1,721,102 research outputs found

    James Robson to Carl Linnaeus

    No full text
    James Robson to Carl Linnaeu

    James Robson to Carl Linnaeus

    No full text
    James Robson to Carl Linnaeu

    KRITIK MATAN MENURUT JAMES ROBSON

    Get PDF
    Kajian hadis orientalis sudah berkembang semenjak awal abad ke-19, bahkan hingga sekarang. Salah satu orientalis yang turut meramaikan perkembangan kajian hadis adalah James Robson (lahir 1890). Melalui beberapa karya-karyanya, James Robson mengungkapkan pemahamannya tentang hadis. Menurut Robson, hadis-hadis yang termuat di dalam al-Kutub al-Sittah, yang dikenal otoritatif itu banyak yang palsu. Sehingga perlu dilakukanlah kritik hadis. Hal ini menjadi menarik untuk diteliti tentang metode kritk matan yang diusulkan oleh James Robson oleh karena itu, penelitian yang menggunakan pendekatan diskriptif-analitis.ini difokuskan pada bagaimana James Robson, sosok orientalis (outsider), melakukan kritik matan hadis. Metode kritik matan James Robson berangkat dari skeptisismenya terhadap hadis, seperti, pada dasarnya hadis dibuat-buat seolah-olah berasal dari Nabi, pengumpul kitab hadis bukanlah orang-orang kritis dan metode kritik ulama hadis lebih difokuskan kepada kritik sanad. Skeptisisme ini mengantarkan Robson untuk membuat metode kritik matan. Ada dua aspek penting yang menurut Robson perlu diperhatikan sebelum melakukan kritik hadis yakni al-niisikh wa al­mansiikh dan mukhtalif al-Hadis. Meskipun memberikan perhatian terhadap dua konsep itu, Robson tidak menggunakannya dalam praktik kritik matan. Metode kritik matan Robson kemudian dimanifestasikan dalam bentuk tolok ukur, yaitu membandingkan hadis dengan al-Qur'an, hadis dengan hadis, hadis dengan akal, hadis dengan sejarah, hadis dengan Bible, menolak hadis yang bemuansa politis dan teologis, serta menolak hadis yang berisi tentang pujian yang berlebihan dan ramalan (prediktif). Dari metode tersebut, lahirlah sumbangan pemikiran yang perlu dikembangkan lebih lanjut. Pertama, bahwa kitab-kitab hadis, terutama al-Kutub al-Sittah bukanlah kitab hukum, melainkan sebagai sumber iandasan hukum. Kedua, Robson menyarankan agar memisahkan hadis-hadis yang tampak tidak masuk akal, tentang mukjizat dari al-Kutub al-Sittah yang memang dikenal luas sebagai kitab yang otoritatif sebagai langkah penyelamatan. Ketiga, paling tidak tolok ukur kritik matan yang dilakukan oleh Robson bisa dijadikan contoh dalam mengkritik hadis beserta hadis-hadisnya. Keempat, sebagaimana para pendahulunya, kerangka berpikir yang digunakan Robson dalam kritik hadis menggunakan kritik sejarah. Penggunaan kritik sejarah dalam kritik matan oleh beberapa para orientalis termasuk Robson merupakan penegasan bahwa kritik sejarah memang sangat perlu, mengingat hadis merupakan produk sejarah. Kelima, perbandingan antara hadis dengan Bible perlu dikembangkan lagi dengan penekanan pada kajian persamaan-persamaan yang ada di dalam hadis dan Bible dengan semangat bahwa memang ada ajaran-ajaran universal yang sama antara Islam dan Kristen dan kemungkinan besar hal ini bisa meredam perbedaan yang selama ini menimbulkan konflik agama. Sedangkan dalam peta pemikiran hadis orientalis terutama yang berkaitan dengan kritik matan, posisi Robson temyata masih tetap mengikuti para pendahulunya ( uncritical orientalist). Hal ini paling tidak terlihat dari metode kritiknya dan beberapa contoh hadis yang dijadikan contoh kritik

    Fiona McHARDY, James ROBSON & David HARVEY (Ed.), Lost Dramas of Classical Athens. Greek Tragic Fragments.

    No full text
    De Temmerman Koen. Fiona McHARDY, James ROBSON & David HARVEY (Ed.), Lost Dramas of Classical Athens. Greek Tragic Fragments. . In: L'antiquité classique, Tome 76, 2007. pp. 257-259

    Letter dated 29 March 1951 to Dr. Atiya from James Robson

    No full text
    Letter dated 29 March 1951 to Dr. Atiya from James Robson, Professor of Arabic at the University of Manchester, discussing the refusal from Alexandria for an extension of Dr. Atiya\u27s leave, and the hope that further requests will be grante

    Letter dated 28 January 1951 to Dr. Atiya from James Robson

    No full text
    Letter dated 28 January 1951 to Dr. Atiya from James Robson at the University of Manchester (though it lacks a signature page). Professor Robson introduces himself and encourages Dr. Atiya to lecture at the University of Manchester in the fall, in response to Dr. Atiya\u27s letter to Alan Rowe proposing i

    Air letter dated 18 February 1951 to Dr. Atiya from James Robson

    No full text
    Air letter dated 18 February 1951 to Dr. Atiya from James Robson (1890-1981), Professor of Arabic at the University of Manchester, discussing efforts to get an extension for Dr. Atiya from Alexandria in order for him to visit and lecture in the United Kingdo

    James Robson, Power of Place : The Religious Landscape of the Southern Sacred Peak (Nanyue 南嶽 ) in Medieval China, 2009

    No full text
    Lycas Alexis. James Robson, Power of Place : The Religious Landscape of the Southern Sacred Peak (Nanyue 南嶽 ) in Medieval China, 2009. In: Études chinoises, n°30, 2011. pp. 293-297

    James Robson, Power of Place : The Religious Landscape of the Southern Sacred Peak (Nanyue 南嶽 ) in Medieval China, 2009

    No full text
    Lycas Alexis. James Robson, Power of Place : The Religious Landscape of the Southern Sacred Peak (Nanyue 南嶽 ) in Medieval China, 2009. In: Études chinoises, n°30, 2011. pp. 293-297

    James Robson, Sex and Sexuality in Classical Athens. Debates and documents in ancient history. Edinburgh: Edinburgh University Press, 2013. Pp. xxiv, 311. ISBN 9780748634149. $40.00 (pb).

    Get PDF
    Recensione al volume di James Robson, Sex and Sexuality in Classical Athens. Debates and documents in ancient history, Edinburgh University Press, 2013
    corecore