2 research outputs found
Ganti Rugi Akibat Wanprestasi dalam Perjanjian Jual Beli Online di Tinjau dari Pasal 19 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen
In activities that connect parties to carry out commercial activities such as buying and selling and carried out via the Internet or on line, many people now enjoy it because it is considered more practical. However, the potential for default is greater than face-to-face transactions. The research method used by the author is a normative juridical research method. Based on the results of the research, it is concluded that the validity of the sale and purchase agreement via online is the same as the validity of the conventional agreement, namely that the provisions contained in Article 1320 of the Civil Code concerning the legal terms of the agreement must be fulfilled. Legal protection for consumers shopping on line can be provided in terms of legal certainty as stipulated in the laws and regulations governing online shopping, namely Law Number 19 of 2016 and Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection
Pemanfaatan Media Pembelajaran Puzzle dalam Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini di TK Marina Permai
Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam pemanfaatan media pembelajaran puzzle dalam meningkatkan kemampuan kognitif di TK Marina Permai, Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan puzzle mampu meningkatkan kemampuan anak dalam hal pengamatan visual, pengenalan pola, berpikir logis, pemecahan masalah. Anak-anak juga menunjukkan peningkatan dalam konsentrasi, ketekunan, dan rasa percaya diri saat menyelesaikan puzzle. Strategi yang diterapkan guru disesuaikan dengan usia dan kemampuan anak. Puzzle tidak hanya menjadi media pembelajaran yang menyenangkan, tetapi juga mampu mendukung perkembangan emosional dan sosial anak melalui kegiatan bermain yang interaktif. Temuan ini menunjukkan bahwa media puzzle merupakan alat yang efektif dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual, bermakna,dan sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini
