3 research outputs found

    ANALISIS YURIDIS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI PADANG TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA EKSPLOITASI SECARA EKONOMI DAN SEKSUAL TERHADAP ANAK SECARA ONLINE (Studi Putusan No.6/Pid.Sus-Anak/2020/Pn.Pdg)

    No full text
    ABSTRAK Dalam penulisan skripsi ini, penulis tertarik untuk menelaah kasus dengan nomor perkara 6/Pid.Sus-Anak/2020/Pn.Pdg yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Pada putusan tersebut tindak pidana dilakukan oleh Anak I AP laki-laki berumur 15 (lima belas) tahun dan Anak II AS (nama inisial), perempuan, yang berumur 16 (enam belas) tahun. Anak merupakan Pelaku Tindak pidana Eksploitasi secara Ekonomi dan Seksual Terhadap Anak dan akibat peristiwa tersebut merugikan 2 anak perempuan dibawah umur. Menurut penulis secara yuridis dalam Pasal 70 Undang-Undang SPPA keadaan pribadi Anak, atau keadaan pada waktu dilakukan perbuatan atau yang terjadi kemudian dapat dijadikan dasar pertimbangan hakim untuk tidak menjatuhkan pidana kurungan penjara. Namun dalam putusan ini Hakim menjatuhkan putusan pidana penjara terhadap Anak. Adapun rumusan masalah yang dibahas pada skripsi ini yaitu: 1. Bagaimanakah pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pidana terhadap Anak pelaku tindak pidana pidana Eksploitasi secara Ekonomi dan Seksual Terhadap Anak dalam Putusan Nomor 6/Pid.Sus-Anak/2020/Pn.Pdg.? 2. Apakah Putusan Hakim Nomor 6/Pid.Sus-Anak/2020/Pn.Pdg. telah sesuai dengan Tujuan Pemidanaan terhadap Anak pelaku tindak pidana eksploitasi secara ekonomi dan seksual terhadap anak? Metode penelitian hukum yang penulis gunakan adalah yuridis normatif, pendekatan masalah yaitu, pendekatan kasus, perundang-undangan dan konseptual. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis, teknik pengumpulan data dengan studi dokumen atau studi kepustakaan. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dan presksriptif. Dalam analisis hukum penyelesaian kasus, menurut penulis dalam keadaan pribadi anak menurut penulis tidak seharusnya Anak di jatuhi putusan pidana penjara karena pertama Anak sebelumnya tidak pernah melakukan tindak pidana, kedua Anak berlaku kooperatif dan sopan selama persidangan dan akibat dari peristiwa tersebut menghambat tumbuh kembang anak. Dalam analisis hukum penyelesaian kasus, menurut penulis keadaan pribadi anak dalam kebutuhan gaya hidup dan kurangnya perhatian serta bimbingan orang tua terhadap anak sehingga anak terjerumus kelingkungan pergaulan yang tidak sehat. menurut penulis hal ini dapat dijadikan pertimbangan secara yuridis dan non yuridis oleh hakim untuk tidak memberikan putusan pidana penjara terhadap Anak. Menurut analisa penulis, putusan Hakim nomor perkara 6/Pid.Sus-Anak/2020/Pn.Pdg. tidak sesuai dengan tujuan pemidanaan secara umum, dimana yang lebih tepatnya diatur dalam UU SPPA karena lebih menekankan restitusi ke keadaan semula (restitutio in integrum) dari pada pembalasan, dan penggunaan pidana penjara atau penahanan sebagai upaya terakhir atau sebagai upaya terakhir yang bersifat ultimum remedium. Kata Kunci : Putusan hakim, Pertimbangan Hakim, Pemidanaan Anak

    Analisis Putusan Perkara Anak Pelaku Tindak Pidana Eksploitasi Secara Ekonomi Dan Seksual Terhadap Anak Secara Online (Studi Putusan No.6/Pid.Sus-Anak/2020/Pn.Pdg)

    No full text
    This paper is a case study with case number 6/Pid.Sus-Anak/2020/Pn.Pdg which has permanent legal force. In this decision, the child is the perpetrator of the crime of economic and sexual exploitation of children. Juridically in Article 70 of the SPPA Law, the personal circumstances of the child, or the circumstances at the time of the act or what happened later can be used as a basis for the judge's consideration not to impose imprisonment. However, in this decision the judge imposed a prison sentence on the child. The problem formulations discussed in this paper are: 1. How is the judge's consideration in imposing a criminal judgment against the child who is the perpetrator of the criminal offense of Economic and Sexual Exploitation of Children (Decision Number 6/Pid.Sus-Anak/2020/Pn.Pdg)? 2. Is the Judge's Decision Number 6/Pid.Sus-Anak/2020/Pn.Pdg. in accordance with the Purpose of Punishment of Children? The legal research method used is normative juridical with a problem approach, namely, case, statutory and conceptual approaches. This research is descriptive analytical, data collection techniques with document studies or literature studies. In the legal analysis of case settlement, according to the author, the child should not have been sentenced to imprisonment because first, the child had not previously committed a criminal offense, second, the child was cooperative and polite during the trial and the consequences of the incident hindered the child's growth and development. Judge Decision Number 2/Pid.Sus-Anak/2019/Pn.Pdg is not in accordance with the objectives of punishment in general, which are more precisely regulated in the SPPA Law because it emphasizes restitution to the original state rather than retaliation, and the use of imprisonment or detention as a last resort or as an ultimum remedium.
    corecore