1,720,970 research outputs found

    Pengaruh Gaya Negosiasi Terhadap Hasil Negosiasi Proses Desain Proyek Konstruksi di Surabaya

    Full text link
    Hasil analisis mengindikasikan bahwa hasil negosiasi problem solving pada proses desain baik ppemerintah (owner) maupun konsultan cenderung menggunakan gaya comppromising dan sedikit pengaruh gaya obliging konsultan untuk mengakomodasi keinginan pihak pemerintah (owner). Dua hasil negosiasi relationship maintained dan conflict reduction secara positif banyak dipengaruhi gaya integrating, dan sedikit pengaruh gaya compromissing. Hasil negosiasi conflict escalation, relationship deteroriation, inaction, dan further disagreement, dipengaruhi oleh penggunaan gaya obliging pihak konsultan dan compromissing masing-masing pihak yang berkolerasi untuk memberikan efek negatif terhadap hasil negosiasi. Hasil akhir juga menyebutkan bahwa penerapan gaya negosiasi dominatiing dan avoiding dalam negosiasi desain tidak banyak berpengaruh terhadap hasil negosiasi

    MANAJEMEN PROGRAM DESA TANGGUH BENCANA

    No full text
    Banyaknya bencana yang melanda Negara Indonesia, maka tim pengabdian pada masyarakat telah melaksanakan Program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) dengan tujuan: (1) Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana; (2) Pembentukan Relawan Penanggulangan Bencana; (3) Pembuatan Peta Analisis Risiko Bencana; (4) Pembuatan Tanda Sistem Peringatan Dini; (5) Melakukan Sosialisasi dan/atau Demonstrasi oleh BPBD kepada masyarakat; (6) Melakukan sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana melalui kegiatan kegiatan ekstra kurikuler pramuka kepada siswa sejak dini. Kegiatan dilaksankanan melalui metode bentuk sosialisasi, simulasi, demonstrasi, pembuatan alat peraga, dan pembuatan dokumen terkait manajemen Desa Tangguh Bencana (DESTANA). Pelaksanaan kegiatan manajemen DESTANA ini yaitu selama 45 hari melalui program KKS PPM DESTANA yang melibatkan personil dari BPBD Kabupaten Boalemo dan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo yang berjumllah 30 mahasiswa. Hasil dari kegiatan ini berupa: (1) Terbentuknya Forum Pengurangan Risiko Bencana; (2) Terbentuknya Relawan Penanggulangan Bencana; (3) Adanya Peta Analisis Risiko Bencana; (4) Adanya tanda Sistem Peringatan Dini; (5) Dilaksanakannya Sosialisasi dan/atau Demonstrasi oleh BPBD kepada masyarakat; (6) Dilaksanakannya Sosialisasi dan Simulasi mitigasi bencana melalui kegiatan ekstra kurikuler Pramuka kepada siswa sejak dini di Desa Apitalawu dan Desa Towayu

    Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) pada Kelas Awal di Kota Gorontalo

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih jauh mengenai pemahaman warga sekolah tentang Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), dinamika implementasi MBS, karakteristik MBS dan tindak lanjut program MBS untuk anak usia 6-8 Tahun. Jenis penelitian  kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu MIT Al-Ishlah sudah memahami konsep MBS dari adanya keterbukaan dan kemampuan sekolah dalam merumuskan program-program sekolah yaitu program puncak tema belajar konstekstual, program madrasah guru, program gerakan untuk orang tua, program gemayur. Sekolah melakukan tindak lanjut dimulai dari evaluasi program yang memberatkan anak, ketertiban anak, efektivitas pembelajaran, dan program lainnya yang tidak berjalan dengan baik

    Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Tanaman Sayuran Melalui Teknik Hidroponik Bagi Karang Taruna dan Ibu-Ibu Rumah Tangga Dalam Menghadapi Pandemi COVID-19

    Full text link
    Dampak dari pandemi COVID-19 telah menyebabkan lumpuhnya sektor utama seperti ekonomi dan pendidikan. Dampak dari pandemi ini tidak hanya dirasakan di kota bahkan sampai ke pelosok pedesaan. Untuk itu perlu langkah strategik dalam menangani permasalahan ini baik dari bidang kesehatan seperti penemuan vaksin, obat maupun cara pencegahan lainnya. Dalam bidang pendidikan perlu menemukan cara bagaimana cara melaksanakan PBM tanpa harus saling menularkan penyakit tersebut. Maupun dibidang ekonomi bagaimana cara memulihkan perekonomian yang hampir terpuruk. Solusi yang ditawarkan tim berupa pelatihan dan pendampingan pembuatan tanaman sayuran melalui teknik hidroponik guna menopang perekonomian di tingkat keluarga. Dengan adanya tanaman sayuran hidroponik yang berada di lingkungan rumah, maka ibu rumah tangga tidak lagi mengeluarkan rupiahnya untuk membeli sayuran dan sebagian bumbu dapur karena sudah terpenuhi disekitar rumahnya, bahkan bisa dijual di pasar atau dijual kepada masyarakat yang membutuhkan sehingga menjadi penghasilan bagi para ibu-ibu rumah tangga. Hasil dari kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Tanaman Sayuran Melalui Teknik Hidroponik Bagi Karang Taruna dan Ibu-Ibu Rumah Tangga dalam Menghadapi Pandemi COVID-19 telah dilaksanakan diikuti oleh 40 orang warga desa Molangga yang terdiri dari karang taruna dan ibu-ibu PKK. Mereka dapat memahami teknik penanaman sayuran dan bunga hiasan melalui teknik hidroponik. Nilai yang diperoleh mahasiswa sebanyak 29 orang mendapatkan nilai A dan 1 orang mendapatkan nilai A

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore