11 research outputs found

    Prototipe Sensor Parkir Mobil Dengan Tampilan LCD Berbasis Mikrokontroler

    No full text
    ABSTRAK     Fahrizal, Johan. 2012.  Prototipe Sensor Parkir Mobil Dengan Tampilan LCD Berbasis Mikrokontroler Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro, Program Studi D3 Teknik Elektronika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:  (I) Drs. Suwasono, M.T. (II) M.Rodhi Faiz, S.T., M.T   Kata kunci : Modul sensor ultrasonik, LCD (Liquid Crystal Display). Sering kali masalah parkir kendaraan menjadi sebuah masalah ketika ada benda ataupun kendaraan lain di sekitar tempat parkir tersebut sehingga pengendara harus ekstra hati-hati dalam memposisikan kendaraan agar tidak terjadi benturan maupun hal-hal lain yang tidak diinginkan. Hal ini sudah menjadi perhatian khusus oleh para produsen mobil di dunia, hingga banyak diantara perusahaan otomotif khususnya produsen mobil memasang perangkat safety tambahan berupa alarm parkir pada produk yang akan dijual. Sehubungan dengan pentingya keselamatan dalam berkendara maka diperlukan indikator jarak antara kendaraan dengan objek lain disekitarnya, hal ini juga akan memudahkan pengendara dalam memperhitungkan jarak saat akan memarkirkan kendaraanya. Tujuan pembuatan alat ini adalah sebagai perangkat indikator jarak kendaraan dengan obyek lain disekitarnya yang bisa digunakan sebagai peringatan apabila kendaraan berada pada jarak berbahaya. Alat ini menggunakan modul sensor ultrasonik sebagai pendeteksi jarak yang akan ditampilkan pada LCD dalam satuan sentimeter, dilengkapi pula dengan indikator LED untuk menunjukan jarak 15cm sampai dengan 40cm. Untuk indikator peringatan juga dipasang buzzer yang akan berbunyi ketika kendaraan berada pada jarak kurang dari 15cm. Metode perancangan yang digunakan meliputi: (1) perancangan dan pembuatan perangkat keras (hardware) meliputi rangkaian power supply ,rangkaian minimum system, rangkaian LED dan buzzer, (2) perancangan dan pembuatan perangkat lunak (software). Hasil yang didapat menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja sesuai dengan rancangan yang telah dibuat yaitu jarak objek yang ada di sekitar  alat sudah terdeteksi oleh sensor untuk kemudian diproses pada mikrokontroler dan dapat ditampilkan pada LCD dengan akurat.  Kesimpulan dari pembuatan alat ini adalah: 1.     Dalam perancangan Prototipe Sensor Parkir Mobil Dengan Tampilan LCD Berbasis Mikrokontroler modul sensor ultrasonik dapat mendeteksi keberadaan benda secara akurat pada jarak 4cm-500cm sesuai dengan perancangan yang dibuat sebagai perangkat keamanan tambahan pada kendaraan. 2.     Dalam pembuatan prototipe sensor parkir mobil dengan tampilan LCD berbasis mikrokontroler dibuat rangkaian indikator pengukur jarak  berupa tampilan LCD yang digiunakan untuk menampilkan hasil pengukiran jarak dari pembacaan sensor ultrasonik, rangkaian LED dan buzzer digunakan sebagai indikator peringatan ketika kendaraan berada pada jarak berbahaya. 3.     Pada tahap pengujian dilakukan dua tahap pengujian yaitu pengujian per blok dan pengujian secara keseluruhan. Dari hasil pengujian didapatkan hasil sesuai dengan perancangan dengan tingkat eror rata-rata kurang dari 1%, atau dapat diartikan bahwa sistem yang dirancang dapat bekerja dengan baik

    Analisis Pendapatan dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Petani Dalam Usahatani Padi Organik (Studi Kasus di Desa Sumberngepoh Kecamatan Lawang Kabupaten Malang).

    Get PDF
    Pangan merupakan kebutuhan pokok setiap manusia. Salah satu kebutuhan pangan pokok adalah beras. Beras merupakan komoditi penting di Indonesia karena sebagian besar penduduk Indonesia mengkonsumsi beras sebagai makanan pokok mereka sehari-hari, selain itu keinginan masyarakat desa akan pentingnya pola hidup sehat dan kepedulian terhadap lingkungan dengan memanfaatkan barang-barang yang bersifat organik dan bergizi tinggi menjadikan mereka sebagai orang-orang yang telah mampu memberdayakan lingkungan dengan baik seperti yang ada di Desa Sumberngepoh. Sumberngepoh adalah salah satu desa yang menerapkan pertanian padi organik di Kabupaten Malang, akan tetapi masih terdapat juga petani yang mau membudidayakan usahatani padi non organik, dimana dalam membudidayakan keduanya tidak jauh berbeda perlakuannya semestinya usahatani padi biasa, berbedanya terletak pada pemakaian bahan baku organik dan bahan baku non organik, oleh karena itu petani dihadapkan pada suatu pengambilan keputusan untuk memilih membudidayakan padi organik atau padi non organik terutama bisa meningkatkan pendapatan petani. Dalam pengambilan keputusan petani ini, dipengaruhi oleh faktor-faktor yang meliputi umur petani, luas lahan, pendidikan petani, pengalaman bertani, pengalaman usahatani padi organik, jumlah angkatan kerja rumah tangga petani, jumlah tanggungan keluarga petani, ketersediaan buruh tani di desa, ketersediaan pupuk di desa, dan harapan penerimaan. Dari faktor-faktor yang ada tersebut akan memberikan masukan pada petani dalam memilih budidaya yang tepat yaitu memilih usahatani padi organik atau usahatani padi non organik terhadap keputusan yang diambil. Analisis pendapatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan usahatani padi organik di daerah penelitian dimasudkan sebagai pertimbangan petani untuk memilih antara usahatani padi organik atau usahatani padi non organik dalam meningkatkan pendapatan usahatani mereka. Tujuan penelitian yaitu: (1) menganalisis besar biaya, penerimaan, dan pendapatan dari usahatani padi organik dan padi non organik; (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi petani dalam pengambilan keputusan usahatani padi organik. Penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive) di Desa Sumberngepoh, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pengambilan Sampel ini menggunakan metode acak sederhana ( simple random sampling ), dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 23 petani padi organik dan 23 petani padi non organik. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis data deskriptif dan analisis data kuantitatif yaitu analisis pendapatan usahatani dan analisis regresi logit. Berdasarkan hasil analisis pendapatan usahatani, ternyata pendapatan usahatani padi non organik lebih tinggi daripada pendapatan usahatani padi organik, hal ini berdasarkan hasil perhitungan biaya sebagai berikut yaitu biaya usahatani padi organik per hektar per musim tanam sebesar Rp. 6,721,970. dengan penerimaan sebesar Rp. 17,273,478, dan diperoleh pendapatan sebesar Rp. 10,551,508. Sedangkan Biaya Usahatani padi non organik per hektar per musim tanam sebesar Rp. 5,750,155. dengan penerimaan sebesar Rp. 10,706,087. dan diperoleh pendapatan sebesar Rp. 4,955,932. Terdapat sepuluh variabel yang diuji dalam model regresi logit yaitu umur petani (X 1 ) luas lahan (X 2 ), pendidikan petani (X 3 ), pengalaman bertani (X 4 ), pengalaman usahatani padi organik (X 5 ), jumlah angkatan kerja rumah tangga petani (X 6 ), jumlah tanggungan keluarga petani (X 7 ), ketersediaan buruh tani di desa (X 8 ), ketersediaan pupuk di desa (X 9 ), dan harapan penerimaan (X 10 ) sebagai variabel dummy pengambilan keputusan petani (Y). Dari hasil regresi logit diperoleh persamaan sebagai berikut: Dari hasil regresi logit disimpulkan bahwa dari kesepuluh variabel yang dianalisis terdapat lima variabel yang berpengaruh signifikan diantaranya variabel umur petani (X 1 ), pendidikan petani (X

    PERANCANGAN PENILAIAN KINERJA KARYAWAN OFFICE DENGAN MENGGUNAKAN METODE 360 DI YANKESGA

    No full text
    Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui e-mail [email protected] atau [email protected] Dipublikasikan tanggal: 30 Juli 202

    IMPLEMENTASI KONSEP KEBIJAKAN ONE BELT ONE ROAD (OBOR) CHINA DALAM KERANGKA KERJASAMA PEMBANGUNAN INFRASTUKTUR DI INDONESIA

    Get PDF
    This article discusses the One Belt One Road OBOR Initiative launched by Xi Jinping in 2013, focusing on the role of the initiative in realizing Zhongguomeng. The OBOR initiative is a new infrastructure development project that uses the concept of the New Silk Road that covers geopolitical and geo-economic aspects to connect the Eurasian region with China as its center. The author begins the research by interpreting the background that prompted the Chinese government to implement the OBOR Initiative using historical approaches and qualitative studies, then analyzing the extent to which the OBOR policy can be useful for Xi Jinping to achieve the Zhongguomeng target. The Silk Road was later promoted to become China's new slogan in various international forums. In the view of the current Chinese leader, the concept of the New Silk Road is also known as the "One Belt One Road". China then added another concept, the 21st Century Maritime Silk Road which was seen as an effort to strengthen relations with countries in South and Southeast Asia including one with Indonesia which focused on maritime trade and acceleration. infrastructure development in order to increase economic growth. The results show that the OBOR Initiative has a role as a tool to realize Zhongguomeng through the development of infrastructure that supports the flow of industrial trade, provides a unifying platform for China, and global peace cooperation relations. Indonesia as a developing country is one of the OBOR member countries to improve its economy. In its implementation, infrastructure cooperation between the two countries continues to increase which has a significant impact on Indonesia's infrastructure development, although it cannot be denied that there are many obstacles that need to be face

    RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENGAJUAN PENGADAAN SUKU CADANG MOBIL PADA PT. ANDALAN CHRISDECO BERBASIS WEB

    Get PDF
    In this era of globalization, information technology drove quickly. The computer and the Internet are tools created to facilitate the work of man. PT. Chrisdeco mainstay needs the existence of an information system that supports the work on the submission process of procurement of spare parts in order to work more efficiently and effectively. To which the author tries to make the final assignment submission of information systems procurement of spare parts in PT. Andalan Chrisdeco which until now has not been computerized. At this time PT. Chrisdeco mainstay is a company engaged in the sale and repair of automobiles. The existing system at PT. Chrisdeco mainstay has been computerized on almost any part of the submission process, but for the procurement of spare parts is still done manually, cannot be accessed through the Internet. This resulted in spare parts procurement process takes quite a long time due to the condition of an audit that is in charge of examining and approving the submission of procurement of spare parts that have high mobility, or in other words the person is seldom in the workspace since worked in several companies

    KOMBINASI KOTORAN AYAM DAN KOTORAN KERBAU YANG DIFERMENTASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADA MAGGOT (Hermetia illucens)

    Get PDF
    The purpose of this study was to determine the effect of the combination of chicken manure and buffalo manure on the growth and production of maggot and to determine the percentage of the best combination of chicken manure and buffalo dung on the growth and production of maggot. This study used a completely randomized design with five treatments and three replications, consisting of treatments P1: Chicken Manure (100%), P2: Buffalo Manure (25%) + Chicken Manure (75%), P3: Buffalo Manure (50%) + Chicken Manure (50%), P4: Buffalo Manure (75%) + Chicken Manure (25%), and P5: Buffalo Manure (100%). The results showed that the best treatment was found on P2: Buffalo Manure (25%) + Chicken Manure (75%) with maggot weight growth of P2 0.143 g, maggot length growth  of 1.49 cm, maggot daily growth rate of 1.02%, and 93.00 gr for maggot production

    Pengaruh Transparansi Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Dengan Persepsi Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa Sebagai Variabel Moderasi (Studi Di Kecamatan Way Tuba Kabupaten Waykanan)

    No full text
    The problem of ineffective use of village funds is caused by the community not being actively involved in managing village funds, and the results of previous research have linked the problem of community empowerment with the transparency factor of village fund management, so the author proposes a model for increasing community empowerment in village development by involving moderation of budget perceptions village income and expenditure on the influence of transparency on community empowerment.The survey was conducted on 99 people who work as government officials in 13 villages in Way Tuba District, Waykanan Regency, then analyzed using the partial least squares (PLS) program version 4.0. The results are in accordance with the proposed hypothesis that: (1) transparency influences the empowerment of village communities in Way Tuba District, Waykanan Regency, and (2) transparency influences the empowerment of village communities in Way Tuba District, Waykanan Regency, moderated by the Perception of the Village Income and Expenditure Budget. These results provide information to strategic decision makers at the village and sub-district levels about the importance of village community involvement and understanding of budgets in village development

    DESIGNING HOLACRACY ORGANIZATION AT PT.PINTERAKTIF MEDIA

    No full text
    Managing human resources is one of the important components of the company to provide value to employees, affecting the perception of the company to customers, and society.PT Pinteraktif Media (Pinteraktif) is one of the Startup in Indonesia that is in decline sales situation.The main problem currently being faced by pinteraktif is a culture that is not in accordance with the model of the organization they are using. This research was conducted with qualitative methods. Qualitative methods are carried out by interviews and workshops. Based on the results of the study, employees work in a biased or unclear manner regarding the culture of the way they work today which helps them to produce according to their organizational model that the company uses is not in accordance with their work culture. . Therefore, the author chooses a new organizational model that is a Holacracy model which according to the authors of this organization is in accordance with their working culture and also helps companies to improve the company and its sustainability in the future.Keywords: Human Resources, Work Culture, Organizational Models, Holacracy Organization, Sustainable Organization
    corecore