45 research outputs found

    RESPON MAHASISWA PADA PEMBELAJARAN HYBRID PASCA PANDEMI COVID-19

    No full text
    Kasus Corona di Indonesia pada bulan Juni 2020 sudah mulai melandai. Hal ini berdampak pada kebijakan perguruan tinggi. Dampak tersebut adalah pembelajaran dilaksanakan secara hybrid, dengan mematuhi protokol kesehatan. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian ini dengan tujuan mengetahui respon mahasiswa pada pembelajaran secara hybrid. Metode kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan data yang diperoleh. Data dikumpulkan melalui angket yang diberikan kepada mahasiswa peserta mata kuliah Statistik Matematik Teori Peluang dengan partisipan sebanyak 11 orang mahasiswa. Data yang diperoleh selanjutnya diproses menggunakan Atlas.ti. Hasil penelitian ini yaitu: (1) Pada saat mengajar dosen mengirimkan materi berupa file dan foto, selanjutnya dibahas menggunakan WhatsApp melalui Voice Note atau menggunakan Zoom; (2) Metode yang digunakan dosen kurang membantu dalam mengembangkan kemampuan bernalar mahasiswa; (3) Mahasiswa menginginkan pembelajaran luring, pembelajaraan menggunakan Google Classroom, Diskusi, dan lain – lain untuk membantu mahasiswa memahami materi perkuliahan; (4) Menurut mahasiswa, strategi yang dapat meningkatkan kemampuan menalar mahasiswa adalah pembelajaran secara luring, pemberian contoh yang lebih banyak, colaboratif learning, dan lain lain; (5) Saran mahasiswa untuk dosen yaitu dalam mengajar tidak terburu- buru atau terlalu cepat, menggunakan maplikasi sehingga menarik mahasiswa untuk belajar, mengganti aplikasi dalam pembelajaran, dan memberikan rekaman setelah selesai mengajar. Berdasarkan hasil penelitian di atas, diharapkan dosen dapat merubah aplikasi, cara mengajar, dan menggunakan aplikasi yang menarik sehingga mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan menalar mahasisw

    Analisis Kesalahan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pada Bab Tree dan Spanning Tree Berdasarkan Prosedur Newman

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal cerita pada bab tree dan spanning tree berdasarkan Prosedur Newman dalam mata kuliah Matematika Diskrit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesalahan mahasiswa sehingga dapat dilakukan tindakan yang tepat untuk mencegah kesalahan yang sama terjadi kembali. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Instrumen pada penelitian ini adalah tes dan lembar pedoman wawancara. Hasil tes dianalisis menggunakan prosedur Newman dan wawancara dilakukan terhadap beberapa mahasiswa berdasarkan hasil tes. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa mahasiswa melakukan kesalahan pada tahap encoding sebagai hasil kesalahan pada proses transformasi dan keterampilan proses. Mahasiswa sering melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita karena terlalu tergesa-gesa, kurang memahami permasalahan yang mengakibatkan kesalahan dalam memodelkan, serta tidak menyimpulkan jawaban

    RESPON MAHASISWA PADA PEMBELAJARAN HYBRID PASCA PANDEMI COVID-19

    No full text
    Kasus Corona di Indonesia pada bulan Juni 2020 sudah mulai melandai. Hal ini berdampak pada kebijakan perguruan tinggi. Dampak tersebut adalah pembelajaran dilaksanakan secara hybrid, dengan mematuhi protokol kesehatan. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian ini dengan tujuan mengetahui respon mahasiswa pada pembelajaran secara hybrid. Metode kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan data yang diperoleh. Data dikumpulkan melalui angket yang diberikan kepada mahasiswa peserta mata kuliah Statistik Matematik Teori Peluang dengan partisipan sebanyak 11 orang mahasiswa. Data yang diperoleh selanjutnya diproses menggunakan Atlas.ti. Hasil penelitian ini yaitu: (1) Pada saat mengajar dosen mengirimkan materi berupa file dan foto, selanjutnya dibahas menggunakan WhatsApp melalui Voice Note atau menggunakan Zoom; (2) Metode yang digunakan dosen kurang membantu dalam mengembangkan kemampuan bernalar mahasiswa; (3) Mahasiswa menginginkan pembelajaran luring, pembelajaraan menggunakan Google Classroom, Diskusi, dan lain – lain untuk membantu mahasiswa memahami materi perkuliahan; (4) Menurut mahasiswa, strategi yang dapat meningkatkan kemampuan menalar mahasiswa adalah pembelajaran secara luring, pemberian contoh yang lebih banyak, colaboratif learning, dan lain lain; (5) Saran mahasiswa untuk dosen yaitu dalam mengajar tidak terburu- buru atau terlalu cepat, menggunakan maplikasi sehingga menarik mahasiswa untuk belajar, mengganti aplikasi dalam pembelajaran, dan memberikan rekaman setelah selesai mengajar. Berdasarkan hasil penelitian di atas, diharapkan dosen dapat merubah aplikasi, cara mengajar, dan menggunakan aplikasi yang menarik sehingga mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan menalar mahasisw

    Pendampingan Belajar Siswa Dan Informasi Status Gizi Siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Pagirikan Indramayu

    Get PDF
    Learning is the need for every student because without learning students cannot reach the minimum standard of competence be appointed by the school. However, learning can not only be done during times of school hours. The purpose of this service is to make it easy for students to understand decimal, measurement, and debit materials and know the nutritional status of fifth grade elementary school students through learning outside school hours. In this learning assistance using lecture and discussion methods. Taking participants using purposive sampling in class V. The method used to determine the nutritional status of students is by interview and observation. Data analysis to measure the increase in student knowledge in this service using quantitative methods. The result of this service is that student learning outcomes are better than before and based on interviews and observations of 5 students, the nutritional status of grade V students in this school is in good criteria.   Belajar merupakan kebutuhan setiap siswa karena tanpa belajar siswa tidak dapat mencapai standar minimal kompetensi yang ditetapkan oleh sekolah. Namun, belajar tidak hanya dapat dilakukan pada jam belajar di sekolah. Tujuan pengabdian ini adalah mempermudah siswa memahami materi desimal, pengkuran, dan debit serta mengetahui status gizi siswa sekolah dasar kelas V melalui pembelajaran di luar jam sekolah. Pada pendampingan belajar ini menggunakan metode ceramah dan diskusi. Pengambilan partisipan menggunakan purposive sampling pada siswa kelas V. Metode yang digunakan untuk mengetahui status gizi siswa melalui wawancara dan observasi. Analisis data untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa pada pengabdian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil pengabdian ini adalah hasil belajar siswa lebih baik dari sebelumnya dan berdasarkan wawancara dan observasi pada 5 siswa, status gizi siswa kelas V di sekolah ini berada pada kriteria baik

    Ketuntasan Belajar Siswa Menggunakan Metode Giving Question Getting Answer Terhadap Kemampuan Koneksi Matematis Siswa

    Get PDF
    Purpose this research is determine the effectiveness of using GQGA methods to students’ mathematics connection ability on vocational school. Methods in this research use quantitative methods. The sample selection by purposive sampling and the result is X class major in TKR. Result of this research is GQGA effective to students’ mathematics connection ability. This can be seen from the result of the students’ mathematics connection ability exceed KKM. Then using SPSS, significant of one sample t test smaller than alpha (0,05), and the result of the comparison of t observations with t table show that t observations greather than t table. Therefore, the GQGA method can be used in learning in Vocational Schools

    EFEKTIVITAS PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) BERBANTUAN APLIKASI EDMODO TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA

    Get PDF
    Kemampuan pemecahan masalah khususnya dalam pelajaran matematika sangat diperlukan oleh siswa. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa masih rendah. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut salah satunya dengan menerapkan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) berbantuan Aplikasi Edmodo. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektif atau tidaknya penggunaan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) berbantuan aplikasi Edmodo terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi barisan dan deret aritmatika di kelas X SMK Negeri 1 Sindang. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, dengan uji normalitas dan uji t-satu sampel. Tempat pengujian dilakukan di SMK Negeri 1 Sindang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Random Sampling dengan cara pengundian, sehingga diperoleh sampel dari penelitian ini adalah kelas X TKJ 2. Setelah siswa melakukan proses pembelajaran dengan menerapkan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) berbantuan Aplikasi Edmodo diperoleh hasil belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan skor maksimum 92 dan skor minimum 0 dengan rerata skor 53,83. Karena t hitung = 3,13 lebih besar dari t tabel = 1,69 maka tolak , artinya penggunaan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) berbantuan Aplikasi Edmodo efektif untuk mencapai target kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi barisan dan deret aritmatika. The ability to solve problems, especially in mathematics, is needed by students. The reality in the field shows that the students\u27 mathematical problem solving abilities are still low. One of the efforts to overcome this problem is by applying the Realistic Mathematics Education (RME) approach with the aid of Edmodo application. The research objective was to determine whether or not the Realistic Mathematic Education (RME) approach was used with the aid of Edmodo application on problem-solving abilities in the arithmetic sequence and series material in class X SMK Negeri 1 Sindang. The type of research method used is the experimental method, with normality test and one-sample t-test. The test site was conducted at SMK Negeri 1 Sindang. Sampling was done by using the Cluster Random Sampling technique by drawing, so that the sample from this study was class X TKJ 2. After the students carried out the learning process by applying the Realistic Mathematics Education (RME) approach assisted by Edmodo application, the learning outcomes of students\u27 mathematical problem solving abilities were obtained. with a maximum score of 92 and a minimum score of 0 with an average score of 53.83. Because t count = 3.13 is greater than t table = 1.69 then reject, meaning that the use of the Realistic Mathematics Education (RME) approach assisted by Edmodo application is effective in achieving the target of students\u27 mathematical problem solving abilities in arithmetic sequences and series material

    INDIKATOR-INDIKATOR KECEMASAN BELAJAR MATEMATIKA DARING DI ERA PANDEMIK COVID- 19 MENURUT PERSPEKTIF SISWA SMA KELAS X

    No full text
    Penelitinian ini bertujuan untuk mengetahui indikator-indikator kecemasan belajar matematika daring di era pandemik COVID-19 menurut perspektif siswa SMA Kelas X. Penelitian ini dilaksanakan di rumah siswa yang berasal dari SMAN 1 Lohbener. Penelitian ini dilaksanakan pada era pandemik COVID-19 dimana pada saat itu pembelajaran matematika yang diterapkan secara daring. Pembelajaran matematika daring juga diterapkan di SMAN 1 Lohbener di era pandemik COVID-19 tersebut. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Secara garis besar pengertian penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan memahami fenomena yang dialami oleh subyek penelitian.. Fenomena dalam penelitian ini, yaitu kecemasan belajar matematika menurut perspektif siswa kelas X di SMA Negeri 1 Lohbener pada daring di era pandemik COVID-19. Subjek yang dipilih sebanyak 6 siswa dari pertimbangan guru dengan kriteria pandai, sedang, dan kurang, dan dari masing-masing kriteria tersebut 2 siswa.Siswa tersebut sebagai subjek penelitian pada penelitian ini, peneliti mengambil 6 subjek penelitian.  Analisis data pada penelitian ini adalah Miles dan Huberman (Sugiyono, 2018: 246) yaitu melakukan coding, mereduksi data, menyajikan data, dan setelah itu memverifikasi kesimpulan. Peneliti juga menggunakan triangulasi sumber, teori, uji konfirmabilitas dan uji transferability. Berdasrkan hasil penelitian dan kesimpulan yang diperoleh antara lain indikator kecemasan belajar siswa ditinjau dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Kebanyakan dari siswa mengalami kecemasan belajar matematika, karena terjadinya kendala pada saat pembelajaran matematika daring. Adapun indikator-indikator kecemasan belajar matematika siswa pada saat pembelajaran matematika daring yang ditinjau peneliti dari aspek kognitif seperti: tidak dapat berkonsentrasi, bingung (termenung), tidak dapat memahami materi yang disampaikan guru, tidak mampu mengerjakan soal sendiri, tidak percaya diri, khawatir terhadap nilai yang turun. Aspek afektif seperti: kesal karena kendala itu terjadi berulang-ulang, cemas, takut terhadap nilai, gelisah, dan gugup tidak bisa menjelaskan ulang apa yang guru sampaikan, sedangkan aspek psikomotor seperti: tidak mau mengikuti pembelajaran matematika daring dan menghindar dari pembelajaran matematika daring

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN KUIS INTERAKTIF GOOGLE FORM TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA

    Get PDF
    Berdasarkan pengalaman peneliti selama kegiatan Program Pengalaman Lapangan (PPL) di SMA Negeri 1 Lohbener, kemampuan siswa dalam menyelesaikan permasalahan belum optimal terutama ketika diberikan permasalahan kontekstual. Hal ini berdampak hasil belajar siswa menjadi rendah. Selain itu, penyampaian materi masih menggunakan metode ceramah belum mengkombinasikan dengan model pembelajaran kooperatif dan evaluasi pembelajaran belum mengkombinasikan dengan media kuis interaktif. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah penerapan model TGT berbantuan kuis interaktif Google Form. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan efektivitas perlakuan. Penelitian ini dilaksanakan di SMA NEGERI 1 Lohbener. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X-C yang berjumlah 36 siswa. Data utama yang dikumpulkan adalah data variabel kemampuan pemecahan masalah matematis. Untuk mengumpulkan data tersebut, peneliti menggunakan instrumen berupa tes. Berdasarkan hasil analisis data pada uji one sample test, didapatkan nilai signifikansi bahwa nilai sig = 0,909 > 0,05 maka H0 diterima. Dengan demikian penggunaan model TGT berbantuan kuis interaktif google form tidak efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis

    Evropa. (ne)ujemljiva. Uvod II.

    No full text
    The author deals with several basic metaphors of Europe, especially its mythological background, in which the masculine (i.e., the West) encounters the feminine (i.e., the East). She continues by discussing the thoughts of a number of authors (Karen Denni, Nicoletta Diasio, László Kürti, Mladena Prelić, Donatella Cozzi, and Tatiana Bajuk Senčar) in the volume. *** Avtorica obravnava nekatere osnovne metafore Evrope – predvsem njeno mitološko ozadje v katerem, se srečujeta njen moški (zahodni) in ženski (vzhodni) del. V drugem delu tematizira misli nekaterih avtorjev (Karen Denni, Nicoletta Diasio, László Kürti, Mladena Prelić, Donatella Cozzi, and Tatiana Bajuk Senčar) v publikaciji
    corecore