216 research outputs found
Pemikiran Iwan Triyuwono tentang akuntansi kelembagaan ekonomi syariah
ABSTRAK
Islam sebagai suatu agama telah ditempatkan sebagai suatu pilihan dan sekaligus ajaran dijadikannya pedoman dalam kehidupan umat manusia yang memeluknya. Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia mengalami kemajuan yang sangat pesat, ditandai dengan bermunculannya lembaga keuangan yang berbasis syariah. Lembaga keuangan dalam prakteknya tidak lepas dari laporan keuangan atau yang disebut dalam bahasa bisnisnya adalah akuntansi. Penelitian ini difokuskan pada pemikiran Iwan triyuwono tentang konsep akuntansi syariah, yang tertuang dalam teorinya yaitu Shari’ah enterprise theorydan Sinergi Oposisi Biner. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (a) bagaimana konsep pemikiran Iwan Triyuwono tentang akuntansi syariah (b) bagaimana relevansi pemikiran Iwan Triyuwono tentang akuntansi kelembagaan ekonomi syariah. Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah (a) Untuk mendeskripsikan konsep pemikiran Iwan Triyuwono tentang akuntansi syariah. (b) Untuk mendeskripsikan relevansi pemikiran Iwan Triyuwono tentang akuntansi kelembagaan ekonomi syariah.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan atau library research dengan menggunakan pendekatan penelitian historis,, yakni penelitian yang dilakukan melalui mengumpulkan data atau karya tulis ilmiah yang bertujuan dengan obyek penelitian atau pengumpulan data yang bersifat kepustakaan, atau telaah yang dilaksanakan untuk memecahkan suatu masalah yang pada dasarnya bertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan. Subjek yang dijadikan dalam penelitian ini adalah Iwan Triyuwono.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Iwan Triyuwono dengan teorinya shari’ah enterprise theory dan sinergi oposisi binersudah sangat relavan untuk memformulasikan teori teori yang sebelumnya ada pada teori akuntansi modern. Akan tetapi pada praktiknya belum mampu diterapkan seutuhnya di kelembagaan ekonomi syariah. Karena adanya kebutuhan industri Jika konsep akuntansi syariah yang dikemukakan beliau bisa terealisasi dengan baik maka terciptanya realitas organisasi dengan jaringan kuasa ilahi.
ABSTRACT
Islam as a religion has been placed as an option and at the same teachings that provide guidance in human life adherents. Islamic economic development in Indonesia is progressing very rapidly, characterized by the emergence of sharia based financial institution. Financial institutions in practice cannot be separated from the financial statements or called in the language of business is accounting. This study focused on mentation of Iwan Triyuwono about the concept of sharia accounting, as stated in this theory that sharia enterprise theory and synergy binary opposition. The formulation of the problem in this study are (a) how the concept mentation of Iwan Triyuwono about sharia accounting? (b) how the relevance mentation of Iwan Triyuwono about accounting institutional of Islamic economics? Therefore the purpose of this study were (a) to describe the concept mentation of Iwan Triyuwono about sharia accounting (b) to describe the relevance mentation of about acoounting institutional of Islamic economics.
This type of research is the library research using hictorical research aproach, namely research conducted by collecting data or scientific papers aimed at the object of research or data collection is literature, or the study undertaken to solve a problem on basically rests on a critical and in depth study of the materials relevant book. The subjects used in this study is Iwan Triyuwono.
The results of this study indicate that the mentation of Iwan Triyuwono with shariah enterprise theory and the theory of binary opposition synergies already very relevan to formulate theories that previously exsited in modern accounting theory. But in practice has not been able to be applied fully in the Islamic economics institutions. Because of the needs of the industry if sharia accounting concept he put forward can be realized with either the creation of a network organization with the realities if divine power
Pemikiran Iwan Triyuwono tentang visi kelembagaan ekonomi syariah di Indonesia
Lajunya perkembangan ekonomi syariah di Indonesia ternyata juga berdampak terhadap munculnya pakar-pakar dibidang ekonomi syariah. Namun dari berbagai pakar-pakar ekonomi syariah tersebut, ada seorang tokoh yang memiliki pemikiran berbeda dengan pakar ekonomi syariah lainnya. Tokoh tersebut adalah Iwan Triyuwono.Menurut Iwan Triyuwono, visi dan tujuan lembaga keuangan syariah seperti perbankan syariah berbeda dengan lembaga keuangan konvensional. Menurutnya,visi dan tujuan lembaga keuangan syariah tidak hanya mengejar net profit tetapi juga berorientasi pada kemaslahatan sosial atau socialoriented.
Fokus penelitian ini adalah untuk mengkaji1. orientasi kelembagaan keuangan perbankan syariah di Indonesia,2. Biografi dan pemikiran Iwan Triyuwono tentang visi kelembagaan keuangan perbankan syariah di Indonesia, dan 3. relevansi pemikiran Iwan Triyuwono pada lembaga keuangan perbankan syariah.
Metode pendekatan dilakukan berdasarkan pada kaidah-kaidah penelitian kepustakaan (library research). Pendekatannya yaitu pendekatan fenomonologi, kontekstual, konseptual. Analisis data menggunakan metode content analysis terhadap pemikiran Iwan Triyuwono tentang visi kelembagaan ekonomi syariah di Indonesia.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa:1. visi atau tujuan dari lembaga keuangan pebankan syariah sungguh didominasi oleh kepentingan mempriotaskan keuntungan profit, sehingga visi perbankan syariah di Indonesia menyesuaikan dengan visi atau tujuan dari perusahaannya, yang masih mementingkan profit oriented. 2. Pemikiran Iwan Triyuwono tentang visi kelembagaan keuangan perbankan syariah di Indonesia tertuang dalam hasil pemikiran beliau tentang Syariah Enterprise Theory dan Sinergi Oposisi Biner, bahwa visi kelembagaan keuangan perbankan syariah tidak lagi berorientasi padalaba (profit oriented) atau berorientasi pada pemegang saham (stockholders oriented) tetapi berorientasi pada zakat (zakat oriented). 3. Relevansi pemikiran Iwan Triyuwono tentang teori Shariah Enterprise Theory (SET) teori ini sangat relevan untuk memurnikan kembali tujuan sebuah institusi atau organisasi perusahaan perbankan syariah, bahwa tujuan dari sebuah organisasi tidak hanya berorientasi net-profit melainkan juga seimbang dengan social oriented. Sehingga pelaksaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan keadilan, kebersamaan dan pemerataan kesejahteraan rakyat dapat tercapai.
Rapid development of Islamic economic in Indonesia has an impact to the emergence of experts in Islamic economics. Among those experts, there is one proficient who has a different mindset with other experts in Islamic economics. He is Iwan Triyuwono. According to Iwan Triyuwono, vision and aim of Islamic financial institutions such as Islamic bank are different from conventional financial institutions. In his viewpoint, vision and aim of Islamic financial institutions are not limited to profit oriented only, but also social oriented (social benefit).
Based on that fact above, 1. Orientation of Islamic banking financial institutions in Indonesia , 2. the main purpose of this research is to study Iwan Triyuwono’s thought on vision of Islamic financial institutions in Indonesia, his biography and, 3. the relevance of his thought to Islamic financial institutions.
This research is classified as library research, so the approaching methods has done based on library research principles. Approaching methods that is mentioned are phenomenology, contextual and conceptual approaches. Data analysis of this research is using content analysis method to analyze Iwan Triyuwono’s thought on vision of Islamic economic institutions in Indonesia.
The result of this research concludes that 1. vision or aim of Islamic financial institutions is dominated by the interest to prioritize profit, so that vision of Islamic bank in Indonesia must adapts to the vision or aim of its enterprise and indeed it’s profit oriented. 2. Iwan Triyuwono’s thought on vision of Islamic financial institutions in Indonesia is contained within his thought on Shariah Enterprise Theory and Binary Opposition Synergy, that vision of Islamic financial institutions should not be profit oriented nor stockholders oriented, but zakat oriented (social oriented). 3. Iwan Triyuwono’s theory namely Shariah Enterprise Theory (SET) is relevant to re-purify the aim of Islamic bank institutions, that the aim of an organization as well as enterprise is not only net-profit oriented but also social oriented equally. Consequently, national development execution in order to rise fairness, togetherness and public welfare equalization can be achieved
Islamic Political Economy Of Accounting: Pembangkit Kesadaran Spiritual Berbasis Pemikiran Iwan Triyuwono, Ibnu Taimiyah, Dan HOS Tjokroaminoto Untuk Kemaslahatan Umat Manusia Dan Semesta
Penelitian ini bertujuan membangun konsep Islamic Political Economy of Accounting (IPEA). Dalam rangka membangkitkan kesadaran spiritual, peneliti menggunakan metodologi intuitif yang dioperasionalisasikan dengan tiga cara, yaitu: berserah kepada Allah, bertanya kepada Allah, dan berdialog dengan Allah. Data penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder. Sumber
data primer adalah wawancara dan partisipasi langsung. Sementara sumber data sekunder adalah data tekstual yang terdiri atas: pemikiran ekonomi Ibnu Taimiyah, pemikiran politik HOS Tjokroaminoto, dan pemikiran akuntansi syariah Iwan Triyuwono. Penelitian ini menghasilkan konsep IPEA yang mengnyinergikan
konsep teoretis ekonomi berkah, konsep politik budi dan rasa Islam, konsep akuntansi kembali kepada Tuhan, dan model homo islamicus. Secara utuh, IPEA adalah konsep teoretis yang digunakan sebagai sarana ekonomi politik dalam menggerakkan potensi kecerdasan spiritual manusia untuk berdialog dengan Tuhan dalam rangka mengkritik dan mengarahkan informasi pada transaksi yang halal dan tayib yang dikelola dengan kebenaran, keamanahan, kecerdasan, dan kedermaan sehingga bermanfaat secara adil bagi kemaslahatan umat manusia dan semesta. Konsep IPEA berfungsi sebagai simbol yang memantik kesadaran
spiritual bagi akademisi, regulator, dan praktisi dalam mewujudkan praktik akuntansi yang Islam
- …
