197,330 research outputs found

    Novel Sulfonolipid in the Extremely Halophilic Bacterium Salinibacter ruber

    No full text
    Salinibacter ruber is an extremely halophilic bacterium, phylogenetically affiliated with the Flavobacterium/ Cytophaga brauch of the domain Bacteria. Electrospray mass analyses (negative ion) of the total lipid extract of a pure culture of S. ruber shows a characteristic peak at m/z 660 as the most prominent peak in the high-mass range of the spectrum. A novel sulfonolipid, giving rise to the molecular ion [M-H]- of m/z 660, has been identified. The sulfonolipid isolated and purified by thin-layer chromatography was shown by chemical degradation, mass spectrometry, infrared spectroscopy, and nuclear magnetic resonance analysis to have the structure 2-carboxy-2-amino-3-O- (13′-methyltetradecanoyl)-4-hydroxy-18-methylnonadec-5-ene-1-sulfonic acid. This lipid represents about 10% of total cellular lipids, and it appears to be a structural variant of the sulfonolipids found as main components of the cell envelope of gliding bacteria of the genus Cytophaga and closely related genera (W. Godchaux and E. R. Leadbetter, J. Bacteriol. 153:1238-1246, 1983) and of diatoms (R. Anderson, M. Kates, and B. E. Volcani, Biochim. Biophys. Acta 528:89-106, 1978). Since this sulfonolipid has never been observed in any other extreme halophilic microorganism, we consider the peak at m/z 660 the lipid signature of Salinibacter. This study suggests that this novel sulfonolipid may be used as a chemotaxonomic marker for the detection of Salinibacter within the halophilic microbial community in saltern crystallizer ponds and other hypersaline environments

    PERANAN GURU DALAM MENERAPKAN ILMU TAJWID PADA SANTRI TPQ MADRASAH THORIQUL HUDA DESA KATES KECAMATAN KAUMAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul Peranan Guru dalam menerapkan Ilmu Tajwid pada Santri TPQ Madrasah Thoriqul Huda desa Kates Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung ini ditulis oleh Muhamad Aris Rizal, NIM. 17201153160. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, yang dibimbing oleh Prof. Dr. H Imam Fuadi, M. Ag Kata Kunci: Peranan Guru, Ilmu Tajwid, Santri TPQ Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena bahwa dalam suatu kehidupan tidak dapat lepas dari pendidikan karena dalam setiap hal yang kita lakukan selalu membutuhkan ilmu dan pengetahuan, maka dari itu terciptalah suatu pendidikan. Adanya pengaruh globalisasi disegala bidang, menjadikan keinginan untuk mendalami Al-Quran semakin berkurang. Jadi apabila seorang anak tidak dibekali serta diimbangi dengan Ilmu Agama termasuk belajar Al-Quran sejak dini maka kepribadian yang kurang baik serta kemampuan dalam membaca Al-Quran akan sangat berkurang. Dalam mempelajari Al-Quran, Ilmu Tajwid sangat perlu diajarkan kepada orang yang ingin membaca atau mempelajarinya. Sebab kesalahan satu huruf atau panjang-pendek dalam membaca Al Quran dapat berakibat fatal, yakni perubahan arti.dalam Ilmu Tajwid diajarkan bagaimana cara mengucapkan huruf yang berdiri sendiri, yang dirangkai dengan huruf lain, melatih lidah mengucapkan huruf sesuai dengan makhraj-nya, mengetahui panjang pendek suatu bacaan, dan sebagainya. Fokus penelitian skripsi ini adalah: (1) Bagaimana peranan guru dalam penerapan ilmu tajwid sesuai makhorijul khuruf pada santri TPQ Thoriqul Huda desa kates kecamatan kauman kabupaten tulungagung (2) Bagaimana peranan guru dalam penerapan ilmu tajwid sesuai bacaan nun mati dan tanwin pada santri TPQ Thoriqul Huda desa kates kecamatan kauman kabupaten tulungagung (3) Bagaimana peranan guru dalam penerapan ilmu tajwid sesuai mad pada santri TPQ Thoriqul Huda desa kates kecamatan kauman kabupaten tulungagung Adapun tujuan penelitian skripsi ini adalah: (1) Untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam penerapan ilmu tajwid sesuai makhorijul khuruf pada santri TPQ Thoriqul Huda desa kates kecamatan kauman kabupaten tulungagung (2) Untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam penerapan ilmu tajwid sesuai bacaan nun mati dan tanwin pada santri TPQ Thoriqul Huda desa kates kecamatan kauman kabupaten tulungagung. (3) Untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam penerapan ilmu tajwid sesuai mad pada santri TPQ Thoriqul Huda desa kates kecamatan kauman kabupaten tulungagung Skripsi ini disusun berdasarkan data lapangan menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapaun teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi, pengecekan teman sejawat, menggunakan bahan referensi dan memberchcek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peranan guru dalam penerapan ilmu tajwid sesuai makhorijul khuruf pada santri TPQ Thoriqul Huda desa kates kecamatan kauman kabupaten tulungagung sudah menerapkan dengan baik dengan cara melalui dalam pembelajaran guru menggunakan beberapa metode yaitu (metode ceramah, metode demonstrasi, metode drill), adanya kegiatan belajar di luar kelas guna menambah wawasan dan mengupdate ilmunya, adanya progam evaluasi dari guru sebagai acuan dalam memberikan materi selanjutnya. (2) Peranan guru dalam penerapan ilmu tajwid sesuai bacaan nun mati dan tanwin pada santri TPQ Thoriqul Huda desa kates kecamatan kauman kabupaten tulungagung sudah menerapkan dengan baik dengan cara adanya penyampaian materi sebelum praktek, adanya praktek setelah penyampaian materi dari guru, adanya kesabaran dan ketlatenan pada guru dalam menyampaikan dan membimbing santrinya, adanya kesulitan santri dalam memahami bacaan nun mati dan tanwin. (3) Peranan guru dalam penerapan ilmu tajwid sesuai mad pada santri TPQ Thoriqul Huda desa kates kecamatan kauman kabupaten tulungagung sudah menerapkan dengan baik, yakni dengan cara memaksimalkan peran guru sebagai pendidik yang baik dengan menyampaikan materi dengan sungguh-sungguh serta menggunakan metode dengan tepat, adanya penggunaan metode An-Nahdiyah dari guru dalam pembelajaran di dalam kelas, adanya ketukan dalam setiap kalimat yang di baca agar membiasakan santri sesuai dalam melafalkan kalimat sesuai ketukannya

    Dr. Duane M. Jackson, Morehouse College, July 2011

    No full text
    This video is a conversation with Dr. Duane M. Jackson. Dr. Jackson talks about his paper, "Recall and the Serial Position Effect: The Role of Primacy and Recency on Accounting Students' Performance." Jackie Daniel, AUC Woodruff Library, is the interviewer

    Treatment-related Decisional Conflict, Quality of Life, and Comorbidity in Older Adults with Cancer

    No full text
    Objective: The present study aims to examine the relationships between and among cancer treatment-related decisional conflict, quality of life, and comorbidity in older adults with cancer. Methods: A convenience sample of 200 older adults was recruited from outpatient medical oncology and radiation oncology practices in the northeastern United States. A cross-sectional, descriptive, correlational study design was used employing a survey method. Survey instruments included the Decisional Conflict scale (DCS) (with five subscales, including informed, values clarity, support, uncertainty, and effective decision); Self-administered comorbidity questionnaire (SCQ); European Organization for Research and Treatment of Cancer Quality of Life Questionnaire (including five function scales, three symptom scales, a global health/quality of life scale, and six single items); and an investigator-developed demographic form. Results: The mean total DCS score was 22.1 (±12.5). The uncertainty subscale had the highest mean of the subscales (29.2 ± 18.2). The mean score for global health status/quality of life was 44.2 (±20.7). The mean score of the SCQ was low (9.6 ± 4.1). Significant positive relationships were identified between decisional conflict and quality of life (P = 0.009) and quality of life and comorbidity (P = 0.001). Multiple linear regression analysis found statistically significant relationships for total decisional conflict score and the five decisional conflict scale subscales. Conclusions: Results may suggest a relationship between decisional conflict and quality of life, as well as the quality of life and comorbidity. In addition, there are several physical, emotional, and spiritual factors that may positively or negatively impact decisional conflict

    "Reflections on the subject of Emigration from Europe with a view to Settlement in the United States" By M. Carey.

    No full text
    "Reflections on the subject of Emigration from Europe with a view to Settlement in the United States: containing bried sketches of the moral and political character of those states. By M. Carey, member of the American philosophical, and of the American Antiquarian Society, and author of The Olive Branch, Cindiciae Hibernicae, essays on banking, on political economy, and on internal improvement. To which are now added the English editor's comments on the subject; together with Important Advice to Emigrants, and Cautions Against Impositions Practiced in the Outports

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    No full text
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    ANALISIS LINGKUNGAN KERJA DAN TATA RUANG DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN MEUBEL PERMATA WOOD DESA KATES KECAMATAN KAUMAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

    No full text
    Skripsi dengan judul “Analisis Lingkungan Kerja dan Tata Ruang dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Meubel Permata Wood Desa Kates Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Ratna Marsela, NIM. 12405173059, pembimbing Lativa Hartiningtyas, M. Pd. Latar belakang penelitian ini didasari dengan melihat banyaknya fenomena bahwa lingkungan kerja dan tata ruang memiliki peran dalam meningkatkan kinerja karyawan. Dalam hal ini kinerja karyawan menjadi penentu keberhasilan suatu perusahaan. Sebab dengan kinerja yang baik akan menghasilkan produk yang baik juga, dengan begitu perusahaan mampu memenuhi permintaan konsumen. Fokus penetian ini adalah (1) Bagaimana lingkungan kerja meubel Permata Wood yang ada di Desa Kates? (2) Bagaimana tata ruang meubel Permata Wood yang ada di Desa Kates? (3) Bagaimana kinerja karyawan meubel Permata Wood yang ada di Desa Kates? (4) Bagimana peran lingkungan kerja dan tata ruang dalam meningkatkan kinerja karyawan di meubel Permata Wood Desa Kates? Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan lingkungan kerja meubel Permata Wood, mendeskripsikan tata ruang meubel Permata Wood, mengetahui kinerja karyawan meubel Permata Wood, dan mengetahui peran lingkungan kerja dan tata ruang dalam meningkatkan kinerja karyawan meubel Permata Wood. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berjenis studi kasus. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Proses pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi tentang peran lingkungan kerja dan tata ruang dalam meningkatkan kinerja karyawan meubel Permata Wood. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu reduksi data, data display, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Lingkungan kerja meubel Permata Wood sudah baik. Hal ini berdasarkan kelengkapan peralatan, fasilitas kerja, dan hubungan kerja. Namun, meubel perlu memperbarui peralatannya agar lebih modern dan canggih. (2) Meubel Permata Wood menggunakan jenis tata ruang terbuka. Untuk memberikan kenyamanan, keamanan serta memenuhi kebutuhan, maubel memperhatikan dimensi tata ruang seperti jarak terpendek, rangkaian kerja, penggunaan segenap ruangan dan perubahan susunan tempat kerja. (3) Kinerja karyawan meubel Permata Wood cukup baik, hal ini berdasarkan penilaian konsumen yang memberikan tanggapan positif. Terdapat kriteria khusus untuk menilai kinerja karyawan, seperti kuantitas kerja, kualitas kerja, pengetahuan pekerjaan, dan kualitas personal. Meubel perlu melakukan pelatihan kerja, karena sebagian karyawan masih memerlukan pendampingan dalam bekerja. (4) Lingkungan kerja dan tata ruang meubel Permata Wood memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Karena dengan lingkungan yang baik dan tata ruang yang sesuai dengan kebutuhan maka akan membuat kinerja karyawan meningkat. Kata kunci : kinerja karyawan, lingkungan kerja, tata ruan

    Dr. Glendon Swarthout

    No full text
    Hosted by Roger M. Busfield, MSU Assistant Professor of Speech and Theater, Meet the Author is designed to introduce a general audience to a contemporary author and their work through in-depth interviews. This episode features a conversation between Dr. Glendon Swarthout, prolific author and English professor at MSU, and assistant professors Sam S. Baskett and Theodore B. Strandness

    Speech intelligibility enhancement using hearing-aid array processing

    No full text
    Microphone arrays can improve speech recognition in the noise for hearing-impaired listeners by suppressing interference coming from other than desired signal direction. In a previous paper [J. M. Kates and M. R. Weiss, J. Acoust. Soc. Am. 99, 3138-3148 (1996)], several array-processing techniques were evaluated in two rooms using the AI-weighted array gain as the performance metric. The array consisted of five omnidirectional microphones having uniform 2.5-cm spacing, oriented in the endfire direction. In this paper, the speech intelligibility for two of the array processing techniques, delay-and-sum beamforming and superdirective processing, is evaluated for a group of hearing-impaired subjects. Speech intelligibility was measured using the speech reception threshold (SRT) for spondees and speech intelligibility rating (SIR) for sentence materials. The array performance is compared with that for a single omnidirectional microphone and a single directional microphone having a cardioid response pattern. The SRT and SIR results show that the superdirective array processing was the most effective, followed by the cardioid microphone, the array using delay-and-sum beamforming, and the single omnidirectional microphone. The relative processing ratings do not appear to be strongly affected by the size of the room, and the SRT values determined using isolated spondees are similar to the SIR values produced from continuous discourse.</p
    corecore