1,720,966 research outputs found

    PADUAN ATAP LEMPENGAN DENGAN STRUKTUR PENYANGGA SEBAGAI CIRI KONSTRUKSI ARSITEKTUR NUSANTARA

    No full text
    Ada faktor dominan Arsitektur diIndonesia yang bertentangan namun harus disatukan yakni gempa bumi yang mengharuskan bangunan bias bergoyang besar di bawah agar stabil, namun ketika berhadapan dengan iklim maka dibutuhkan bangunan yang besar diatas, sehingga keduanya harus dipersatukan (Heinz frick) Lantai bukan satu satunya pembentuk ruang melainkan empyak penaunglah yang melakukannya (Prijotomo) Yang perlu diperhatikan ketika membangun di daerah rawan gempa yakni hindari konstruksi yang mengakibatkan momen besar, sedapat mungkin struktur kolom menerima beban sentris (Schodek) Membangun didaerah gempa bumi yang perlu diperhatikan adalah penggunaan bahan yang ringan dan lentur, misal kayu (Idham) Konstruksi ikat memang merupakan konstuksi yang memberikan kesempatan kepada bangunan untuk bergoyang bila terjadi goyangan terhadap dirinya akibat gempa bumi (Prijotomo) Dalam sebuah desain di daerah rawan gempa bumi maka arsitektur dan struktur ibaratnya dua muka keping uang yang saling berpengaruh (Idham

    STRUKTUR DAN KONSTRUKSI ARSITEKTUR NUSANTARA

    Get PDF
    Struktur dan konstruksi bangunan seolah bagian dari sistem arsitektur yang relatif tetap, dari waktu ke waktu tidak banyak mengalami perkembangan sebagaimana aktivitas menghadirkan bentuk, rupa, yang membutuhkan kreativitas tinggi. Konstruksi bagian dari sebuah kepastian rancangan arsitektur karena tanpa konstruksi yang baik sebuah karya arsitektur akan menemui kegagalan. Oleh karenanya konstruksi harus dipikirkan secara matematis dan mekanik keteknikan. Dilain pihak bentuk dan tampilan arsitektur adalah sisi-sisi seni sebuah arsitektur dan seolah puncak kreativitas artistika arsitek yang selalu diperbincangkan apakah karya tersebut dapat digolongkan sebagai yang berkualitas. Selama ini fokus amatan dan arah pandangan pertama pengamat ketika melihat karya arsitektur akan tertuju pada sosok dan bentuk keseluruhannya sehingga keindahan sebuah bangunan [facade] menjadi titik utama penilaian, dan karenanya menjadi semacam pertaruhan, apakah sebuah desain memiliki keindahan yang baru atau tidak. Adapun konstruksi akan dikenali pada tahap berikutnya

    Pertautan Konstruksi Rumah-Rumah di Lasem, antara Jawa dan Pengaruh Cina

    Get PDF
    Konstruksi Bangunan Rumah-rumah di Lasem pada umumnya memiliki betuk sebagai pertautan antara Rumah Jawa dan Pengaruh Cina, hal ini ditandai dengan beberapa elemen konstruksi yang benrentuk rangka batang yang khas. konstruksi-rumah-rumah tersebut menandai adanya kesamaan bentuk konstruksi yang jika diruntut ada bentuk strukstur rangka batang sisten transefer yang mengandalkan kayu sebagai penopang utam

    TEKTONIKA INTERIOR ARSITEKTUR NUSANTARA

    Get PDF
    Interior merupakan bentuk keruangan yang asalnya merupakan sebuah situasi yang hanya mungkin bisa hidup ketika kita harus berhapan dengan iklim ber salju. Interior nusantara berusaha mendifinisikan kondisi interior untuk kondisi alam tropis. sehingga faktor utama pembentuan ruang terjadi ada pengatapa

    ARSITEKTUR LASEM YANG BERJAYA DAN YANG RUNTUH

    Get PDF
    Sebuah karya arsitektur yang dibangun di Kota Lasem memiliki kekahasan tersendiri karena adanya perpaduan antara pengaruh Lokal Jawa dan Cina. Meski keduanya menggunakan konstruksi atap sebagai penanda atas kekhasan namun nampaknya perpauan ini menjadi unik untuk dibahas. Pada kasus Lasem ini akan di bahas tentang konstruksi penutup atap yang unik ini. Pada pembahasan ini akan di urai system rangka atap yang tidak menggunakan konstruksi kuda-kuda gantung yang umum kita lihat dalam pelbagai konstruksi bangunan. Meski negara kita bukan berasal dari arsitektur berangka atap kuda-kuda, namun ini menjadi khas karena kombinasi Jawa dan pengaruh Cina menjadikan konstruksi atap Bangunan di Kota Lasem unik. Dalam kajian ini diambil secara acak bangunan-bangunan bersejarah yang mengindikasikan tautan antara pengaruh keduanya

    Struktur dan Konstruksi Arsitek Nusantara

    No full text
    Buku ini berada pada titik kegelisahan sekaligus harapan dalam pendidikan arsitektur di Indonesia. Keberadaan rumah adat di Indonesia yang banyak dan beragam menjadi 'oase' pengetahuan arsitektur yang tidak akan habis dibahas dan dijadikan referensi dalam pembelajaran arsitektur di kampus. Pola merancang, membangun sampai memelihara dari kegempaan memberikan gambaran kearifan lokal masing-masing bangunan adat untuk terus bertahan sampai sekarang atau di masa yang akan datang.xviii, 196 p. ; ill. ; 21 c

    Arsitektur Ekologis Untuk Masa Depan

    Get PDF
    Latar belakang bumi sebagai tempat berpijak manusia dalam mengarungi kehidupan dewasa ini mengalami kerusakan sebagai akibat ditimbulkan oleh manusia yang mengeksploitasi secara besar-besaran namun kurang memperhatikan kesehatan bumi, akibatnya bumi semakin mengalami kerusakan dalam hal ini kerusakan lingkungan. Arsitek sering dituduh sebagai perusak lingkungan, dengan karya-karyanya demi memuaskan manusia penghuni karya arsitektur tersebut. Dengan berdalih sebagai desain karya arsitektur secara tidak tidak jarang para arsitek memamerkan konsepnya berdasarkan hasil literasi dari Mancanegara yang belum mengalami segenap perkunyahan agar lebih tepat di bangun di Indonesia yang beriklim tropis dan merupakan jalur gempa bumi.. Akibatnya banyak karya tersebut kurang cocok didirikan di Indonesia yang menghabiskan energi dan berakibat pada kerusakan lingkungan. Usaha memperbaiki bumi sudah dilakukan sejak lama namun kekurangpasan dan perkembangan waktu konsep ekologis nampaknya perlu di perbarui. Tujuan pembahasan ini untuk melihat kembali konsep arsitektur ekologis yang telah diterapkan dan melihat kedepan bagaimana konsep tersebut agar tetap berfungsi sebagai control kerusakan bumi dari sisi arsitektural. Metodologi, cara yang digunakan langkah satu melihat konsep teori arsitektur ekologis yang sdh dipakai dan dicari ketidak sesuaiannya, mengingat dasar pembentukan teori arsitektur ekologi masih beberapa menggunakan ukuran bukan dari lokal Indonesia. Langkah kedua, membahas konsep redifinisi arsitektur ekologis untuk masa depan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa sebenarnya konsep ekologi yang berasal dari mancanegara yang digunakan selama ini sudah menunjukkan keseusainnya namun masih ada beberapa hal yang perlu di lihat keindonesiaannya, beberapa aspek masih mendasarkan diri dari arsitektur manca. Dari posisi tersebut makna nilai arsitektur ekologis masih terlihat beberapa celah yang mengganggu mencernakan muatan ekologis. Demikian juga terkait dengan pikiran masa depan arsitektur ekologis yang sudah berjalan selama ini oleh perkembangan jaman perlu pendifinisian ulang sehingga kelak celah-celah kekurangan pada arsitektur ekologis dan langkah adaptasi ke masa depan tertangani. Kata kunci: arsitektur ekologis, adaptif, masa depa

    Konstruksi Empyak dan Korelasinya dengan Atap Nusantara

    Get PDF
    Konsttruksi atap empyak di duga memeiliki korelasi dengan konstruksi atap nusantara. Hal ini di buktikan dengan ragam konstruksi yang mirip. kemiripan ini bisa dilihat dari karakter konstruksio atap yaqkni berbentuk konstruksi atap lempenga

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
    corecore