1,720,963 research outputs found
Iklan Layanan Masyarakat UU ITE Khususnya Ujaran Kebencian Berbasis Motion Graphic
Media sosial menjadi alat untuk menyampaikan pendapat seseorang dengan mudah, dengan demikian kerap terjadi pendapat seseorang yang disampaikan melalui media sosial yang melewati batas wajar dan didasari dengan kebencian. Sehingga diperlukan pembatasan terhadap kebebasan berekspresi melalui media sosial tersebut. Bagaimana kalimat yang harus digunakan untuk menyampaikan sebuah pesan atau kritik kepada orang lain. Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini yakni hukum normatif dengan teknik pengumpulan data yaitu penenlitian kepustakaan (library research). Adapun hasil temuan yang didapatkan dari hasil penelitian ini adalah yang pertama yaitu pembatasan kebebasan berekspresi diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) pasal 207 dan 208, Undang-undang nomor 19 tahun 2016 pasal 27 dan 28, dan pada Surat Edaran Kapolri NO SE/06/X/2015. Kedua yaitu bentuk-bentuk ekspresi yang dianggap sebagai ujaran kebencian diatur dalam KUHP yakni penghinaan terhadap penguasa atau badan umum dimuka umum dapat berupa menyiarkan, mempertunjukkan, menempelkan tulisan atau lukisan yang memuat penghinaan. Juga diatur pada UU NO 19 tahun 2016 dan SE Kapolri yaitu tindakan asusila, perjudian, pencemaran nama baik, penghinaan, pengancaman, penistaan agama, perbuatan tidak menyenangkan, provokasi dan berita bohong. Dan ketiga yaitu perumusan undang-undang tentang ujaran kebencian telah memenuhi pembatasan kebebasan berekspresi, namun dalam penerapannya terhadap kasus-kasus yang telah terjadi dianggap diskriminalisasi dikarenakan tidak konsistenya undang-undang tersebut dalam menangani kasus-kasus yang telah terjadi. Tetapi pada sisi lain pembatasan kebebasan berekspresi ini dapat mencegah terjadinya perselisihan atau konflik antar individu dan golongan
Sistem Informasi E-Recruitment pada PT Gandum Mas Kencana Tangerang
Seiring dengan era globalisasi teknologi saat ini, kebutuhan informasi dalam dunia bisnis menjadi sangat penting dalam menentukan kemajuan suatu perusahaan. Informasi yang dibutuhkan adalah informasi yang akurat, tepat waktu, dan relevan. Disaat yang sama, perusahaan-perusahaan dituntut memiliki tenaga kerja terampil yang dapat mengembangkan perusahaan dan bisa bersaing. Dalam hal ini, aspek perekrutan karyawan menjadi hal yang sangat penting bagi setiap perusahaan. Demikian juga yang terjadi pada PT Gandum Mas Kencana, banyaknya permintaan karyawan dari tiap-tiap departemen sehingga membutuhkan para tenaga kerja yang terampil dan profesional dalam pekerjaannya. Sistem perekrutan karyawan yang berjalan saat ini masih memiliki kekurangan yaitu belum tersedianya database para pelamar mengakibatkan lambatnya proses perekrutan karyawan karena harus menyortir terlebih dahulu setiap surat lamaran sebelum diproses untuk pemanggilan tes; kurang tersedianya sarana (ruangan yang memadai) untuk dilakukan tes sehingga proses tes harus dilakukan berulang kali; membutuhkan waktu yang lama untuk pembuatan laporan penerimaan karyawan karena harus mendata satu persatu dokumen lamaran, hasil tes tulis dan hasil interview. Berdasarkan permasalahan yang terjadi maka dibutuhkan sistem perekrutan karyawan baru yang dapat membantu HRD dalam mengelola data penerimaan karyawan. Sistem yang akan dibuat adalah e-recruitment dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQ
Pembuatan Akta Berbasis Web dengan Menggunakan Metode SDLC Model Waterfall (Studi Kasus pada Kantor Notaris Abdul Aziz, SH., M.Kn)
Kantor Notaris Abdul Aziz, SH., M. KN merupakan lembaga yang bergerak pada bidang jasa yang resmi berdasarkan Keputusan Menteri Agraria / Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sistem informasi Pembuatan Akta yang berjalan saat ini pada Kantor Notaris Abdul Aziz, SH., M. KN masih berjalan secara manual mulai dari penginputan data client dan pembuatan akta yang masih belum terkomputerisasi. Hal ini memerlukan waktu yang lama sehingga mengakibatkan pembuatan laporan tidak tepat waktu, Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk membuat sistem informasi pembuatan Akta berbasis web. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan Metode Observasi, Wawancara, dan Literature Review, metode pengembangan sistem menggunakan metode SDLC model WATERFALL. Perancangan sistem menggunakan UML (Unified Modeling Language), yang diimplementasikan dalam bahasa pemrograman HTML dan PHP dengan Apache dan MYSQL. pengujian yang dilakukan menggunakan metode pengujian Black Box. Penerapan sistem komputerisasi berbasis Web yang diusulkan guna memberikan kemudahan dalam proses pembuatan Akta, penginputan hasil Pembuatan Akta dan memberikan informasi laporan secara up to date, serta meminimalisir terjadinya kesalahan dalam pembuatan laporan
Sistem Pakar Diagnosa Akibat Penyalahgunaan Narkoba Jenis Ganja, Shabu, Ekstasi dan Heroin Menggunakan Metode Forward Chaining (Studi Kasus Pada : BNN Kota Tangerang)
Narkoba merupakan bahan atau zat yang jika dikonsumsi akan berdampak pada tubuh khususnya syaraf pusat atau otak. Sebenarnya, Narkoba punya peran luar biasa pada bidang medis dan dapat juga memberi dampak buruk yang luar biasa bila disalahgunakan, perubahan kejiwaan serta kematian yang disebabkan oleh overdosis atau komplikasi penyakit. Saat ini dibutuhkan media yang dapat membantu kinerja BNN Kota Tangerang dalam mendiagnosa. Tujuan penelitian ini untuk meneliti dan membantu memecahkan masalah yang dihadapi BNN Kota Tangerang dalam mendiagnosa akibat penyalahgunaan. Sistem pakar yang dirancang berbasis web dengan penalaran menggunakan metode inference engine forward chaining. Hasil dari penelitian ini adalah system yang dapat digunakan untuk mendiagnosa akibat penyalahgunaan narkoba
Pengembangan Media Pembelajaran Metode Master pada Kauny Quranic School Ar-Rahman
Metode master adalah metode menghafal Al-Qur’an semudah tersenyum dengan mengimajinasikan ilustrasi visual pada setiap ayat yang dibacakan diiringi dengan gestur tubuh. Banyak siswa/i mengabaikan pembelajaran metode master tersebut, sehingga siswa/i kurang konsisten dalam berlatih atau mengulang-ngulang metode master dan mengabaikan memaknai arti dari ayat yang dihafal. Hal tersebut mengakibatkan pembelajaran metode master yang dilakukan tidak dapat maksimal. Apabila pembelajaran metode master tidak dapat maksimal, maka yang terjadi adalah siswa kurang memahami pelajaran tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi solusi berupa media pembelajaran yang bisa dimanfaatkan pengguna sebagai alat bantu pembelajaran untuk berlatih di mana saja terutama di rumah. Penelitian ini menggunakan metode ADDIE (Analysis -Design - Development - Implementation - Evaluation). Hasil dari penelitian ini adalah sebuah media pembelajaran yang berisikan 20 surat dalam juz amma yang terdapat video materi metode master
Sistem Penilaian HRD Terhadap Pelayanan Karyawan Berbasis Web (PT Catur Mitra Sejati Sentosa)
Penelitian ini dilatarbelakangi mengingat jumlah karyawan di PT. Catur Mitra Sejati Sentosa saat ini sangat banyak dan mempunyai cabang toko di seluruh Indonesia sebanyak 21 toko, terdiri dari wilayah Jabodetabek berjumlah 14 toko dan luar kota berjumlah 7 toko. Sistem penilaian di PT. Catur Mitra Sejati Sentosa saat ini sudah menggunakan komputer tetapi dalam pengumpulan dan pengolahan data kurang efektif dan efisien sehingga menghasilkan laporan yang tidak tepat pada waktunya. Untuk menganalisa sistem yang berjalan, dengan cara mengadakan pengamatan langsung atau observasi lapangan pada divisi HRD PT. Catur Mitra Sejati Sentosa dan meminta data yang diperlukan kepada stakeholder dalam penulisan laporan penelitian ini. Untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas, penulis melakukan wawancara dengan stakeholder dari divisi HRD PT. Catur Mitra Sejati Sentosa mengenai apa saja yang diinginkan dalam membangun sistem penilaian pelayanan karyawan dan hasilnya penulis mendapatkan apa yang diinginkan stakeholder mengenai sistem yang akan dibuat. Hasil penelitian dalam bentuk sistem penilaian pelayanan karyawan yang dapat membantu HRD Store dalam mengolah data nilai setiap karyawan PT. Catur Mitra Sejati Sentosa dan perusahaan dapat mengambil suatu keputusan dari hasil laporan yang diberikan. Penelitian ini dirancang dengan UML dan pendekatan prototype menggunakan software PHP (Hypertext Prepocessor) dan MySQL
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
