The purpose of this study is to find out the design, implementation, advantages and disadvantages of the development of e-modules of Islamic kingdoms material in class x history learning. The research method used in this study is research and development. The data analysis used in this study is 4-D. The results of the study are as follows, first, the validation test with a very valid category obtained an average score of 90.76% from various aspects of assessment. The aspect of media feasibility is 100% percent, the aspect of material feasibility is 87.5%, the aspect of language feasibility is 85% percent. Second, the teacher\u27s practicality test with a score of 260 at the percentage level of 86.6% with the predicate "Very Practical". Third, the teacher feasibility test with an average score of 383 at the percentage level of 85.1% with the predicate "Very Feasible
Perlombaan Pacu Jalur di Kuantan Singingi (2009-2019)
Penelitian ini menjelaskan tentang bagaimana perkembangan perlombaan pacu jalur Kuantan Singingi tahun 2009-2019. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana perkembangan dari perlombaan pacu jalur di Kuantan Singingi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat langkah yaitu heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi menuliskan dalam bentuk tulisan ilmiah yang sesuai dengan kaidah penelitian Sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlombaan pacu jalur merupakan sebuah tradisi yang telah melewati sejarah yang cukup lama. Perlombaan pacu jalur ini berlangsung selama 4-5 hari, tergantung pada jumlah jalur yang mengikuti perlombaan. Pada masa belanda jumlah jalur belum banyak seperti sekarang yang jumlahnya sampai ratusan buah. Pada masa ini pacu jalur mengalami perubahan yang tidak lagi dirayakan saat hari besar Islam. Kegiatan Pacu Jalur ini pada dasarnya selalu mengikuti gelombang perkembangan kehidupan masyarakatnya sampai saat ini, baik secara karakteristik yang bersifat fundamental maupun dari watak yang bersifat alami
Development of Concept Map Assisted by Articulate Storyline 3 with Jigsaw Model on the Material of Islamic Kingdom in Indonesia
This research was motivated by the fact that at SMAN 2 Batang Anai there was no development of web-based media, which resulted in students being less active in learning and less enthusiastic, because they still used teaching modules and printed books in the learning process. The aim of this research is to produce media in the form of concept maps. This research uses research and development methods or often called Research and Development (R&D). The results of this research are, the development of a concept map assisted by Articulate Storyline 3 with a jigsaw model on Islamic kingdom material in Indonesia which includes validation from experts, namely media expert validation of 95.71%, that the development of the concept map assisted by Articulate Storyline 3 meets the criteria for learning media. history that is valid and has been tested on students in class X.4 Phase E of SMAN 2 Batang Anai which is categorized as very practical
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH MENGGUNAKAN APLIKASI POWTOON PADA MATERI UPAYA BAGSA INDONESIA DALAM MENGHADAPI ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA
Artikel ini dilatar belakangi oleh belum maksimalnya penggunaan media pembelajaran yang digunakan disekolah yaitu hanya terpaku pada media pembelajaran seperti media Lembar Kerja Siswa (LKS), media power point, dan media buku cetak. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran yang menarik dan inovatif sehingga bisa membantu peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran. Pembuatan media pembelajaran ini dibuat dengan menggunakan aplikasi powtoon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau sering di sebut Research and Development (R & D) adalah sebuah metode dalam penelitian yang menghasilkan serta menguji keefektifan dari suatu produk. Penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evalue). Hasil dari penelitian ini yaitu, validasi ahli media diperoleh persentase 86%, ahli materi diperoleh persentase 82%, dan ahi bahasa diperoleh persentase 84% dan memperoleh hasil akhir 84% dengan kriteria sangat valid. Media pembelajaran juga diuji kepraktisannya oleh guru dan peserta didik. Pada uji coba media pembelajaran oleh guru diperoleh persentase 88% dan peserta didik diperoleh persentase 91% dan memperoleh hasil akhir total 90% dengan kriteria sangat praktis digunakan sebagai media pembelajaran sejarah
IMPLEMENTASI CREATIVE, CRITICAL THINGKING, COMMUNICATIVE, AND COLLABORATIVE (4C) DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK PADA PEMBELAJARAN SEJARAH INDONESIA KELAS X IK DI MAN 1 SOLOK
Pelaksanaan pembelajaran Creative, Critical Thingking, Communicative, Collaborative, yang digunakan guru sejarah dalam menekankan keterampilan siswa kelas X IK di MAN 1 Solok. Pengaplikasian 4C ini siswa dituntut lebih berpikir kritis dalam menganalisa materi dan menyampaikan pemikiran serta mengembangkan ide baru. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan rancangan, pelaksanaan, cara guru mengevaluasi pembelajaran 4C dalam pembelajaran sejarah Indonesia kelas X IK di MAN 1 Solok. Metode yang digunakan yaitu, metode kualitatif dengan tipe deskriptif. Hasil penelitian rancangan pembelajaran 4C yaitu mengumpulkan informasi terkait materi, menganalisis materi yang sudah dikumpulkan, mengemukakan hasil analisis, mendiskusikan materi pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran 4C yang dilakukan guru meliputi kegiatan guru menjelaskan terlebih dahulu tujuan pembelajaran, guru memberikan siswa kesempatan untuk menganalisis materi, siswa bersama guru menarik kesimpulan diakhir pembelajaran. (3) Evaluasi yang dilakukan guru menggunakan 4C yaitu guru memberikan pertanyaan disetiap akhir pembelajaran, siswa diberikan tugas berbentuk Mind Mapping, jenis soal yang digunakan guru Low, Middle, HOTS
Pembelajaran Sejarah Tipe Peer Lesson Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas XI IPS SMAN Negeri 1 Sutera Kabupaten Pesisir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan metode pembelajaran yang hasilnya tidak maksimal yang digunakan guru, dikelas IPS SMAN 1 Sutera dalam Pembelajaran Sejarah tujuan penelitian ini adalah 1). Mendeskripsikan rancangan pembelajaran sejarah dengan Tipe Peer Lessons 2). Menganalisis proses pelaksanaan pembelajaran sejarah dengan Tipe Peer Lessons 3). Mencari kendala pembelajaran dengan Tipe Peer Lessons. Dengan metode Kualitatif pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi, pemilihan informan, analisis data melalui tahap pengumpulan data adalah reduction, display, dan concluding/menarik kesimpulan
 
Pelaksanaan Model Discovery Learning Berbantu Poster pada Materi Perlawanan Rakyat terhadap Kolonialisme Bangsa Eropa dalam Pembelajaran Sejarah
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perancangan dan pelaksanaan model discovery learning berbantu poster pada materi perlawanan rakyat terhadap kolonialisme bangsa Eropa dalam pembelajaran sejarah, untuk mendeskripsikan kendala-kendala dalam perancangan dan pelaksanaan model discovery learning berbantu poster. Metode penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini bahwa Pelaksanaan Model discovery learning Berbantu Poster. Pelaksanaan model discovery learning sudah dapat terlaksana. Pelaksanaan diskusi antar kelompok berjalan dengan baik. Kendalanya yaitu kegiatan diskusi hanya sebagian dari peserta didik yang ikut berpartisipasi dalam memahami materi dan berdiskusi. Terdapat kendala selama proses pembelajaran berlangsung yaitu keterbatasan waktu. Simpulan penelitian ini bahwa Perancangan pembelajaran sudah terlaksanakan dengan baik, dikarenakan semua tahap-tahap pembelajaran terlaksanakan sesuai dengan prosedur model discovery learning.
Kata Kunci: Discovery Learning, Pelaksanaan, Pembelajaran Sejarah, Poster
- …
